cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG)
ISSN : 25483005     EISSN : 26556375     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 11 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini akan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar Kota Madiun .Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 156 Documents
Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Tentang Sifat-Sifat Wajib Allah Melalui Bimbingan Dan Motivasi Pada Siswa Kelas III Semester I SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017 Drs. Ali Muklasin
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 2 (2021): Vol 6 No.2 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas guru adalah menumbuh kembangkan modalitas siswa dengan bimbingan dan motivasi belajar sebab kenyataan di lapangan nilai mata pelajaran Pendidikan Agama Islam relatif masih rendah. Dengan rendahnya nilai tersebut berarti siswa mengalami kesulitan belajar yang mendasar. Karena rendahnya prestasi belajar ini merupakan salah satu indikasi bahwa siswa mengalami kesulitan belajar yang serius. Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah sebagai berikut : Apakah bimbingan dan motivasi dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam Pokok Bahasan “Sifat-Sifat Wajib Allah” Siswa kelas III Semester I SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun pelajaran 2016/2017? Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahuibahwa bimbingan dan motivasi dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam Pokok Bahasan “Sifat-Sifat Wajib Allah” siswa kelas III Semester I SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun pelajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil belajar maka dapat disimpulkan bahwa Bimbingan dan motivasi yang diterapkan guru dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam Pokok bahasan “Sifat-Sifat Wajib Allah” siswa SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2016/2017, sebelum penelitian rata-rata 67,3, Siklus I sesudah bimbingan dan motivasi nilai rata-rata 76,08, Siklus II 83,48. Berdasarkan kesimpulan diatas maka disarankan agar prestasi belajar Pendidikan Agama Islam kelas III meningkat disarankan memberi bimbingan dan motivasi kepada siswa, sehingga materi pelajaran dapat diserap dengan maksimal
Implementasi Metode Pembelajaran The Power Of Two Guna Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pemerintahan Desa Pada Pelajaran PKn Terhadap Siswa Kelas IV Semester I SDN Karanganyar Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017 Supandi, S,Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 2 (2021): Vol 6 No.2 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan : (a) Apakah pembelajaran The Power Of Two berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode pembelajaran The Power Of Two? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Metode The Power Of Two terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran The Power Of Two. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil penelitian pada siklus I nilai rata-rata siswa adalah 75.71 dengan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 90. Dan pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 84.76 dengan nilai terendah 80 dan nilai tertinggi 100. Terjadi peningkatan nilai siswa dari Siklus I dan ke Siklus II. Simpulan dari penelitian ini adalah metode The Power Of Two dapat berpengaruh positif terhadap proses belajar siswa, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Kewarganegaraan.
Peningkatan Keterampilan Servis Bawah Dan Servis Atas Pada Permainan Bola Voli Melalui Aplikasi Pendekatan Reciprocal Teaching Siswa Kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Barat Sang Heru Yuwono
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui kegiatan belajar mengajar yang menekankan pada aktivitas siswa diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar yang sesuai dengan harapan. Keterampilan menganalisis permainan bola voli pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan mutlak diperlukan para siswa kelas XI. Ironisnya justru di Kelas XI MIA 3 keterampilan terhadap materi ajar tersebut masih jauh dari harapan, yakni dengan rerata 58,82 dan termasuk pada kategori kurang. Diharapkan setelah menerapkan metode Reciprocal Teaching ini nilai rerata siswa Kelas XI MIA 3 akan meningkat pada kategori baik bahkan amat baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) meningkatkan aktivitas belajar melalui penggunaan pendekatan Reciprocal Teaching, (2) meningkatkan hasil belajar tentang Menganalisis keterampilan permainan bola voli. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus terdiri atas 1 kali pertemuan. Dalam setiap siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia mampu meningkatkan hasil belajar Menganalisis keterampilan permainan bola voli. Hal ini didukung adanya peningkatan mean skor dalam setiap siklusnya yakni siklus I memperoleh 72,94, siklus II meningkat menjadi 82,35, dan siklus III meningkat lagi menjadi 81,77. Selain itu juga ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar tiap siklus yaitu siklus I sebanyak 73,53%, siklus II meningkat menjadi 82,35% dan siklus III mencapai maksimal peningkatan ketuntasan menjadi 100%.
