cover
Contact Name
Fadliondi
Contact Email
fadliondi@ftumj.ac.id
Phone
+6221-4244016
Journal Mail Official
fadliondi@ftumj.ac.id
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 No.47
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
ISSN : 26542684     EISSN : 26219700     DOI : https://doi.org/10.24853
Fokus dan ruang lingkup jurnal meliputi (namun tidak terbatas pada) elektronika, material elektronika, kendali, telekomunikasi, tenaga listrik dan komputer. The focus and scope of the journal covers (but is not limited to) electronics, electronic material, controls, telecommunications, electric power and computer.
Articles 149 Documents
Rancang Bangun Alat Penghitung Jumlah Pengunjung di Restoran Menggunakan Sensor PIR HC-SR 501 dan Pintu Otomatis untuk Penerapan Social Distancing Berbasis Arduino Saputra, Rizky Dwi; Bachri, Affan; Laksono, Arief Budi
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 2 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.2.93-98

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah pengunjung sacara otomatis agar mempermudah pegawai restoran dan menggunakan motor servo sebagai pintu otomatis. Untuk membatasi jumlah pengunjung untuk penerapan social distancing dan penambahan teknologi terbaharukan pintu otomatis di sebuah restoran.                 Perancangan dan pembuatan alat penghitung dan pintu otomatis ini menggunakan beberapa komponen utama yaitu Arduino Uno, sensor PIR HC-SR501, sensor Infrared, motor servo, modul DFPlayer mini, modul BMS dan LCD 16x2. Komponen utama dan komponen pendukung lainnya dirakit menjadi satu. Semua modul dan blok kontroller dipasang pada miniatur restoran.                 Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan dengan cara membandingkan hasil keakuratan alat dengan hasil keakuratan alat yang lain, perbedaan dari kedua pengukuran tidak jauh beda dan masih pada batas toleransi. Kata Kunci : menghitung pengunjung, pintu otomatis, penerapan protokol kesehatan masa pandemi.ABSTRACTThis study aims to calculate the number of visitors automatically to make it easier for restaurant employees and use a servo motor as an automatic door. To limit the number of visitors for the application of social distancing and the addition of the latest automatic door technology in a restaurant. The design and manufacture of this automatic counter and door device uses several main components, namely Arduino Uno, PIR sensor HC-SR501, Infrared sensor, servo motor, mini DFPlayer module, BMS module and 16x2 LCD. The main components and other supporting components are assembled into one. All modules and controller blocks are installed on the restaurant miniature. Based on the results of experiments that have been carried out by comparing the results of the accuracy of the tool with the results of the accuracy of other tools, the difference between the two measurements is not much different and is still within the tolerance limit.Keywords : counting visitors, automatic doors, implementation of health protocols during the pandemic
Peningkatan Capaian Torsi Motor Bldc Untuk Implementasi Pada Robot Fisioterapi Pasien Pasca Stroke Dengan Modifikasi Rotor Dan Jumlah Lilitan Humaidi, Reza; Adiputra, Dimas; Hafidz, Isa
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 1 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.1.27-32

Abstract

Dalam upaya akselerasi SDG3, maka alat bantu kesehatan seperti Ankle Foot Orthosis (AFO) perlu dikembangkan dengan penambahan aktuator gerak sendi. AFO yang dimodifikasi ini kemudian disebut sebagai robot AFO. Aktuator yang dibutuhkan pada robot AFO harus memiliki capaian torsi yang cukup, tetapi dengan dimensi yang sekecil mungkin agar keseluruhan struktur AFO adalah padu. Ketersediaan aktuator tersebut, seperti motor BLDC, sulit ditemukan di dalam negeri, melainkan motor BLDC dengan dimensi dan capaian torsi kecil saja. Sehingga penelitian ini mengusulkan modifikasi motor BLDC pabrikan BM 5010-360KV untuk meningkatkan capaian torsinya. Urutan kegiatan adalah simulasi komponen utama motor BLDC, modifikasi motor BLDC, dan terakhir validasi performansi motor sebelum dan sesudah modifikasi. Empat jenis motor BLDC yang divalidasi yaitu: motor pabrikan, motor modifikasi stator, motor modifisikasi rotor, dan motor modifikasi stator�rotor. Hasil pengujian putar kemudian menunjukkan bahwa motor dengan modifikasi stator memiliki daya yang lebih kecil daripada motor pabrikan yaitu 7.68 watt dibandingkan dengan 27 watt saat berputar dengan beban 50.5 gram. RPM motor juga menunjukkan bahwa motor dengan modifikasi stator memiliki capaian torsi yang lebih tinggi, di mana RPM motor stator baru adalah RPM 622.2 dan RPM motor pabrikan adalah 180.8 dengan beban yang sama. Sementara itu motor dengan rotor baru tidak dapat berputar sama sekali disebabkan oleh beban rotor baru yang lebih berat dari sebelumnya. Modifikasi stator telah berhasil meningkatkan capaian torsi motor, tapi modifikasi rotor belum berhasil dilakukan pada penelitian ini dan akan menjadi penelitian berikutnya. Modifikasi rotor kedepannya perlu dilakukan dengan mempertimbangkan jenis material untuk meminimalisir beban dari rotor modifikasi.
Perancangan Alat Implementasi Internet of Thing (Iot) untuk Penyiraman Pestisida dengan Metode Otomatis Berbasis Aplikasi Blynk pada Tanaman Samsinar, Riza; Setiawan, Agus
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 2 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.2.143-148

