cover
Contact Name
Kurnia Dwi Artika
Contact Email
kurnia.2a@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elemenjurnal@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Elemen
ISSN : 24424471     EISSN : 25812661     DOI : -
Jurnal Elemen is a media for publishing scientific articles in the field of mechanical and automotive engineering which are published regularly in June and December each year. All articles presented are the results of research, conceptual ideas and reviews in the field of mechanical and automotive engineering that have never been published before. Jurnal Elemen managed by P3M in the Tanah Laut State Polytechnic has been ISSN, namely the printed version of ISSN 2442-4471 and online version of ISSN 2581-2661, and for now the Elementary journal has been indexed in ISJD (Indonesian Scientific Journal Database) in PDII-LIPI . then it can be indexed and accredited at SINTA, DOAJ and Scopus.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2016)" : 7 Documents clear
ANALISA VARIASI UKURAN VENTURI KARBURATOR TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA RX-KING 135cc Kurnia Dwi Artika; Yusuf Akbar
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.614 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.12

Abstract

Penggunaan sepeda motor saat ini mengalami peningkatan yang sangat pesat. Dampaknya adalah konsumsi bahan bakar yang juga meningkat. Teknologi sepeda motor semakin maju dan berkembang, dari mesin 2 tak menjadi 4 tak, dari sistem bahan bakar karburator menjadi injeksi. Sepeda motor RX-King masih menggunakan mesin 2 tak dan sistem karburator. Di dalam karburator terdapat lubang/pipa venturi yang pengaruhnya sangat besar terhadap putaran mesin dan konsumsi bahan bakar sesuai besarnya diameter venturi. Dari latar belakang tersebut, maka dapat dilakukan analisa pengaruh ukuran venturi terhadap konsumsi bahan bakar. Penelitian dilakukan dengan variasi ukuran venturi karburator 26,3 mm, 27,8 mm dan 28,8 mm dengan putaran mesin 4000 rpm (54 km/jam) dan bahan bakar premium. Pengujian dilakukan dengan mengukur dan mencatat waktu dari konsumsi bahan bakar, kemudian menganalisa venturi standart, perbesaran dan pengecilan diameter venturi. Adapun hasil dari setiap diameter venturi karburator terhadap konsumsi bahan bakar adalah masing-masing venturi 26,3 mm adalah 8,48 menit, pada venturi 27,8 mm (standart) adalah 7,14 menit dan pada venturi 28,8 mm adalah 6,15 menit. Sehingga pengecilan diameter venturi karburator dapat mengurangi konsumsi bahan bakar 18,77% tanpa mengurangi kinerja/performa kendaraan.
PENGUJIAN BAHAN BAKAR BIOFULL HASIL PIROLISIS BOTOL PLASTIK PADA SEPEDA MOTOR Purnomo Nurdianto; Ika Kusuma Nugraheni; Reza Taufiqi Ivana
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.048 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.8

Abstract

Kelangkaan bahan bakar merupakan masalah Negara Indonesia, minyak bumi masih menjadi penggerak utama perekonomian dunia, minyak bumi merupakan sumber daya energi yang tidak dapat diperbaharui. Disatu sisi sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1907, kebutuhan plastik terus meningkat hingga mengalami kenaikan rata-rata 200 ton per tahun, Plastik yang sudah menjadi sampah berdampak negatif terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia, karena tidak dapat terurai dengan cepat dan dapat menurunkan kesuburan tanah. Salah satu alternatif penanganan sampah plastik adalah dengan mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan metode pirolisis, pirolisis adalah proses dekomposisi suatu bahan pada suhu tinggi tanpa adanya udara atau dengan udara terbatas, yang dihasilkan dari proses pirolisis adalah arang (char), minyak, dan gas. Cairan dari hasil pirolisis inilah yang akan digunakan sebagai campuran bahan bakar, setelah diketahui kandungan dari bahan bakar hasil pirolisis kemudian diuji coba menggunakan mesin sepeda motor empat tak satu silinder merek Honda Beat 108 cc. Untuk mengetahui kandungan emisi gas buang dengan variasi bahan bakar premium murni, dan campuran bahan bakar dengan variasi perbandingan 95% premium berbanding 5% biofuel, dan 80% premium berbanding 20% biofuel, setelah di uji coba hasil percampuran bahan bakar premium dan biofuel ini masih layak digunakan karena masih di bawah nilai ambang batas berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2006.
RANCANG BANGUN PEMBUATAN TURBIN ANGIN TYPE HORIZONTAL BERDIAMETER 2,8 METER DAN OUTPUT DAYA LISTRIK 1000 WATT Rusuminto Syahyuniar
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.546 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.13

