cover
Contact Name
Ryan Hidayat Hatuala
Contact Email
ryan.hatuala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ryan.hatuala@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Abepura-Sentani, Kampus Lama UNCEN Abepura Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
KEUDA : JURNAL KAJIAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
ISSN : 24777838     EISSN : 25810286     DOI : 10.52062/keuda
Core Subject : Economy,
Topik Keuda berkaitan dengan aspek apapun dari Keuangan Daerah dan Kajian Ekonomi, termasuk namun tidak terbatas pada topik berikut: 1. Akuntansi Sektor Publik 2. Akuntansi Manajemen 3. Ekonomi Pembangunan
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 3 (2024)" : 7 Documents clear
PENILAIAN PERFORMA KEUANGAN DAERAH SERTA EFEKTIVITAS PAJAK KOTA SURABAYA TAHUN 2019-2023 Tri Rahmawati; Riska Amellia Putri; Vicki Meilia Dwi Firnanda; Mega Tunjung Hapsari; Cahaya Riana; Sandy Yudha Anggara Lhoksa; Rifqi Liwaunnasri Armanda Saputra
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v9i3.4281

Abstract

Penilaian kinerja penerimaan dan pengeluaran suatu daerah bertujuan untuk mengetahui kemampuan daerah dalam mengelola keuangan dan sebagai tanggung jawab dalam pelaksanaan otonomi daerah. Tujuan penelitian untuk menilai performa keuangan serta pajak dengan perhitungan rasio keuangan tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang didapatkan dari Badan Pusat Statistik dan website Kementerian Keuangan. Hasil rasio kemandirian keuangan Kota Surabaya yaitu 40,78% dengan kriteria rendah dan pola hubungan konsultif. Rasio derajat desentralisasi mencapai 58,68% yang menunjukkan kriteria sangat baik dalam pembiayaan kegiatan pemerintah daerah. Rasio efektivitas PAD sebesar 88,16% yang berarti masih belum optimal dalam mencapai sasaran. Rasio BOTB sebesar 82,52% yang berarti pengeluaran untuk kegiatan operasional masih dominan. Sementara itu, rasio BMTB sebesar 19,79% menunjukkan alokasi belanja modal relatif baik. Rasio belanja langsung lebih tinggi dibandingkan rasio belanja tidak langsung, yakni 70,54% dan 29,45%, yang menunjukkan bahwa pengeluaran langsung untuk pelayanan publik lebih tinggi dari pengeluaran tidak langsung. Dan efektivitas pajak sebesar 86,95% dengan penilaian kurang efektif. Kata kunci: Kinerja Keuangan Daerah, Kota Surabaya, Rasio Keuangan
Effect Of Budget Deficit, Government expenditure and Foreign Direct Investment on Evonomics Growth ASEAN Gayatri, Firna Dwi
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v9i3.3111

Abstract

This study aims to analyze the effect of budget deficit, government spending and foreign direct investment on ASEAN economic growth in 2012-2021. The data used in this research is secondary data in the form of panel data from 2012-2021, sourced from the World Bank and Countryeconomy. In this study using a quantitative approach to panel data regression analysis. The results of this study indicate that the budget deficit variable has a positive but not significant effect on economic growth, the government expenditure variable has a significant positive effect on economic growth and foreign direct investment has a significant positive effect on economic growth in ASEAN countries in 2012-2021.Keywords: Budget Deficit, Government Expenditure, Foreign Direct Investment
Telaah Kritis Realisasi Belanja Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020- 2021 Dari Prespektif Quality Spending Sari, Yunita Ratna
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v9i3.3121

Abstract

APBD has an important role in carrying out local government activities. Regional spending is a crucial part of the APBD structure because it will show the the ability of local governments to manage regional finances, whether they can be effective, efficient and accountable. This study uses the method of literature study with descriptive analysis. Secondary data as the main data source in this study. Secondary data in this research includes journals, national surveys and government agency data publications. The results of the study show that the realization of regional spending in the province of South Sulawesi cannot be categorized as quality regional spending because there has been a decrease in the realization of regional spending from 2.11 trillion in 2022 to 3.10 trillion in 2021.
PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN, AKUNTABILITAS, DAN TRANSPARANSI SERTA BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI TERHADAP KINERJA KEUANGAN PROVINSI PAPUA Murib, Anan; Allo Layuk, Paulus K; Kambuaya, Maylen K.P
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v9i3.3318

