Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
622 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEWIRAUSAHAAN DAN GERAKAN SEHAT DI KELURAHAN BAUSASTRAN, KECAMATAN DANUREJAN, KOTA YOGYAKARTA
Rina Ratih Sri Sudaryani;
Ikhtiarso Ikhtiarso
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v2i1.542
Permasalahan yang ada di masyarakat Kelurahan Bausatran, kecamatan Danurejan, kota Yogyakarta adalah terbatasnya pengetahuan ibu-ibu penjual kue-kue tradisional tentang kewirausahaan dan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan. Oleh karena itu, program mahasiswa KKN Alternatif UAD fokus pada upaya pemberdayaan kewirausahaan dan kesehatan. Program ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu pedagang kue tradisional dan meningkatkan kesadaran masyarakat pada bidang kesehatan. Metode pelaksanaan program meliputi metode ceramah dan praktek. Hasil dan dampak dari kegiatan mahasiswa KKN bagi masyarakat di Kelurahan Bausastran ini adalah (1) peningkatan pengetahuan ibu-ibu tentang kewirausahaan dan (2) peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gerakan hidup sehat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KAMPUNG RAMAH ANAK DI KELURAHAN BACIRO, KECAMATAN GONDOKUSUMAN, KOTA YOGYAKARTA
Rina Ratih Sri Sudaryani;
Fahmi Handika Rahmawan
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v2i1.543
Kampung Gendeng, Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, termasuk daerah perkotaan di Yogyakarta. Sarana prasarana umumnya pun sudah baik. Permasalahan yang ada pada masyarakat ini adalah kurangnya fasilitas dan perhatian masyarakat terhadap kegiatan berkesenian bagi anak-anak. Maka, program ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pembangunan anak yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam dimensi kabupaten/kota menuju kampung ramah anak. Metode pelaksanaan program meliputi pemberian ceramah, praktek, dan pembinaan. Hasil dan dampak dari kegiatan ini adalah pemenuhan hak-hak anak untuk mendapatkan informasi dan pelatihan berkesenian terpenuhi.Â
PELATIHAN PEMBUATAN ANEKA MAKANAN DARI TEPUNG MOCAF SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA HARGOMULYO, GUNUNG KIDUL
Fatwa Tentama;
Zayah Zakaria;
Rezi Yuliansyah;
Dicky Haryadi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v2i3.545
Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Hargomulyo, Gedangsari, Gunung Kidul adalah banyaknya bahan makanan seperti ubi yang kurang mampu diolah menjadi makanan dengan daya jual yang lebih tinggi. Program ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat dalam mengolah ubi menjadi tepung mocaf serta pemanfaatannya menjadi aneka makanan. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan, pelatihan  dan praktek secara langsung. Program meliputi studi dokumen, pendidikan masyarakat, difusi teknologi, dan praktek langsung. Hasil dan dampak dari program ini adalah tercipta kesadaran masyarakat sasaran tentang cara mengolah ubi, peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengolah tepung mocaf, masyarakat terampil membuat aneka makanan berbahan tepung mocaf, dan tersedianya makanan yang beragam dengan daya jual beli yang tinggi dan lebih bernutrisi.
