cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377712     EISSN : 25988271     DOI : -
Core Subject : Education,
Sastranesia adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang. Jurnal sastranesia focus pada kajian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan kajian ilmiah dari civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoesia STKIP PGRI JOMBANG dan civitas akademika beberpa PTN dan PTS yang mengirimkan jurnal ilmiah mereka di jurnal sastranesia. Jurnal sastranesia memiliki ISSN 2337-7712. ISSN tersebut diterbitkan diterbitkan oleh LIPI pada tanggal 7 Maret 2013. Jurnal Ilmiah ini terbit tiga bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Tuturan Imperatif dalam Bahasa Batak Angkola Mandailing SITI MARIANA HASIBUAN; Hermandra Hermandra; Charlina Charlina
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk fungsi dan makna pragmatik dalam bahasa Batak Angkola Mandailing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Penulis mengumpulkan data dengan teknik rekaman melalui strategi sadap, teknik dokumentasi, dan teknik catat atau transkripsi data. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, menganalisis data dan menyimpulkan. Berdasarkan analisis data ditemukan delapan bentuk tuturan imperatif dalam bahasa batak angkola Mandailing yaitu perintah, larangan, ajakan, persilaan, permohonan, permintaan, pembiaran dan suruhan. Pada fungsi tuturan imperatif ditemukan sembilan fungsi yaitu perintah, harapan, saran, permohonan, pemberian izin, ajakan, permintaan, anjuran, dan larangan. Pada makna ditemukan enam belas makna pragmatic imperatif yaitu perintah, permintaan, permohonan, desakan, bujukan, imbauan, persilaan, ajakan, permintaan izin, larangan, harapan, umpatan, ucapan selamat, anjuran, ngelulu, dan nasihat.
GAYA BAHASA SINDIRAN DALAM DEBAT ACARA INDONESIA LAWYERS CLUB “CORONA : SIMALAKAMA BANGSA KITA” Ridho Rianda Saputra; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i4.1726

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis gaya bahasa sindiran narasumber pada acara Indonesia Lawyers Club. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis yaitu menganalisis dan memaparkan secara deskriptif data yang ditemukan dalam bentuk kata-kata. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dengan menginventarisasi, mengumpulkan data, mengklasifikasikan, menganalisis, memaparkan, dan membuat kesimpulan terhadap objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah channel Youtube Indonesia Lawyers Club dalam video yang berjudul “Corona : Simalakama Bangsa Kita”. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan lima jenis gaya bahasa sindiran yang terdiri dari 21 ironi, 50 sinisme, 8 satire, 16 innuendo, dan 4 antifrasis. Selain itu, dalam 99 data sindiran juga ditemukan makna yang terdiri dari 67 makna intensi, 12 makna kiasan, dan 20 makna konotatif. Adapun dalam data sindiran juga mengandung tiga fungsi di antaranya : 16 fungsi direktif, 56 fungsi ekspresif, dan 27 fungsi representatif. Gaya bahasa sindiran yang digunakan narasumber cenderung tergolong kepada gaya Bahasa sinisme yang mengandung makna intensi serta memiliki fungsi ekspresif. Penggunaan gaya bahasa sindiran bertujuan untuk memberikan kesan dan menimbulkan efek tertentu terhadap mitra tutur sehingga tujuan sindiran tercapai dengan baik.
PERIOD USE OF LANGUAGE TERMS PANDEMY COVID-19 Widodo Widodo; Muhajir Syamsu; Uki Masduki
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i2.1850

Abstract

A word or phrase (a combination of words) that is used as a name or symbol and which accurately expresses the meaning of a concept, process, state, or characteristic that is unique in a particular field such as science, technology, art and so on. This study aims to describe the characteristic patterns of various linguistic terms during the Covid-19 pandemic. This study uses a qualitative descriptive approach in which this study does not use numbers but in the form of words to describe the results of the study. The technique used in this study is to use observation and data collection techniques. The results showed that there were 36 data on the pattern of the Covid-19 language terms which were analyzed and then classified into 14 data in the form of English, 8 data in the form of synonyms, 3 data in the form of English abbreviations, 4 data in the form of Indonesian abbreviations and 6 data in acronym form. The implication of this research is that many people use foreign terms such as corona virus, social distancing, physical distancing, and new normal. Therefore, it is necessary for the role of every citizen, government and media during a pandemic to use the Indonesian language in order to protect the sovereignty of the nation.Keywords: language terms, Covid-19
ETNOLOGI MASYARAKAT HEUMENI BENDA PUSAKA KUMPULAN CERPEN HAU KAMELIN DAN TUAN KAMLASI Dita Chrysan Theum; Purwanti Anggraini
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1514

