cover
Contact Name
Ismed
Contact Email
ismedfateta@gmail.com
Phone
+62751-72772
Journal Mail Official
jurnal.logista@gmail.com
Editorial Address
Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas, Kampus Limau Manis - Padang 25163, West Sumatera, Indonesia.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Andalas
ISSN : 25796283     EISSN : 2655951X     DOI : 10.25077
Core Subject : Agriculture,
LOGISTA: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat is a scientific journal that covers the community service activities related to agricultural product technology, agricultural engineering, agricultural industrial technology, nutrition and public health, pharmacy, biology, climatology, agroecotechnology, soil science, agricultural cultivation, plant protection, medicine, family and consumers, livestock, fisheries, forestry, conservation, environment, socio-economics, engineering, and entrepreneurship that have been considered and approved by the Editorial boards.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2023)" : 27 Documents clear
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PETANI MILENIAL Reny Sukmawani; Endang Tri Astutiningsih; Amalia Nur Milla; Neneng Kartika Rini; Sistiana Windyariani; Andri Moewashi IH
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.26-33.2023

Abstract

Pelatihan peningkatan kapasitas petani milenial dilaksanakan dalam bentuk Pendidikan dan latihan (diklat) yang terangkum dalam kegiatan diklat capacity building bagi petani milenial. Tujuannya adalah untuk (1) menyiapkan petani milenial yang mampu menjadi agen perubahan yang berdaya dan mampu memberdayakan potensi sumberdaya yang ada dimasyarakat; (2) meningkatkan kapasitas petani milenial secara individu dan organisasi dalam mencapai tujuan dan (3) terciptanya kelompok petani milenial yang sehat, tangguh dan mandiri. Diklat CB dilaksanakan melalui bimbingan teknis pada 7 (tujuh) kegiatan bimbingan melalui pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukan bahwa indikator kesatu dan kedua telah tercapai 100%, sedangkan indicator yang ketiga mencapai 79,06% dari target 80%. Berdasarkan hal tersebut masih perlu dilakukan monitoring serta evaluasi pada rencana tindak lanjut yang masih dilaksanakan oleh peserta diklat sehingga semua indicator dapat tercapai. Kata kunci: petani, milenial, pelatihan, kapasitas ABSTRACT Millennial farmer capacity building training is carried out in the form of education and training which is summarized in capacity building training activities for millennial farmers. The objectives are to (1) prepare millennial farmers who are able to become agents of change who are empowered and able to empower the potential of existing resources in the community; (2) increasing the capacity of millennial farmers individually and in organizations to achieve goals and (3) creating a healthy, resilient and independent group of millennial farmers. CB training is carried out through technical guidance on 7 (seven) guidance activities through a participatory approach. The results of the activity show that the first and second indicators have been achieved 100%, while the third indicator has reached 79.06% of the 80% target. Based on this, it is still necessary to monitor and evaluate the follow-up plan that is still being implemented by the training participants so that all indicators can be achievedup plan that is still being carried out by the training participants so that all indicators can be achieved in accordance with the target, which means that the objectives of the activity are achieved. Keywords: farmer, millennial, training, capacity
EFEK PEMBERIAN BUKU SAKU TERHADAP PENGETAHUAN GIZI ANEMIA PADA SISWI KELAS 10 DI SMKN 45 JAKARTA Megah Stefani; Vivien Carin; Marwah Maisaroh; Lista Triyuliana Bahtiar; Siti Nur Fauziah; Nadira Jasmine
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.103-108.2023

