cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377712     EISSN : 25988271     DOI : -
Core Subject : Education,
Sastranesia adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang. Jurnal sastranesia focus pada kajian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan kajian ilmiah dari civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoesia STKIP PGRI JOMBANG dan civitas akademika beberpa PTN dan PTS yang mengirimkan jurnal ilmiah mereka di jurnal sastranesia. Jurnal sastranesia memiliki ISSN 2337-7712. ISSN tersebut diterbitkan diterbitkan oleh LIPI pada tanggal 7 Maret 2013. Jurnal Ilmiah ini terbit tiga bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Kesantunan Tindak Tutur Direktif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Secara Daring Nurul Hidayat; Laili Etika Rahmawati
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1795

Abstract

Abstrak - Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan tindak tutur direktif dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara daring.  Jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, dan rekam. Objek penelitian ini ialah kesantunan tindak tutur direktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah model triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesantunan tindak tutur direktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia secara daring di SMA A dan SMA B diperoleh kesantunan tindak tutur direktif yaitu: (1) meminta, (2) mengajak, (3) menawar, (4) menyilakan, dan (5) memerintah.  Kata Kunci: tindak tutur direktif, kesantunan, pembelajaran
DIMENSI PENGAMALAN DALAM NOVEL AMONGRAGA & TEMBANGLARAS KARYA ARDIAN KRESNA (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Nurlaili Rafiah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1509

Abstract

Amongraga & Tembanglaras novel is one of the very interesting literary works to be studied because this novel contains a lot of religious values illustrated from the attitudes of the characters contained in the story for example, mutual assistance, behaving honestly and politely to anyone. We can apply this attitude in social life. This study aims to find and describe the attitudes or behaviors of people who are motivated by the teachings of their religion shown in attitudes and behavior in social life for example, helping one another, being honest and polite. The method used in this study is a qualitative approach that is supported by data collection using document or library techniques. The data source in this research is Novel Amongraga & Tembanglaras Karya Ardian Kresna. Data analysis techniques in this study use the concept of hermeneutics by taking steps namely, reading, marking, coding, analyzing. The results of the study showed that in the novel Amongraga & Tembanglaras depicted many positive attitudes and behaviors shown by good deeds, friendly, and polite to anyone and can be used as an example in daily life.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA NOVEL MATA DAN RAHASIA PULAU GAPI KARYA OKKY MADASARI Tania Eka Pratiwi; Syarif Hidayatullah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1745

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sebuah aset yang sangat penting di dalam kehidupan manusia yang harus diterapkan sejak dini mungkin. Karena dengan adanya pendidikan karakter yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat membentuk karakter manusia. Nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi karya Okky Madasari diharapkan dapat membentuk karakter pembaca terutama anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter pada novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi karya Okky Madasari. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel “Mata dan Rahasia Pulau Gapi” karya Okky Madasari yakni religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial.
JENIS DAN MAKNA AFIKS PADA KARANGAN SISWA TEKS DESKRIPSI KELAS VII SMP Haningtyas Martha Devanti; Markhamah Markhamah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan jenis-jenis dan makna afiksasi yang digunakan oleh siswa kelas VII SMP. Jenis penelilitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah jenis-jenis penggunaan afiks pada karangan siswa teks deskripsi kelas VII SMP N 3 Colomadu. Sedangkan subjek dalam penelitian ini adalah Siswa kelas VII SMP N 3 Colomadu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, penugasan, dan analisis isi dokumen. Hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan afiks dihasilkan Afiks yang paling banyak digunakan oleh siswa yaitu afiks ber- sebanyak 11 penggunaan. Temuan afiks paling sedikit digunakan oleh siswa kelas VII yaitu afiks di-, pe-, -wan dan –wati, per-an, ber-an, -el-. Masing-masing sebanyak satu penggunaan. Makna afiks dalam penggunaan afiks paling banyak ditemukan pada penggunaan afiks ber-  sebanyak 6 macam. Temuan makna afiks paling sedikit terdapat pada penggunaan afiks pe-, di-, -wan dan –wati, -nya, ke-an, per-an, ber-an, -el-. Masing-masing memiliki makna sebanyak satu macam. 
KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK KUE APEM DALAM RITUAL KEMATIAN (TAHLILAN) DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA TAMBAKBERAS JOMBANG Moh. Qowiyuddin Shofi; Siti Maisaroh
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i4.1772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan kue apem pada ritual kematian (tahlilan) di lingkungan masyarakat Desa Tambakberas Jombang secara kajian antropolinguistik. Fokusnya adalah menguraikan tiga hal dalam kue apem yang meliputi studi bahasa, studi budaya, dan studi aspek lain dari kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilakukan pada warga Desa Tambakberas Jombang dengan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil yang telah didapat, kue apem ini memiliki kemenarikan; (1) dari studi bahasa, kue apem ini berasal dari lingual Arab yang bermakna pengampunan, (2) dari studi budaya, kue apem ini khusu disuguhkan pada acara kematian, seperti megengan, tahlilan, dan ritual kematian lainnya dengan tujuan meminta pengampunan terhadap arwah yang dituju, dan (3) dari studi aspek lain (pembuatan), ternyata dalam pembuatan kue apem ini harus disertai dengan lafal-lafal istighfar menyesuaikan dengan maksud dari makna kue apem ini yang bermakna pengampunan.
KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK PERMAINAN TRADISIONAL CIP BALA KA CIP DI KALANGAN ANAK USIA SD/MI Lailiyatul Nur Fadilah; Mu'minin Mu'minin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1714