Abstract

AbstrakKumpulan cerpen  “Hau Kamelin dan Tuan Kamlasi” karya Dicky Senda adalah menguak sisi lain dari kebudayaan serta kepercayaan dari suku Dawan atau sering disebut masyarakat Haumeni, Flores. Berbagai kisah di tunjukkan baik dari segi kepercayaan,benda pusaka, adat –istiadat atau tradisi hingga hukum adat yang berlaku dalam masyarakat haumeni. Sesuai dengan konflik  yang ada dalam cerita ini maka, metode yang digunakan berupa metode heumetika sesuai dengan pokok bahasan yang dibahas yaitu etnologi atau sering disebut etnografi. Hau kamelin dalam cerita ini mengambarkan benda pusaka kepercayaan pembawa berkah . Pertentangan dalam kisah ini mengenai hukum adat yang berlaku juga mampu mempengaruhi kehidupan sosial. Dampaknya yang dirasakan masyarakat Haumeni tampak dengan pemberian sanksi atas pelanggaran adat istiadat serta kepercayaan.Kata Kunci : Etnologi, benda pusaka, kepercayaan, adat-istiadat, dan hukum adat .
Pronomina Persona Bahasa Talang Mamak Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu Binta Milyanniarti; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1802

Abstract

AbstractThe aims of this research is to explain use of pronouns Talang Mamak Language, Rakit Kulims District, Indragiri Hulu Regency. This is a qualitative descriptive research. The methods of data collection were the observation process followed by the tapping technique, the skillful listening techhique involved, the listening technique free of charge, the recording technique, and technique of note taking. The technique of analyze the data starting by transcribe data after that data data checking and then classify, select, group, analyze, describe, and the last is concluded into a result of the research. On Talang Mamak Language, Rakit Kulim District, Indragiri Hulu Regency there a three design specifically singular first person pronouns aku, jaku, jawak. First person plural pronouns kami, kita. Second person plural pronouns kamu, kau. Third person singular pronoun liau and nyanya. Third person plural pronouns orang itu. The using of pronouns based on age and social status.   Keyword: personal pronouns, form and use, Talang Mamak Language. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pronomina persona Bahasa Talang Mamak Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu metode simak yang diikuti teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam dan teknik catat. Teknik analisis data diawali dengan mentranskripkan data, setelah dilakukan transkip data lalu pengecekan data, setelah data dicek tahap selanjutnya ialah mengklasifikasi, menyeleksi, mengelompokkan, menganalisis, mendeskripsikan lalu terakhir disimpulkan menjadi laporan hasil penelitian. Pada Bahasa Talang Mamak Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu terdapat tiga bentuk pronomina persona yaitu kata ganti orang pertama tunggal yaitu aku, jaku, dan jawak, kata ganti orang pertama jamak yaitu kami dan kita. Kata ganti orang kedua tunggal yaitu kamu dan kau, kata ganti orang kedua jamak yaitu mika. Kata ganti orang ketiga tunggal yaitu liau dan nyanya, kata ganti orang ketiga jamak yaitu orang itu. Penggunaan pronomina tersebut berdasarkan usia, dan status sosial. Kata kunci: Pronomina persona, bentuk dan penggunaan, Bahasa Talang Mamak.
ANALISIS WACANA PADA BERITA NONTON FILM SAKINAH, MAHASISWA UIN YOGYAKARTA BERI PUJIAN (ANALISIS MIKROSTRUKTURAL) Resdianto Permata Raharjo; Maranita Anjarsari
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v7i4.1297

