cover
Contact Name
Fadliondi
Contact Email
fadliondi@ftumj.ac.id
Phone
+6221-4244016
Journal Mail Official
fadliondi@ftumj.ac.id
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 No.47
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
ISSN : 26542684     EISSN : 26219700     DOI : https://doi.org/10.24853
Fokus dan ruang lingkup jurnal meliputi (namun tidak terbatas pada) elektronika, material elektronika, kendali, telekomunikasi, tenaga listrik dan komputer. The focus and scope of the journal covers (but is not limited to) electronics, electronic material, controls, telecommunications, electric power and computer.
Articles 160 Documents
Pemodelan Fault Current Limiter pada Software ETAP Untuk Mengatasi Arus Gangguan Hubung Singkat di Gardu Induk Ciganea Dede Furqon Nurjaman; Ahmad Daelami; Fauzia Haz; Naftalin Winanti; Nivika Tiffany Somantri
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.9-14

Abstract

Gangguan dalam sistem ketenagalistrikan merupakan suatu ketidaknormalan dalam sistem yang dapat membuat sistem ketenagalistrikan tersebut tidak aman dan handal dalam penyaluran energi listrik. Gangguan terbesar dalam sistem jaringan tenaga listrik adalah gangguan hubung singkat. Gangguan hubung singkat ini dapat menghambat penyaluran energi listrik kepada konsumen dan dapat merusak peralatan listrik. Untuk mengurangi hal tersebut maka perlu adanya pembatas arus gangguan hubung singkat. Metode yang dilakukan dengan pemodelan pemasangan reaktor resistif dibagian busbar, penyulang, dan generator sistem ketenagalistrikan Gardu Induk Ciganea menggunakan aplikasi ETAP. Pemodelan yang dilakukan dengan menggunakan data diagram satu garis Gardu Induk Ciganea, data luas penampang penghantar dan panjang penghantar antar penyulang, data generator dan transformator, serta data rekap gangguan hubung singkat yang pernah terjadi. Dengan pemasangan reaktor pembatas arus ini, arus gangguan hubung singkat diharapkan akan cepat tereduksi dengan penyetelan impedansi resistif yang disesuaikan dengan hasil arus gangguan hubung singkat yang dihasilkan pemodelan. Selain itu, kelemahan pemasangan reaktor pembatas arus ini dapat mengakibatkan susut tegangan. Susut tegangan yang dianjurkan tidak lebih dari 5 % dari tegangan nominal untuk jaringan tegangan menengah. Setelah pemodelan, diharapkan dengan pemasangan reaktor pembatas arus ini dapat memperkecil arus ganggun hubung singkat dan melindungi peralatan listrik dari kerusakan.
Tantangan Etika dalam Penelitian Kualitas Daya Listrik Berbasis Data Intensif: Suatu Tinjauan Literatur Ana Nuril Achadiyah; Arif Nur Afandi; Hakkun Elmunsyah; Siti Sendari
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.15-24

Abstract

Digitalisasi sistem tenaga listrik dan integrasi metode berbasis kecerdasan buatan telah mendorong penelitian Kualitas Daya Listrik (Power Quality/PQ) bergeser dari sekadar pengukuran teknis menuju pemanfaatan data operasional beresolusi tinggi yang sarat implikasi etika. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur terstruktur terhadap publikasi tahun 2025 yang memanfaatkan dataset terkait PQ, dengan fokus pada identifikasi bentuk data, konteks penerapan, serta risiko etis yang menyertainya. Sumber literatur diperoleh melalui penelusuran basis data ScienceDirect menggunakan kombinasi kata kunci yang mengaitkan “ethic”, “power quality”, dan “electrical research”, kemudian disaring berdasarkan kriteria inklusi yang menekankan kualitas jurnal, relevansi teknis, dan keterkaitan langsung dengan isu etika pengelolaan data.​ Hasil telaah menunjukkan bahwa tantangan etika dalam riset PQ terkonfigurasi dalam tiga klaster utama, yaitu privasi dan anonimitas data konsumsi serta mobilitas energi, keamanan dan kerahasiaan data teknis yang merepresentasikan kondisi infrastruktur kritis, serta bias metodologis dan representasi ketika data memuat dimensi sosial, geografis, dan ekonomi. Berbagai dataset resolusi tinggi mulai dari deret waktu beban jaringan tegangan rendah, sinyal kondisi mesin listrik dan generator, hingga data lintasan kendaraan berpotensi membuka peluang re-identification, pemetaan kerentanan sistem, maupun generalisasi yang tidak adil terhadap kelompok atau wilayah tertentu. Artikel ini menekankan urgensi pengembangan kerangka etika khusus untuk penelitian PQ, yang mengintegrasikan prinsip privacy by design, keamanan siber, dan keadilan data dengan teknik teknis seperti differential privacy, federated learning, serta protokol klasifikasi sensitivitas dan pembatasan tujuan penggunaan data. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi perumusan pedoman etika yang lebih operasional bagi komunitas riset PQ di era sistem tenaga cerdas berbasis data intensif.
Studi Prediksi Usia Operasional Transformator Berdasarkan Diagnostik DGA pada Gas Residu dalam Minyak Isolasi Berbasis Prinsip Etika Terhadap Pengumpulan Data Rudi Irmawanto; Arif Nur Afandi; Hakkun Elmunsyah; Siti Sendari
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.25-38