Abstract

Semakin menipisnya sumber energi yang tidak dapat terbarukan (non-renewable), hal tersebut memerlukan suatu  jalan  alternatif  guna  mengganti  sumber  energi  tersebut  dengan  sumber  energi  yang terbarukan (renewable). Sumber energi tak terbarukan yang banyak digunakan saat ini adalah bahan bakar yang berasal dari fosil (minyak bumi, gas alam, dan batu bara). Oleh karena itu, sumber daya energy sangat dibutuhkan yakni turbin angin. Rumusan masalah dalam pembuatan turbin angin ini adalah seberapa besar putaran rotor yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan tenaga listrik serta daya torsi yang dapat dihasilkan sesuai dengan karakteristik angin yang ada di Kabupaten Tanah Laut. Rancang bangun turbin angin ini bertujuan untuk merancang sistem pembangkit energi angin sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal. Salah satu upaya mengatasi  masalah  tersebut  adalah  dengan  menggunakan  energi  angin. Turbin  angin  adalah salah  satu  mesin  konversi  energi  yang  merubah  energi  kinetik  angin  menjadi  energi  mekanik pada porosnya. Turbin angin propeller memiliki kemampuan airfoil yang bagus sehingga hanya  membutuhkan  angin  dengan  kecepatan  rendah  untuk  dapat  memutar  rotor  dari  turbin. Metode  yang  digunakan  adalah  penelitian eksperimental  dengan  memvariasikan  jumlah blade 3 dengan  variabel  bebas kecepatan  angin rata-rata 3 m/s.
ANALISA SIX SIGMA PADA PROSES PEMBENGKOKAN (BENDING) MAIN WATER TUBE Adhiela Noer Syaief
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.877 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.9

Abstract

Kemampuan menggunakan alat ukur untuk mengetahui gambaran proses produksi merupakan keunggulan bagi perusahaan-perusahaan. Apalagi dengan persaingan yang ketat menuntut perusahaan – perusahaan untuk bisa menentukan bahkan meningkatkan kualitas hasil produksinya. Salah satu alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kualitas hasil produksi adalah dengan melakukan analisa SIX SIGMA. Analisa ini dilakukan di PT. INDOMARINE, analisa diawali dengan menetapkan karakteristik kualitas (CTQ), pengukuran variabel (DPMO dan Sigma Level) dan tahapan terakhir adalah perhitungan kemampuan proses (Process Capability).Berdasarkan perhitungan, maka didapatkan nilai DPMO sebesar 37’494 dan sigma level sebesar 3,28 sehingga kemampuan proses dalam ukuran nilai sigma adalah sebesar 3,28 sigma.
PEMBUATAN ALAT PENDETEKSI KESALAHAN PADA PEMASANGAN TERMINAL BATERAI KENDARAAN Saparudin Saparudin; Sukma Firdaus; Marlia Adriana
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.222 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.14

Abstract

Dunia otomotif berkembang sangat cepat, contohnya pada sistem pengapian kendaraan, mulai dari penggunaan platina, Capacitive Discharge Ignition (CDI), dan sekarang Electronic Control Unit (ECU) yang memerlukan sistem kelistrikan. Sumber listrik utama pada kendaraan adalah baterai yang menyuplai arus searah. Hasil putaran mesin di ubah oleh dinamo isi menjadi energi listrik, salah satu fungsinya untuk mengaktifkan material pada komponen baterai yang tidak bisa terus menerus aktif menyuplai daya listrik. Maka dari itu perawatan  pada aki harus dilakukan secara berkala, mulai dari mengecek kondisi baterai sampai mengganti dengan baterai yang baru. Pada saat pergantian baterai, terminal baterai dilepas dan dipasang kembali. Dalam hal ini, terdeteksi terjadinya kesalahan pada saat pemasangan terminal baterai, baik karena kelalaian, terburu-buru dan hal lain yang memacu serta produksi kendaraan hanya memberikan indikasi kutub baterai dengan tanda dan warna,  yang tidak bisa menjamin hal tersebut.  Dampak yang ditimbulkan adalah kendaraan tidak dapat dihidupkan. Current Protector adalah sebuah alat yang dapat mendeteksi, mengamankan dan memberitahukan apabila terjadi kesalahan pada saat pemasangan terminal baterai. Alat ini tersusun oleh komponen-komponen elektronik dioda, relay, resistor, light emitting diode (LED), Buzzer  dan sekering. Sehingga, meskipun pemasangan terminal aki tertukar, kendaraan masih dapat dihidupkan.
PENGAPLIKASIAN PANEL SURYA PADA MOBIL LISTRIK Rusuminto Syahyuniar
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.313 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.10