Abstract

This study aims to describe 1) the form of cohesion contained in the news Watching Sakinah Movies, UIN Yogyakarta Give Praise Students and 2) describing the forms of coherence contained in the news Watching Sakinah Film, Students of UIN Yogyakarta Give Praise. The subjects used in this study were news of watching Sakinah film, UIN Yogyakarta students giving praise, and the objects used were sentences containing grammatical cohesion, a form of lexical cohesion. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The data in this study are sentences in the news of Watching Sakinah Movies, This student is a method of literature study. While the method of data analysis in this study is descriptive method analysis method, the method used to analyze and describe cohesion markers and analyze markers of coherence. Test The results of the study show that in the news of watching Sakinah films, UIN Yogyakarta Beri Pujian students have varied markers of cohesion and coherence in the Tebuireng Online news discourse. Cohesion markers were found to reference (3), substitution (1), ellipsis (2), conjunction (3), collocation (1), and markers of coherence found cause-effect relationships (2), relationship coherence suggestions — goals (1), coherence temporal relations (1), and coherence of causal relationships (1).
DEDIKASI TOKOH UTAMA DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN LITERASI ANAK PADA NOVEL LEMBAR-LEMBAR PELANGI : PENDEKATAN PEDAGOGI Dzul Asfi Waraihan; Purwanti Anggraini
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1477

Abstract

Keterbatasan infrastruktur pada masyarakat di Indonesia bagian Timur terutama di bidang pendidikan, membuat pendidikan di daerah tersebut menjadi lemah. Terbelakangnya pendidikan kuat disebabkan oleh faktor ekonomi dan sikap masyarakat sendiri yang menganggap pendidikan tidak terlalu penting. Hal ini mengakibatkan meningkatnya angka putus sekolah dan buta aksara. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) persoalan pendidikan pada novel Lembar-Lembar Pelangi karya Nila Tanzil, dan (2) bentuk dedikasi tokoh utama dalam menumbuhkembangkan literasi anak di Indonesia Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi analisis isi untuk menelaah isi dari suatu dokumen. Dokumen dalam penelitian ini adalah novel Lembar-Lembar Pelangi karya Nila Tanzil. Tahapan pengumpulan data dimulai dari tahapan pembacaan, pencatatan, hingga analisis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Pedagogi. Hasil penelitian menunjukan bahwa persoalan pendidikan pada novel Lembar-Lembar Pelangi sangat beragam, yang diakibatkan oleh keterbatasan infrastruktur yang dihadapi oleh masyarakat di daerah pelosok Indonesia Timur. Adanya bentuk dedikasi yang ditunjukan oleh Nila membuat semangat anak meningkat untuk berburu dan membaca buku. Nila telah memberikan perubahan yang sangat berarti untuk pendidikan anak-anak di Indonesia Timur.
Presuposisi dalam Film Kapal Goyang Kapten Nur Amelia; Hasnah Faizah; Charlina Charlina
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1790

Abstract

AbstractThis study describes and analyzes the presupposition in the film "Kapal Goyang Kapten". This research is a qualitative research using descriptive analytical method, namely analyzing and describing the data found in the form of words descriptively. The data analysis technique in this study begins with identifying and classifying dialogue within the object of research and analyzing and presenting the results of the research on the object under study. The data collection techniques used were documentation techniques, observation techniques, and note-taking techniques. The data source of this research is a film downloaded on Youtube via the URL https://www.youtube.com/watch?v=Ui9G6xFbucM. Based on the results of data analysis, it was found 119 data consisting of 40 data classified as existential presuppositions, 30 data presuppositions. factive, 7 counterfactual presupposition data, 4 lexical presupposition data, 9 inactive presupposition data, and 29 structural presupposition data. The data is obtained from the narrative of the characters in the captain's rocking ship film. Of the 119 data found, there are different meanings of context and text in each speech, this is due to several factors, including the opponent's speech and speech situations in communication events.Keywords: presupposition, film, Kapal Goyang Kapten.    AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis presuposisi dalam film “Kapal Goyang Kapten”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis yaitu menganalisis dan memaparkan secara deskriptif data yang ditemukan dalam bentuk kata-kata. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan dialog dalam objek penelitian serta menganalisis dan memaparkan hasil penelitian terhadap objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah film yang diunduh di Youtube melalui URL https://www.youtube.com/watch?v=Ui9G6xFbucM.. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan 119 data yang terdiri dari 40 data yang tergolong presuposisi eksistensial, 30 data presuposisi faktif, 7 data presuposisi konterfaktual, 4 data presuposisi leksikal, 9 data presuposisi nonfaktif, dan 29 data presuposisi struktural. Data tersebut diperoleh dari tuturan tokoh dalam film kapal goyang kapten.Dari 119 data yang ditemukan terdapat makna konteks dan teks yang berbeda dalam tiap tuturan, hal ini disebabkan oleh beberapa factor diantaranya adalah lawan tutur dan situasi tutur dalam peristiwa komunikasi.Kata kunci : presuposisi, film, Kapal Goyang Kapten.
PROBLEMATIKA BERBICARA PADA ANAK PENDERITA GLOBAL DEVELOPMENT DELAY DI SD ISLAM ROUSHON FIKR JOMBANG Deviana Farida
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1455