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi KKG Di SDN Ngrukem Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Endang Retno Widihastuti
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil pantauan calon peneliti selaku kepala sekolah, selama ini para guru di SDN Ngrukem Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SDN Ngrukem Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo yang terdiri dari 8 orang guru. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,16 kategori”cukup,sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,67, kategori “baik”,nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 76,67 kategori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81,67, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 77,22 kategori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81,11 kategori “baik”.
Peningkatan Kompetensi Guru Menerapkan TIK Dalam Proses Pembelajaran Melalui Kegiatan Supervisi Akademik Di SMP Negeri 4 Buko Selatan Satap Pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 Hamsa Laubeka
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan menggunakan pendekatan supervisi akademik sehingga muara akhirnya yang berupa peningkatan proses pembelajaran yang berpengaruh terhadap mutu pendidikan dapat tercapai. Layaknya Penelitian Tindakan dengan urutan siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang berbeda-beda, penyusun menggunakan 2 siklus dalam penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah guru kelas SMP Negeri 4 Buko Selatan Satap.Teknik pengumpulan data melalui supervisi kelas dengan penekanan pada penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi selama proses pembelajaran. Teknik analisa data yang menjadi pedoman pengolahan data dengan menggunakan prosentase (%) pencapaian dengan konstanta 100. Dan untuk melihat interpertasi dengan menggunakan kriteria interpertasi skor untuk memperkuat penafsiran dalam kesimpulan sebagai berikut: 80% - 100% (Baik Sekali), 66% - 79% ( Baik), 56% - 65% (Cukup), dan 40% - 55% (Kurang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam penerapan TIK mengalami peningkatan prosentase pada tiap tahapannya, pelaksanaan supervisi pembelajaran pada siklus I sebesar 64% dengan kriteria C (cukup), pada siklus II meningkat menjadi 83% dengan kriteria B (baik), atau pada pelaksanaan supervisi pada siklus I meninngkat sebesar 19% pada siklus II.
Meningkatkan Kinerja Dan Mutu Guru Secara Kompetitif Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dengan Menggunakan Alat Permainan Edukatif Di Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Pelajaran 2017/2018 Sumarni Talib
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian tindakan sekolah ini adalah:(a) Apakah pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan alat permainan edukatif dapat meningkatkan kematangan emosi peserta didik di SDN Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Pelajaran 2017/2018? (b) Apakah pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan alat permainan edukatif dapat meningkatkan kinerja dan mutu guru secara kompetentif di SDN Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Pelajaran 2017/2018? (c) Apakah pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan alat permainan edukatif dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas? Layaknya Penelitian Tindakan dengan urutan siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang berbeda-beda, penyusun menggunakan 2 siklus dalam penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah guru kelas SDN Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan. Hasil penelitian secara rinci diperoleh peningkatan Kinerja Dan Mutu Guru Secara Kompetentif Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dengan Menggunakan Alat Permainan Edukatif Di Bungin Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Pelajaran 2017/2018 yaitu pada Siklus I hasil observasi kelas model pembelajaran permainan edukatif nilai rata-rata 64,8, siswa tuntas 16 dan persentase ketuntasan secara klasikal 66,7 sedangkan pada Siklus II nilai rata-rata 64,8, siswa tuntas 16 dan persentase ketuntasan secara klasikal 66,7.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X TKRO 2 SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Melalui Pelaksanaan Team Teaching Tahun Pelajaran 2019/2020 Nurul Hidayah
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi di kelas X TKRO 2 SMKN 3 Boyolangu Tulungagung, pada waktu proses pembelajaran dimulai siswa tidak segera memasuki kelas dan beberapa siswa datang terlambat serta suasana kelas sangat gaduh. Saat guru menerangkan pelajaran, siswa memperhatikan tetapi sebagian siswa yang duduk di deretan belakang masih ramai. Ada siswa yang mengobrol dengan teman sebangkunya, bahkan ada yang mengerjakan tugas selain pelajaran matematika. Pada waktu siswa mengerjakan soal latihan, guru sesekali menghampiri dan memberi penjelasan kepada siswa yang dirasa kesulitan saat mengerjakan soal. Tetapi tindakan seperti itu tidak selalu dilakukan pada setiap siswa, karena keterbatasan waktu dan tenaga. Maka guru tidak dapat memberikan pelayanan kepada siswanya secara individual. Hal ini mengakibatkan siswa putus asa dalam menghadapi kesulitan saat mengerjakan tugas. Padahal menurut Sardiman (2003: 83) salah satu ciri orang yang bermotivasi adalah tekun menghadapi tugas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas X TKRO 2 SMKN 3 Boyolangu Tulungagung melalui pembelajaran team teaching dan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas X TKRO 2 SMKN 3 Boyolangu Tulungagung. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X TKRO 2 yang berjumlah 38 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi, paparan data dan penyimpulan. Juga dilakukan analisis data deskriptif untuk data hasil observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan team teaching dapat meningkatkan motivasi belajar matematika. Dari hasil observasi keterlaksanaan team teaching, pada siklus I mencapai 90,48% dan 100% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengan besarnya rata-rata persentase dalam angket motivasi belajar siswa, yakni secara keseluruhan pada siklus I sebesar 74,41% dengan kategori sedang menjadi 87,28% dengan kategori tinggi pada siklus II.
Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Teknik Pengelasan Dengan Menggunakan Metode Project Based Learning Di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung Tahun Pelajaran 2019/2020 Muhari Muhari
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan prestasi pembelajaran pada praktik pengelasan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PBL). 2) mendapatkan bukti peningkatan prestasi pembelajaran praktik pengelasan setelah diterapkan model Project Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penilitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus pada kelas XI Teknik Pemesinan (TPM) 1 di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung, dengan Subyek penelitian adalah siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan desai Kemmis & Taggart yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, catatan lapangan, wawancara dan studi dokumen. Analisa dilakukan dengan analisa kualitatif untuk menggambarkan suasana pembelajaran yang berlangsung dalam kelas dan analisa kuantitatif untuk melihat perkembangan hasil belajar siswa dan kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) penerapan pembelajaran menggunakan Project Based Learning di kelas TPM I SMKN 3 Boyolangu Tulungagung dapat meningkatkan prestasi pembelajaran sesuai dengan KKM ( Kriteria ketuntasan minimum ) yaitu 73 dengan presentase siswa mencapai 80% atau lebih. 2) Peningkatan prestasi tersebut dapat terlihat dari nilai prestasi yang didapat, dimana sebelum penelitian nilai yang didapat sebesar 65,8 dengan tingkat kelulusan sebesa3 13,89%, siklus I 73,8 dengan tingkat kelulusan sebesar 71,22% dan siklus 2 sebesar 82,0 dengan tingkat kelulusan siswa 100%. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan pembelarjaran praktik pengelasan.
Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Melalui Pembelajaran Koooperatif Model Numberit Head Together Pada Siswa SMP Negeri 1 Buko Kelas VIII Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 Nudjlan Nudjlan
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris melalui pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together pada siswa SMP Negeri 1 Buko kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2019/2020 Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Inggris? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together?. Secara khusus tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together terhadap hasil belajar Bahasa Inggris. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Numbered Head Together. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Buko Kelas VIII Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020 Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (54,17%), siklus II (70,83%), siklus III (87,50%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan metode kooperatif model Numbered Head Together dapat meningkatkan Prestasi Belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Buko pada pembelajaran Bahasa Inggris.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Tentang Gagasan Pokok Dan Gagasan Pendukung Yang Diperoleh Dari Teks Dengan Metode Smart Learning Siswa Kelas IV SDN Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Choiril Hayati
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 3 (2021): Vol 6 No.3 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kenyataan yang ada, hasil belajar siswa Kelas IV dalam hal menguasai materi ajar tentang gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual dalam kategori kurang. Hal ini didukung adanya mean skor hanya mencapai 54,44. Sedangkan siswa yang telah mencapai KKM 44,44% atau 4 siswa saja dari KKM yang telah ditetapkan 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia materi ajar tentang gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual melalui strategi pembelajaran SMaRT Learning pada siswa Kelas IV, SDN Jetis Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan model pembelajaran SMaRT Learning dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi ajar tentang gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 70,00; siklus II 76,11; dan siklus III 83,33. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 66,67%, siklus II 77,78%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan metode pembelajaran SMaRT Learning dalam proses pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia.