cover
Contact Name
Unitomo
Contact Email
fs@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rahadiyan.duwi@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24068268     EISSN : 25802984     DOI : -
Jurnal AYUMI adalah jurnal budaya, bahasa dan sastra yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Sastra, Universitas Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal ini memuat hasil penelitian, artikel ilmiah, dan studi pustaka tentang budaya, bahasa, dan sastra Jepang. Kami mengundang para dosen prodi bahasa dan sastra Jepang, peneliti dan praktisi untuk mengirimkan karyanya baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jepang. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yakni setiap bulan Maret dan September. Batas akhir pengiriman naskah untuk edisi Maret adalah bulan Januari dan untuk edisi September pada bulan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 178 Documents
PERBANDINGAN INFERIORITAS GEISHA DALAM NOVEL SAYURI DAN KEMBANG JEPUN 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 5 No 2 (2018): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.103 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v5i2.1643

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan inferioritas geisha dalam novel Sayuri karya Arthur Golden dan Kembang Jepun karya Remy Sylado dari segi feminis yang menggambarkan inferioritas seorang perempuan, dilihat dari latar belakang kehidupan tokoh, kekerasan yang dialami tokoh, serta cara tokoh memperjuangkan hak dan tujuan pribadinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan inferioritas yang ditemukan pada kedua tokoh. Penelitian ini menggunakan teori sastra bandingan, dan kritik feminis sebagai alat pendedahnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik kepustakaan. Sumber data penelitian ini adalah novel Sayuri karya Arthur Golden dan novel Kembang Jepun karya Remy Sylado. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Latar belakang kehidupan Sayuri dan Keiko sebelum menjadi geisha bisa dikatakan sama-sama berasal dari keluarga kurang mampu. Alasan ekonomi tersebut membuat Sayuri dijual oleh ayahnya sedangkan Keiko dijual oleh kakaknya untuk dijadikan seorang geisha; (2) Perlakuan inferior yang dialami oleh Sayuri dan Keiko dilihat dari kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang sekitarnya yang berada di lingkup domestik maupun publik, meliputi kekerasan seksual dan nonseksual baik secara fisik maupun emosional; (3) Cara memperjuangkan hak dan tujuan pribadi yang dilakukan oleh Sayuri adalah berusaha menjadi geisha yang berhasil di Gion untuk menunjukkan dirinya bukan orang yang bisa diremehkan lagi.Kata kunci: Sastra Bandingan, Kritik Feminis
PELANGGARAN PRINSIP KERJASAMA DALAM KOMIK AHO GIRL VOLUME 5 KARYA HIROYUKI (KAJIAN PRAGMATIK) 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 6 No 1 (2019): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.199 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v6i1.1555

