cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG)
ISSN : 25483005     EISSN : 26556375     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 11 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini akan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar Kota Madiun .Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 156 Documents
Penerapan Pembelajaran Multimedia Guna Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Kewarganegaraan Materi Pemerintah Daerah Terhadap Siswa Kelas VI Semester I SDN Rembang Kepuh Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019 Sri Bukanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode Pembelajaran Multimedia? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran metode Multimedia terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya Pembelajaran Multimedia. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (57.58 %,), siklus II (69.70 %), siklus III (90.91 %). Simpulan dari penelitian ini adalah metode Multimedia dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VI, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Kewarganegaraan.
Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Pengawas Sekolah Di TK Pertiwi Desa Ketro Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan Riyolin Handayani, S.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi, menjadi latar belakang dari penelitian ini. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan Semangat Kerja Guru TK Pertiwi Desa Ketro Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan melalui Supervisi Komunikasi Administrasi oleh Pengawas Sekolah pada Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan Semangat Kerja Guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa rata-rata skor Semangat Kerja Guru pada tiap siklus mengalami peningkatan. Siklus I skor rata-ratanya 116,33. Siklus II skor rata-ratanya 134,67. Dan siklus III skor rata-ratanya 134,67.
Peningkatan Kemampuan Guru TK Beringin Putra Desa Gemaharjo Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi PKG Murdiyati S.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil pantauan calon peneliti selaku kepala sekolah, selama ini para guru di TK Beringin Putra Desa Gemaharjo Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Begitu pula dalam PKG, kemampuan guru berdiskusi masih kurang aktif dan kreatif, sehingga kemampuan guru memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar belum baik. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di TK Beringin Putra Desa Gemaharjo Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan yang terdiri dari 4 orang guru. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 78,75 kategori”cukup, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,25, kategori “baik”, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 73,75 kategori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 80,00, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 75,83 kategori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81,67 kategori “baik”. Berdasarkan keberhasilan tersebut di atas disarankan kepada guru-guru di TK Beringin Putra Desa Gemaharjo Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan agar lebih mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan memperbanyak variasi metode pembelajaran dalam penyusunan skenario pembelajaran maupun dalam pelaksanaan pembelajaran.
Peningkatan Kompetensi Penelitian Dan Pengembangan Serta Optimalisasi Kualitas Kepengawasan Supervisi Manajerial Di TK Siwi Peni Desa Kendal Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan Sukatmi, S.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah sebagai tindak lanjut dari upaya meningkatkan kompetensi penulis, yaitu keterampilan melaksanakan supervisi manajerial, dan meningkatkan kualitas litbang dengan semaksimal mungkin. Pada penelitian ini akan difokuskan pada Supervisi Akademik dan Manajerial. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Melaksanakan dan membuat laporan upaya peningkatan kompetensi penelitian dan pengembangan oleh guru baik secara mandiri maupun terprogram; 2) Menyusun perangkat pembelajaran untuk satu mata pelajaran lengkap; 3) Menyusun laporan observasi pembelajaran di kelas terhadap beberapa guru dalam upaya mencapai standar kompetensi lulusan; 4) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 5) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan (TK Siwi Peni Desa Kendal) berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan). Setelah penulis sebagai pengawas sekolah melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPPHH) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis dalam menyusun perangkat pembelajaran.
Penerapan Strategi Pembelajaran Debat Aktif Mampu Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Peraturan Perundang-Undangan Di Kelas V SDN Ramban Kulon 3 Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso In Setianingsih
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar pada hakikatnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar untuk menghasilkan suatu perubahan, menyangkut pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai-nilai. Manusia tanpa belajar akan mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang tidak lain juga merupakan produk kegiatan berpikir manusia pendahulunya. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui Penerapan Strategi Pembelajaran Debat Aktif dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PKn materi Peraturan Perundang-Undangan Kelas V Semester I SDN Ramban Kulon 3 Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2017/2018. penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis & MC Taggart (dalam Arikunto, 2006:93)yaitu berbentuk spiral dari siklus ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan refleksion (refleksi). Penerapan strategi pembelajaran debat aktif dapat meningkatkan hasil belajar mencapai 68% siklus I menjadi 92% siklus II mata pelajaran PKn materi Peraturan Perundang-Undangan Kelas V Semester I SDN Ramban Kulon 3 Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2017/2018.
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar PKn Materi Peraturan Perundang Undangan Dengan Menggunakan Model Make A Match Pada Siswa Kelas VI SDN 2 Grujugan Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Eko Agusrini
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru perlu bersikap atau setidaknya dipandang oleh siswa sebagai yang maha tahu dan sumber informasi. Lebih celaka lagi siswa belajar dalam situasi yang membebani dan menakutkan karena dibayangi oleh tuntutan-tuntutan mengajar nilai-nilai tes dan ujian yang tinggi. Pembelajaran terpusat pada guru sampai saat ini masih menemukan beberapa kelemahan. perbaikan ini bertujuan untuk: Untuk meningkatkan aktivitas belajar materi Peraturan Perundang Undangan setelah diterapkan pembelajaran Model Make A Match pada Siswa Kelas VI Semester I SDN 2 Grujugan Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah model skema spiral dari Hopkins (dalam Tim Proyek PGSM, 2006:7) dengan menggunakan empat fase yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil belajar materi Peraturan Perundang Undangan meningkat setelah diterapkannya pembelajaran Model Make A Match pada Siswa Kelas VI Semester I SDN 2 Grujugan Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2016/2017 hal ini terbukti pada siklus 1 mencapai ketuntasan 40% dan siklus II mencapai 90%.