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yang memanfaatkan data hasil uji Dissolved Gas Analysis (DGA) pada minyak isolasi transformator selama periode 2017 hingga 2025. Proses pengumpulan dan penggunaan data dilakukan dengan menerapkan prinsip etika penelitian, termasuk memperoleh izin resmi dari pemilik aset, memastikan kerahasiaan data operasional, menjaga anonimitas identitas transformator, serta memastikan bahwa data tidak dimanipulasi, tidak direkayasa, dan digunakan hanya untuk tujuan ilmiah. Peneliti juga memastikan bahwa prosedur pengambilan sampel minyak tidak mengganggu operasi sistem tenaga dan dilakukan sesuai standar keselamatan kerja. Analisis DGA dilakukan berdasarkan standar IEEE C57.104-2019 dan IEC 60599 menggunakan metode Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas Method, Roger’s Ratio, dan Segitiga Duval. Setiap metode digunakan untuk mengidentifikasi potensi gangguan internal, tingkat keparahan, dan pola perkembangan gas terlarut. Prediksi umur transformator dilakukan menggunakan regresi linier dengan variabel bebas berupa konsentrasi gas yang meningkat signifikan. Hasil menunjukkan kenaikan CO dan C₂H₆ sebagai indikator thermal aging dan degradasi selulosa, sementara hasil TDCG menempatkan kondisi transformator masih dalam batas operasional. Model regresi memperkirakan sisa umur pakai 27,1–27,4 tahun. Temuan ini menekankan pentingnya analisis teknis yang akurat serta pengelolaan data berbasis etika untuk mendukung strategi pemeliharaan prediktif jangka panjang.
Desain Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid PLTS-PLTB Menggunakan Software Homer (Studi Kasus Daerah Tepi Pantai) Husnibes Muchtar; Achmad Taher; Deni Almanda
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.39-46

Abstract

Salah satu sumber energi terbarukan yang sangat berpotensi di Indonesia adalah sumber energi angin. Sumber energi angin memiliki potensi yang cukup besar di Indonesia, karena memiliki garis Pantai yang panjang dan membentang dari ujung pulau Sumatera hingga pulau Papua. Desa Calincing, Sukabumi, Jawa Barat merupakan desa yang jalurnya menuju pantai selatan jawa desa ini mempunyai potensi salah satunya angin, dan radiasi matahari yang sangat untuk di jadikan desain Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid dengan komponen pembangkit PLTB-PLTS menggunaakan Software HOMER. Hasil optimasi rangkaian PLTH pada simulasi HOMER didapatkan bahwa rata-rata potensi angin sebesar 6.11 m/s, dan rata-rata radiasi matahari sebesar 4.813 kWh/m2/hari. Kemudian hasil produksi energi listrik PLTH didapatkan sebesar 307,764 kWh/tahun dengan persentase produksi energi listrik sebesar 100%, Produksi Energi Listrik pada PLTS sebesar 161,747 kWh/tahun dengan persentase 52,6%, dan Produksi Energi Listrik PLTB sebesar 146,017 kWh/tahun dengan persentase 47.4%. Kata kunci: HOMER, PLTH, PLTS, PLTB, Produksi Energi Listrik, dan Potensi EBT PLTH
Pengaruh Beban Non-Linier dengan Harmonisa pada Sistem Kelistrikan Gedung Perkantoran terhadap Efisiensi dan Suhu Trafo Distribusi 2500 kVA dengan Simulasi Software ETAP (Studi Kasus PT Pamapersada Nusantara JIEP) Prian Gagani Chamdareno; I Putu Arsa Adi Nugraha; Budiyanto Budiyanto
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.47-54