Abstract

ABSTRAKIndonesia adalah negara yang di juluki sebagai negara agraris dengan hasil tani yang melimpah terutama tanaman padi, karena dari itu lah perkembangan dan kesejahteraan kebutuhan pertanian di Indonesia harus sangat di perhatikan terutama dalam pemberian pupuk sebagai sarana untuk menyuburkan tanaman.Nam un pada era teknologi sekarang ini, Banyak petani di Indonesia masih menggunakan media pemberian pupuk secara konvensional yaitu dengan menggunakan pompa tangan. Kekurangan dari pemberian pupuk secara konvensional yaitu pemberian pupuk tidak terukur secara merata dan jumlam volume yang tidak tentu karena pemberian pupuk secara manual tergantung pada tekanan Ketika menekan pompa semakin kencang tekanan untuk memompa maka pestisida yang keluar akan semakin banyak.Untuk mengurangi hal tersebut maka pemberian p estisida dibuat secara otomatis dengan menggunakan Internet Of Thing (IOT) yaitu dengan menggunakan Wifi Node MCU yang terhubung dengan alikasi BLYNK yang di harapkan dengan adanya media pemberian pupuk secara otomatis ini pemberian pupuk bisa lebih konsisten dan bisa lebih stabil dalam pemberian jumlah pupuk pada tanaman supaya mendapatkan hasil panen yang lebih baik.  Kata kuci : IOT, Blynk, Node MCU, Flow Sensor, DC pump, yl-69, DHT 22. ABSTRACT Indonesia is a country dubbed as an agrarian country with abundant agricultural products, especially rice plants, because of that the development and welfare of agricultural needs in Indonesia must be given great attention, especially in the provision of fertilizers as a means to fertilize crops. But in the current technological era, Many farmers in Indonesia still use conventional fertilizer application media, namely by using a hand pump. The disadvantage of conventional fertilizer application is that the application of fertilizer is not evenly measured and the volume is uncertain because manual fertilizer application depends on pressure. made automatically by using the Internet Of Thing (IOT), namely by using a Wifi Node MCU that is connected to the BLYNK application, which is expected with this automatic fertilizer application, fertilizer application can be more consistent and can be more stable in giving the amount of fertilizer to plants in order to get better crop yields  KeyWords : IOT, Blynk, Node MCU, Flow Sensor, DC pump, yl-69, DHT 22.
Analisa Perbandingan Aliran Daya Optimal pada Sistem Standar IEEE 30 Bus Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) dan Gray Wolf Optimizer (GWO) Saputra, Billy Figi Glan; Chamdareno, Prian Gagani; Dermawan, Erwin; Budiyanto, Budiyanto
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 1 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.1.59-64