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar PKn Materi Globalisasi Dengan Menggunakan Model Make A Match Pada Siswa Kelas VI SDN Ramban Kulon 1 Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Rusmini Rusmini
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran merupakan salah satu tahap yang sangat menentukan terhadap keberhasilan belajar siswa. Berhubungan dengan hal tersebut telah dilakukan banyak upaya oleh pemerintah dalam memacu dan meningkatkan kompetensi guru yang baik, sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Perbaikan ini bertujuan untuk: Untuk meningkatkan aktivitas belajar materi Globalisasi setelah diterapkan pembelajaran Model Make a match pada Siswa Kelas VI Semester I SDN Ramban Kulon 1 Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2017/2018. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah model skema spiral dari Hopkins (dalam Arikunto, 2006:94) dengan menggunakan empat fase yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil belajar materi Globalisasi meningkat setelah diterapkannya pembelajaran Model Make a match pada Siswa Kelas VI Semester I SDN Ramban Kulon 1 Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso Tahun Pelajaran 2017/2018; Peningkatan hasil belajar tersebut didukung dengan nilai siswa di siklus 2 relative lebih baik daripada nilai siswa pada siklus 1.
Peningkatan Kemampuan Membaca Dengan Menggunakan Media Kartu Kata Secara Berkelompok Pada Siswa Kelas III SDN Yosowilangun Kidul 03 Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2019/2020 Anik Sulistyowati, S.Pd.SD.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan temuan di lapangan, bahwa masih banyak peserta didik kelas II Yosowilangun Kidul 03 Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang masih kurang lancar membaca, sehingga sangat berpengaruh terhadap mata pelajaran yang lain. Berdasarkan pengamatan sebelum diadakan penelitian tindakan kelas, menunjukkan bahwa peserta didik yang belum lancar membaca sebanyak 67 % dari 20 peserta didik yang ada di kelas II pada tahun pelajaran 2019/2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya: peningkatan kemampuan membaca peserta didik kelas II, pembelajaran kelompok pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II, penggunaan media kartu kata pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan prosedur kerja yang terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dibandingkan dari data awal dalam penelitian ini pada siklus I tampak ada kenaikan proses belajar yang semula 67,5 meningkat menjadi 84,9 dari kategori cukup menjadi kategori baik dan secara klasikal sudah tuntas demikian juga pada siklus II menunjukkan bahwa kerjasama sudah baik (77.5)dan tingkat partisipasi juga baik (71.25) namun masih dibawah yang diharapkan. Dari segi proses membaca bisa diamati bahwa peserta didik membacanya sudah sangat baik (77.5) sedang kelancarannya sangat baik (98.75) dan intonasinya juga sangat baik (98.75) dari segi performen maupun produk ada peningkatan. Kesimpulan penelitian ini (1) kemampuan membaca peserta didik kelas II meningkat semula dari data awal 67,5 menjadi 84,9 pada siklus I dan 85,2 pada siklus II (2) Penerapan pembelajaran kelompok pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II berjalan dengan baik sesuai dengan kaidah belajar kelompok yang ditunjukkan dengan peningkatan kerjasama dari siklus I 75 menjadi 77.5 pada siklus II, sedang partisipasi pada siklus I dan siklus II tetap yaitu 71,25. (3). Penerapan penggunaan media kartu kata pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SDN. Yosowilangun Kidul 03 Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang pada tahun pelajaran 2019/2020 dapat berjalan dengan baik.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru TK Dharma Wanita Desa Wonokarto Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Oleh Pengawas Sekolah Sukapti, S.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di TK Dharma Wanita Wonokarto Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan meskipun pemerintah melalu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru dan kepala sekolah. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan IC ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru TK Dharma Wanita Wonokarto Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori Kemampuan Profesional Guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Pada Siswa Kelas V Semester II SDN Karanganyar Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Asmunib, S.Pd.SD.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 6 No 1 (2021): Vol 6 No.1 (2021)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejauh ini, pendidikan di negara kita masih didominasi oleh pandangan bahwa pengetahuan adalah seperangkat fakta-fakta yang harus dihapal. Kelas masih berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan, kemudian ceramah menjadi pilihan utama strategi belajar. Untuk itu, diperlukan sebuah strategi belajar baru yang lebih memberdayakan siswa. Sebuah strategi belajar yang tidak mengharuskan siswa menghapal fakta-­fakta, tetapi sebuah strategi yang mendorong siswa untuk mengkonstruksikan pengetahuan di benak mereka sendiri. Materi yang dipilih dalam penelitian ini adalah Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan sedangkan model rancangan yang digunakan mengacu pada rancangan Kemmis & Taggart (1988) dengan siklus; Masing-masing sikius terdiri dan 4 tahapan, yaitu: (1) penyusunan rencana tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) perefleksian, pengambilan kesimpulan dan saran. Dan hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) keterampilan proses yang dominan dilakukan siswa adalah melakukan penelitian, sedangkan yang paling sedikit dilakukan siswa adalah merumuskan masalah dan menyimpulkan hasil penelitian dan 2) hasil belajar siswa menggunakan pembelajaran inkuiri meningkat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya dapat diambil simpulan bahwa metode pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada pembelajaran siklus I dan siklus II sebagai berikut: Terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran siklus I, yaitu siswa yang tuntas ada 15 siswa (71,43%), dan yang belum tuntas ada 6 siswa (28,57%) dari nilai rata-rata ulangan harian pada Siklus I sebesar 72,38 naik menjadi 81,90 pada postes siklus II sedangkan yang belum tuntas ada 2 siswa (9,52%) dengan nilai rata-rata pada siklus I 72,38 naik menjadi 81.90 pada siklus II.