Abstract

Penulis mengkaji tentang “Pelanggaran Prinsip Kerjasama dalam Komik Aho Girl Volume 5 Karya Hiroyuki”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran dan strategi kesantunan dalam komik Aho Girl. Permasalahan yang diangkat adalah (1) bagaimanakah bentuk pelanggaran prinsip  kerjasama, (2) bagaimana strategi kesantunan on record (badly without redress)? Penelitian  ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah komik Aho Girl volume 5. Data tersebut dikumpulkan dengan metode simak dan teknik catat dan dijadikan sebuah dialog. Data dianalisis dengan menggunakan teori Grice untuk mengetahui bentuk pelanggaran prinsip kerjasama, teori Brown dan Levinson untuk mengetahui strategi kesantunan on record yakni badly without redress. Tiga puluh data pelanggaran maksim terbagi ke dalam 3 data pelanggaran maksim kuantitas, 5 data pelanggaran maksim kualitas, 17 data pelanggaran maksim hubungan, dan 5 data pelanggaran maksim cara, serta strategi kesantunan terdapat 22 data bentuk perintah, 7 data bentuk memohon, dan 1 data bentuk keinginan.Kata Kunci: Aho Girl, pelanggaran prinsip kerjasama, pragmatik, strategi kesantunan
ANALISIS PENGGUNAAN DOUKUN’IJI (同訓異字) PADA VERBA KAERU (変・代・換・替) MELALUI PENDEKATAN SEMANTIK 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 6 No 2 (2019): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.844 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v6i2.2156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh huruf kanji yang merupakan hal yang paling sulit dipelajari oleh pembelajar bahasa Jepang, khususnya bagi mereka yang tidak menggunakan kanji dalam budaya literasinya. Dalam kanji terdapat beberapa kanji yang kun’yomi-nya sama namun bentuk hurufnya berbeda atau yang disebut dengan doukun’iji (同訓異字). Salah satu doukun’iji adalah kanji kaeru (変・代・換・替). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan doukun’iji pada kanji kaeru melalui pendekatan semantik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif  untuk menjelaskan mengenai makna dan penggunaan doukun’iji pada kanji kaeru. Hasil penelitian ini adalah, (a) kaeru (変) bermakna mengubah suatu kondisi sehingga berbeda dengan kondisi sebelumnya, (b) kaeru (代) bermakna menggantikan posisi seseorang dengan melanjutkan tugas yang dimiliki orang sebelumnya atau menggantikan posisi dan peran seseorang, (c) kaeru (換) bermakna, (1) menggantikan sesuatu menjadi sesuatu lainnya yang dengan tingkatan yang sama atau sesuatu yang kualitasnya lebih baik (2) menukarkan sesuatu ke sesuatu yang lain, dan (d) kaeru (替) bermakna mengganti sesuatu yang lama menjadi sesuatu yang baru. Secara keseluruhan, keempat kanji kaeru dapat saling menggantikan kanji kaeru lainnya. Namun, secara garis besar orang Jepang paling banyak menggunakan kanji (変) untuk objek apa pun.Kata kunci: doukun’iji; kanji; semantik
EKSISTENSI TORU WATANABE DALAM NOVEL NORUWEI NO MORI DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI EKSISTENSIAL 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 5 No 2 (2018): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.173 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v5i2.1644

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai eksistensi tokoh Toru Watanabe dalam novel Noruwei no Mori. Eksistensi yang mengalami pasang surut dan juga bagaimana tokoh Toru menunjukkan eksistensinya dalam menghadapi kehidupannya dapat dianalisis dengan pendekatan psikologi eksistensial milik Rollo May. Eksistensi juga menjadi sebuah identitas diri dan jiwa manusia sehingga dapat dikaitkan dengan psikologi. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Simpulan dari hasil analisis adalah eksistensi Toru mengalami kenaikan dan penurunan diakibatkan dua faktor yaitu meninggalnya Kizuki dan hubungan dekatnya dengan Naoko. Eksistensi Toru tampak dari usaha Toru untuk lepas dari bayang-bayang kematian Kizuki, sikap independen untuk tidak terbawa arus demo politik di kampusnya, keputusan Toru untuk menjaga dan menyayangi Naoko yang sedang mengalami gangguan kejiwaan dan bangkitnya Toru dari kesedihan berlarut akibat terlalu mencemaskan kondisi Naoko. Kata kunci: eksistensi, psikologi eksistensial
BENTUK DAN MODEL HEGEMONI DALAM NOVEL “SAGA NO GABAI BAACHAN” KARYA YOSHICHI SHIMADA 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 6 No 1 (2019): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.122 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v6i1.1268

Abstract

ABSTRAKKarya sastra merupakan ciptaan sebuah karya dengan media bahasa yang dapat menimbulkan rasa indah bagi orang yang melihat, mendengar atau merasakannya. Karya sastra itu bersifat dinamis berjalan sesuai dengan perkembangan masyarakat. Ilmu sastra yang mengkaji tentang kehidupan bermasyarakat yaitu sosiologi sastra. Ilmu ini didefinisikan sebagai pemahaman terhadap karya dengan mempertimbangkan aspek-aspek kemasyarakatan. Dalam sosiologi sastra terdapat berbagai teori, salah satunya adalah teori hegemoni. Hegemoni adalah bentuk mendominasi dalam bentuk kekuasaan suatu kelas sosial atas terhadap kelas sosial lainnya, melalui kepemimpinan intelektual dan moral yang dibantu dengan dominasi atau penindasan. Dalam penelitian ini terfokus dalam tiga permasalahan yaitu (1) bentuk hegemoni, (2) model hegemoni dalam novel “Saga no Gabai Baachan”. Dan tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) macam-macam bentuk hegemoni, (2) model hegemoni dalam novel “Saga no Gabai Baachan”. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, sedangkan metode yang digunakan metode telaah pustaka dan analisis deskriptif dengan menggunakan sumber data novel terjemahan “Saga no Gabai Baachan” karya Yoshichi Shimada. Dalam sumber data mencerminkan teori Gramsci yang dikaji dari aspek sosialnya bahwa kepemimpinan terjadi kepada beberapa tokoh yang terlibat didalamnya.Kata Kunci : dominasi, ideologi, kepercayaan, kepemimpinan.
PENYAJIAN KISAHAN DAN UJARAN TOKOH AKU DALAM NOVEL KITCHEN KARYA BANANA YOSHIMOTO: KAJIAN STILISTIKA 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 6 No 2 (2019): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.981 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v6i2.2157