Abstract

ABSTRAK Gedung perkantoran modern memiliki ketergantungan tinggi terhadap peralatan elektronik seperti sistem pendingin udara (AC), komputer, power converter, serta uninterruptible power supply (UPS). Peralatan tersebut umumnya tergolong beban non-linier yang menjadi penyebab utama timbulnya distorsi harmonisa pada sistem tenaga listrik. Distorsi harmonisa dapat menurunkan kualitas daya dan berdampak serius terhadap komponen vital, khususnya transformator distribusi. Efek negatif yang ditimbulkan antara lain penurunan efisiensi operasi, peningkatan suhu kerja, serta berpotensi memperpendek umur pakai transformator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban non-linier dan harmonisa terhadap efisiensi serta kondisi termal transformator distribusi berkapasitas 2500 kVA di PT. Pamapersada Nusantara JIEP. Metodologi yang digunakan meliputi pendekatan kuantitatif melalui pengukuran langsung di lapangan serta simulasi berbasis perangkat lunak Electrical Transient Analyzer Program (ETAP). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pada kondisi beban puncak, total distorsi harmonisa arus (THDi) mencapai 21,07%, melebihi batas yang ditetapkan oleh standar IEEE 519-2014. Sementara itu, total distorsi tegangan (THDv) masih berada dalam kategori aman dengan nilai 0,99%. Tingginya THDi secara langsung meningkatkan rugi-rugi daya hingga 16,5 kVA dan menyebabkan kenaikan suhu transformator sebesar 54°C. Melalui simulasi, penerapan filter pasif single-tuned pada harmonisa orde ke-5 dan ke-7 terbukti mampu menurunkan THDi hingga 1,34% serta mengurangi rugi-rugi daya sebesar 70%. Dengan demikian, instalasi filter harmonisa dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi serta keandalan operasi transformator distribusi pada lingkungan gedung perkantoran modern. Kata Kunci : Beban Non-linier, Harmonisa, Transformator Distribusi, Efisiensi, ETAP ABSTRACT Modern office buildings are highly dependent on electronic equipment such as air conditioning (AC) systems, computers, power converters, and uninterruptible power supply (UPS) units. These devices generally represent nonlinear loads that serve as the main source of harmonic distortion in electrical systems. Harmonic distortion reduces power quality and poses significant negative impacts on critical components, particularly distribution transformers. The adverse effects include decreased operational efficiency, elevated operating temperature, and potential reduction of transformer lifespan. This study aims to analyze the influence of nonlinear loads and harmonics on the efficiency and thermal performance of a 2500 kVA distribution transformer at PT. Pamapersada Nusantara JIEP. The research methodology applied a quantitative approach through direct field measurements combined with simulation using the Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) software. Measurement results revealed that under peak load conditions, the total harmonic distortion of current (THDi) reached 21.07%, which significantly exceeds the IEEE 519-2014 standard. Meanwhile, total harmonic distortion of voltage (THDv) remained within safe limits at 0.99%. The high THDi value directly contributed to additional power losses of up to 16.5 kVA and caused an increase in transformer temperature by 54°C. Simulation results further demonstrated that the implementation of a single-tuned passive filter targeting the 5th and 7th harmonic orders was highly effective, reducing THDi to 1.34% and lowering power losses by approximately 70%. Therefore, the application of harmonic filters represents an effective solution to enhance efficiency and reliability of distribution transformer operation in modern office building environments. Keywords: Nonlinear Load, Harmonics, Distribution Transformer, Efficiency, ETAP
Pemodelan Monitoring Efektifitas Produksi dengan Metode OEE (Overall Equipment Effectiveness) secara Realtime dengan Protokol MQTT (Message Queuing Telemetry Transport) Eka Samsul Ma'arif; Nabhan Musyafa
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.55-60

