cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377712     EISSN : 25988271     DOI : -
Core Subject : Education,
Sastranesia adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang. Jurnal sastranesia focus pada kajian bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan kajian ilmiah dari civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoesia STKIP PGRI JOMBANG dan civitas akademika beberpa PTN dan PTS yang mengirimkan jurnal ilmiah mereka di jurnal sastranesia. Jurnal sastranesia memiliki ISSN 2337-7712. ISSN tersebut diterbitkan diterbitkan oleh LIPI pada tanggal 7 Maret 2013. Jurnal Ilmiah ini terbit tiga bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Ragam Bahasa Pedagang di Pasar Kawasan Makam Gus Dur Tebuireng Jombang Suci Armala; Udjang Pairin M. Basir; Yulianah Prihatin
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.291 KB) | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i2.1423

Abstract

Bahasa merupakan apresiasi dari pemikiran kita yang biasanya dituangkan dalam bentuk tulisan,suara dan lain-lain untuk mengungkapkan apa isi pikiran kita agar orang lain mengerti, karena bahasa itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam melakukan segala kegiatan sosial, seperti kegiatan sosial yang berada dipasar. Penelitian ini mengarah ke pasar  Kawasan Makam Gus Dur yang merupakan pasar wisata di Jombang lebih tepatnya berada di Tebuireng, pasar ini terletak didekat museum nusantara dimana pasar ini menyediakan barang untuk dibuat oleh- oleh jika para wistawan berkunjung ditempat ini untuk melakukan ziarah ke Makam pahlawan yang dimakamkan disini yaitu K.H. Hasyim Asyari, Gus Dur dan Gus Sholah yang semakin hari pengunjung ditempat ini semakin banyak,  pedagang disini menggunakan beberapa bahasa  dimana dalam ragam bahasa ini untuk menarik minat pembeli karena pembeli yang berada di pasar KMGD ini dari luar daerah Jombang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis ragama bahasa yang digunakan oleh pedagang di pasar KMGD Tebuireng Jombang. Ruang lingkup penelitian ini dilakukan agar mengetahui jenis ragam bahasa yang digunakan pedagang makanan, pedagang pakaian dan pedagang aksesoris yang berada di pasar KMGD tersebut. Metode penelitian ini yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan cara menggunakan teknik pengumpulan data seperti survey, rekam, simak, catat. Teknik analisis data yang digunakan yakni data collection, data reduction, data display, conclusing drawing/ verification. Hasil penelitian saya menemukan jenis ragam bahasa yang dipakai oleh pedagang di KMGD Tebuireng Jombang yakni jenis ragama bahasa santai yang biasanya digunakan untuk berbicara dengan teman atau keluarga.
PERLAWANAN KETIDAKADILAN GENDER PADA NASKAH DRAMA PELACUR DAN PRESIDEN KARYA RATNA SARUMPET Ragil Mahdalia
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.414 KB) | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i2.1453

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan utuk mengetahui bentuk ketidakadilan gender dan bentuk perlawanan perempuan pada naskah drama yang berjudul Pelacur dan Presiden karya Ratna Sarumpet. Untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yanbg ada dalam naskah drama tersebut digunakan teori feminisme liberal Mary Wollstonecraft. Penelitian ini menggunakan pendekatan feminisme. Sumber data untuk penelitian ini adalah naskah drama Perempuan dan Presiden karya Ratna Sarumpet. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Yang pertama, kurangnya kasih saying yang diberikan orangtua kenapa anaknya. Kedua, bentuk kekerasan pada perempuan inferior yang dilakukan oleh laki-laki superior. Ketiga, bentuk perlawanan perempuan yang dilakukan oleh tokoh utama.
FIGUR TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL ”HATI SUHITA” KARYA KHILMA ANIS Dicky Afrinsyah Pratama; Kamidjan Kamidjan; Resdianto Permata Raharjo
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.321 KB) | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i2.1441