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebab dari permasalahan gizi tersebut adalah kurangnya pengetahuan mengenai anemia. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan anemia adalah dengan pemberian pendidikan gizi. Pelaksanaan pendidikan gizi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Pendidikan gizi ini dilaksanakan di SMKN 45 Jakarta dengan subjek sebanyak 33 siswi remaja putri dari kelas 10 berumur 15-16 tahun. Metode yang digunakan dalam pendidikan gizi ini adalah metode pre-post test dengan pemaparan mengenai anemia zat gizi besi menggunakan media buku saku, powerpoint, diskusi dua arah, serta hasil dari pendidikan gizi tersebut diuji menggunakan perhitungan statistik. Hasil dari pendidikan gizi ini berdasarkan uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai signifikan p = 0.001 (p<0.05) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan pendidikan gizi pada siswi kelas 10 di SMKN 45 Jakarta. Upaya pemberian pendidikan gizi anemia dengan media buku saku terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi kelas 10 remaja putri mengenai anemia gizi besi di SMKN 45 Jakarta. Kata kunci: Anemia, buku saku, pengetahuan gizi, remaja ABSTRACT The prevalence of anemia among adolescent girls in Indonesia is still high. One of the causes of these nutritional problems is the lack of knowledge about anemia. Efforts that can be made to reduce the problem of anemia are by providing nutrition education. The implementation of this nutrition education aims to improve the nutritional knowledge of adolescent girls about anemia. This nutrition education was held at SMKN 45 Jakarta with 33 female adolescent students from class 10 aged 15-16 years. The method used in this nutrition education is the pre-post test method with exposure to iron nutrition anemia using pocket book media, powerpoint, two-way discussion, and the results of nutrition education are tested using statistical calculations. The results of this nutrition education based on the Wilcoxon statistical test obtained a significant value of p = 0.001 (p <0.05) indicating a significant difference in the increase in knowledge before and after nutrition education for 10th grade students at SMKN 45 Jakarta. Efforts to provide anemia nutrition education with pocket book media have proven effective in increasing the knowledge of 10th grade adolescent female students regarding iron nutrition anemia at SMKN 45 Jakarta. Keywords: Adolescents, anemia, nutritional knowledge, pocket book
PENDAMPINGAN PEMASARAN INTERNASIONAL PRODUK MOCAF BAGI PAGUYUBAN SURYA TANI KELOMPOK BINAAN MPM PWM DIY Arie Kusuma Paksi; RR. Zahroh Hayati Azizah; Harits Dwi Wiratma; Abhipraya Bhanu Bhanu
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.56-60.2023

Abstract

Paguyuban Surya Tani yang berlokasi di Kabupaten Gunungkidul merupakan kelompok binaan MPM PWM DIY. Paguyuban ini memproduksi dan mengelola berbagai jenis palawija yang kemudian dijual dalam bentuk aslinya, produk setengah jadi, dan produk olahan. Salah satu tanaman yang dikelola dan menjadi mata pencaharian yang mumpuni bagi masyarakat Gunungkidul adalah singkong. Singkong ini mereka olah menjadi tepung serbaguna yang Bernama tepung Mocaf. Pemasaran produk Mocaf dilakukan baik secara offline dan online oleh Paguyuban Surya Tani. Saat ini pemasaran produk Mocaf ini hanya terbatas pada pasar domestik saja, belum menjangkau pasar internasional. Padahal pasar internasional akan lebih banyak peminatnya terhadap produk Mocaf yang merupakan gluten free. Oleh karena itu, perlu adanya dorongan supaya Paguyuban Surya Tani dapat melakukan pemasaran produk untuk dapat menjangkau pasar internasional. Kata kunci: pemasaran, pasar internasional, Mocaf ABSTRACT Paguyuban Surya Tani located in Gunungkidul Regency is a group assisted by MPM PWM DIY. This association produces and manages various types of palawija which are then sold in their original form, semi-finished products, and processed products. One of the plants that is managed and becomes a qualified livelihood for the people of Gunungkidul is cassava. They process cassava into a multi-purpose flour called Mocaf flour. Marketing of Mocaf products is carried out both offline and online by Paguyuban Surya Tani. Currently the marketing of Mocaf products is only limited to the domestic market, not yet reaching the international market. Even though the international market will be more interested in Mocaf products, which are gluten free. Therefore, there needs to be encouragement so that the Surya Tani Association can carry out product marketing to be able to reach international markets. Keywords: marketing, international market, Mocaf
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT PISANG UNTUK MENINGKATKAN KONDISI PEKONOMIAN MASYARAKAT NAGARI KAMBANG BARAT Mayke Cartika; Ferdinal Ferdinal; Oktavianus Oktavianus
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.1-6.2023

