cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Diakom : Jurnal Media dan Komunikasi
ISSN : 26231212     EISSN : 26231212     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Elektronik Diakom adalah terbitan berkala ilmiah yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika dan Informasi dan Komunikasi Publik (Puslitbang APTIKA dan IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jurnal ini merupakan pengembangan dari majalah semi ilmiah Diakom yang diterbitkan sejak Juni 2010 dan ditingkatkan menjadi Jurnal Elektronik di bidang media dan komunikasi. Jurnal ini memuat Ringkasan Hasil Penelitian, Tinjauan Teori, Artikel Ilmiah yang dikemas secara sistematis dan kritis di bidang media dan komunikasi. Jurnal Diakom terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan September dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
PENERAPAN MANAJEMEN HUMAS DIGITAL DALAM KOMUNIKASI PUBLIK DI INSTANSI ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA Tiara Kharisma; Lidya Agustina
Mediakom Vol 2 No 1 (2019): Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.394 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i1.31

Abstract

Perkembangan teknologi internet menjadi salah satu alasan suatu organisasi, termasuk instansi pemerintahan, mengalami transformasi dalam praktik kehumasannya. Penggunaan media digital dalam praktik kehumasan pemerintah saat ini sudah menjadi hal yang umum dilakukan. Instansi Arsip Nasional (ANRI) termasuk salah satu instansi pemerintah yang menggunakan media digital dalam praktik kehumasannya. Tulisan ini merupakan suatu studi literatur yang menggunakan konsep humas digital untuk mengetahui praktik humas digital di instansi pemerintah, khususnya di ANRI. Hasil studi ini menunjukkan bahwa website dan media sosial merupakan media digital yang digunakan dalam praktik humas digital. Namun, meskipun penggunaan media digital di humas pemerintah sudah merupakan hal yang umum, ternyata ada beberapa kendala yang masih dihadapi seperti belum adanya kebijakan yang mendukung dan kurangnya SDM yang memiliki kompetensi terkait.
STRATEGI KOMUNIKASI TIM SUKSES PADA KAMPANYE POLITIK UNTUK MEMENANGKAN CALON LEGISLATIF MAKASSAR Emilsyah Nur
Mediakom Vol 2 No 1 (2019): Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.228 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i1.33

Abstract

Komunikasi dalam kondisi saat ini sangat diperlukan untuk menyampaikan visi dan misi setiap calon legislatif peserta Pemilu. Karena komunikasi yang baik akan memberikan dampak terhadap elektabilitas setiap Caleg dalam rangkan memperoleh suara dalam calon legislatif serentak yang akan digulir pada tanggal 17 April 2019. Untuk mengetahui sejauhmana peran komunikasi yang dilakukan oleh Caleg dan Tim sukses dalam melakukan komunikasi dengan masyarakat, maka dalam peneltian ini, menggunakan penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan hasil penelitian. Hasil penelitian Pengalaman strategi komunikasi Caleg dan Tim Sukses pada kampanye politik dalam memenangkan calon legislatif Makassar melalui Strategi komunikasi yang dapat diterima oleh semua kalangan adalah langkah komprehensif dengan pendekatan nilai-nilai lokal (local wisdom). Strategi Komunikasi Caleg dan Tim Sukses dalam memenangkan calon legislatif Makassar terdiri dari tiga langkah penting yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
KONSTRUKSI PEMBERITAAN KORUPSI PEGAWAI NEGERI SIPIL Launa Launa
Mediakom Vol 2 No 1 (2019): Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.411 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i1.36