Abstract

Permainan tradisional perlu diteliti lebih jauh karena dari segi teks, ko-teks, dan konteks permainan tradisional mengandung satu nilai budaya yang luhur dan membentuk pribadi anak yang baik dari segi fisik dan mental.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, dan observasi. Data yang digali dalam penelitian ini adalah tentang proses permainan, analisis teks, koteks, dankonteks permainan, dan kelebihan permainan tradisional Cip Bala Ka Cip.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa secara teks terdiri dari kalimat Cip Bala Ka Cip  yang diucapkan pada awal permainan permainan berlangsung. Ko-teks dengan penekanan pada suku kata “cip”, dan konteks dengan dilakukannya permainan ini di suasana santai dan saat bermain dengan teman sebaya baik di sekolah maupun di rumah. fungsiCip Bala Ka Cip adalah sebagai bentuk hiburan, alat pendidikan anak, alat pemaksa berlakunya norma-norma sosial dan pengendali social, dan sebagai penguat ikatan pertemanan.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 23 PEKANBARU Anisa Rahmadani
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1841

Abstract

Pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran memberikan kebebasan bagi peserta didik untuk membangun pengetahuannya sendiri untuk menemukan solusi yang disajikan di lingkungan, menstimulus pengetahuan yang telah ada pada peserta didik, dan melatih peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori kemampuan menulis teks eksplanasi hasil prates dan hasil postes siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Pekanbaru, mengetahui komparasi kategori kemampuan menulis teks eksplanasi hasil prates dan hasil postes siswa kelas VIII sekolah menengah pertama 23 Pekanbaru menurut jenis kelamin, mengetahui implementasi pendekatan konstuktivisme dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Pekanbaru, mengetahui samakah komparasi kategori kategori kemampuan menulis teks eksplanasi hasil prates dan hasil postes siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Pekanbaru. Metode penelitian yaitu kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data yaitu tes essai dan kegiatan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik inferesial parametrik. Hasil penelitian didapat yaitu hasil postes lebih tinggi dibandingkan hasil prates, tidak terdapat perbedaan signifikan kemampuan menulis teks eksplanasi berdasarkan jenis kelamin.Hal ini dilihat dari hasil prates dan  postes yang mengalami peningkatan secara signifikan dari sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan.
HEGEMONI ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM NOVEL “SANG PENDIDIK” KARYA AGUK IRAWAN MN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Alfaza Safira
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1510

Abstract

Penelitian ini menggunakan objek novel “ Sang Pendidik” karya Aguk Irawan MN. Novel ini menceritakan hegemoni yang dilakukan tokoh-tokoh didalam novel yang mempengaruhi untuk mengikuti ideologinya dengan mengajak dalam hal kebaikan. Tujuan penelitian ini untuk menemukan dan mendeskripsikan hegemoni yang dilakukan tokoh orang tua terhadap anak dalam novel “Sang Pendidik” karya Aguk Irawan MN.Pada penelitian ini menggunakan Metode pendekatan kualitatif dengan cara pengumpulan data teknik pustaka dan dokumen. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari novel “Sang Pendidik” karya Aguk Irawan MN yang diterbitkan oleh Qalam Nusantara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis pembaca hermeniotik yaitu dengan tahap membaca, menandai, mengkode, interpretasi dan penyajian kesimpulan.Hasil penelitian ini membahas hegemoni orang tua terhadap anak yang dilakukan oleh tokoh Martokan sebagai ayah dan Kasiyami sebagai ibu yang mempengaruhi anaknya dengan memberikan nasihat dan penjelasan agar sang anak menjadi anak yang baik, patuh, da rajin.  
Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Kajian Semiotika) Aurelia Sulistiayu; Syafrial Syafrial; Elmustian Rahman
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1798