Abstract

Novel Hati Suhita berisi urusann sosiologi. Tujuan penelitian ini adalah pendeskripsikan figur perempuan dalam Novel ”Hati Suhita” karya Khilma Anis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena peneliti sebagai alat utama dalam mengngumpulkan data dari novel “ Hati Suhita” karya Khilma Anis, Strategi penelitianyang digunakan adalah kajian feminisme sosial yaitu Alina Suhita sebagai tokoh utama dalam novel ini. Dalam proses penemuan makna  data yang berupa teks dalamNovel ”Hati Suhita” karya Khilma Anis, melalui proses hermeneutika. Hermeneutika adalah proses interpretasi data dalam rangka menemukan makna sebuahdata, yang dimulai dari pemahaman data dari bagian ke keseluruhan dan dari keseluruhan menuju bagi-bagian secara bergantian dan terus menerus untuk menemukan makna data secara mendalam
BENTUK INTERFERENSI BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN PPL DASAR MAHASISWA THAILAND UNHASY Ulfa, Siti Mariana; Pairin M, Udjang; Prihatin, Yulianah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1109.55 KB) | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i2.1438

Abstract

AbstractHumans on earth need social interaction with others. Humans can use more than one language in communication. Thus, the impact that arises when the use of one or more languages is the contact between languages. One obvious form of contact between languages is interference. Interference can occur at all levels of life. As in this study, namely Indonesian Language Interference in Learning PPL Basic Thailand Unhasy Students. This study contains the form of interference that occurs in Thai students who are conducting teaching practices in the classroom. This type of research is descriptive qualitative research that seeks to describe any interference that occurs in the speech of Thai students when teaching practice. Data collection methods in this study are (1) observation techniques, (2) audio-visual recording techniques using CCTV and (3) recording techniques, by recording all data that has been obtained. Whereas the data wetness uses, (1) data triangulation, (2) improvement in perseverance and (3) peer review through discussion. Data analysis techniques in this study are (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation and (4) conclusions. It can be seen that the interference that occurs includes (1) interference in phonological systems, (2) interference in morphological systems and (3) interference in syntactic systems. 
SUARA NARATIF DALAM NOVEL MERINDU BAGINDA NABI KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (PERSPEKTIF NARATOLOGI GERARD GENETTE) Rahayu, Titin; Supratno, Haris; Raharjo, Resdianto Permata
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i2.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola struktur naratif dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman EL Shirazy. Analisis dalam penelitian ini berdasarkan perspektif teori naratoloi oleh gerard genette yang menfokuskan kajian pada satu struktur naratif, yaitu suara naratif. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif yang menggunakan teknik pustaka untuk mendapatkan data penelitian yang dibutuhkan. Selanjutnya analisis data penelitian menggunakan teknik hermeneutika yang melalui langkah-langkah empat tahapan, yaitu yang pertama membaca data hasil penelitian, yang kedua dengan membaca peneliti menandai data dengan koding yang digunakan dalam penelitian, jadi tahap ketiga adalah koding, dan tahapan keempat adalah menganalisis data yang sudah dikumpulkan berdasarkan fokus dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy menggunakan teknik narrator heterodiegetik, yaitu teknik peneceritaan atau narataor meneceritkaan berada diluar cerita. Tingkatan naratif berada pada ekstradiegetik-heterodiegetik, yaitu tingkatan pertama narrator tidak hadir dalkam cerita.Kata Kunci: sruktur naratif, suara naratif, heterodiegetik, ektradiegetik-heterodiegetik.
PENGARUH USIA TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI BAHASA KEDUA Irwansyah, Irwansyah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i2.1264

