cover
Contact Name
Fadliondi
Contact Email
fadliondi@ftumj.ac.id
Phone
+6221-4244016
Journal Mail Official
fadliondi@ftumj.ac.id
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 No.47
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
ISSN : 26542684     EISSN : 26219700     DOI : https://doi.org/10.24853
Fokus dan ruang lingkup jurnal meliputi (namun tidak terbatas pada) elektronika, material elektronika, kendali, telekomunikasi, tenaga listrik dan komputer. The focus and scope of the journal covers (but is not limited to) electronics, electronic material, controls, telecommunications, electric power and computer.
Articles 165 Documents
Perancangan Prototipe Sistem Monitoring Status dan Kinerja Genset 5.5 KVA Genset 5.5 KVA Pada Fasilitas Di Tempat Terpencil Prian Gagani Chamdareno; Ilham Gilang Permana; Budiyanto Budiyanto; Eka Samsul Ma'arif; Sumardi Saidi
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.2.119-128

Abstract

Genset adalah salah satu penyedia listrik sekunder pada fasilitas yang jauh dari kota, namun di beberapa tempat yang tidak terdapat akses ke jaringan listrik PLN, genset menjadi penyedia utama atau satu-satunya. Misalnya fasilitas menara Base Tranciever Station (BTS), proyek yang berlokasi di tengah hutan dan lainnya. karena peran pentingnya, maka genset harus dipastikan dalam kondisi baik, bahan bakar utama untuk menggerakkan genset harus terencana dengan baik dan komponen-komponen pendukung lainnya dipastikan bekerja dengan baik. Penelitian ini sebuah prototipe yang dapat mengetahui status pasokan daya listrik dari genset, status kapan dan berapa lama genset beroperasi dalam kurun waktu setiap bulan, sehingga dapat diperoleh data prediksi kebutuhan bahan bakar setiap bulan. Hal ini untuk menghindari bahan bakar habis di tengah operasional atau menumpuk di tempat operasi genset. Alat ini juga dilengkapi dengan PZEM 004T untuk mengetahui kualitas listrik yang dihasilkan genset terhadap beban, voltage sensor 0-25 Direct Current (DC) untuk mengetahui tegangan baterai starter genset, dan sensor fuel level magnetic untuk mengetahui ketersediaan bahan bakar yang ada pada tangki. Parameter-parameter di atas diakuisisi menggunakan mikrokontroler dan dikirimkan melalui jaringan Long Range (LoRa) menuju stasiun operasional atau pusat pemantauan terdekat. Sehingga data-data parameter dapat direkam dan dicatat sebagai laporan pemeliharaan dan pengawasan dengan perangkat lunak pendukung Node RED dan database XAMPP.
Pengembangan Sistem Irigasi Tetes Cerdas Berbasis IoT dan Fuzzy Logic dengan Web Interface untuk Aplikasi Pertanian Cabai di Ruang Terbuka Saeful Bahri; Raya Putra Samsara
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.2.137-144

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem irigasi tetes cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dan logika fuzzy untuk pertanian cabai di lahan terbuka. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan penyiraman manual yang tidak memperhitungkan kondisi aktual lingkungan seperti suhu, kelembaban tanah, dan pH tanah, yang dapat berdampak pada efisiensi penggunaan air serta kesehatan tanaman. Perancangan sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor DHT22, sensor kelembaban tanah, dan sensor pH tanah. Data dari sensor diolah menggunakan metode fuzzy Mamdani untuk menentukan durasi penyiraman secara adaptif, dengan hasil dikendalikan melalui antarmuka web responsif yang memungkinkan pengguna untuk monitoring dan pengendalian dari jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologi waterfall mulai dari perencanaan hingga pengujian sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu merespons perubahan suhu, kelembaban dan pH tanah secara real-time dan menentukan durasi penyiraman yang sesuai. Selain itu, integrasi antarmuka web mempermudah pengguna dalam mengakses informasi lingkungan serta melakukan kontrol penyiraman secara fleksibel tanpa bergantung pada aplikasi tertentu. Sistem ini memberikan solusi praktis untuk mendukung pertanian presisi serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggunaan air, terutama pada lahan pertanian cabai di lingkungan yang terbuka dan dinamis. Penggunaan logika fuzzy terbukti memberikan pendekatan yang fleksibel, efisien, dan lebih ringan dibanding metode berbasis machine learning lainnya.
Desain Pintu Otomatis Berbasis Deteksi Suhu Berbasis Internet Of Things Riza Samsinar; Imam Safii
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.2.145-148

