cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 622 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAUMAN YOGYAKARTA DALAM PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDI PEKERTI ANAK Soviyah Soviyah; Like Diana Nomita; Mita Anggriyani; Norida Jati Prastiwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.477

Abstract

Masyarakat di Kauman Yogyakarta memiliki potensi sumber daya manusia golongan usia anak anak yang cukup besar.  Hal ini karena golongan usia ini akan memegang estafet regenerasi dan memajukan bangsa di masa depan.  Dengan potensi yang cukup besar tersebut sayangnya belum diolah dengan efektif. Program KKN Alternatif 61 Universitas Ahmad Dahlan bertujuan untuk memberdayakan dan mengedukasi masyarakat Kauman dalam hal kegiatan pendidikan karakter dan budi pekerti anak agar masyarakat Kauman memiliki wawasan dan pengetahuan bagaimana cara menanamkan karakter dan budi pekerti pada anak sehingga mereka tumbuh menjadi anak yang berkarakter dan berkepribadian positif. Program pemberdayaan melalui KKN ini dilakukan dengan metode pendidikan dan praktik. Hasil dan dampak setelah pelaksanaan program adalah masyarakat terutama anak-anak mengikuti seluruh rangkaian program KKN yang dilaksankaan mahasiswa KKN Alternatif 61 dengan antusias dan semangat.  Kegiatan yang dilakukan antara lain pengenalan permainan tradisional, pembacaan cerita rakyat, pelatihan bahasa inggris,  dan pelatihan gerak dan lagu. Sementara masyarakat juga memberikan respon yang positif terhadap kegiatan KKN yang dilaksanakan. yang dilaksanakan. 
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN SAMPAH DALAM RANGKA MENUJU BANTUL BERSIH SAMPAH 2019 Soviyah Soviyah; Amrullah Lamondjong; Risa Arum Kuswandari; Marisa Marisa
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i3.478

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada dimasyarakat Desa Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta adalah banyaknya sampah disekitar lingkungan warga. Sampah sampah ini berupa sampah organik maupun nonorganic. Dengan kuantitas sampah yang cukup banyak  menjadikan adanya penumpukan sampah dilingkungan sekitar warga. Program KKN Reguler Periode 65 UAD kali ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan sampah. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Caturharjo, Pandak Bantul dalam program pemanfaatan sampah sehingga sampah yang ada di lingkungan warga bisa diubah menjadi barang yang lebih menguntungkan dan tentu saja mengurangi volume sampah itu sendiri. Metode pelaksanaan program KKN regular 65 ini meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: 1) tercipta kesadaran masyarakat tentang pentingnya PHBS, 2) peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengolah sampah organik dan nonorganik, 3) masyarakat terampil membuat karya kreatif dari plastic, stik es krim dan botol plastik bekas. 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN SOSRODIPURAN Asep Rustiawan; Ma’ruf Fawwaz; Tiara Erlinda Fatimah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i3.483

Abstract

Dusun Sosrodipuran Kelurahan Sosromenduran Kota Yogyakarta memiliki permasalahan kualitas lingkungan yaitu perumahan padat, halaman sempit, sampah dan lokasi endemik DBD.  Kuliah Kerja Nyata UAD menggelar program untuk meningkatkan kualitas lingkungan dengan tujuan agar masyarakat lebih menyadari pentingnya peran lingkungan untuk kehidupan di sekitar wilayah Sosrodipuran. Warga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan yang minim untuk melakukan berbagai hal, contohnya pemanfaatan tanaman Hidroponik. Disamping itu menumbuhkan kesadaran pada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar serta mengetahui cara untuk pengendalian jentik nyamuk. Metode yang digunakan yaitu praktek dan pendampingan untuk menanam tanaman Hidroponik, sosialisasi dan pembagian bubuk ABATE dan aksi pungut sampah.  Hasil dan manfaat dari kegiatan ini adalah: 1) masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara memanfaatkan lahan yang minim menjadi lebih bermanfaat, 2) mengetahui bagaimana cara membuat dan merawat tanaman hidroponik, 3) mengetahui cara pengendalian jentik nyamuk, 4) menumbuhkan kesadaran pada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN SUMBERAN RT 11, NGESTIHARJO, KASIHAN, BANTUL DALAM PROGRAM PEDULI LINGKUNGAN. Sulistiyono Sulistiyono; Septia Liesa
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i3.484