Abstract

AbstractThis research is entitled Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Semiotics Study). This research is based on the background of the Domo Village Community, which is part of the Kampar Malay speech community, which until now still uses the Sasombaugh oral tradition or culture, especially in traditional wedding ceremonies. Sasombaugh was created spontaneously from the party who came, while the recipient answered with a sentence that was made immediately. The purpose of this study was to determine the icon conveyed in Sasombaugh Antau Tando, then to describe the index conveyed in Sasombaugh Antau Tando and to describe the symbols conveyed in Sasombaugh Antau Tando in Domo Village, Kampar Kiri District, Kampar Regency. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques using documentation and library techniques. The documentation technique is in the form of Sasombaugh Antau Tando text data and data from informants and library techniques which include theories related to the object of research. Data analysis techniques are in the form of identifying data, classifying data, describing data, and concluding data. The results of the study are the icons contained in the Sasombaugh Antau Tando text include; (i) Tando ,; (ii) Tando kocik; (iii) Tando Godang; (iv) Kombuik; (v) Sirih jo Pinang; (vi) Kain Nan Saolai Bonang; and (vii) Upi Ghak. The index contained in the Sasombaugh Antau Tando text is Baati Suko. The symbols contained in the text Sasombaugh Antau Tando (i) Kamanakan and Datuk; (ii) Bano / Gubano; (iii) Baaghak; (iv) Cano; and (v) Ninik mamak. Keyword:semiotics, sasombaugh, antau tando, icons, indexes, symbolsAbstrakPenelitian ini berjudul Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Kajian Semiotika). Penelitian ini dilatar belakangi oleh Masyarakat Desa Domo yang merupakan bagian dari masyarakat tutur Melayu Kampar, yang sampai saat ini masih menggunakan tradisi atau budaya lisan Sasombaugh terutama dalam upacara adat perkawinan. Sasombaugh tercipta secara spontan dari pihak yang datang, sementara pihak penerima menjawab dengan kalimat yang dibuat seketika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ikon yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando, kemudian untuk mendeskripsikan indeks yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando dan untuk mendeskripsikan simbol yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando di Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Metode  penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan perpustakaan. Teknik dokumentasi berupa data teks Sasombaugh Antau Tando serta data dari informan dan teknik perpustakaan yang mencakup teori-teori yang berhubungan dengan objek penelitian.Teknik analisis data berupa mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, mendeskripsi data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian adalahAdapun Ikon yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tandodiataranya; (i) Tando,; (ii) Tando kocik; (iii) Tando Godang; (iv) Kombuik; (v) sirih jo Pinang; (vi) Kain Nan Saolai Bonang; dan (vii) Upi Ghak. Adapun Indeks yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tando adalah Baati suko. Adapun simbol yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tando (i) Kamanakan dan Datuk; (ii) Bano/Gubano; (iii) Baaghak; (iv) Cano; dan (v) Ninik mamak. Kata kunci: semiotika, sasombaugh, antau tando, ikon, indeks, simbol
ANALISIS KEBAHASAAN K.H. AHMAD MUWAFIQ DALAM CERAMAH “REKONSILIASI PERAN PEMUDA DALAM BINGKAI KEBANGSAAN” Marianita Anjarsari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1513

Abstract

In general, language as a community communication tool is usually used by certain groups of people who belong to the language community. Language communities are those who feel that they own and use the same language. Community members have different backgrounds and social status. For example there are differences in employment, education, and so on. As a result of differences that occur variations in language. This study aims to describe the form of 1) variations of idiolects, 2) variations of dialects, 3) variations of registers, and, 3) variations of code switching made by K.H. Ahmad Muwafid in the Reconciliation Lecture on the Role of Youth in the National Frame at Karangdurin Islamic Boarding School, Madura. This research uses descriptive qualitative method, with data collection techniques in the form of SBLC techniques and note taking techniques. The data validity technique uses data triangulation. The results showed that K.H. Ahmad Muwafiq uses idiolastic variations, namely 1) the use of regional languages such as Javanese or Madurese, and Betawi, and there is a mixture of Arabic, 2) the use of Javanese words, 3) the use of hyperbole and metonemical language styles, and 4) pronunciation of existing words in Arabic. K.H. Ahmad Muwafiq uses East Javanese, Madurese, or Sundanese dialects. K.H. Ahmad Muwafiq uses the list of priests. K.H. Ahmad Muwafiq did the code switching. The benefits of this research are expected to be insight into various languages in the world of preaching. 

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024 Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023 Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023 Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022 Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022 Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021 Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020 Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): MARET 2020 Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018 Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018 Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): September 2017 Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 3 (2017) Vol 1, No 1 (2017): Mei Vol 3, No 3 (2015): September 2015 Vol 3, No 2 (2015): JUNI 2015 Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015 Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 3, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013 Vol 1, No 4 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 3 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG More Issue