cover
Contact Name
Hario Jati Setyadi
Contact Email
hario.setyadi@fkti.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hario.setyadi@fkti.unmul.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 2541366X     EISSN : 25407902     DOI : -
Proceeding SAKTI has a redaction under the Faculty of Computer Science and Information Technology (FKTI), Mulawarman University. The editorial board consists of lecturers of the Faculty of Computer Science and Information Technology (FKTI) in various fields of expertise such as Software Engineering, Information Systems, Network and Computer Security, Image Processing, Multimedia and Artificial Intelligence.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Pengurutan dan Pengelompokan Divisi Hasil Penerimaan Calon Karyawan Menggunakan Metode F-AHP dan K-Means Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Rheo Malani; Abdul Najib
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.714 KB)

Abstract

Seiring berkembangnya SMK Negeri 7 Samarinda maka upaya meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat terus dilakukan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memilih tenaga Tata Usaha yang berkompeten yang dapat menyesuaikan dengan visi dan misi SMK Negeri 7 Samarinda, namun terdapat kendala yang muncul dalam penerimaan dengan calon karyawan tata usaha tersebut, salah satunya adalah jumlah pelamar kerja yang cukup banyak maka penentuan peserta calon karyawan Tata Usaha akan menjadi sulit dan memperlama proses penyeleksian, pengurutan sampai pengelompokan divisi bagi pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi. Untuk mengatasi masalah ini, perlu adanya sistem pengurutan dan pengelompokan divisi hasil seleksi penerimaan karyawan Tata Usaha pada SMK Negeri 7 Samarinda, dengan menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) dapat diketahui bobot masing-masing kriteria, serta metode K-Means sebagai pengelompokan divisi hasil seleksi. Dengan adanya sistem pengurutan dan pengelompokan divisi ini dapat memudahkan kepala Tata Usaha SMK Negeri 7 Samarinda dalam menentukan karyawan yang sesuai bobot kriteria yang ada.
Implementasi Algoritma Boyer-Moore Dalam Sistem Penelusuran Katalog Pada Perpustakaan Yusnita, Amelia; Yunita, Yunita
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.057 KB)

Abstract

Perpustakaan sebagai penyedia informasi yang representative. Artinya kehidupan dan keberadaan perpustakaan dapat menjadi rantai sejarah bagi masa lalu, akar bagi hidup dimasa sekarang ini dan pembimbing untuk melangkah ke masa depan. Pelayanan informasi terdiri dari lima aspek yaitu pengumpulan informasi, pelestarian informasi, pengolahan informasi, pemanfaatan informasi dan penyebarluasan informasi. Sistem penelusuran merupakan salah satu bagian dari pengolahan dan pemanfaatan informasi, dibeberapa sekolah khususnya di SMA Islam Terpadu Yabis Bontang, penelusuran buku masih belum terkomputerisasi, pencarian atau penelusuran manual menyebabkan kegiatan operasional tidak efektif dan berjalan lambat, dari permasalahan di sekolah tersebut diperlukan suatu sistem yang dapat memecahkan permasalahan sehingga dapat mempermudah pengunjung perpustakaan. Sistem penelusuran yang akan dibangun memerlukan algoritma pencarian string. Algoritma Boyer–Moore ini dianggap sebagai algoritma yang paling efisien dalam implementasi penelusuran katalog buku pada perpustakaan. Alat bantu pengembangan sistemnya menggunakan flowchat, dan metode pengembangan menggunakan waterfall dengan tahapan pengembangannya adalah analisis, desain, coding, pengujian dan pemeliharaan. Teknik pengumpulan data terdiri data sekunder diperoleh dengan mempelajari studi literatur yang berupa tulisan atau dokumen, data primer berasal dari lokasi pengkajian secara langsung, selain itu pengumpulan data melalui observasi juga dilakukan, yaitu pengamatan langsung tentang cara kerja sistem, permasalahan sistem, data inputan sistem, proses dan keluaran sistem yang ada.
Teknik Load Balancing Menggunakan Metode Equal Cost Multi Path (ECMP) Untuk Mengukur Beban Traffic Di Diskominfo Tenggarong Husni, Ali; Budiman, Edy; Taruk, Medi; Setyadi, Hario Jati
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.769 KB)