PENGUATAN KELUARGA SEBAGAI UPAYA MENEKAN ANGKA STUNTING DALAM PROGRAM KEPENDUDUKAN, KELUARGA BERENCANA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA (KKBPK)
Fatwa Tentama;
Hasothiya Dwi Lestari Delfores;
Andhika Eko Wicaksono;
Siti Feti Fatonah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v2i1.546
Salah satu permsalahan yang ada di Desa Sidoharjo adalah kebiasaan penduduk setempat, dimana dalam aktivitasnya di bidang pertanian atau perkebunan, seringkali mengharuskan orang tua meninggalkan anaknya di rumah. Hal ini seringkali menjadikan anak kurang dalam mendapatkan asupan gizinya, terutama ASI dan MP-ASI. Tujuan program ini adalah sebagai upaya pencegahan stunting serta upaya pembangunan dan penguatan keluarga demi menuju terwujudnya keluarga sejahtera, khususnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pelatihan, penguatan kelompok. Hasil dan dampak dilakukannya program ini bahwa melalui program-program yang dilaksanakan oleh KKN yang bekerjasama dengan BKKBN maka adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap masalah stunting dan penanggulangannya, tercipta kondisi lingkungan yang mendukung program penguatan 1000 HPK sebagai pencegahan stunting dan tercipta rasa kesatuan yang mampu menguatkan warga dalam pembentukan kampung KB dan penguatan PIK-R
PENDAMPINGAN PROGRAM BANK SAMPAH DI PRAWIRODIRJAN, YOGYAKARTA
Iis Wahyuningsih;
Ima Dinny Rahmawaty
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v2i3.548
Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat sekitar Kampung Prawirodirjan, Kelurahan Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, adalah kurangnya kreatifitas dalam pengolahan sampah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan yang masuk dalam periode KKN Alternatif 59 ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam program bank sampah yang selanjutnya memfokuskan pada intensifikasi  pengolahan sampah. Metode yang dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan mengenai pentingnya mengolah sampah, praktek langsung dan pendampingan. Program dilaksanakan pada bulan April dan Mei 2018. Dampak dari program ini adalah : 1) masyarakat trampil dalam mengolah sampah organic dan anorganik, 2) masyarakat terampil dalam manajemen bank sampah, 3) masyarakat dapat membuat karya dari barang bekas
SOSIALISASI TENTANG KELUARGA BERENCANA DAN JENIS KONTRASEPSI DI DESA JAMBIDAN KECAMATAN BANGUNTAPAN, BANTUL
Suci Musvita Ayu
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i2.551
Program Keluarga Berencana mempunyai kontribusi penting dalam upaya meningkatkan kualitas penduduk. Untuk mengoptimalkan manfaat keluarga berencana bagi kesehatan, pelayanannya harus digabungkan dengan pelayanan kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhansecara langsung kepada masyarakat umum dengan materi keluarga berencana dan jenis kontrasepsi menggunakan metode ceramah,diskusi,tanya jawab. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan peserta aktif mengikuti kegiatan penyuluhan sampai selesai. Penyuluhan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta yang hadir.
WORKSHOP PENYUSUNAN KARYA ILMIAH BAGI GURU-GURU SMP MUHAMMADIYAH SE-KABUPATEN BANTUL
Widayati Widayati;
Vita Istihapsari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i2.565
Sejumlah guru SMP Muhammadiyah Bantul memiliki kesulitan dalam membuat karya ilmiah. Di sisi lain, karya ilmiah guru merupakan salah satu item dalam penilaian akreditasi sekolah di SMP Muhammadiyah Bantul, selain juga dapat dijadikan bahan kenaikan golongan para guru. Sehingga, dibutuhkan suatu pelatihan yang dapat membantu para guru dalam penyusunan karya ilmiah. Pelatihan dan workshop ini diikuti oleh 20 guru SMP Muhammadiyah Bantul. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pembimbingan penyusunan pembuatan karya ilmiah kepada guru-guru SMP Muhammadiyah di Bantul. Kegiatan diawali dengan guru melakukan penelitian dalam pembelajaran. Selanjutnya dari hasil penelitian tersebut, guru menyusun karya ilmiah yang dapat dipublikasikan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah dengan mengadakan pendampingan kepada guru-guru matematika SMP Muhammadiyah di Bantul dalam pelatihan dan workshop pembuatan penelitian dan menyusun Karya Ilmiah. Hasil angket yang diberikan kepada guru, sebelum dan sesudah mengikuti workshop, diperoleh nilai rata-rata sebelum mengikuti workshop yaitu 33,28 pada kategori cukup, dan nilai rata-rata sesudah mengikuti workshop yaitu 37,09 pada kategori baik. Hasil dari kegiatan ini adalah guru-guru SMP Muhammadiyah di Bantul dapat membuat karya ilmiah yang berkualitas sehingga dapat dijadikan bahan kenaikan golongan maupun penilaian pada akreditasi sekolah.