Abstract

Pelatihan pembuatan bioetanol dari limbah kulit pisang dilakukan untuk membantu masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan bakar alternatif. Masyarakat di berbagai tempat mengolah pisang menjadi aneka jenis makanan. Namun kulit pisang mereka buang sebagai limbah. Kegiatan ini merupakan sosialisasi tentang energi terbarukan dan praktek pembuatan energi dari kulit pisang terhadap sejumlah anggota masyarakat Nagari Kambang Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat. Dari pelatihan ini, masyarakat Nagari Kambang Barat dapat memanfaatkan limbah kulit pisang untuk diolah menjadi bioetanol secara maksimal. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mereka menganggap kegiatan ini bermanfaat dan menambah pengetahuan serta dapat mengubah pola pikir masyarakat mengenai limbah kulit pisang. Mereka bisa membuat bioetanol dari limbah kulit pisang yang ada di sekitar mereka. Kata kunci: energi alternatif, bioetanol, limbah kulit pisang, Nagari Kambang Barat ABSTRACTThe use of waste banana peels into bioethanol is carried out to meet the community's need for fuel as an alternative fuel for the people of Nagari Kambang Barat, West Sumatra. The comminity processed bananas into various types of food, but banana peels are thrown away without further processing. This community service activity aims to help people gain knowledge about alternative energy. This service is in the form of socializing renewable energy and then continuing with the practice of making energy from banana peels to a number of community members. The target to be achieved is that the people of Nagari Kambang Barat can make maximum use of banana peel waste. The results obtained indicate that the community considers this activity useful and increases their knowledge and can change people's mindset about banana peel waste. They could make bioethanol from banana peel waste around their homes. Keywords: alternative energy, bioethanol, banana peel waste, Nagari Kambang Barat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN JERAMI PADI MENJADI KOMPOS Sandryas Alief Kurniasanti; Abdul Holik
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.137-141.2023

Abstract

Program Pemberdayaan Desa Tambong ini sangat mendukung program pemerintah daerah yaitu pemulihan perekonomian berbasis UMKM, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Selain itu juga untuk mendorong peningkatan usaha pertanian dan perikanan, memberikan bantuan pupuk, bibit, pelatihan peningkatan kapasitas SDM petani, sektor lapang, hingga pengembangan start up usaha pertanian. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra saat ini adalah menumpuknya limbah pertanian padi yang berupa jerami padi serta kurangnya kesadaran para petani tentang sistem pertanian organic. Pemanfaatan limbah jerami padi menjadi kompos guna meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi khususnya pada kelompok tani Randu Agung Dusun Krajan Desa Tambong Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi. Teknis pelaksanaan program ini adalah dengan memberikan pelatihan teknis tentang cara pembuatan kompos jerami padi dan mendampingi implementasinya setelah berakhirnya program ini. Kata kunci: Banyuwangi, Desa Tambong, jerami, kompos, padi ABSTRACT Empowerment program tambong village it will support regional government programs that is based umkm economic recovery, agriculture, fisheries, and tourism. In addition to advance the effort agriculture and fisheries, giving fertilizer, seeds, building training capacity building human resources farmers, airy sector, until the development of start up agricultural businesses. Problems counterparts now is the mounting rice agricultural waste of rice straw and the lack of awareness farmers about the system organic farming. Utilization of waste rice straw become compost to bolster growth and rice production in particular the farmers the hamlet randu krajan tambong village in Kabat Banyuwangi district. The technical implementation of this program is to technical training about how composting rice straw and accompanies their implementation after the end of this program. Keywords: Banyuwangi, compost, rice straw, Tambong Village
PELATIHAN SERTIFIKASI BALAI BESAR POM DAN HALAL BAGIPOKLAHSAR RUMAH LELE ATHALLAH SERTA SIVITAS AKADEMIK UNIVERSITAS SUMATERA SELATAN Guttifera Guttifera; Selly Ratna Sari; Rani Ria Rizki; Egi Yovandre
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.87-90.2023