Abstract

ABSTRAKArtikel ini menyajikan optimasi aliran daya yang dilakukan guna mengetahui besarnya daya optimal pada setiap pembangkit agar didapatkan total biaya pembangkitan yang seminimal mungkin. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menerapkan serta membandingkan dua metode metaheuristic dalam mengatasi permasalahan aliran daya optimal. Pada penelitian ini metode metaheuristic yang dipakai adalah metode Particle Swarm Optimization (PSO) dan metode Gray Wolf Optimizer (GWO). Berdasarkan hasil simulasi dari softare MATLAB didapatkan beban puncak sebesar 283.4 MW. Pada metode Particle Swarm Optimization (PSO) diperoleh total daya pembangkitan sebesar 302.3016 MW, rugi-rugi transmisi sebesar 18,9016 MW, dan total biaya pembangkitan sebesar 553,8839 $/hr. Sedangkan metode Gray Wolf Optimizer (GWO) diperoleh total daya pembangkitan sebesar 301,5520 MW, rugi-rugi transmisi sebesar 18,1520 MW, dan total biaya pembangkitan sebesar 550,7075 $/hr. Berdasarkan grafik konvergensi didapatkan metode PSO lebih cepat dalam mengoptimasi aliran daya jika dibandingkan dengan metode GWO. Kata Kunci : Aliran Daya Optimal, Metaheuristik, PSO, GWOABSTRACTThis article presents the power flow optimization carried out in order to determine the optimal amount of power for each generator in order to obtain the minimum total generation cost. The purpose of this research is to apply and compare two metaheuristic methods in solving optimal power flow problems. In this research, the metaheuristic method used is the Particle Swarm Optimization (PSO) method and the Gray Wolf Optimizer (GWO) method. Based on the simulation results from the MATLAB software, the peak load is 283.4 MW. In the Particle Swarm Optimization (PSO) method, a total generation power of 302.3016 MW is obtained, transmission losses are 18.9016 MW, and a total generation cost is 553.8839 $/hr. While the Gray Wolf Optimizer (GWO) method obtained a total generation power of 301.5520 MW, transmission losses of 18.1520 MW, and a total generation cost of 550.7075 $/hr. Based on the convergence graph, it is found that the PSO method is faster in optimizing power flow when compared to the GWO method.Keywords : Optimal Power Flow, Metaheuristic, PSO, GWO
Akuisisi Data Konsumi Daya Listrik Pada Panel Sub-Distribusi Gedung Berbasis Power Meter dengan Komunikasi Modbus RS485 Chamdareno, Prian Gagani; Ma'arif, Eka Samsul; Fauzy, Ahmad; Budiyanto, Budiyanto; Dermawan, Erwin
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 2 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.2.155-162

Abstract

ABSTRAKListrik adalah energi yang sangat berguna bagi masyarakat dijaman ini,dikarnakan dalam penggunaannya dapat di konversikan dengan mudah ke bentuk energi lainnya.Sistem akuisisi data dilakukan dengan pengambilan data oleh sistem monitoring daya listrik berbasis power meter digital dimana data pemakaian listrik secara realtime dapat disimpan. Sistem ini menggunakan power meter digital sebagai pembaca penggunaan listrik pada Gedung. Data yang dibaca lalu dikirimkan melalui IoT gateway ke software XAMPP yang bertugas sebagai penyimpanan data yang bisa secara langsung ditampilkan atau disimpan sementara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data konsumsi daya listrik pada Panel Sub-Distribusi, sehingga pengelola gedung dapat mengetahui penggunaan energi listrik pada setiap kelompok beban. Pengujian yang dilakukan menunjukkan sistem akuisisi data merekam penggunaan listrik pada panel sub-distribusi dengan indikasi pemborosan karena dioperasikan bukan pada jam operasional. Dengan memberlakukan pembatasan jam operasional, maka dapat diproyeksikan penghematan energi listrik sebesar 4898 kWh/tahun atau setara dengan Rp. 4.882.000,-. Kata Kunci :Akuisisi data, power meter digital, iot gateway, modbus rs485 ABSTRACTElectricity is energy that is very useful for society today, because when used it can be easily converted into other forms of energy. The data acquisition system is carried out by retrieving data by a digital power meter-based electric power monitoring system where real-time electricity usage data can be stored. This system uses a digital power meter as a reader of electricity usage in the building. The data that is read is then sent via the IoT gateway to the XAMPP software which functions as data storage which can be directly displayed or temporarily stored. This research aims to obtain data on electrical power consumption in the Sub-Distribution Panel, so that building managers can determine the use of electrical energy in each load group. The tests carried out showed that the data acquisition system recorded electricity usage on the sub-distribution panel with indications of waste because it was not operated during operational hours. By imposing restrictions on operational hours, it is projected that electrical energy savings will be 4898 kWh/year or the equivalent of Rp. 4,882,000,-. Keywords : Data Acquisition, digital power meter, iot gateway, modbus RS485
Rancang Bangun Alat Penjebak Tikus (Mouse Trap) Otomatis Dikontrol Via Iot (Internet Of Things) Iqbal, Moh; Bachri, Affan; Abidin, Zainal
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 2 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.2.99-102