Abstract

Daya pikat karya sastra itu muncul karena rangkaian kata maupun dialog-dialog yang membangkitkan emosi. Penglihatan suatu karya sastra dari sudut pandang yang berbeda dan pendekatan yang berbeda akan menghasilkan tafsiran yang berbeda pula. Penyajian pikiran dan ucapan tokoh tersebut merupakan hasil reproduksi pengarang dalam suatu karya sastra. Dalam novel Kitchen, tidak semua bentuk kisahan dan ujaran ada. Penelitian untuk mengungkap adanya kisahan dan ujaran dalam novil Kitchen ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode kepustakaan yang mengkaji data berdasarkan bahan-bajan tertulis. Dalam novel Kitchen terdapat bentuk-bentuk kisahan oleh pencerita akuan; kisahan oleh pencerita diaan; situasi ujaran antartokoh; cakapan tokoh yang disajikan kata demi kata; pencerita akuan yang menyajikan pikirannya sendiri; reproduksi cakapan yang menggunakan tanda petik maupun yang tidak menggunakan tanda petik; serta ujaran tak langsung si pencerita yang menyampaikan isi ujaran tokoh kepada pembaca. Namun dalam novel ini tidak ditemukan ujaran tak langsung yang bebas. Kata kunci: Stilistika, Penyajian Ujaran, Novel
KESALAHAN TERJEMAHAN (GOYAKU) DALAM MAJALAH “NIPPONIA”-ARTIKEL KHUSUS EDISI 36- 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 5 No 2 (2018): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.309 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v5i2.1645

Abstract

Majalah Nipponia adalah majalah yang berisi informasi mengenai Jepang yang telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Terjemahan majalah ini dalam berbagai bahasa diharapkan mampu menyajikan isi informasi yang sama seperti pada edisi aslinya dalam bahasa Jepang. Namun, dalam penelitian ini ditemukan kejanggalan-kejanggalan berupa ketidakselarasan makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesalahan terjemahan dalam majalah Nipponia dan faktor yang mempengaruhi terjadinya kesalahan tersebut. Majalah Nipponia yang dijadikan objek penelitian adalah majalah edisi 36 pada artikel khusus, baik dalam bahasa Jepang, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Teknik pengumpulan data dalam skripsi ini dilakukan dengan studi pustaka. Kata kunci: Kesalahan Terjemahan, Majalah, Nipponia
インドネシアのmandiと日本の入浴の違い 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 6 No 1 (2019): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.329 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v6i1.1267