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat RT 11 Sumberan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul yaitu banyaknya botol plastik air  mineral yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Maka program KKN UAD difokuskan pada pemanfaatan limbah botol plastik. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat RT 11 Sumberan Ngestiharjo dalam program Peduli Lingkungan. Metode pelaksanaan program KKN meliputi : pelatihan masyarakat dan praktik langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah, (1) tercipta kesadaran masyarakat sasaran tentang pentingnya menjaga lingkungan, (2) peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengolah sampah, 3) masyarakat terampil membuat karya kreatif dari botol plastik bekas.
MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DUSUN PLURUGAN DAN DONGKELAN BANTUL MELALUI PROGRAM JAM BELAJAR MASYARAKAT Afit Istiandaru; Resti Nursabilla; Dony Kalmas; Taupikurrahman Taupikurrahman
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i1.485

Abstract

Masyarakat Dusun Plurugan dan Dusun Dongkelan Bantul memiliki sumber daya manusia yang baik, namun belum optimal. Kaum muda belum bersinergi dengan baik sehingga belum mampu diberdayakan untuk menjaga kondusifitas jam belajar di lingkungan kampong, salah satunya dalam belajar dan mengaji. Hal ini ditunjukkan pula dengan kurang berkembangnya prestasi anak-anak baik dalam bidang keagamaan maupun akademik. Oleh karena itu, KKN Alternatif 61 Universitas Ahmad Dahlan berusaha membantu agar taman pendidikan Al Qur’an dapat dilakukan secara merata kedua dusun tersebut dan mencanangkan program jam belajar masyarakat. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: (1) terciptanya kesadaran masyarakat akan pentingnya belajar ilmu agama maupun ilmu umum; (2) peningkatan pengetahuan anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an, dan (3) meningkatnya antusiasme anak-anak dalam kegiatan taman pendidikan Al Qur’an.
MEMBUDAYAKAN HIDUP SEHAT MELALUI GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI DUSUN MENDANG III, JAMBU DAN JRAKAH KECAMATAN, TANJUNGSARI, GUNUNGKIDUL Dyah Suryani; Eka Putri Nurdjanah; Yogatama Yogatama; Muhamad Jumadil
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i1.486

Abstract

Kecamatan Tanjungsari merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan luas wilayah 7.161,1 hektar, 5.229 hektar (73,03%) berupa ladang tadah hujan, 1.351.1 (18,86%) berupa tanah tegal dan perkarangan dan 580,5 hektar (8,11%) berupa tanah lainya. Kecamatan Tanjungsari terdiri dari 5 desa, 71 Padukuhan, 71 RW, dan 300 RT. Jumlah penduduk sebanyak 28.788 jiwa terdiri dari 14.267 jiwa laki-laki dan 14.521 jiwa perempuan dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 9.000 KK. Secara geografis Kecamatan Tanjungsari berbeda di ketinggian antara 100-300. Desa Hargosari dan Desa Ngestirejo adalah salah satu desa yang termasuk dalam kecamatan Tanjungsari. Permasalahan yang terjadi di Dusun Mendang III, Jambu Dan Jrakah Kecamatan, Tanjungsari, Gunungkidul ini adalah rendahnya pengetahuan melakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dalam menjaga kesehatan tubuh, sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya melakukan PHBS dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya suatu penyakit dan prilaku penerapan PHBS di kehidupan sehari-hari. Sehingga untuk meningkatkanya KKN tahun ini mempunyai topik kegiatan tentang meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Pembudayaan  Hidup Sehat Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Di Dusun Mendang III, Jambu Dan Jrakah Kecamatan, Tanjungsari, Gunungkidul agar menjadi masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan PHBS. Metode pelaksanaan program KKN tahun 2018 inimeliputi : pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan Program. Dampak yang didapat dari hasil kegiatan ini adalah 1). Bertambahnya pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), 2). Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan PHBS, 3). Masyarakat dapat menerapkan langsung PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) INDIKATOR HIPERTENSI DAN KB DI DESA COMBONGAN RT 01, RT 02 DAN RT 03 Triani Marwati; Irnafa Ratri Aisya; Aulia Alifariani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i1.487