Abstract

ABSTRAK Beban anggaran negara akibat korupsi yang dilakukan para PNS yang belum dipecat telah menjadi sorotan utama pemberitaan media massa nasional, termasuk menjadi hot issue di media sosial. Merdeka.com adalah salah satu media sosial yang ikut memberitakan kasus korupsi para aktor birokrasi tersebut. Pemberitaan Merdeka.com dalam kasus korupsi PNS cenderung memberi framing negatif pada sikap pemerintah. Kajian ini ditujukan untuk melihat framing pemberitaan Merdeka.com terkait kasus tindak pidana korupsi PNS. Kajian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Motode analisis yang digunakan adalah model framing Gamson-Modiglinai dengan teknik analisis deskiptif-interpretif, dan metode pengumpulan data dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberitaan Merdeka.com menempatkan pemerintah pada posisi negatif sebagai dampak dari ketidakjelasan sikap para pejabatnya dalam menindak tegas PNS pelaku tindak pidana korupsi (tipikor). Perangkat framing (framing device) dan perangkat penalaran (reasoning device) yang digunakan Merdeka.com lebih banyak menonjolkan pernyataan bernada permisif terkait sikap pemerintah dan para pejabatnya atas kasus korupsi yang membelit institusinya. Di sisi lain, pihak pemerintah yang ditampilkan sebagai narasumber (baik ditinjau dari sisi methapors, catchphrases, exemplars, dan depictions maupun dari sisi roots, appeals to principle, dan consequence) juga terlihat defensif dalam memberi solusi atas wacana tipikor yang dilakukan para PNS. Kata kunci: Korupsi PNS, analisis framing, ketidakjelasan sikap pemerintah. ABSTRACT The burden of the state budget due to corruption by unscrupted civil servants has been the main focus of national mass media coverage, including being a hot issues on social media. Merdeka.com is one of the social media that has contributed to the corruption of the bureaucratic actors. News on Merdeka.com in corruption cases of civil servants tends to give a negative framing on the attitude of the government.This study was aimed at looking at the framing of the news of Merdeka.com regarding cases of civil servant corruption. This study uses a constructivist paradigm with a qualitative approach. The analytical method used is the Gamson-Modiglinai framing model with deskiptif-interpretive analysis techniques, and documentation data collection methods. The results of the analysis show that the news of Merdeka.com put the government in a negative position as a result of the unclear attitude of the officials in taking firm action against PNS perpetrators of corruption. The framing device and the reasoning device used by Merdeka.com emphasize more permissive statements regarding the attitude of the government and its officials over corruption cases that surround their institutions. On the other hand, the government shown as a resource person (both in terms of methapors, catchphrases, exemplars, and depictions as well as roots, appeals to principle, and consequence) also looks defensive in providing solutions to the corruption discourse carried out by civil servants. Keywords: Public servant corruption, framing analysis, unclear attitude of the government.
the effect of public perception on destination image in Jakarta City ( Pengaruh Persepsi Publik terhadap Destination Image Kota Jakarta) Nindya Anindhita
Mediakom Vol 2 No 1 (2019): Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.531 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i1.39

Abstract

Abstrak – Perkembangan Pariwisata Indonesia saat ini sudah mulai mencapai titik target pemerintah dalam mengembangkan berbagai destinasi untuk wisatawan local maupun mancanegara. Dalam membangun Pariwisata Indonesia saat ini salah satu yang dibutuhkan adalah Citra Destinasi yang di buat berdasarkan Persepsi Publik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa signifikan Persepsi Publik dalam mengangkat Citra Destinasi Kota Jakarta. Kota Jakarta saat ini sudah menjadi salah satu pilihan pengembangan Pariwisata oleh Pemerintah dengan alasan berupa Ibu Kota Negara Indonesia yang harus lebih dikenal oleh banyak publik. Objek dari penelitian ini pun diambil dari wisatawan yang mengikuti Jakarta Good Guide, dimana di dalam Komunitas ini masih dalam pengembangan dan baru pertama kali di Kota Jakarta dengan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dan paradigma Positivisme. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 sampel. Hasil yang didapatkan melalui penelitian ini sudah dihitung menggunakan Uji Hipotesis Analisis Regresi Linear dimana didapatkan Ha Diterima dan Ho Di tolak. Dalam hal ini T hitung masuk dalam area yang signifikan sehingga menghasilkan bahwa “Terdapat Pengaruh yang Signifikan Antara Persepsi Publik dengan Destination Image”. Besar pengaruh Persepsi Publik terhadap Citra Destinasi sebesar 56,3% sedangkan sebesar 43,7% merupakan variabel lain yang tidak diukur atau diteliti oleh peneliti. Kata Kunci: Persepsi Publik, Citra Destinasi, Jakarta Walking Tour. Abstract –The development of Indonesian tourism has now begun to reach the government's target point in developing various destinations for local and foreign tourists. In developing Indonesian Tourism at this time one of the things needed is a Destination Image that is made based on Public Perception. This study aims to find out how significant the Public Perception in lifting the Jakarta Destination Image. The city of Jakarta has now become one of the options for developing Tourism by the Government on the grounds of the State Capital of Indonesia which must be better known by many publics. The object of this research was taken from tourists who joined the Jakarta Good Guide, where in this Community was still under development and was the first time in the City of Jakarta with. In this study using Quantitative research methods and Positivism paradigms. The number of samples used was 100 samples. The results obtained through this study have been calculated using the Linear Regression Analysis Hypothesis Test where Ha is accepted and Ho is rejected. In this case, the T count is included in a significant area, resulting in "There is a Significant Effect Between Public Perception and Destination Image". The influence of Public Perception on Destination Image is 56.3% while 43.7% is another variable that is not measured or examined by researchers. Keywords: Public Perception, Citra Destinations, Jakarta Walking Tour
ANALISIS ISI BEST VIDEO OF THE WEEK CITIZEN JOURNALISM BERDASARKAN KELAYAKAN BERITA PADA WEBSITE netcj.co.id PERIODE JANUARI-MARET 2019 Dewi Maria Herawati
Mediakom Vol 2 No 1 (2019): Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.528 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i1.45

