cover
Contact Name
Dian Kristyanto
Contact Email
tibanndaru@uwks.ac.id
Phone
+6285730534478
Journal Mail Official
tibanndaru@uwks.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Kupang XXV No.54 Dukuh Kupang. Surabaya 60225.
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : 25985094     EISSN : 26561999     DOI : http://dx.doi.org/10.30742/tb.v2i2
Core Subject : Science,
Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi is an academic journal that has been around since 2017. This journal then submitted an E-ISSN so that in 2018 it already has an electronic journal version that is still running today. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Journal opens opportunities to collaborate with various professionals such as academics, researchers, archivists, documentaries, information managers, and the general public who have an interest in the field of Library and Information Science studies. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi was developed by the Library Science Departement, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. This journal is published every year, namely in April and October. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi is still accepting article manuscripts in Indonesian written format and manuscripts in English. Authors interested in publishing their scientific article manuscripts can read the scope of the theme disciplines published in this journal. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi has used Turnitin support for plagiarism checking of all submitted article manuscripts. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi has also been equipped with a DOI (Digital Object Identifier), making it easier for articles published in this journal to be indexed into several Indexing portals. Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi has collaborated with ISIPII, entitled a consortium to manage journals in the field of Library Science.
Articles 79 Documents
SIMPLE CRUD BUKU TAMU PERPUSTAKAAN BERBASIS PHP DAN MYSQL :LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN Rima Safitri
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 2 (2018): Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.419 KB) | DOI: 10.30742/tb.v2i2.553

Abstract

Buku tamu merupakan suatu hal yang lazim ada di perpustakaan. Format buku tamu ada yang berbentuk cetak maupun elektronik. Format elektronik buku tamu dirancang dari bahasa pemrograman komputer. Banyak aplikasi perpustakaan yang ada sudah dilengkapi dengan modul buku tamu. Simple CRUD buku tamu adalah proses pembuatan sebuah aplikasi sederhana menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Program PHP dan MySQL tersebut biasanya sudah dibundling dalam satu paket bernama XAMPP. Paket XAMPP merupakan perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi. Langkah-langkah pembuatan dimulai dari instalasi paket XAMPP, kemudian perancangan database MySQL, dan pembuatan file-file eksekusi yang disimpan dalam file ekstensi PHP, sehingga menghasilkan sebuah aplikasi buku tamu. Kata Kunci: Buku tamu, PHP, MySQL
Branding Perpustakaan Melalui Akreditasi: Pentingkah Bagi Generasi Milenial Dwi Nuriana; Amelia Noer
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 2 (2019): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.668 KB) | DOI: 10.30742/tb.v3i2.764

Abstract

Pengembangan perpustakaan dapat dilakukan dengan mengelola dan memanajemen perpustakaan sesuai dengan  Standar Nasional Perpustakaan Perguruan tinggi, untuk menciptakan citra perpustakaan yang baik di mata pemustaka, perpustakaan perlu menetapkan langkah-langkah untuk menciptakan perpustakaan itu menarik dan diminati oleh pemustakanya. Salah satu caranya adalah dengan branding. Branding merupakan komponen dari proses pemasaran. Branding ini mendefinisikan kepada konsumen tentang produk atau komponen apa saja yang dimiliki oleh perpustakaan untuk di berikan kepada pemustaka.Penelitian ini menggunakan metode sharing best practice dimana metode implementasi suatu konsep atau teknologi yang banyak dipakai oleh individu maupun organisasi. Perilaku generasi milenial saat ini dalam mencari informasi dengan cara menggali informasi melalui mesin pencari di internet, disimpan, share kemudian didiskusikan dalam sosial media. Oleh karena itu perpustakaan harus mempunyai strategi untuk menghadapi tren perubahan lifestyle pengguna perpustakaan. Untuk dapat menjadi perpustakaan yang berkualitas, akreditasi perpustakaan merupakan hal yang penting, karena melalui akreditasi standar pengelolaan dapat dicapai. Melalui akreditasi perpustakaan branding dan citra positif lembaga semakin di percaya masyarakat yang lebih di dominasi oleh generasi milenial saat ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN MINAT BACA DI PERPUSTAKAAN DAERAH LAMONGAN Agustin Sasmitasari; Bagas Aldi Pratama; Moch. Fikriansyah wicaksono
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1432.302 KB) | DOI: 10.30742/tb.v5i1.1164