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengelolaan keuangan terhadap kinerja keuangan yang dimoderasi oleh budaya organisasi, pengaruh akuntabilitas terhadap kinerja keuangan yang dimoderasi oleh budaya organisasi, dan menganalisis pengaruh transparansi terhadap kinerja keuangan yang dimoderasi oleh budaya organisasi. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang merupakan sebuah metode penelitian yang di dalamnya menggunakan banyak angka. Penelitian ini dilaksanakan pada selama empat bulan dan akan dimulai dari bulan Maret sampai bulan Juni 2023. Lokasi penelitian di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Propinsi Papua. Pengelolaan keuangan, akuntabilitas keuangan, dan transparansi dengan moderasi budaya organisasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja keuangan daerah sebesar 96,4%, sisanya 3,6% dipengaruhi atau ditentukan oleh faktor-faktor lain. Koefisien korelasi (R) = 0,982 yang menunjukkan bahwa derajat hubungan antara variabel dependen dan variabel independen sebesar 98,2%, artinya pengelolaan keuangan, akuntabilitas keuangan, dan transparansi dengan moderasi budaya organisasi mempunyai hubungan dengan kinerja keuangan. Adapun kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian yaitu pengelolaan keuangan dengan moderasi budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, akuntabilitas keuangan dengan moderasi budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, dan transparansi keuangan dengan moderasi budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Propinsi Papua.
ANALISIS IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH RI TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM PELAKSANAAN BELANJA DAERAH PADA BPKAD KABUPATEN JAYAPURA Novianti, Putri; Falah, Syaikhul
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v9i3.4371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) terhadap pengelolaan keuangan dalam pelaksanaan belanja daerah di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayapura. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review), dengan menganalisis berbagai referensi seperti jurnal ilmiah, laporan penelitian, serta dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aspek komunikasi yang kurang efektif antarunit di BPKAD dapat menghambat pemahaman dan koordinasi dalam penggunaan SIPD; (2) Sumber daya manusia yang terbatas dalam hal keterampilan teknis dan pelatihan menyebabkan kesulitan dalam pengoperasian SIPD; (3) Sikap pelaksana yang kurang proaktif dan resistensi terhadap perubahan menjadi kendala dalam adopsi SIPD; dan (4) Struktur birokrasi yang kaku memperlambat proses pengambilan keputusan dan penerapan SIPD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi SIPD di BPKAD Kabupaten Jayapura sangat bergantung pada perbaikan dalam komunikasi antarunit, peningkatan sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan disposisi pelaksana, dan reformasi struktur birokrasi untuk mendukung fleksibilitas dan efisiensi.
Flypaper Effect pada Dana Alokasi Umum dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2014-2022 bu abu, Rr Dian hardika pratiwi
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze the Flypaper Effect on regional expenditures in regencies/cities in Central Sulawesi Province during the 2014–2022 period, with an emphasis on General Allocation Funds (DAU) and Local Own-Source Revenue (PAD). The data source used in this study consists of annual APBD realization reports for all regencies/cities in Central Sulawesi Province, obtained from the website of the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK). This study involves all regencies/cities in Central Sulawesi Province from 2014 to 2022. The data analysis technique used in this study is Panel Data Regression with E-Views software. The partial test results indicate that DAU has a positive and significant effect on Regional Expenditures with a coefficient value of 0.797, while PAD also has a positive and significant effect with a coefficient value of 0.321. A Flypaper Effect occurs in the DAU and PAD on regional expenditures of regencies/cities in Central Sulawesi Province during the 2014–2022 period based on the partial analysis results, which show that the DAU coefficient value is greater than that of PAD. This means that the higher the General Allocation Fund revenue, the greater the increase in Regional Expenditures. Similarly, the higher the Local Own-Source Revenue, the greater the increase in Regional Expenditures. Keywords: General Allocation Fund, Local Own-Source Revenue, Regional Expenditures,Flypaper effect
Development of a Social Accountability Model in Papua New Guinea Border Villages Falah, Syaikhul; Patma, Kurniawan
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v9i3.4560

Abstract

This research examined social accountability in village fund management in the Papua New Guinea border region, specifically in the villages of Skow Sae, Skow Mabo, and Moso. The study aimed to assess how information transparency and service monitoring impact community participation. Data were collected through in-depth interviews, document studies, and questionnaires, with 69 out of 150 questionnaires returned. The analysis uses the TETRAD tool to generate a questionnaire model that is then administered to respondents. This research sample employs a purposive method, specifically targeting respondents who possess knowledge and actively participate in the management of village funds. The findings revealed that effective service monitoring positively influences community participation, whereas information transparency does not always lead to increased participation. The research underscores the importance of collaborative efforts between village governments and communities to enhance social accountability and ensure fair resource distribution. Despite the model's limitations due to the small sample size, the study highlights the need for improved facilities, training, and digital platforms to support transparency and accountability in village governance

Page 1 of 1 | Total Record : 7