Abstract

ABSTRAK Semua data terkait proses produksi harus dapat dirangkum secara cepat agar bentuk-bentuk potensi pemborosan dapat segera diketahui dan ditangani. Pencatatan data tidak berjalan efisien jika dikerjakan secara manual oleh operator, terlebih lagi jika melibatkan banyak jalur produksi dan banyak mesin. Oleh karena itu diperlukan sistem yang dapat mengumpulkan data-data tersebut secara otomatis. Efektifitas suatu jalur produksi dapat dinyatakan dalam bentuk nilai Overall Equipment Effectivness atau yang biasa disingkat OEE. OEE merupakan metode pengukuran yang berfungsi untuk mengetahui efektifitas penggunaan dan pemanfaatan mesin, peralatan, waktu serta material dalam sebuah sistem operasi di lantai produksi. Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem modular berisi PLC untuk mengambil sinyal-sinyal operasi dan counting pada mesin produksi sebagai data Availability dan productivity suatu jalur produksi selama proses berlangsung. Nilai kualitas produksi, produk cacat dan informasi tambahan lainnya dapat dimasukkan pada akhir proses produksi melalui layar HMI. Berikutnya data tersebut ditampilkan pada HMI, disimpan dalam local server dengan metode MQTT dan dapat diakses oleh pihak yang memiliki kewenangan mengetahui efektifitas jalur produksi dan menentukan kebijakan atau keputusan yang harus diambil dalam perencanaan produksi berikutnya. Data yang terunggah dalam server memungkinkan fleksibilitas akses dalam jaringan pabrik ke local server. Dengan adanya sistem ini maka kondisi jalur produksi dapat diketahui secara aktual dan tercatat secara otomatis. Kata Kunci : OEE, PLC, HMI, MQTT ABSTRACT All data related to the production process must be summarized quickly so that potential forms of waste can be immediately identified and handled. Data recording does not run efficiently if done manually by the operator, especially if it involves many production lines and many machines. Therefore, a system is needed that can collect this data automatically. The effectiveness of a production line can be expressed in the form of an Overall Equipment Effectiveness value or commonly abbreviated as OEE. OEE is a measurement method that functions to determine the effectiveness of the use and utilization of machines, equipment, time and materials in an operating system on the production floor. This study developed a modular system containing a PLC to take operating signals and counting on production machines as Availability and productivity data for a production line during the process. Production quality values, defective products and other additional information can be entered at the end of the production process via the HMI screen. Furthermore, the data is displayed on the HMI, stored on a local server using the MQTT method and can be accessed by parties who have the authority to know the effectiveness of the production line and determine policies or decisions that must be taken in the next production planning. Data uploaded to the server allows flexibility of access within the factory network to the local server. With this system, the condition of the production line can be known in real time and recorded automatically. Keywords : OEE, PLC, HMI, MQTT
Rancang Bangun Monitoring Ketinggian Air dan Temperatur Berbasis Internet of Things dan Telegram Fadliondi Fadliondi; Muhammad Rizki Wijaya
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.61-68

Abstract

ABSTRAK Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering menimbulkan kerugian besar, baik secara material maupun nonmaterial, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan seperti pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas. Rendahnya akurasi data lingkungan serta keterlambatan informasi sering menyebabkan masyarakat kurang siap dalam menghadapi potensi bencana. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem deteksi dini berbasis Internet of things (IoT) yang dirancang untuk memantau kondisi lingkungan secara real-time serta memberikan peringatan cepat melalui aplikasi Telegram. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pemrosesan data yang terhubung dengan beberapa sensor penting, meliputi sensor ketinggian air HY-SRF05, sensor suhu dan kelembapan DS18B20, sensor curah hujan Rain Drop, serta modul GPS Neo-6M untuk menentukan lokasi. Data yang diperoleh diolah untuk diklasifikasikan menjadi tiga status utama, yaitu aman, peringatan, dan siaga, lalu dikirimkan secara otomatis ke aplikasi Telegram agar masyarakat dapat segera mengetahui kondisi terkini. Selain notifikasi digital, sistem ini juga dilengkapi Buzzer sebagai peringatan suara langsung di lokasi. Pengujian dilakukan melalui dua tahap, yakni uji laboratorium dan uji lapangan, untuk memastikan keandalan sistem dalam berbagai kondisi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik, mendeteksi perubahan lingkungan secara akurat, serta mengirimkan peringatan tepat waktu, termasuk informasi koordinat lokasi perangkat melalui GPS. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, mempercepat respons masyarakat, serta mendukung upaya mitigasi bencana banjir secara efektif dan efisien. Kata Kunci: Internet of Things, Monitoring Ketinggian Air, Telegram, GPS ABSTRACT Floods are among the most frequent natural disasters, often causing severe material and non-material losses, particularly for communities living in vulnerable areas such as the confluence of the Cileungsi and Cikeas rivers. In many cases, the lack of accurate environmental data and delays in disseminating information reduce community preparedness and response to potential flood events. To address this problem, this study develops an Internet of Things (IoT)-based early warning system designed to monitor environmental conditions in real time and provide rapid alerts through the Telegram application. The system uses the ESP32 microcontroller as the central processing unit, integrated with several sensors: the HY-SRF05 ultrasonic sensor to measure water level, the DS18B20 temperature and humidity sensor, the Rain Drop rainfall sensor, and the Neo-6M GPS module to determine device location. The collected data are processed and categorized into three conditions: safe, warning, and alert. This information is automatically transmitted to Telegram, enabling residents to receive timely updates on environmental conditions. To strengthen local awareness, a buzzer is also installed to deliver immediate audio alerts on-site. The system was tested through laboratory and field experiments to evaluate performance and reliability. The results show that the prototype functions effectively, accurately detecting changes in environmental parameters and sending timely notifications, including GPS coordinates. Overall, this system is expected to improve flood preparedness, enhance community response, and support disaster mitigation strategies. Keywords: Internet of Things, Water Level Monitoring, Telegram, ESP32, GPS.
Perancangan dan Pengembangan Prototipe Pendeteksi Karbon Monoksida Berbasis MQ-7 untuk Pemantauan Kualitas Udara Skala Rumah Tangga M Deva Syah Mudra; Juniar Afrida; Cut Syifa Adilla; Randa Fabira
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.69-76