Abstract

Untuk mengetahui beban traffic yang ada di diskominfo tenggarong. Penelitian ini tujuan yang ingin dicapai yaitu dengan pembagian jalur koneksi yang seimbang, maka diharapkan traffic dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi, menggunakan teknik load balancing dengan metode equal cost multi path (ECMP) pada diskominfo tenggarong. Pengujian parameter yang dilakukan ada 3, (1) Quality Of Service, (2) Round Trip Time, (3) Failover. Metodologi penelitian yang digunakan adalah menggunakan PPDIOO, (prepare, plan, design, implement, operate, and optimize). Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa, ISP 1 dengan kecepatan internet untuk download 7.36 megabit/s dan untuk upload 1.62 megabit/s. ISP 2 dengan kecepatan download 6.85 megabit/s dan untuk upload 2.24 megabit/s. Hasil pengujian quality of service, variabel jitter dengan niilai rata-rata 1,24 ms "Katagori Bagus". Variabel packet loss dengan niilai rata-rata 0,33% "Katagori Sangat Bagus". Variabel throughput 121% "Katagori Sangat Bagus". Berdasarkan standar TIPHON. Dengan nilai rata-rata pengujian quality of service adalah 40,8567 standar TIPHON "Sangat Memuaskan". Dalam pengujian round trip time, mempunyai nilai rata-rata 41,77777778 dan jumlah request time out (RTO) adalah 2. Hasil pengujian failover dihari senin,selasa dan rabu berhasil.
Optimasi Manuver Lepas Landas Pada Quadcopter Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik Pratiwi, Adinda Putri; Wajiansyah, Agusma; Gaffar, Achmad Fanany Onnilita
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.375 KB)

Abstract

Quadcopter merupakan pesawat tanpa awak yang digerakan menggunakan propeller pada keempat sisinya. Saat melakukan lepas landas Quadcopter tidak stabil dikarenakan beberapa faktor salah satunya adalah nilai dari sudut-sudut rotasi pada Quadcopter tidak tepat. Oleh karena itu dibutuhkan kendali agar saat melakukan gerakan lepas landas Quadcopter stabil. Kendali yang dipilih merupakan JST-BP.  Percobaan dilakukan dengan mengakuisisi data latih menggunakan orde satu, dua, dan tiga. Setelah didapat hasilnya lalu data di latih dengan jumlah neuron yang berbeda yaitu 50, 70, dan 100. Selanjutnya dilakukan pengujian pada system Quadcopter, pengujian dilakukan dengan berbagai macam nilai ketinggian yaitu, 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, dan 15. Output keluaran dari percobaan tidak sesuai dengan input yang ditetapkan.
Prediksi Keandalan Sistem Pendingin Berdasarkan Kerusakan Sistem Dengan Menggunakan Distribusi Probabilitas Poisson Zainuddin, Mohammad; Aullia, Verra; Arbain, Arbain; Supriadi, Supriadi
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.968 KB)

Abstract

Operasi suatu unit/sistem yang tidak disertai dengan pemeliharaan yang baik akan berakibat pada turunnya reliability unit/sistem dimaksud. Jika failure (kegagalan fungsi) unit/sistem dimaksud dapat diprediksi dengan baik maka pemeliharaan akan dapat direncanakan dengan baik pula. Prediksi failure sangat berguna bagi diterapkannya Preventive Maintenance (PM) atau Conditional Based Maintenance (CBM). Prediksi failure didasarkan pada ketersediaan data historis failure suatu unit/sistem yang cukup. Metode yang digunakan untuk memprediksi failure adalah Random Poisson. Rata-rata hasil simulasi pembangkitan pola failure menggunakan random Poisson digunakan sebagai output prediksi kejadian failure di periode berikutnya. Hasil prediksi yang diperoleh akan menjadi dasar untuk memperkirakan reliability sistem di periode dimaksud.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Industri Kecil Di Penajam Paser Utara Santosa, Yogi Rachmat; Haeruddin, Haeruddin
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.359 KB)