Abstract

ABSTRAKBagaimana cara membuat alat penjebak tikus (mouse trap) otomatis dikontrol via IOT (internet of things) Bagaimana cara kerja fungsi alat penjebak tikus (mouse trap) otomatis dikontrol via IOT (internet of things) Identifikasi Masalah Pada tahap ini, dilakukan identifikasi permasalahan yang diangkat menjadi penelitian tugas akhir. Proses identifikasi dilakukan melalui penelusuran sistem yang sudah banyak digunakan untuk melakukan pengendalian hama padi. Berdasarkan sistem yang sudah ada dirancang sebuah sistem baru yang sebagai pengembangan dari sistem tersebut.Pengujian alat menggunakan benda mati telah berhasil, alat mampu menjatuhkan target ke dalam bak sesuai dengan yang diharapkan. Setelah menjatuhkan target ke dalam bak maka alat dapat mengirim pemberitahuan ke aplikasi Blynk dan dapat dipantau langsung oleh user Membuat pergerakan servo lebih cepat, karena dengan semakin cepat pergerakannya maka tikus akan semaikn sulit untuk antisipasi kabur dari jebakan, pemilihan servo dapat mempengaruhi kualitas dan tingkat keawetan alat. Alat dapat ditambahi counter masuknya tikus ke dalam bak, selama ini counter hanya dilakukan saat proses menurunnya jungkat jungkit dan tikus sudah dianggap akan masuk ke dalam bak. Kata Kunci : (mouse trap), internet of things,BlynkABSTRACTHow to make the mouse trap automatically controlled via IOT (internet of things) How the function of the mouse trap is automatically controlled via IOT (internet of things) Problem Identification At this stage, identification of the issues raised be a final research project. The identification process is carried out by tracing systems that have been widely used to control rice pests. Based on the existing system, a new system was designed as a development of the system. The testing of the tool using inanimate objects was successful, the tool was able to drop the target into the tub as expected. After dropping the target into the tub, the tool can send notifications to the Blynk application and can be monitored directly by the user Makes the servo move faster, because the faster the movement, the more difficult it will be for mice to anticipate escaping from the trap, servo selection can affect the quality and level of durability tool. The tool can be added with a counter for the entry of rats into the tub, so far the counter is only done when the seesaw descends and the rat is considered to be entering the tub.This tool is made of several main circuits, namely the ATMega328P IC to process data, the HC-SR04 ultrasonic sensor as a proximity sensor, the HC-05 bluetooth module as a connection between devices, the tf-card shield module as a data logger processor, and a buzzer as an indicator. All assembled into a single unit into a tool that can be carried anywhere and in the form of a belt. Based on the results of experiments that have been carried out by comparing the effectiveness and efficiency of the tool with the results of other similar tools, the difference between the two tests of the tool is not much different and is still at the same limitKeywords : (mouse trap), internet of things,Blynk
ANALISA KINERJA PERALATAN VHF AIR TO GROUND ADC MERK JOTRON TX.TA-7450 DAN RX.RA-7202 DI PERUM LPPNPI CABANG KUPANG Qaiz, Nu'man Ahlur Ra'yi; Simanjuntak, Tia Marshelina; Wildan, Muh
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 1 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.1.33-38

Abstract

Untuk menjaga kinerja peralatan VHF A/G ADC yang berlokasi di Perum LPPNPI Cabang Kupang agar tetap baik digunakan, maka perlu dilakukan sebuah evaluasi kinerja peralatan sesuai dengan regulasi penerbangan yang telah ditentukan. VHF A/G merupakan peralatan komunikasi penerbangan darat ke udara yang bekerja pada frekuensi 117.975 MHz – 137 MHz dan digunakan untuk berkomunikasi antara pilot dan ATC. Untuk memastikan peralatan tersebut maka perlu dilakukan evaluasi kinerja peralatan sesuai dengan KP No 35 Tahun 2019 tentang prosedur pemelliharaan dan pelaporan fasilitas telekomunikasi penerbangan. Pemleiharaan adalah rangkaian pemeriksaan, analisa, dan perencanaan serta pelaksanaan pemeliharaan fasilitas telekomunikasi penerbangan dalam rangka mempertahankan kemampuan, kapasitas dan kualitas fasilitas telekomunikasi penerbangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kinerja  peralatan VHF Air to Ground ADC milik Perum LPPNPI Cabang Kupang dengan mengevaluasi kinerja peralatan. Evaluasi kinerja peralatan  dianalisa berdasarkan beberapa parameter antara lain Availability, MTBF, MTTR. Selanjutnya dilakukan analisa menggunakan metode penelitian berupa analisa kualitatif dan analisa deskriptif. Hasil dari analisa yang disesuaikan dengan KP no 35 Tahun 2019 dengan evaluasi kinerja peralatan VHF A/G ADC periode Tahun 2023 memiliki availability 100%, MTBF 8760 Jam, dan MTTR 0 Menit.
Kontrol Sistem Dosing Poly Aluminium Chloride Menggunakan Programable Logic Controller dan Variable Speed Drive Fadliondi, Fadliondi; Purwanto, Edy
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 2 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.2.149-154