Abstract

Fenomena citizen journalism terus berkembang dengan adanya media sosial. Masyarakat dengan mudah dapat menjadi citizen journalism. Ketidakpuasan, waktu dan tempat menjadi latar belakang munculnya citizen journalism. Perkembangan tersebut yang membuat para pemilik media termotivasi untuk membuat sebuah wadah khusus untuk para citizen journalism membagikan informasi yang mereka miliki, serta dapat juga sebagai sumber informasi dalam bentuk website khusus untuk para citizen journalism seperti netcj.co.id. Penelitian ini melihat kelayakan dari best video of the week citizen journalism pada website netcj.co.id dengan menggunakan teori unsur berita dan unsur kelayakan berita. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis isi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampel kuota digunakan dalam 11 best video of the week. Hasil penelitian best video of the week citizen journalism berdasarkan kelayakan berita pada website netcj.co.id periode Januari-Maret 2019 dari sebanyak 11 video menunjukan, unsur berita dan unsur kegiatan berita bahwa berita yang memenuhi unsur tersebut sebesar 91,735%.
NILAI KONSUMEN WISATA DALAM RUANG PROMOSI DIGITAL Andry Rivan Sumara; Saepudin Saepudin; Yudha Asmara Dwi Aksa
Mediakom Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.292 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i2.52

Abstract

Abstract Consumer value is the basic fundamental of marketing communications. Promotional materials on media have to consider the value of consumer expectations, wishes, experiences, and perceptions. This means the product or service has to interact with consumers (need, expectation, experience, and perception). The emergence of new media becomes an alternative for marketers to promote goods or services to their target market. But the emergence of this new media in addition to being an opportunity also becomes a challenge in presenting the best consumer value. The purpose of this research is to find out the ways of creating the value of local tourism on social media. The researcher chooses the official account of Twitter of Government Tourism and Culture Office of West Java as an object of research. The focus of this research is promotional content on the official account of Twitter and consumer value creation. This research is content analysis. The purpose of this research is the identification of the value and effort of tourism, consumer value creation, especially on social media. The output of this research is patterns of consumer tourism, value-creation. Consumer value creation is not applied in visual and textual comprehensively. In addition, based on the content of this account, the local tourist is as the main target market. The values in this account are created for local tourists and not for international tourist. Keywords: consumer value, tourism, tourism marketing.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN POPOLO COFFEE TERHADAP GENERASI MILLENIAL MELALUI AKUN INSTAGRAM q nushan musyaffa; Amri Dunan
Mediakom Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.713 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i2.59

Abstract

Abstrak – Maraknya bisnis dibidang coffee shop ini memberikan peluang besar terhadap para pengusaha di bidang kuliner untuk menciptakan pasar baru terutama terhadap kalangan milenial. Bisnis dibidang kuliner coffee shop ini menjadi semakin ramai karena hadirnya trend Instagram ditengah masyarakat. Berbagai bentuk promosi untuk menarik minat beli serta menjual konsep “Instagramable”, menjadi trend baru beberapa tahun kebelakang ini dikalangan anak muda di berbagai kota-kota besar. Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Popolo yaitu melalui Instagram yang digunakan sebagai media informasi sekaligus pemasaran dari Popolo tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana strategi komunkasi pemasaran Popolo Coffee terhadap generasi milenial yang melalui akun Instagram yang terhadap generasi milenials. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan teori IMC (Integrated Marketing Communication). Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Popolo menggunakan media sosial Instagram karena murah, mudah, dan jangkauan area yang tercangkup sangat luas. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Komunikasi Pemasaran, Instagam, Millenials Abstract – The coffee shop business was a great opportunity for entrepreneurs in the culinary field to create new markets, especially for the millennials generation in present. Coffee shop business is becoming happening because of the presence of Instagram trends in the community. Various forms of promotion to attract buying and selling with the concept of "Instagramable" has become a new trend among young people in big cities. The marketing communication strategy by Popolo is trough Instagram which is used as a marketing media of Popolo for now. The purpose of this research is to analyze how Popolo Coffee's marketing communication strategy towards millennials through Instagram accounts on the millennials generations. The approach in this study uses a descriptive qualitative method, and uses the IMC (Integrated Marketing Communication) theory. The results of the research that has been done, the researchers can conclude that the marketing communication strategy of Popolo uses social media Instagram because it is cheap, easy, and the coverage area covered is very broad. Keywords: communication strategies, marketing communications, instagram, millennials
PERGESERAN PERAN BUZZER KE DUNIA POLITIK DI MEDIA SOSIAL Rieka Mustika
Mediakom Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.691 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pergeseran peran buzzer di media sosial. Buzzer pada awalnya digunakan untuk mempromosikan suatu produk tertentu dengan atau tanpa imbalan tertentu. Namun di tahun 2012 menjadi awal keterlibatan Buzzer dalam peristiwa politik yaitu pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Buzzer dimanfaatkan secara luas dalam dunia politik ketika adanya Pemilihan Presiden (Pilpres 2014) dan jasa buzzer mulai dilirik oleh aktor-aktor politik. Pesan kampanye yang disebarkan oleh buzzer politik cenderung merupakan kampanye negatif bukan kampanye positif. Hal tersebut dikhawatirkan akan memunculkan berita-berita hoax dan memicu perselisihan. Sehingga perlu adanya upaya pencerdasan publik di tengah fenomena buzzer, terutama yang bergerak di media sosial.
PEMAHAMAN DAN PRAKTIK KOMUNIKASI POLITIK PADA ERA DIGITAL Djoko Waluyo
Mediakom Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.992 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i2.63

Abstract

Artikel pemahaman komunikasi politik pada era digital bertujuan untuk memberi pemikiran-pemikiran baru terhadap perkembangan konsep dan praktik komunikasi politik yang telah memasuki era digital. Dan bagaimana fungsi dan proses komunikasi politik dalam era digital, sehingga untuk mencapai kepada publik yang lebih luas telah dimanfaatkan jaringan Internet termasuk media sosial yang sudah dikenal dalam masyarakat luas. Sumber penulisan dari tema komunikasi politik dalam era digital berasal dari literatur tercetak dan media online (internet) dengan teknik analisis kualitatif – deskriptif. Diharapkan artikel ini dapat memberi wawasan yang lebih luas dengan pemahaman baru terhadap perkembangan konsep dan praktik komunikasi politik pada era digital.
LESBI, GAY, BISEKSUAL, DAN TRANSGENDER DALAM BINGKAI KAJIAN MEDIA DAN KOMUNIKASI: SEBUAH KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Vience Mutiara Rumata
Mediakom Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.549 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i2.64

Abstract

LGBT merupakan isu yang tidak saja mendapatkan perhatian masyarakat, media dan pemerintah, tetapi juga kalangan akademisi. Penelitian ini membahas bagaimana perkembangan kajian LGBT dalam perspektif ilmiah, khususnya Ilmu Media dan Komunikasi, di Indonesia. Metode kajian literatur sistematik (Ridley, 2012) digunakan dengan menganalisis 17 artikel ilmiah yang diekstraksi datanya dengan melihat fokus penelitian, metode pengumpulan data, serta temuan yang menonjol terkait topik LGBT. Hasilnya adalah pembingkaian media terhadap isu LGBT serta metode pengumpulan dan analisis data terhadap artikel berita masih mendominasi. Pro dan kontra LGBT serta kontra terhadap LGBT merupakan dua sintesis isu LGBT yang dominan. Hal ini mengindikasikan bahwa isu LGBT secara kritis belum populer di kalangan cendekia Indonesia.