Abstract

Perpustakaan Daerah Lamongan berupaya memberikan pelayanan terhadap pemustaka dengan tujuan meningkatkan angka minat baca. Penelitian ini bertujuan mencari data tentang strategi pengembangan minat baca di Perpustakaan Daerah Lamongan berserta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dengan melakukan wawancara kepada salah satu pustakawan disana dan observasi dengan mengunjungi tempat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan upaya yang dilakukan untuk menaikkan angka minat baca terus dilakukan oleh pustakawan dan program yang diadakan pengelola perpustakaan. Strategi pustakawan dengan menyediakan kotak kritik dan saran sebagai masukan dari pemustaka yang hadir, terutama menyangkut koleksi yang mereka butuhkan. Selain itu, dengan menyediakan jaringan wifi-untuk pemustaka yang ingin mengakses sumber informasi dari internet. Program perpustakaan dengan membuat perpustakaan keliling yang mengunjungi pemustaka dipelosok kabupaten Lamongan. Selain itu, perpustakaan digital dibuat supaya pemustaka bebas akses koleksi elektronik tanpa batasan waktu dan tempat. Namun, hal program itu semua perlu adanya peningkatan setiap waktunya dari pengelola perpustakaan dan kesadaran pemustaka tentang pentingnya membaca.
Implementasi Standar Nasional Perpustakaan (SNP 007:2012) Pada Standar Koleksi dan Standar Sarana Prasarana di Perpustakaan SDN Wiyung I / 453 Surabaya Hendrik Anandra Setiyawan
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1443.304 KB) | DOI: 10.30742/tb.v5i1.1565

Abstract

This study discusses the Implementation of National Library Standards (SNP 007:2012) on Collection Standards and Infrastructure Standards in the Library of SDN Wiyung I/453 Surabaya regarding collection standards and infrastructure. The purpose of this study is to describe how the implementation of collection standards and infrastructure facilities in the library of SDN Wiyung I/453 Surabaya. The research method used is descriptive research with a qualitative approach. Based on the results of research that has been researched by the author, it can be concluded that the Library of SDN Wiyung I/453 Surabaya in the collection standard has met the National Library Standard (SNP 007:2012). As for the standard of facilities and infrastructure, some do not meet the National Library Standard (SNP 007:2012) especially for the area of the building/library space which is still 64 m2 but for the facilities, area, and location it is following the National Library Standard (SNP 007:2012). Keywords: Implementation; national library standards; collections; facilities, and infrastructure
Perpustakaan Digital Sebagai Information Life Cycle dalam Kehidupan Masyakarat Informasi Dio Eka Prayitno
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 2 (2019): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.388 KB) | DOI: 10.30742/tb.v3i2.763

Abstract

Perpustakaan digital merupakan sebuah sistem perpustakaan yang memanfaatkan teknologi. Kemutakhiran sebuah sistem yang diterapkan oleh perpustakaan tergantung pada pustakawan yang bertugas sebagai pengelola. Pustakawan memegang peranan penting dalam terhubungnya perpustakaan dengan pemustaka. Inti dari penerapan system baru yang diterapkan oleh perpustakaan yaitu konektifitas yang berarti perpustakaan dapat terhubung dengan pemustaka melalui berbagai macam media yang tersedia. Kemudahan akses informasi sangat diharapkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Demi terwujudnya perpustakaan digital yang dapat menghubungkan dibutuhkan kompetensi pustakawan yang memadai di antaranya: pengetahuan dasar, kemampuan interpersonal, kepemimpinan dan manajemen, manajemen koleksi, literasi informasi, penelitian dan kontribusi terhadap profesi, kemampuan dalam bidang teknologi informasi.
Konsep Diri Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2017-2019 Viska Meilinda; Elfitri Kurnia Erza
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1408.313 KB) | DOI: 10.30742/tb.v5i1.1088

Abstract

Konsep diri merupakan suatu pemahaman dalam diri, melalui pandangan dan perasaan tentang diri yang timbul akibat interaksi dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri pustakawan berprestasi terbaik tingkat Nasional tahun 2017-2019 adanya keyakinan melalui pandangan dan penghargaan terhadap perasaan seseorang mengenai dirinya. Peningkatan terhadap kepribadian diri melalui personal branding dan  brand awareness yang menjadi kepercayaan diri untuk menggapai apa yang diinginkan. Metode Penelitian. Jenis penelitian kualitatif dengan metode eksplorasi. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 10 informan dari populasi penelitian, yaitu pemenang pustakawan berprestasi terbaik tahun 2017-2019. Teknik pengumpulan data melalui: wawancara terstruktur dan studi dokumentasi. Teknik analisis data, yaitu reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dan Pembahasan. Beberapa hasil penelitian menunjukkan: 1) Pustakawan mempunyai konsep diri dari adanya pengalaman di perguruan tinggi, memiliki hobi membaca buku di perpustakaan 2) Mengembangkan diri dari kepercayaan yang dilalui dengan aktif ikut asosiasi dan pelatihan pustakawan sesuai bidang 3) Terbentuknya brand awareness yang menjadi dukungan untuk berkomitmen, menujukkan ide dan aliran dari perilaku untuk mengembangkan kualitas profesionalisme.
Peran Dokumentasi Informasi Terhadap Keberlangsungan Kegiatan Organisasi Mahasiswa Ratri Ayumsari
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 6, No 1 (2022): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.35 KB) | DOI: 10.30742/tb.v6i1.2044