Abstract

BSTRAKAir sungai adalah sumber salah satu air bersih yang dapat di gunakan oleh masyarkat dalam kegiatan sehari-hari, air sungai yang sudah di cemari oleh limbah rumah tangga dapat berdampak buruk bagi Kesehatan masyarakat. Peraturan mentri Kesehatan Republik Indonesia nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 menjelaskan, tingkat kekeruhan air bersih yang bisa di gunakan yaitu 5 NTU ( Nephelometric Turbidity Unit ), tingkat kekeruhan air bersih yang bisa di gunakan yaitu 5 NTU maka kandungan yang melebihi nilai tersebut tidak bisa di gunakan dalam kegiatan sehari-hari. Untuk menjalankan sistem ini di perlukan beberapa device yang dapat membantu untuk sistim ini berjalan, antara lain menggunakan Turbidity meter, PLC, HMI, dan VSD. Sehingga proses yang di rencanakan dapat terealisasikan, untuk PDAM yang menggunakan air sungai sebagai sumber air yang mereka perlukan untuk di salurkan ke masyarakat sistem ini sangat berguna, karena akan meminimalisir pekerjaan di proses selanjutnya yaitu Filtrasi dan Clorinisasi.  Kata Kunci : PLC, VSD, Frekuensi, Motor PompaABSTRACTRiver water is source of clean water that can be used by the community in daily activities, river water that has been polluted by household waste can have negative impact on public helath. Regulation of minister of health of the Republic of Indonesia number 492/MENKES/PER/IV/2010 explain, the level turbidity of clean water that can be used is 5 NTU ( Nephelometric Turbidity Unit), the content that exceeds the value cannot be used in daily activities. To run this system, several device are needed that can help this system run, including using Turbidity Meter , PLC, HMI, and VSD. So that the planned process can be realized, for PDAMs that use river water as a source of water they need to distibute to the community, this system is useful because it will minimize work the next process, namely filtration and chlorinization. Keywords : PLC, VSD, Frequency, Pump Motor
Perancangan Alat Monitoring Kinerja Panel Surya Thin Film Berbasis Internet Of Things Isyanto, Haris; Ibrahim, Wahyu; Agustin, Rizky
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 2 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.2.131-142