Abstract

2017年8月から2018年2月までストモ博士大学(Universitas Dr.Soetomo)で6ヶ月の留学プログラムとして在学していた。6ヶ月の生活で日本とインドネシアの文化の違いを多く知ることができた。その経験の中で最も違いを感じたのがインドネシアのmandiと日本の入浴の違いである。あまりにも違うこのmandiと入浴を一括りの言葉でまとめることは難しい。そこで、mandiと入浴の違いを様々な観点から分析する。  違いを調査するべく、由来、使用する道具、浴室、mandiと入浴の種類、用途の違いをそれぞれ書籍やインターネットを使用して調査し、違いを見つける。さらに、20名の教員・生徒にアンケートを実施し一日に何回mandiをするか。温水と冷水のどちらを使用するか。どのような目的で温水または冷水を使用するか。について回答を得た。その結果を元に回数、使用する水、目的の違いを分析する。  結果として、インドネシアのmandiと日本の入浴の違いは、何を使用するか。そしてmandiと入浴に対してどのような考えを持っているかということだと分析した。mandiでは桶とbak mandi というmandiをする為の水を溜めておく場所、そして石鹸を使用する。この時の水は冷水である。一方日本では、シャワーと浴槽を使用する。また浴槽には温水を溜めその中に入る。インドネシア人はmandiに対して身体を清潔に保つまたは清めるものとして使用する。しかし日本では入浴を身体を清潔に保つだけでなく、身体を温める為や、治療方法としても使用する。この2つの違いがmandiと入浴を大きく分ける違いではないだろうかと分析する。
TOPIK KARYA ILMIAH YANG DIMINATI OLEH MAHASISWA JEPANG: Studi Kasus Mahasiswa Universitas Setsunan Di Universitas Dr. Soetomo Urano Takao; Rahadiyan Duwi Nugroho
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 6 No 2 (2019): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.54 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v6i2.2132

Abstract

摂南大学は2008年にインドネシア・スラバヤのストモ博士大学と大学間協定(MOU)を締結した。これまでに34名の学生を半年あるいは一年間の留学プログラムで派遣している。ストモ博士大学には”Penulisan Karya Ilmiah”という授業があり、留学生たちは半年ごとに自身の関心に基づいたテーマを設定し、2000字程度の研究論文を仕上げることになっている。一般的に、半年あるいは一年間という限られた期間での留学の場合、語学学修が主となっている。スト モ博士大学の場合は、”Studi Lapangan”といわれるフィールドワークの実践授業を踏まえつつ、研究論文を仕上げることになる。そこで、本発表においては留学生たちがどういった問題関心に基づき、論文テーマを設定し、それについてどのような取り組みをしているのかを明らかにし、今後の留学プログラムの改善の方策を考えてみることとしたい。キーワード:BIPA; penulisan karya ilmiah; Setsunan; Unitomo 
PENYIMPANGAN SEKSUAL TOKOH SUAMI DALAM NOVEL “KAGI (鍵)” KARYA JUNICHIRO TANIZAKI MELALUI TEORI PSIKOLOGI ABNORMAL 1
Ayumi : Jurnal Budaya, Bahasa, dan Sastra Vol 5 No 2 (2018): AYUMI: Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra
Publisher : Faculty of Letters, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.644 KB) | DOI: 10.25139/ayumi.v5i2.1641

Abstract

Karya sastra merupakan cerminan, gambaran atau refleksi kehidupan masyarakat. Selain itu karya sastra menyuguhkan potret kehidupan dengan mengangkat persoalan sosial dalam masyarakat. Dalam sebuah karya sastra, ada unsur-unsur pembangun, baik yang berasal dari dalam karya sastra atau dari luar karya sastra, antara lain unsur intrinsik dan ekstrinsik. Dalam penelitian ini, peneliti meneliti unsur instrinsik melalui tokoh suami, dan unsur ekstrinsik melalui pendekatan Psikologi Abnormal untuk mengungkap konflik tokoh suami. Ada pun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan latar belakang terjadinya berbagai bentuk penyimpangan seksual dalam kehidupan seksual tokoh suami dengan pendekatan Psikologi Abnormal. Sumber data yaitu, novel “Kagi (鍵)”  karya Junichiro Tanizaki terbitan The Sakai Agency, tahun 1956, setebal 259 halaman.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, analisis yang digunakan analisis deskripsi, dan menggunakan teknik kepustakaan untuk memperoleh sumber data yang sistematis.Hasil analisis menunjukkan, bahwa dalam novel “Kagi (鍵)” faktor penyebab utama penyimpangan seksual tokoh suami adalah Faktor Komunikasi. Adapun bentuk penyimpangan tokoh suami yang paling banyak yang banyak ditemukan adalah voyeurism. Peneliti berharap penelitian ini dapat menambah wawasan baru kepada peminat karya sastra dan memunculkan niat kepada para peneliti untuk meneliti novel “Kagi (鍵)” dengan perspektif yang berbeda.Kata kunci:  Penyimpangan Seksual novel “Kagi (鍵)”. Junichiro Tanizaki

Page 3 of 18 | Total Record : 178