Abstract

Persyaratan keamanan produk harus dipenuhi oleh pelaku usaha pangan (UMKM) di sepanjang rantai pasok agar masyarakat terjamin kesehatan dan keamanannya saat mengkonsumsi produk. Kehalallan suatu produk menjadi kebutuhan wajib bagi setiap konsumen muslim. Salah satu permasalahan yang membuat daya saing UMKM masih rendah terbatasnya kemampuan para pelaku usaha terdaftar dalam BPOM dan Halal pada kemasan produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan Standar Keamanan Produk komersil bersertifikasi BPOM dan Halal. Kegiatan pelatihan dilakukan di Kampus C universitas Sumatera Selatan, Jakabaring, Banyuasin, Sumatera Selatan. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan dalam Pendaftaran dalam mengurus izin edar BPOM dan pelatihan persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi Halal pada produk para pelaku UMKM. Kegiatan yang dilaksanakan pada saat pelatihan dihadiri 50 peserta yang terdiri dari Dosen Universitas Sumatera Selatan, anggota pohlaksar rule athallah dan mahasiswa Universitas Sumatera Selatan. Kata kunci: BPOM, halal, keamanan pangan ABSTRACT Product safety requirements must filled by business actors (Micro, Small and Medium Enterprises) along the supply chain so that people are guaranteed health and safety when consuming products. The halalness of a product is a mandatory need for every Muslim consumer. One of the problems that makes the competitiveness of Micro, Small and Medium Enterprises is still low, the limited ability of business actors to be registered in BPOM and Halal on product packaging. This community service activity purposed to improve the Safety Standards of commercial products certified by BPOM and Halal. The training activities were carried out at Campus C of the University of South Sumatra, Jakabaring, Banyuasin, South Sumatra. The activities carried out are training in registration in managing BPOM distribution permits and training on the requirements to obtain Halal certification on the products of Micro, Small and Medium Enterprises actors. The activity carried out during the training was attended by 50 participants consisting of Lecturers at the University of South Sumatra, members of the pohlaksar rule athallah and students University of South Sumatra. Keywords: BPOM, halal, food safety
PENDAMPINGAN PROSES PEMBUATAN GULA SEMUT DI DESA BESAN Ni Luh Putu Sariani; Ni Nyoman Trias Widiani; Anak Agung Gde Alit Wiradyatmika; Ni Nengah Rupadi Kertiriasih
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.7.1.34-38.2023

Abstract

Desa Besan merupakan salah satu desa yang memiliki potensi dalam menghasilkan produk gula semut yang terkenal memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Namun, minimnya peralatan dan pengetahuan dalam proses pembuatan produk gula semut di desa Besan menjadi kendala yang memerlukan perhatian khusus. Dengan adanya program pendampingan pembuatan gula semut akan sangat membantu peningkatan kualitas dan kuantitas produk gula semut yang dihasilkan. Inilah yang menjadi alasan pendorong pengabdian pada masyarakat tentang pendampingan proses pembuatan gula semut. Kegiatan yang dilakukan yaitu pendampingan pengolahan nira kelapa menjadi gula semut menggunakan alat yang memadai dengan sasaran pelaku UMKM gula semut di Desa Besan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pendampingan ini yaitu penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu pelaku UMKM menjadi paham mengenai pembuatan gula semut dengan menggunakan peralatan yang memadai. Hal ini dapat dilihat dari kuisioner yang diisi oleh pelaku UMKM menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai pembuatan gula semut. Dengan adanya program pendampingan ini, diharapkan pelaku UMKM gula semut dapat mempublikasikannya ke masyarakat luas. Kata kunci: gula semut, gula aren, nira kelapa ABSTRACT Besan Village is one of the villages that has the potential to produce ant sugar which is known to have good benefits for health. However, the lack of equipment and knowledge in the process of making ant sugar products in Besan village is an obstacle that requires special attention. With the assistance program for making ant sugar, it will greatly help improve the quality and quantity of the ant sugar products produced. This is the reason behind the community service regarding assisting the process of making ant sugar. The activities carried out are assisting in the processing of coconut sap into ant sugar using adequate tools targeting ant sugar MSME actors in Besan Village. The methods applied in this mentoring activity are counseling, training, mentoring and evaluation. The result of this activity is that MSME actors understand the manufacture of ant sugar using adequate equipment. This can be seen from the questionnaire filled out by MSME actors showing an increased understanding of the manufacture of ant sugar. With this assistance program, it is hoped that MSME actors in ant sugar can publish it to the wider community. Keywords: ant sugar, palm sugar, coconut sap

Page 3 of 3 | Total Record : 27