cover
Contact Name
Ferry Lismanto Syaiful
Contact Email
ferrylismanto5@gmail.com
Phone
+6285264108500
Journal Mail Official
ferrylismanto5@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) | ISSN: 2621-7198 (Online) Published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas STP Building, Second Floor, Engineering Faculty, Kampus Limau Manis, Padang. West Sumatra - Indonesia. 25163 Phone./Fax.: +62-751-72645 Email: hilirisasiipteks@gmail.com Website: http://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/home
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26217198     DOI : https://doi.org/10.25077/jhi.v5i2
Jurnal Hilirisasi IPTEKS (JHI) is a scientific publication media that aims to publish articles on downstream research activities in the form of community service. Detailed scopes of articles accepted for submission to JHI are: Product Commercialization Production Innovation Application of research results Research Products Technology Social Engineering Public Policy Prototype Model
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 3.b (2018)" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN KLASTER TANAMAN CABAI DI KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT Eri Gas Ekaputra; Feri Arlius; Omil Charmyn Chatib; Fadli Irsyad
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3.b (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.391 KB)

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang paling diminati di masyarakat seperti halnya bawang merah, dan bawang putih. Hal ini dikarenakan komoditas tersebut dibutuhkan disetiap lapisan masyarakat, terutama di Provinsi Sumatera Barat. Permintaan terhadap cabai biasanya akan semakin tinggi menjelang hari istimewa seperti lebaran, tahun baru, dan hari besar nasional. Tingginya permintaan tersebut akan menyebabkan kenaikan harga cabai di pasaran, diperparah dengan musim hujan dan cuaca ekstrim, hal ini akan menyebabkan produksi cabai menjadi terhambat hingga gagal panen pastinya akan terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan. Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan klaster nasional cabai tersebut adalah perlu adanya dukungan teknologi pertanian serta upaya penumbuhan kelembagaan sehingga diperlukan pendampingan yang intensif. Kepentingan masing-masing petani yang beragam dapat menjadi tantangan sekaligus peluang dalam penyadaran petani untuk berkelompok. Sehingga perlakuan dominasi pengumpul cabe dengan melakukan kegiatan spekulatif menjual cabai di suatu wilayah dengan harga yang tinggi mengakibatkan adanya supply shock yang pada akhirnya dapat memicu inflasi pada wilayah sentra cabai. Perubahan iklim wilayah yang terjadi pada tingkat probabilitas yang bervariasi berkisar antara 58 % - 100 %. Parameter iklim yang mengalami tren signifikan yaitu; kecepatan angin kumulatif dan maksimum dengan tren negatif pada probabilitas 100%, kelembaban relatif rata-rata dan minimum dengan tren positif pada probabilitas sebesar 100 %, dan Evaporasi dengan tren positif pada probabilitas rata-rata 95 %. Berdasarkan perhitungan neraca air pada Stasiun Candung didapatkan jadwal tanam cabai yang tepat berada pada Bulan Februari. Sedangkan pada Stasiun Matur, jadwal yang tanam cabai dapat dilakukan pada Bulan Mei, dan Stasiun Gobah pada Bulan Januari. Diharapkan kepada petani cabai untuk menyesuaikan jadwal tanam cabai pada bulan tersebut agar mendapatkan kuantitas dan kualitas cabai yang diharapkan.
ECOMMERCE KEPADA PEDAGANG KAKI LIMA DAN UMKM KOTA PAYAKUMBUH UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA GLOBAL Winny Alna Marlina; Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah; Ranny Fitriana Faisal; Agestayani Agestayani; Erizal Erizal; Susiana Susiana; Musbatiq Srivani
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3.b (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.205 KB)

Abstract

Payakumbuh is one of City on Sumatera Barat where having many street foods at night around 254 retailers. These food night retailers always move from another place to another place and lack of promotion. The purpose of our community service program is to enhance knowledge of street vendorts/retailers in Payakumbuh regarding technology especially e-commerce. The method of this is sharing and transferring knowledge and exercise. It was expected that participants will have a greater understanding in how to make the most of social media for business. The result of this public free service activity is kulinerpayakumbuh.com for helping promotion of the street food retailers in Payakumbuh. Based on our survey after this activity, the merchants were able to promote their products through the website, thus 41% participant could elevate their knowledge, and 13% participant could implement e-commerce to their business.
TEKNOLOGI TERAPAN PENGHALAU BURUNG OTOMATIS BAGI PETANI PADI DI SALINGKA KAMPUS UNIVERSITAS ANDALAS Eka Candra Lina; Zaini Zaini; Yesi Puspita
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3.b (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.243 KB)