Abstract

ABSTRAK COVID-19 menjadi epidemi yang mewabah di seluruh dunia. Tanda yang pada umumnya pertama kali muncul adalah suhu tubuh yang meningkat yaitu > 37 °C sehingga, diperlukan alat bantu dalam mengukur suhu tubuh untuk mencegah penularan COVID-19. Selain pencegahan melalui screening suhu tubuh, juga diperlukan pembatasan interaksi sosial dengan mengacu kapasitas maksimum dalam suatu tempat. Sensor suhu akan aktif mendeteksi apabila ada objek yang terdeteksi oleh sensor ultrasonik dengan jarak kurang dari 10 cm. Sensor PIR dan solenoid door lock akan aktif ketika suhu dibawah 37 °C dan jumlah pengunjung yang berada didalam kurang dari 10. Pada alat ini menggunakan wemos D1 R2 sebagai mikrokontroler dan modul wifi yang nantinya terhubung internet untuk notifikasi telegram. Hasil dari pengujian Sensor MLX96014 berhasil mendeteksi suhu dengan baik di bawah 37 °C dan notifikasi telegram terkirim. Kata Kunci : COVID-19, Suhu, Telegram, Internet of Things, Wemos. ABSTRACT COVID-19 is a worldwide epidemic. The first sign that generally appears is an increased body temperature, which is > 37°C, so a device is needed to measure body temperature to prevent the transmission of COVID-19. In addition to prevention through checking body temperature, it is also necessary to limit social interaction by referring to the maximum capacity in a place. The temperature sensor will actively detect if an object is detected by the ultrasonic sensor with a distance of less than 10 cm. The PIR sensor and door lock solenoid will activate when the temperature is below 37°C and the number of visitors inside is less than 10. This tool uses Wemos D1 R2 as a microcontroller and a wifi module that will connect to the internet for telegram notifications. Test results The MLX96014 sensor successfully detects temperatures well below 37°C and a telegram notification is sent. Keywords : COVID-19, Temperature, Telegram, Internet of Things, Wemos.
Evaluasi Potensi Overload Kapasitas Pengolahan Air Limbah dengan Metode Regresi Linear berbasis Python Haris Isyanto; Yanuar Ghita Tri Nugroho Subiyanto; Wahyu Ibrahim
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.2.149-154

Abstract

ABSTRAK Industri pengolahan air limbah digunakan untuk mengolah air limbah dan memurnikan air limbah. Pengolahan air limbah melibatkan serangkaian proses fisik, kimia dan biologis untuk menghilangkan kontaminan dari air limbah, sehingga air yang dihasilkan aman untuk dibuang atau dapat digunakan kembali. Pengolahan air limbah tentunya mempunyai kapasitas tertentu dalam proses pengolahannya, dimana kapasitas tersebut akan sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk dan debit harian manusia per harinya. Pada Penelitian ini dilakukan prediksi kapan waktu terjadinya overload dengan menggunakan parameter jumlah penduduk dan record data flow meter di plant Gunung Salak Lippo Karawaci dengan menggunakan perbandingan metode regresi linear dan regresi ridge. Berdasarkan data yang diperoleh pada awal tahun 2019 sampai dengan akhir tahun 2022 yang diperoleh. Dengan adanya data jumlah penduduk dalam kawasan Lippo Karawaci Tangerang dan data flow meter harian tersebut, dipergunakan untuk menentukan nilai mean square error. Dengan nilai mean square error terkecil pada algoritma regresi linear digunakan untuk memprediksi kapan waktu terjadinya overload kapasitas 95% pengolahan air limbah. Sehingga pemilik kawasan dapat merencanakan untuk upgrade atau penambahan plant pengolahan air limbah. Dalam penentuan metode yang digunakan untuk prediksi didapatkan nilai keakuratan dari algoritma regresi linear yang diukur dengan MSE yaitu 0.352 dan MAPE sebesar 0.1481%.Penelitian dengan menggunakan algoritma regresi linear menghasilkan prediksi waktu, jumlah penduduk dan debit tahunan terjadinya overload kapasitas 95% pada plant Gunung Salak Lippo Karawaci terjadi pada tahun 2065 dengan jumlah penduduk 81869 jiwa dan debit air limbah 152 liter/second, dengan nilai MSE 1.00092. Kata kunci : Prediksi overload, regresi linear, Regresi Ridge, MSE, MAPE ABSTRACT The wastewater treatment industry is used to treat wastewater and purify wastewater. Wastewater treatment involves a series of physical, chemical and biological processes to remove contaminants from wastewater, so that the resulting water is safe to dispose of or can be reused. Wastewater treatment certainly has a certain capacity in the processing process, where this capacity will be greatly influenced by the population and daily human discharge per day. In this research, predictions were made about when the overload occurred using population parameters and record flow meter data on the Mount Salak Lippo Karawaci plant using a comparison of linear regression and ridge regression methods. Based on data obtained from the beginning of 2019 to the end of 2022 obtained. With population data in the Lippo Karawaci area of Tangerang and daily flow meter data, it is used to determine the mean square error value. With the smallest mean square error value in the linear regression algorithm, it is used to predict when overload capacity occurs, 95% of wastewater treatment. So that area owners can plan to upgrade or add wastewater treatment plants. In determining the method used for prediction, the accuracy value of the linear regression algorithm measured by MSE was obtained, namely 0.352 and MAPE was 0.1481%.Research using a linear regression algorithm produces predictions of time, population and annual discharge of 95% capacity overload on the Mount Salak Lippo Karawaci plant, which occurred in 2065 with a population of 81869 people and a wastewater discharge of 152 liters/second, with an MSE value of 1.00092. Keywords: Overload prediction, linear regression, Ridge Regression, MSE, MAPE
Sistem Pemantauan dan Pengontrolan Kandang Anak Ayam Berbasis Internet Of Things (Iot) dan Aplikasi Android Fadliondi Fadliondi; Iqbal Lail Ramadhan
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.2.155-160