Abstract

Dokumentasi dan informasi menjadi bagian dari keberlangsungan aktivitas kehidupan sehari-hari manusia. Ada beberapa kegiatan atau kelompok yang memerlukan dokumentasi informasi dalam menjalankan kegiatannya. Namun, ada juga yang merasa tidak perlu akan hal itu. Dalam penelitian ini mengingat pentingnya dokumentasi informasi dalam segala aspek kehidupan, maka peneliti berfokus pada topik  kegiatan dokumentasi informasi yang berlangsung dalam kegiatan organisasi mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dari kegiatan dokumentasi informasi terhadap keberlangsungan kegiatan organisasi mahasiswa. Selain itu, juga untuk mengetahui bagaimana kegiatan dokumentasi informasi dapat dilakukan saat kegiatan organisasi mahasiswa dilaksanakan secara luring maupun daring. Metode penelitian yang digunakan peneliti sebagai alat pendukung untuk menghasilkan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka atau tinjauan literatur (literature review) mengenai dokumentasi informasi. Data penelitian didapatkan dari kajian dalam literatur-literatur ilmiah. Hasil penelitian diproses melalui 3 (tiga) tahap analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan proses penarikan kesimpulan. Dengan adanya dokumentasi informasi maka akan tercipta dokumen-dokumen penunjang kegiatan organisasi yang dapat digunakan oleh seluruh anggota. Dokumen yang dihasilkan pun tidak hanya dokumen tertulis saja, dokumen dalam format digital pun semuanya bisa diakses dan digunakan sesuai dengan kepentingan.
Menelusur Jejak Sejarah Perkembangan Penerbitan Buku Islam di Indonesia DIAN KRISTYANTO
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 1 (2019): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.525 KB) | DOI: 10.30742/tb.v3i1.680

Abstract

The publication of books about religion is now increasingly rapid, publishing Islamic books has been going on since the days of the classical and mid-Islamic world, where at that time science grew rapidly to enter developing countries such as Indonesia. The purpose of this article is to explore the historical history of the development of Islamic book publishing in Indonesia. The method used is library research. The development of Islamic literature in Indonesia began to boom around the 1970s. Many Islamic publications born at that time such as PT. Bulan Bintang, Gema Insani Press, PT. Al-Ma’arif, PT. Mizan Library and so on. In terms of appearance, the Islamic-themed books of the 1970s appeared to be classical in style, using newspaper and display tended to be less attractive, while publications after the 1980s appeared different because the books published looked more advanced, both in terms of their substance content, presentation style, as well as artistic. The conclusion is that Islamic education and publishers engaged in publishing Islamic books must have a strong bond in terms of the collaboration between the two countries, especially about the procurement of Islamic books needed by the community.
Hubungan Pencarian Informasi Lee Jeno pada Akun Twitter @LeeJeno_IDN dengan Kebutuhan Informasi Followers Salsabilla Nafiisah
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 7, No 1 (2023): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/tb.v7i1.2672

Abstract

Information seeking activities are also usually carried out to meet the needs of each individual and on this activity can be done on social media especially Twitter. Purpose Research. This study aims to find out whether there is a significant correlation between information seeking with the fulfillment information of cognitive needs, affective needs, social integrative needs, and escapist needs of @LeeJeno_IDN’s followers. Methods. This research used correlational quantitative method by using Pearson Correlation. On this population of this research were the followers themselves and got drawn sample with amount 100 using Simple Random Sampling. Result. And the result of this research shown that there is a significant correlation between information seeking with the fulfillment information of cognitive needs, affective needs, social integrative needs, and escapist needs of @LeeJeno_IDN’s followers. Keywords: Information Seeking, Information Needing, Twitter, Social Media, Information
Media Informasi Kesehatan untuk Pencegahan HIV/AIDS Yang Disukai Generasi Z: Upaya Penurunan Kasus HIV/AIDS di Kalangan Remaja di Indonesia Nita Ismayati; Agus Rifai; Tika Rahayu
Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 7, No 1 (2023): Tibanndaru: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/tb.v7i1.2824

Abstract

Purpose Research. A good knowledge and sources of information of HIV/AIDS can decrease the risk of HIV/AIDS transmission in adolescents.  Therefore, it is not only the most effective media for adolescents be considered, but also what media is most preferred. This is important  because it will have an impact on the frequent use of the media,  so the goal of increasing knowledge and behavior change towards the prevention of HIV/AIDS transmission is expected to be achieved. Research Methods. This study was conducted using quantitative method. The population was 242 people with a stratified sampling sample of 71 students from a high school in Jakarta.   Respondents' understanding of information shown through videos about HIV/AIDS prevention and information about HIV/AIDS obtained from the KPAN internet site was explored through an online questionnaire using Google form. Analysis Data. Data processing was done with descriptive statistics using the SPSS version 22 application. Results and Discussions Respondents' perceptions showed that HIV/AIDS prevention information obtained from videos was clearer than information obtained from the KPAN website.  Respondents preferred videos as a medium that provides information about HIV/AIDS, symptoms, modes of transmission, treatment, prevention, and its impact. Conclusion, Generation Z adolescents prefer video as a medium for HIV/AIDS prevention information. Information obtained from video also influences the respondents' perspective on HIV/AIDS. Video can be recommended as an information media in prevention and  reduction of HIV/AIDS  for adolescents.Keywords : health information, HIV/AIDS, senior high school student, video, Z generation