Abstract

Pemantauan kualitas udara skala rumah tangga memerlukan sistem yang sederhana, mudah digunakan, dan berbiaya rendah, khususnya untuk mendeteksi gas karbon monoksida (CO) yang bersifat berbahaya dan sulit dideteksi secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji prototipe alat pendeteksi gas CO berbasis sensor MQ-7 yang dioperasikan secara mandiri (standalone). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian rekayasa dengan pendekatan eksperimental. Sistem dirancang menggunakan sensor MQ-7, mikrokontroler NodeMCU ESP8266, modul LCD 16×2, dan buzzer sebagai indikator peringatan. Pengujian dilakukan dengan memaparkan sensor terhadap sumber gas CO buatan pada dua skenario waktu, yaitu siang dan malam hari. Setiap pengujian dilakukan selama 16 menit dengan interval pembacaan data setiap 2 menit dan diulang sebanyak delapan kali. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi perubahan konsentrasi gas CO secara konsisten dan menampilkan informasi kondisi udara secara real-time. Perbedaan respons sistem pada pengujian siang dan malam hari menunjukkan adanya pengaruh kondisi lingkungan, namun tidak mengganggu kestabilan pembacaan data. Prototipe alat ini dapat digunakan sebagai sistem pemantauan awal (early warning system) kualitas udara skala rumah tangga, meskipun masih memiliki keterbatasan terkait karakteristik sensor MQ-7.
Rancang Bangun Supply Air PDAM Dihunian Indekos Berbasis Internet Of Things (IoT) Riza Samsinar; Rama Bagus Samudra
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.77-84