Abstract

ABSTRAK Pemeliharaan anak ayam (Day Old Chick) pada usia dini memerlukan pengelolaan lingkungan yang optimal agar kesehatan dan pertumbuhannya tetap terjaga. Faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, ketersediaan pakan dan air minum, serta ancaman predator sangat berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup anak ayam. Peternak skala rumahan sering menghadapi kendala dalam melakukan pemantauan dan pengontrolan kandang secara berkelanjutan karena keterbatasan waktu, tenaga, dan sarana teknologi. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu membantu proses pemeliharaan secara lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta mengimplementasikan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau dan mengendalikan kondisi kandang anak ayam secara real time melalui aplikasi android. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali yang terintegrasi dengan sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan, HC-SR04 untuk mengukur ketinggian pakan serta air minum, dan PIR untuk mendeteksi pergerakan predator di sekitar kandang. Sebagai aktuator, digunakan mini fan, heater, buzzer, serta motor servo yang berfungsi memberikan respon otomatis sesuai kondisi yang terdeteksi. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan ke Firebase sebagai media penyimpanan dan komunikasi, kemudian ditampilkan melalui aplikasi MIT App Inventor sehingga pengguna dapat memantau kondisi kandang dari jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan sistem berjalan sesuai rancangan dengan tingkat akurasi sensor berada dalam batas toleransi. Sistem mampu menjaga suhu kandang pada kisaran 30–34°C serta kelembapan 60–70% sesuai kebutuhan pertumbuhan anak ayam. Penerapan sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi pemeliharaan, menjaga kestabilan lingkungan kandang, serta memberikan kemudahan pengontrolan tanpa kehadiran langsung peternak. Kata Kunci : Internet of Things, ESP32, Firebase, MIT App Inventor, ABSTRACT The maintenance of day-old chicks (DOC) at an early age requires optimal environmental management to ensure their health and growth. Environmental factors such as temperature, humidity, the availability of feed and drinking water, as well as predator threats, significantly affect the survival rate of chicks. Small-scale poultry farmers often face challenges in continuously monitoring and controlling the coop due to limitations in time, labor, and technological resources. Therefore, a system is needed to support the maintenance process more efficiently. This research aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based system that can monitor and control the condition of chick coops in real time through an Android application. The system uses an ESP32 microcontroller as the main controller, integrated with a DHT22 sensor to measure temperature and humidity, an HC-SR04 sensor to monitor feed and water levels, and a PIR sensor to detect predator movement around the coop. As actuators, a mini fan, heater, buzzer, and servo motor are used to provide automatic responses according to the detected conditions. Sensor data are transmitted to Firebase as a storage and communication medium, then displayed via an MIT App Inventor application so that users can monitor the coop remotely. The test results show that the system operates as designed, with sensor accuracy levels remaining within acceptable tolerances. The system is able to maintain coop temperature in the range of 30–34°C and humidity between 60–70%, which are suitable for chick growth. The implementation of this system has proven to improve maintenance efficiency, stabilize the coop environment, and provide convenience in control without the farmer’s direct presence. Keywords : Internet of Things, ESP32, Firebase, MIT App Inventor,

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 1 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 2 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 1 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 2 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 1 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 5, No 2 (2022): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 5, No 1 (2022): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 4, No 2 (2021): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 4, No 1 (2021): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 3, No 2 (2020): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 3, No 1 (2020): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 2, No 2 (2019): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 2, No 1 (2019): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 1, No 2 (2018): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 1, No 1 (2018): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) More Issue