Abstract

Setiap individu dianugrah kemampuan berbahasa. Bahasa tersebut diperoleh, diwaris dan ditumbuhkembangkan dari waktu ke waktu. Setiap manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan alat untuk berinteraksi antara sesamanya. Setelah seseorang memperoleh Bahasa Pertama (B1) dan telah mampu berinteraksi dengan lingkungan sosial di luar keluarga dan kelompoknya, individu tersebut butuh menguasai bahasa lainnya dalam hal ini disebut bahasa kedua (B2). B2 adalah bahasa yang diperoleh anak setelah mereka memperoleh bahasa lain. Kemampuan B2 berwujud dari kegiatan pembelajaran B2 yang umunya terjadi dalam ruang kelas formal, Kebutuhan pemerolehan B2 muncul karena seseorang memerlukan bahasa baru untuk dapat berkomunikasi dan menyesuaikandiri di lingkungan sosial yang lebih besar. Selainitu, juga terdapat alasan imigrasi, kebutuhan perdagangan, ilmupengetahuan dan pendidikan. Masalah yang dijawab dalam penelitian ini Pengaruh usia terhadap kemampuan memahami bahasa kedua, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode statistik yaitu data disusun, diananlisis berdasarkan perhitungan statistik korelasi product moment. Analisis data diperoleh bahwa r hitung lebih kecil dari r tabel atau 0,024 >0,396 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) ada pengaruh usia terhadap pemerolehan bahasa kedua siswa kelas VII A SMP Negeri 7 Dompu tahun pembelajaran 2014/2015 dinyatakan ditolak. Dengan demikian usia bukanlah yang menjadi kendala bagi seseorang dalam mempelajari bahasa kedua.
ANALISIS SEMIOTIK DAN MIMETIK PADA NOVEL “BERJUTA RASANYA” KARYA TERE LIYE Maria Faustina Cembes; Supriyah Supriyah
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1568

Abstract

Sastra sebagai gambaran kehidupan yang bersumber dari kenyataan. Dengan daya imajinatif yang dimiliki, berbagai realitas yang dihadapi oleh para sastrawan siseleksi, direnungkan dan dikaji untuk disajikan dalam bahasa yang indah. Salah satu karya sastra yang dinikmati oleh pembaca adalah novel. Novel ialah bentuk karya sastra yang paling populer di dunia, bentuk sastra ini paling banyak beredar, lantaran daya komunikasinya yang luas pada masyarakat. Sebagai bahan bacaan, novel dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu karya serius dan karya hiburan. Penelitian kali ini menganalisis nilai semiotic dan nilai mimetic pada novel berjuta rasanya, karya Tere Liye. Peneliti memiliki alasan tersendiri untuk memilih novel ini dikarenakan adanya keinginan untuk memahami sistem tanda dan  tiruan perilaku manusia yang terdapat dalam novel tersebut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan. Untuk memriksa keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 20 lambang atau tanda semiotik dan terdapat 11 data yang termasuk mimetik. Yang paling menonjol adalah data yang berupa semiotik.
Penamaan Unsur Tumbuhan dan Hewan di Kepulauan Meranti (Kajian Semantik Inkuisitif) Harti, Tumi; Sinaga, Mangatur; Hermandra, Hermandra
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1809

Abstract

Penelitian ini menentukan bentuk penamaan dan makna tentang penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti kajian semantik inkuisitif. Jenis penelitian ini tentang penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti adalah deskriptif kualitatif. Metode pendekatan deskriptif adalah penelitian yang berdasarkan pada fenomena-fenomena yang nyata dan memang hidup sesuai pada penutur-penuturnya. Teknik  analisis data pada penelitian  ini dimulai dengan tahap inventarisasi data, tahap analisis data, tahap pembahasan dan penyimpulan hasil analisis data, serta tahap pelaporan. Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara. Metode wawancara dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu teknik pancing, teknik cakap semuka, dan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah satuan bahasa terhadap penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti. Sumber data adalah sembilan informan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti terkumpul sebanyak 58 data. Adapun 58 data ini terdiri dari satu bentuk penamaan peniruan bunyi, 20   penyebutan bagian, 35 penyebutan sifat khas, satu tempat asal, dan satu bahan.Kata kunci: penamaan, unsur tumbuhan dan hewan, semantik inkuisitif
INTERAKSI AKADEMIK DOSEN DAN MAHASISWA PADA PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG DALAM PERSPEKTIF FUNGSI TINDAK TUTUR Heru Prasetyono Ardi
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v8i3.1492