PELATIHAN PEMANFAATAN BUAH DAN SAYUR UNTUK MENDUKUNG PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT SEHAT (GERMAS) PADA KADER AISYIYAH BANGUNTAPAN UTARA
Nur Syarianingsih Syam;
Desi Nurfita
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i1.569
Kecamatan Banguntapan merupakan daerah yang memiliki produksi pertanian  cukup tinggi di Kabupaten Bantul Yogyakarta, sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani yaitu 53,88%. Mestinya daerah ini berpotensi sebagai sumber pangan yang beranekaragam yang berperan dalam penyediaan zat gizi vitamin dan mineral seperti buah dan sayur yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perbaikan gizi masyarakat. Masyarakat wilayah Banguntapan Utara masih belum memanfaatkan secara optimal lahan pekarangan dengan menanam makanan yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga seperti buah dan sayur, padahal wilayah tersebut memiliki potensi pertanian yang cukup besar serta ditunjang dengan lahan pekarangan rumah yang memadai jika ditanam tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan. belum mencoba untuk mengolah makanan variatif menggunakan bahan buah dan sayur agar menarik anggota keluarga yang tidak menyukai bahan makanan tersebut. Selanjutnya bagi anggota keluarga yang menyukai buah/sayur masih belum mengetahui cara yang tepat agar pestisida dan zat gizi yang terkandung dalam bahan makanan tersebut apabila diproses dalam pengolahan makanan. Masyarakat Indonesia masih kurang mengonsumsi sayuran dan buah, konsumsi kelompok sayur dan olahannya serta buah-buahan dan olahannya masih rendah, yaitu 57,1 gram per orang per hari dan 33,5 gram per orang per hari. Padahal dianjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 g perorang perhari bagi anak balita/ anak usia sekolah dan 400-600 g perorang perhari bagi remaja/orang dewasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa asupan buah dan sayur belum memadai yang berakibat rendah pula suplai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.Perlu pelatihan pemanfaatan buah dan sayur untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) pada kader Aisyiyah di Banguntapan Utara. Harapannya dengan memberikan pelatihan ini pada kader mampu secara terampil mentransfer ilmu dan pengetahuan tentang memanfaatkan Buah dan Sayur Untuk Mendukung Program GERMAS melalui pemanfaatan lahan untuk menanam buah dan sayur, menerapkan higiene dan sanitasi makanan, serta mengolah makanan buah dan sayur dengan baik kepada masyarakat
PENYULUHAN JUMANTIK DI DUSUN PLOSO I, KARANGTRITIS, DAN KLAYU II, DESA SUMBERWUNGU
Ichsan Indra Putra;
Ramjan Yunus;
Bidayatul Izzah Kurnia;
Fahriz Thiago
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i1.578
Population growth in Indonesia is increasing nowadays. Increasing in population can lead to increasing demand for home and can caused the reduction of green open space. The reduced open green space will increase the population of house mosquitoes. Today's mosquitoes are not assumed to only able to live in a dirty water, but also can live in a clean water. Therefore, regular monitoring of mosquito larvae is very important. One of the effort that can be done in regular monitoring of mosquito larvae is by forming JUMANTIK. The purpose of this activity is to form a young JUMANTIK cadre and to instill a healthy and clean lifestyle for children from an early age. This activity was carried out by presenting and practicing larvae monitoring for children in 3 hamlets, Ploso I, Karangtritis, and Klayu II. Activities in Poso I were conducted on 18th February 2019, Karangtritis on 26th January 2019, while Klayu II on 1st and 2nd February 2019. The materials that provided are DBD and the importance of JUMANTIK. The practice was carried out by direct monitoring of the surrounding water reservoirs. Counseling was done 1x with an allocation of time 30 minutes, while for the practice the allocation of time was around 90 minutes. At the end of the activities, the young JUMANTIK cadres in 3 hamlets was formed. The conclusion of this activity was that the establishment of JUMANTIK is very important and engrafting a healthy and clean lifestyle is highly recommended from an early age.
PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN DAN STRATEGI PEMASARAN DI DESA KEMIRI
Vera Yuli Erviana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i1.585
Limbah minyak jelantah di Desa Kemiri cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner (sejenis gorengan yang dibuat dari tepung pati) ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumahan. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan pengabdian pada masyarakat ini mengolah limbah minyak jelantah untuk menjadi sabun cuci tangan dengan berbagai modivikasi. Metode yang digunakan yaitu sistem pengolahan limbah berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang). Kegiatan tersebut terdiri dari: 1) penyuluhan limbah minyak jelantah bagi lingkungan, 2) pelatihan penjernihan minyak jelantah, 3) pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun mandi, dan 4) pelatihan strategi pemasaran. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah berbasis Zero Waste Industry, produk sabun cuci tangan, dan strategi pemasaran.