Abstract

Sistem Informasi Geografis Pemetaan Industri Kecil di Penajam Paser Utara merupakan sebuah website SIG yang berfokus pada pemetaan industri kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara. Penelitian ini bertujuan untuk membantu Disperindagkop dalam memanajemen data industri kecil menengah dengan menggunakan teknologi internet dan membantu masyarakat untuk mengetahui lokasi, perkembangan dan pertumbuhan industri kecil menengah yang terdapat di Kabupaten Penajam Paser Utara. Pengembangan sistem menggunakan metode waterfall. Pembuatan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP, dan database MySQL. Metode pengujian menggunakan pengujian black box. Hasil akhir penelitian ini adalah website internet yang dapat menampilkan peta industri kecil menengah, dapat memanajemen data industri dan dapat menampilkan grafik
Penerapan Metode AHP-TOPSIS Pada Penerimaan Beasiswa Bidik Misi Di Politeknik Negeri Samarinda Rinda Aulia Utami; Abdul Najib; Yusni Nyura
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.119 KB)

Abstract

Beasiswa adalah pemberian bantuan berupa keuangan yang diberikan kepada mahasiswa yang bertujuan untuk membantu meringankan beban mahasiswa yang kurang mampu ataupun yang berprestasi selama masa studinya. Dalam menentukan penerima beasiswa telah menggunakan komputer akan tetapi penggunaannya belum terlalu optimal, hal ini menyebabkan pengelolaan data beasiswa menjadi tidak efisien dari segi waktu dan perulangan yang akan diproses. Dalam masalah ini maka dibuat suatu sistem dengan tujuan untuk mengambil suatu keputusan dengan metode AHP-TOPSIS. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kriteria, sedangkan metode TOPSIS proses pengurutan peringkat alternatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pengurutan prioritas calon penerima beasiswa bidik misi menghasilkan urutan peringkat yang berbeda antara metode AHP dan metode AHP-TOPSIS. Metode AHP-TOPSIS memiliki nilai rentang antara nilai tertinggi ke nilai yang terendah pada metode AHPTOPSIS lebih jauh yaitu 57.52% sedangkan AHP yaitu 2.32%. Dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS perbandingan berpasangan jauh lebih kurang dibandingkan dengan metode AHP, dan langkah pengerjaannya lebih mudah dilakukan dengan menggunakan metode AHP-TOPSIS.
Beamforming Isotropic Adaptive Rectangular Smart Antenna Menggunakan Algoritma Lms Pada Kondisi Stasioner Dengan Perbedaan Model Elemen Setiabudi, Dodi; Teguh, Adial Muhsin
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.147 KB)

Abstract

Smart antenna didefinisikan sebagai antenna array yang menyesuaikan beam dengan lingkungan atau kebutuhan. Algoritma Least Mean Square (LMS) merupakan algoritma yang digunakan untuk meminimalkan nilai Mean Square Error (MSE) agar sinyal yang diterima akurat. Pada penelitian ini mencoba mendesain sebuah isotropic rectangular antenna array yang dikombinasikan dengan algoritma Least Mean Square (LMS) pada smart antenna kondisi stasioner, yakni dengan permodelan 4x4, 4x6, 6x6, 6x8, dan 8x8 elemen. Jarak antar elemen 0.5 λ dan array factor -40 dB dapat bekerja menggunakan algoritma LMS dengan nilai step size 0.001, 0.002, 0.003, 0.004, dan 0.005. Sehingga berhasil diaplikasikan untuk beamforming pada smart antenna kondisi stasioner. Pada hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa desain ini mempunyai pancaran terbaik saat menggunakan 8x8 elemen. Keadaan 2 pengguna nulling level terendah -349 dB pada 8x8 elemen dan beamforming tercepat 33 kali iterasi pada 8x8 elemen. Keadaan 3 Pengguna nulling level terendah -343 dB pada 8x8 elemen dan beamforming tercepat 5 kali
Perbandingan Metode Prediksi pada Bidang Bisnis dan Keuangan Wibawa, Aji Prasetya; Qonita, Adiba; Dwiyanto, Felix Andika; Haviluddin, Haviluddin
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.932 KB)