Abstract

Penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ini bertujuan untuk menemukan tindak tutur dalam interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa saat menerapkan fungsi tindak tutur. Penelitian ini melibatkan data tuturan berupa dialog lisan dengan konteks situasi pendukung yang terjadi di kelas saat dosen bukan penutur asli (non-native speaker) melakukan interaksi akademik pada Program Studi Sastra Jepang Universitas Mahasaraswati Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik teknik simak bebas libat cakap (SBLC) ditunjang teknik catat. Prosedur yang digunakan dalam mengimplementasikan Teknik SBLC yaitu, peneliti tidak terlibat langsung atau tidak ikut berpartisipasi dalam menentukan pembentukan dan pemunculan calon data, namun hanya menjadi pemerhati terhadap calon data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dosen bahasa Jepang menggunakan sejumlah fungsi, yaitu (1) fungsi ekspresif ketika memberikan salam, respon dalam bentuk pujian, (2) fungsi direktif ketika dosen meminta mahasiswa untuk melakukan sesuatu, (3) fungsi komisif mengacu pada tindakan menawarkan dan berjanji, (4) fungsi asertif merujuk pada tindak tutur mengikat mahasiswa untuk melaporkan maupun menyebutkan serta (5) fungsi deklaratif bertujuan untuk memberi maaf dan mengijinkan siswa dalam interaksi akademik di kelas, tuturan dosen dominan menggunakan ragam hormat bentuk teineigo ‘santun’ karena ditunjang oleh faktor konteks situasi formal di dalam.
Negasi dalam Tuturan Peserta Diskusi Indonesia Lawyers Club Saputri, Karin; Faizah, Hasnah; Charlina, Charlina
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v9i1.1788

Abstract

AbstractThis study aims to describe the form of negation and the purpose of using negation in the speeches of the participants in the discussion of the Indonesia Lawyers Club with the theme of the Controversy over the Draft Criminal Code (RKUHP). The method used is descriptive analytical method. In this study, two forms of negation are explained, namely formal and informal negation and the purpose of using negation. Every form of negation has a marker. The markers in the form of formal negation are: words not, no, and without. Meanwhile, markers in the form of non-formal negation are: no, no, no. The purpose of using negation in the RKUHP Controversy Indonesia Lawyers Club event is to refute and negate the statement of the interlocutor. Data collection techniques used documentation techniques, observation techniques, and note-taking techniques. Data analysis techniques by classifying and analyzing the data found.  Keyword: Negation form, purpose of using negation, Indonesia Lawyers Club    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk negasi dan tujuan penggunaan negasi dalam tuturan peserta diskusi Indonesia Lawyers Club yang bertemakan Kontroversi Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Pada penelitian ini menjelaskan dua bentuk negasi yaitu negasi formal dan nonformal dan tujuan penggunaan negasi. Setiap bentuk negasi mempunyai pemarkah. Pemarkah pada bentuk negasi formal yaitu: kata tidak, tak, bukan, dan tanpa. Sedangkan pemarkah pada bentuk negasi nonformal yaitu: enggak, nggak, gak. Tujuan dari penggunaan negasi dalam acara Indonesia Lawyers Club Kontroversi RKUHP yaitu untuk membantah dan menegasi pernyataan lawan tutur. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data dengan mengklasifikasi dan menganalisis data yang ditemukan. Kata kunci: Bentuk negasi, tujuan penggunaan negasi, Indonesia Lawyers Club

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): MARET 2024 Vol 11, No 4 (2023): DESEMBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023 Vol 11, No 1 (2023): MARET 2023 Vol 10, No 4 (2022): DESEMBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 10, No 2 (2022): JUNI 2022 Vol 10, No 1 (2022): MARET 2022 Vol 9, No 4 (2021): Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 9, No 2 (2021): JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): MARET 2021 Vol 8, No 4 (2020): DESEMBER 2020 Vol 8, No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): MARET 2020 Vol 7, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): September 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 4 (2018): DESEMBER 2018 Vol 6, No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018 Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 3 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): September 2017 Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5, No 4 (2017): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG Vol 5, No 3 (2017) Vol 1, No 1 (2017): Mei Vol 3, No 3 (2015): September 2015 Vol 3, No 2 (2015): JUNI 2015 Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015 Vol 3, No 4 (2015): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 3, No 3 (2015) Vol 2, No 3 (2014): SEPTEMBER 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 4 (2013): DESEMBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): SEPTEMBER 2013 Vol 1, No 4 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 3 (2013): Artikel Sastranesia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jom Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SASTRANESIA PRODI PBSI STKIP PGRI JOMBANG More Issue