Abstract

The Healthy Indonesia Program with Family Approach (PIS-PK) integrates program implementation through the 6 main components in strengthening health systems (six building blocks), namely strengthening efforts to health services, availability of health workers, health information systems, access to essential medicines, financing and leadership or government. The purpose of this study is to increase family and member access to comprehensive (promotive-preventive, curative and rehabilitative health services) and to understand the healthy family approach program with a family approach (PIS-PK). The location of this study was in Combongan Village RT 01, RT 02 and RT 03, Bantul Regency. The population in this study were residents who lived in Combongan Village, Banguntapan District, Bantul Yogyakarta. The sample in this study was all families living in Combongan Village, Banguntapan District, Bantul, Yogyakarta. The results of this study the highest coverage value found in the indicators of families having access and using healthy latrines, which is 37%. There were 5 main problems in RT 01, RT 02, and RT 03. Hypertension and family planning were the priority problems in the area. The Healthy Indonesia Program is one of the programs from the 5th agenda of Nawa Cita, namely Improving the Quality of Indonesian Human Life. The goal of the Healthy Indonesia Program is to increase the health status and nutritional status of the community through health and community empowerment efforts supported by equitable health services and financial protection
PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM PEMBUATAN HIDROPONIK, PROBIOTIK, DAN KOMPOS DI DUSUN TIRTO, PANDAK, BANTUL Rostien Puput Anggoro; Ahmad Saputra; Nila Hutami Putri
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i1.493

Abstract

Salah satu tema KKN Reguler di Kecamatan Pandak adalah pemberdayaan lingkungan karena melihat pemanfaatan pekarangan rumah yang kurang dan banyaknya sampah-sampah organik di lingkungan sekitar rumah warga yang belum termanfaatkan. Maka Kuliah Kerja Nyata Reguler LXV Divisi IV.B menggelar program pembuatan hidroponik, probiotik, dan kompos untuk memanfaatkan kondisi lingkungan yang ada. Metode pelaksanaan KKN yang diselenggarakan di Dusun Tirto yaitu pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah (Hidroponik), pelatihan pembuatan probiotik dan pembuatan pupuk kompos di dusun Tirto, desa Triharjo, Pandak, Bantul. Program ini bertujuan agar masyarakat Dusun Tirto dapat memberdayakan lingkungannya program program pembuatan hidroponik, probiotik, dan kompos. Dampak dari kegiatan ini adalah: 1) masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara memanfaatkan pekarangan rumah yang terbatas menjadi lebih bermanfaat, 2) mengetahui bagaimana cara membuat hidroponik, probiotik dan pupuk kompos, 3) memanfaatkan sampah-sampah rumah tangga dan dedaunan kering di lingkungan sekitar rumah sebagai kompos. Kata kunci : pemberdayaan lingkungan, hidroponik, probiotik, kompos.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN MASJID AL HIDAYAH, AN NUR, DAN AR RAHMAN KELURAHAN PRINGGOKUSUMAN YOGYAKARTA Ika Arfiani; Mukhsin Alfian
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i1.495

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif di wilayah Kelurahan Pringgokususman ikut berperan serta dalam program menciptakan manusia Muhammadiyah yang berkemajuan. Namun disisi lain terdapat fakta bahwa pengembangan kota layak anak belum optimal. Hal ini dikarenakan belum adanya Rencana Aksi Daerah (RAD), pelaksanaan kegiatan hanya dilakukan satu arah dari KPMP kepada RW yang telah menjadi kampung ramah anak, serta belum adanya sinergi dalam aspek regulasi, kelembagaan, dan ruang lingkup kebijakan antara kebijakan kota layak anak dengan kebijakan kota layak pemuda. Program kerja yang dilaksanakan dalam kegiatan KKN ini telah disesuaikan dengan kondisi yang ada di masyarakat sehingga mampu menaggulangi permaslahan yang ditemukan. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan yakni penghijauan di tepian kali code berikut pelatihan perawatan tanaman dan pembuatan pupuk organik, penyelengaraan kegiatan keagamaan seperti pembinaan TPA, pengajian warga, dan lomba-lomba islami. Serta kegiatan kesenian dan olahraga seperti latihan gerak lagu, senam lansia, pendampingan posyandu balita dan lansia, penyuluhan kesehatan. Serta masih banyak kegiatan lain yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi masyarakat dan sumber daya di wilayah Kelurahan Pringgokususman. Program KKN Alternatif UAD dalam melaksanakan program yang bisa merubah kebiasaan masyarakat menjadi lebih baik dan program kepedulian terhadap lingkungan telah berjalan dengan baik dimana tingkat partisipasi masyarakat untuk dapat mengikuti pelatihan sangat tinggi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DUSUN MANGGUNG, KENTENG DAN BUYUTAN MELALUI KKN UAD Sulistyawati Sulistyawati; Suprapti Rejeki
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i1.508

Abstract

Background: The hamlets of Manggung, Kenteng and Buyutan are 3 sub-villages which part of Ngalang Village, Gedangsari. The three hamlets have different topography however they are having similar problems, namely human resources and infrastructure. Objective: To overcome this problem UAD Community Service Program carried out several activities with aimed improving the management of related hamlets. Method: Socialization, discussion, training, counseling and practice were used in each KKN activity. Then followed by a monitoring and evaluation. Result: This KKN activity run well with good community participation.