Abstract

ABSTRAK Air merupakan kebutuhan vital, namun pembagian biaya air di hunian indekos sering menimbulkan ketidakadilan karena keterbatasan meteran individu dan sistem pencatatan manual. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring penggunaan air berbasis Internet of Things (IoT) dengan mikrokontroler ESP32 untuk mencatat konsumsi air per kamar secara akurat dan transparan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan eksperimen, meliputi perancangan perangkat keras, integrasi sensor aliran YF-S201, pemrograman menggunakan Arduino IDE, serta pengiriman data real-time ke Google sheets melalui WI-FI. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mencatat penggunaan air secara terpisah di dua kamar dengan total 11.650,58 liter dan 3.546,47 liter selama 17 hari, dengan rata-rata error 4,7% dibandingkan meteran PDAM yang mencatat 23.000 liter dalam 30 hari. Sistem juga dapat menghitung biaya pemakaian sesuai tarif PDAM secara otomatis, sehingga meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi konflik antar penghuni. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi sensor YF-S201 dengan ESP32 efektif untuk manajemen penggunaan air di indekos, serta berimplikasi pada efisiensi, keadilan pembagian biaya, dan potensi pengembangan sistem monitoring utilitas berbasis IoT pada skala yang lebih luas. Kata Kunci : Internet of Things (IoT), ESP32, sensor YF-S201, monitoring air, indekos ABSTRACT Water is a vital resource, yet cost-sharing in boarding houses often creates inequities due to the absence of individual meters and reliance on manual recording. This study aims to design an Internet of Things (IoT)-based monitoring system using the ESP32 microcontroller to measure water consumption per room accurately and transparently. The research employed a Research and Development (R&D) method with an experimental approach, including hardware design, integration of YF-S201 flow sensors, programming via Arduino IDE, and real-time data transmission to Google sheets through WI-FI. The testing results demonstrated that the system successfully recorded separate water usage in two rooms, with 11,650.58 liters and 3,546.47 liters over 17 days, and achieved an average error rate of 4.7% compared to the PDAM water meter, which recorded 23,000 liters in 30 days. The system also automatically calculated water costs based on PDAM tariffs, thereby improving transparency and reducing potential conflicts among tenants. This study concludes that integrating the YF-S201 sensor with ESP32 is effective for water usage management in boarding houses, with implications for efficiency, fairness in cost allocation, and broader applications of IoT-based utility monitoring systems. Keywords : Internet of Things (IoT), ESP32, YF-S201 sensor, water monitoring, boarding house
Perancangan Sistem Monitoring Kinerja Energi Terbarukan Panel Surya menggunakan Grafana untuk Platform Visualisasi Data IoT Smart Photovoltaic Haris Isyanto; Husnaini Zulvian; Wahyu Ibrahim; Saeful Bahri; Anwar Ilmar Ramadhan
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 9 No. 1 (2026): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.9.1.85-92

Abstract

ABSTRAK Peningkatan kebutuhan akan energi bersih telah mendorong pengembangan teknologi panel surya sebagai salah satu solusi energi terbarukan. Untuk memastikan efisiensi dan kinerja optimal dari sistem panel surya, diperlukan pemantauan yang akurat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring kinerja pembangkit listrik tenaga surya berbasis Internet of Things dengan menggunakan Grafana sebagai platform visualisasi. Sistem ini mengintegrasikan sensor-sensor pengukuran yang dapat merekam data penting seperti suhu, intensitas cahaya matahari, tegangan, dan arus dari panel surya secara real-time. Data yang dikumpulkan oleh perangkat Internet of Things kemudian dikirimkan ke server untuk dianalisis dan divisualisasikan dalam bentuk grafik dinamis di Grafana, yang memudahkan pemantauan dan analisis kinerja pembangkit listrik tenaga surya. Dengan sistem ini, pengguna dapat dengan mudah mengakses informasi terkait performa panel surya dari berbagai lokasi melalui perangkat yang terhubung ke internet. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan atau penurunan efisiensi panel surya, sehingga tindakan perbaikan dapat segera dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring ini mampu menyediakan informasi kinerja yang akurat dan up-to-date, sehingga memudahkan pengelolaan dan optimasi kinerja pembangkit listrik tenaga surya. Sistem ini diharapkan dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih cepat dan efisien dalam upaya peningkatan efisiensi energi pembangkit listrik tenaga surya serta mendukung pengembangan energi terbarukan di masa depan. Kata Kunci : Monitoring kinerja, Panel surya, IoT, Grafana, Visualisasi data ABSTRACT The increasing demand for clean energy has driven the development of solar panel technology as one of the renewable energy solutions. To ensure the efficiency and optimal performance of the solar power system, accurate and continuous monitoring is required. This study aims to design a solar power plant performance monitoring system based on the Internet of Things (IoT) using Grafana as a visualization platform. This system integrates measurement sensors capable of recording essential data such as temperature, solar radiation intensity, voltage, and current from solar panels in real-time. The data collected by the Internet of Things devices is then transmitted to a server for analysis and visualization in the form of dynamic graphs in Grafana, facilitating the monitoring and performance analysis of the solar power plant. With this system, users can easily access performance-related information from various locations through internet-connected devices. Additionally, this system enables early detection of potential disruptions or efficiency declines in solar panels, allowing for prompt corrective actions. The research results indicate that this monitoring system can provide accurate and up-to-date performance information, making it easier to manage and optimize the solar power plant's efficiency. This system is expected to assist in faster and more efficient decision-making in efforts to improve solar power plant energy efficiency and support the development of renewable energy in the future. Keywords : Performance monitoring, Solar panels, IoT, Grafana, Data visualization

Filter by Year

2018 2026