Abstract

Berbicara merupakan salah satu modal dalam proses komunikasii seseorang. Namun seseorang memiliki kemampuan berbicara masing-masing. Seseorang yang memiliki gangguan khusus dapat menimbulkan problematika dalam proses berbicaranya. Penelitian ini akan membahas tentang problematika berbicara yang terjadi terhadap seorang anak penderita global development delay. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang melatarbelakangi gangguan berbicara pada penderita tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dalam pengambilan data peneliti secara langsung mengambil data yang berupa rekaman video dan audio dari proses interaksi social penderita gangguan tersebut di SD Islam Roushon Fikr. Data pendukung lainnya merupakan hasil wawancara dengan shadow theacher atau guru pendamping anak berkebutuhan khusus di sekolah tersebut. Kemudian data tersebut disalin dlam bentuk transkrip. Simpulan dari hasil penelitian tersebut ialah seorang anak penderita gangguan global development delay atau keterlambatan perkembangan umum mengalami gangguan berbicara disebabkan syaraf pada bagian alat ucap mengalami gangguan sehingga penderita mengalami kesulitan dalam mengujarkan kata atau kalimat. Kalimat yang diucapkan pun terdengar tidak jelas, bahkan dikarenakan adanya keterlambatan perkembangan umum dalam pemahaman menangkap informasi yang diujarkan juga kurang.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DIREKTIF IKLAN KAMPANYE CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 2019 Amri, Sholihul
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i4.1572

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan Tindak tutur ilokusi direktif yang terdapat dalam kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Selanjutnya yang kedua mengetahui fungsi direktif yang terdapat dalam kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk menyelesaikan masalah penelitian dengan memaparkan keadaan obyek yang diselediki sebagaimana adanya berdasarkan fakta-fakta yang aktual pada saat sekarang. Obyek penelitian ini adalah tuturan yang berada dalam iklan video di youtube, kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Prosedur penelitian ini mempunyai tiga tahap, yaitu mengumpulkan, mengindentifikasi, menganalisis. Dari sekian banyak data yang di ambil dapat diketahui Tindak tutur ilokusi direktif direktif. Pertama, jenis yang terdapat adalah jenis meminta, pertanyaan, perintah, melarang, mengabulkan, dan jenis nasihat. Ketua, terdapat fungsi Tindak tutur ilokusi direktif direktif, yakni fungsi memohon, menekan, mengundang, mengajak, berdoa, bertaya, menghendaki, mengarahkan, menginstruksikan, mengatur, mensyaratkan, melarang, menyetujui, memberi wewenang, mengijinkan, menasehati, mengusulkan, dan yang terakhir adalah fungsi menyarankan.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024 Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023 Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023 Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022 Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022 Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021 Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020 Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): MARET 2020 Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018 Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018 Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): September 2017 Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 3 (2017) Vol 1, No 1 (2017): Mei Vol 3, No 3 (2015): September 2015 Vol 3, No 2 (2015): JUNI 2015 Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015 Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 3, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013 Vol 1, No 4 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 3 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG More Issue