Abstract

West Sumatra is a province where the average population works as a farmer. Rice production in West Sumatra is quite high, reaching 55,532 tons per year. However, farmers experience difficulties in dealing with pest attacks, one of which is bird pest. Bird pest causes a loss of yield of 30% and even 100% at severe levels of attack, and in other cerelia plants capable of causing yield loss to reach 67%. As a result of high yield loss, it is necessary to control bird pests. However, control of bird pests is not the same as other pests that can be controlled practically using pesticides due to mobile pests that are mobile or active. t present farmers still use mechanical control in Sumatra called 'Manggaro'. Where farmers wait for their fields and fields during the filling phase until harvest. This mechanical control takes the time of the farmer to drive the arrival of bird pests. Based on these problems, it takes a business and technology that can be used to drive birds without the need to be monitored by farmers, save time and be more efficient in controlling and can be used in the long run. The proposed research activities included the installation of automatic bird removal equipment with a body heat detection system and sound source swinging motor in the paddy fields located at the Unand Limau Manis campus. Observations made were the results of rice production on the 3 treatments given, namely the use of automatic pest removal tools,
PENINGKATAN PEMASARAN BIDUK WISATA NELAYAN DI SUNGAI PISANG, BUNGUS TELUK KABUNG SELATAN, SUMATERA BARAT Elita Amrina; Insannul Kamil; Hadigufri Triha
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3.b (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.806 KB)

Abstract

Kondisi geografis Kelurahan Sungai Pisang yang terletak di pinggiran pantai dan tidak terlalu jauh dari potensi wisata pulau yang terkenal di Sumatera Barat menjadi peluang bagi masyarakat Sungai Pisang khususnya nelayan biduk untuk meningkatan taraf hidupnya. Namun kenyataannya, pihak luar yang berada di daerah Bungus justru yang lebih memanfaatkan peluang tersebut karena lokasinya yang dekat dengan pusat kota. Wisatawan yang ramai hanya bisa dilihat dari jauh oleh nelayan biduk Sungai Pisang ini. Kebanyakan wisatawan lebih memilih untuk menggunakan jasa Tour and Travel dari Bungus. Nelayan biduk hanya membawa sedikit wisatawan saja menuju wisata pulau walaupun harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan nelayan biduk tentang strategi pemasaran produk yang efektif. Selain itu, biduk yang digunakan masih sangat sederhana, belum memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan penupang. Sejauh ini belum adanya sarana pemasaran produk untuk mempromosikan jasa transportasi biduk wisata pulau dari nelayan biduk di Sungai Pisang secara luas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan penjelasan kepada nelayan biduk mengenai strategi pemasaran produk yang efektif untuk meningkatkan jumlah wisatawan pengguna biduk wisata pulau, merancang desain biduk yang menarik dan melengkapi biduk dengan fasilitas keselamatan dan kenyamanan penumpang untuk meningkatkan kepuasan wisatawan terhadap jasa transportasi biduk, merancang dan membuat media promosi berupa website pemasaran biduk yang dihubungkan dengan berbagai media sosial untuk memperkenalkan secara luas biduk wisata pulau di Sungai Pisang, dan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada nelayan biduk dalam menggunakan dan mengelola website sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan.
DISEMINASI TEKNOLOGI BUDIDAYA ANGGREK PADA SKALA RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LIMAU MANIS PADANG Mairawita Mairawita; Muhammad Nazri Janra; Henny Herwina; Suwirmen Suwirmen
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3.b (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.176 KB)

Abstract

Tumbuhan anggrek (Orchidaceae) merupakan salah satu kelompok tumbuhan berbunga terbesar yang kurang lebih mempunyai 28.000 jenis dari sekitar 763 genera. Sebagai tumbuhan epifit, anggrek telah lama didomestikasi dan dibudidayakan oleh manusia untuk berbagai keperluan, terutama untuk kepentingan estetika dan keindahan. Anggrek juga menduduki salah satu posisi sebagai tumbuhan yang cukup banyak diperjualbelikan secara komersil. Sayangnya, mengingat cara tumbuh dan kebutuhan hidup yang berbeda dibandingkan dengan tumbuhan hias konvensional lainnya, anggrek cenderung dianggap sebagai tumbuhan yang sulit dibudidayakan. Di lain pihak, walaupun mempunyai kondisi lingkungan yang mendukung untuk melakukan budidaya anggrek, Sumatera Barat tidak pernah benar-benar menjadi penghasil anggrek secara komersil. Untuk itulah, kegiatan penyuluhan mengenai teknik budidaya anggrek yang disertai dengan pemberian motivasi untuk menanam anggrek dilakukan pada mitra kegiatan yaitu kaum ibu dan perempuan di Kelurahan Limau Manis Padang pada tanggal 30 November 2018. Metoda kegiatan ini meliputi pemberian penyuluhan tentang teknik budidaya anggrek, demonstrasi dan evaluasi kegiatan menggunakan tanya jawab dan kuisioner. Dari analisis hasil evaluasi, kegiatan ini memberikan peningkatan pengetahuan dan motivasi dalam melakukan budidaya anggrek. Di samping itu, hasil rangkuman dari kuisioner pada peserta kegiatan memberikan gambaran bahwa metoda presentasi dengan menggunakan slide PowerPoint disertai dengan demonstrasi sepenuhnya mampu menjembatani transfer pengetahuan mengenai teknik budidaya anggrek. Lebih jauh lagi, peserta menyatakan minat yang sangat tinggi untuk membudidayakan anggrek pada skala rumah tangga sembari meminta disertai dengan pembinaan lebih lanjut dan berkala.

Page 1 of 1 | Total Record : 5