Abstract

Perubahan sumber energi matahari dengan memanfaatkan panel surya menjadi sumber energi listrik yang terbarukan merupakan upaya untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, panel surya memiliki kelebihan yaitu mampu mengurangi polusi dan hemat energi jika diaplikasikan pada mobil listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengukuran arus dan tegangan dari panel surya serta baterai sebagai sumber listrik untuk pengisian tenaga pada panel surya. Sistem panel surya mencakup 4 panel surya 50 Wp, 1 battray charge unit, 4 baterai 35 Ah, dan 1 motor listrik yang terpasang dalam mobil listrik. Dari penelitian yang dilakukan perancangan panel surya pada mobil listrik dengan kemiringan 45   agar nantinya panel surya mendapat cahaya matahari yang lebih besar. Maka dapat diperoleh hasil yaitu pengukuran dari pukul 07:00 – 17:00 dan nilai output panel surya ± 60.00 Volt dan Arus ± 23.00 A (fluktuasi nilai tegangan dan arus akan berubah berdasarkan waktu, cuaca dan lingkungan sekitar) sehingga daya yang dihasilkan pada  ± 10720,1 Watt, lama waktu pemakaian beban dari motor litrik daya yang dihasilakan dibagi dengan beban mobil listrik 10720,1 watt / 1680 watt maka akan mendapat 6,4 jam pemakaian mobil listrik.
PENGEMBANGAN SISTEM DETEKSI KELELAHAN PADA PENGEMUDI MOBIL BERBASIS SINYAL ELECTROMYOGRAPHY (EMG) Sukma Firdaus; Marlia Adriana
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.679 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.11

Abstract

Peningkatan alat trasportasi khususnya kendaraan roda empat (mobil) mengakibatkan peningkatan volume kendaraan di jalan. Hal ini berdampak pada meningkatnya kemacetan. Selain kemacetan, peningkatan volume kendaraan berdampak juga pada peningkatan kecelakan lalu lintas. Salah satu penyebab kecelakan lalu lintas adalah faktor pengendaranya, yaitu kelelahan. Penelitian ini, merancang sistem pendeteksi kelelahan pengemudi, berdasarkan sinyal biologis pengemudi yaitu sinyal biologis kondisi otot lengan. Sinyal tersebut direkam dengan menggunakan metode surface EMG. Elektroda yang ditempelkan disebelah kanan lengan dihubungkan dengan penguat instrumentasi dan digitalisasi melalui unit pemproses sinyal untuk dapat disimpan kedalam komputer. Kegiatan pengambilan data dilakukan sebanyak 8 kali dengan jarak tempuh pengemudi sebesar 80 km dari Kota Banjarmasin menuju Kota Pelaihari. Akuisisi data menggunakan frekuensi sampling sebesar 4 KHz dan diproses secara filter analog untuk High Pass Filter sebesar 2 KHz dan Low Pass Filter sebesar 500 Hz. Setelah data direkam, sinyal dilakukan proses downsampling menjadi 1 KHz. Pada proess digital, dilakukan lagi proses pemfilteran secara Low Pass Filter sebesar 500 Hz. Proses digital selanjutnya adalah melakukan analisis pada domain frekuensi menggunakan transformasi fourier dengan memakai algoritma fast fourier transform (fft). Hasil dari transformasi fourier diidentifikasi berdasarkan nilai Mean Power Frequency (MPF). Berdasarkan hasil perhitungan MPF yang telah dilakukan, diperoleh saat awal berkendara nilai rata-rata MPF nya adalah sebesar 25,2 Hz sedangkan pada akhir berkendara bernilai sebesar 33,3 Hz. Dengan hasil ini dapat tergambarkan kondisi pengemudi pada awal mengemudi dan tidak terjadi kelelahan maka nilai frekuensi yang dominan cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan setelah berkendara atau saat kelelahan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7