Abstract

Pada era globalisasi ini peran teknologi telah merambah ke berbagai bidang seperti di bidang bisnis dan keuangan. Ekonomi dunia yang selalu berubah-ubah menuntut para investor dan pebisnis untuk dapat mengambil keputusan tepat dan cepat. Peran teknologi diperlukan untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi sehingga dapat meminimalisir kekhawatiran investor akan kerugian yang akan dialami. Oleh karena itu, diperlukan suatu pemanfaatan teknologi untuk memprediksi perubahan-perubahan yang akan terjadi dikemudian hari. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah dengan menggunakan teknik dan metode data mining. Metode ini memungkinkan untuk melakukan prediksi berdasarkan data sebelumnya pada periode waktu tertentu. Usaha untuk mendapatkan hasil prediksi yang akurat masih terus dilakukan. Maka dari itu perlu adanya pengetahuan mengenai berbagai macam metode yang digunakan dalam prediksi untuk dapat menentukan metode yang tepat dari berbagai kasus dan menghasilkan hasil yang akurat.
Pengelompokan Bidang Keilmuan Di Teknologi Informasi Dengan Metode K-Means Dan Optimasi Simple Additive Weighting (Saw) Dalam Penentuan Kesesuain Terhadapa Keilmuan Hariyanto, Dedi; Malani, Rheo; Suprapty, Bedi
Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) Vol 3, No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (SAKTI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.504 KB)

Abstract

POLNES JURTI terdiri dari tiga prodi, terdapat 9 Bidang kompetensi keilmuan yaitu, Mobile Computing, Computer Controlled Infrastructure, Computer Vision, Robotic & Artificial Intelligent, Advanced Applied Computer, Human Computer Interaction, Intelligent Computing, Cloud Computing, Multimedia. Pada masing-masing prodi memiliki area kompetensi. Tujuan penelitian mengarahkan ke bidang kompetensi keilmuan yang lebih sesuai, algortima K-means merupakan sebuah algoritma yang mengkelompokan data berdasarkan jarak terdekat dari suatu cluster, MAPE digunakan sebagai perhitungan error pada masing-masing cluster dari perhitungan, SAW adalah metode penjumlahan terbobot, SAW pada penelitian ini dilakukan untuk menentukan responden yang paling sesuai dengan hasil cluster pada K-means. hasil perhitungan K-means tidak bisa menentukan cluster sesuai dengan masing-masing prodi. Karna K-means sendiri menghitung berdasarkan hasil dari nilai Res, dan membandingkan nilai tersebut pada masing-masing cluster, hasil perhitungan error dengan menggunakan MAPE, perhitungan error menunjukkan bahwa cluster pada K-means sangat akurat amat akurat dalam pembagian cluster berdasarakan hasil perhitungan dari kuisioner, Hasil dari perhitungan SAW menujukan bahwa ada nilai yang sama pada salah satu responden mengakibatkan rangking pada suatu cluster menjadi sama, seperti pada cluster CCI. Pada rangking 3 dan 7 masingmasing mempunya dua responden, Hal tersebut membuat perhitungan SAW pada cluster menjadi kurang optimal, karna dalam satu rangking terdapat dua responden.