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara yang berada tepat dengan garis khatulistiwa dengan tingkat garis radiasi matahari yang sangat tinggi dengan menyiari 10 hingga 12 jam setiap harinya. Yang mana dapat dimanfaatkan sebagai modal utama pembangkit dengan menggunakan solar cell sebagai alat yang menyerap energi matahari lalu mengubah cahaya matahari tersebut menjadi sumber Listrik. Dalam penelitian ini dirancang sistem internet of things untuk mempermudah sistem monitoring kinerja panel surya thin film 80wp. Data yang dibaca pada setiap sensor nantinya akan ditampilkan pada aplikasi blynk. Teknologi ini diharapkan dapat memudahkan para teknisi pada panel surya dan sumber Listrik lainnya sebagai sistem monitoring jarak jauh seacara realtime. Dari hasil yang didapatkan tegangan puncak pada alat ukur dan sensor sebesar 35,05 V dan 35,24 V dengan persentase eror 0,54% dan keberhasilan 99,46%, pada arus didapatkan arus puncak pada pengukuran alat ukur 2,24A dan sensor 2,26A dengan persentase eror 0,89% dan keberhasilan 99,11%, lalu pada daya didapatkan daya puncak pada pengukuran alat ukur dan sensor sebesar 78,51 W dan 79,64 W dengan persentase eror 1,44% dan keberhasilan 98,56%, pada suhu puncak pada didapatkan pengukuran alat ukur 55,72 oC dan sensor 55,81 oC dengan persentase eror 0,16% dan keberhasilan 99,84%,lalu intensitas cahaya puncak pada alat ukr 729 w/m2  , sensor 735 w/m2 dengan persentase ero 0,82% dan keberhasilan 99,18%, lalu pada efisiensi didapatkan efisisensi puncak pada pengukuran alat ukur 13,98% dan sensor 13,76%dengan persentase erornya 0,612% dan keberhasilannya 99,388% Yang mana hasil data tertinggi pada tegangan, arus, daya, suhu, intensitas cahaya, dan efisiensi terjadi pada pukul 13:00 WIB.Kata Kunci :  Panel Surya Thin Film 80 WP, Internet of ThingsABSTRACTA Indonesia is a country located right on the equator with a very high level of solar radiation with 10 to 12 hours of irradiation every day. Which can be utilized as the main capital plant by using solar cells as a tool that absorbs solar energy and then converts the sunlight into a source of electricity. ACS712 current sensor which is the amount of voltage and current generated based on the amount of light intensity read using a BH1750 sensor light intensity sensor, and DS18B20 as a temperature sensor. In this research, an internet of things system is designed to facilitate the performance monitoring system of 80wp thin film solar panels. The data read on each sensor will be displayed on the blynk application. This technology is expected to facilitate technicians on solar panels and other electricity sources as a realtime remote monitoring system. From the results obtained, the peak voltage on the measuring instrument and sensor is 35.05 V and 35.24 V with a percentage error of 0.54% and a success of 99.46%, on the current obtained peak current on measuring instrument 2.24A and sensor 2.26A with a percentage error of 0.89% and a success of 99.11%, then on the power obtained peak power on measuring instrument and sensor measurements of 78.51 W and 79.64 W with a percentage error of 1.44% and a success of 98.56%, at peak temperature obtained measuring instrument 55, 72 oC and 55.81 oC sensors with a percentage error of 0.16% and a success of 99.84%, then the peak light intensity at measuring instrument measurements of 729 w/m2 and sensor measurements of 735 w/m2 with a percentage error of 0.82% and a success of 99.18%, then at the efficiency obtained peak efficiency at measuring instrument measurements of 13.98% and sensors of 13.76% with a percentage error of 0.612% and a success of 99.388% Where the highest data results in voltage, current, power, temperature, light intensity, and efficiency occur at 13:00 WIB.Keywords : Solar Cell Thin Film80WP , Internet Of Things
Smart Agro System Pada Budidaya Tanaman Krisan di Daerah Nirwifi Menggunakan Komunikasi Bluetooth Nuraini, Salsabila Andhika; Sarosa, Moechammad; Suprianto, Dodit
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 7, No 2 (2024): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.7.2.101-108

Abstract

Krisan merupakan tanaman hias yang dibudidayakan di daerah dataran tinggi dengan rentang suhu berkisar 20°-30°C karena kebutuhan suhu untuk budidaya tanaman ini adalah 18°-25°C. Namun terdapat tantangan dalam ketersediaan sinyal komunikasi di daerah dataran tinggi sehingga kebutuhan terhadap perangkat otomatisasi harus disesuaikan dengan kondisi yang ada. Adapun pembuatan smart agro system dalam memenuhi kebutuhan perawatan tanaman krisan dirancang menggunakan sensor dan perangkat lunak untuk mengumpulkan data dan mengambil keputusan pengelolaan tanaman sesuai kondisi lingkungan dan tanaman. Penyesuaian kebutuhan tanaman ini diperlukan untuk menghindari kegagalan panen akibat pemberian air dalam penyiraman serta lama penyinaran tanaman krisan yang berdampak pada kualitas tanaman. Sistem kontrol dan monitoring yang dilakukan menggunakan aplikasi yang terpasang dalam perangkat smartphone. Penelitian dilakukan selama 28 hari, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor soil moisture mampu mengukur kelembaban tanah dengan akurasi pengukuran 98,12% dan ketika kelembaban tanah 56% maka pompa air akan menyala secara otomatis untuk melakukan penyiraman. Serta sensor ultrasonik mampu mengukur rata-rata ketinggian tanaman krisan dengan akurasi 100% menggunakan alat pendukung pengukuran ketinggian tanaman. Secara fleksibel, pengguna juga dapat mengatur kerja sistem dan melakukan monitoring terhadap sistem penyiraman dan penyinaran tanaman melalui aplikasi android