cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP)
ISSN : 23549513     EISSN : 26556367     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan ini memuat karya hasil penelitian, kajian teori pendidikan khususnya pembelajaran dan tulisan tentang pengembangan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Melalui Multipt Accut Approach (Pendekatan Pembelajaran Yang Mengembangkan Seluruh Potensi Peserta Didik) Sebagai Metode Pembelajaran Siswa Kelas X-2 Semester Genap Di SMA Negeri 2 Madiun Neni Umi Urbaniwati
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.006 KB)

Abstract

Dengan menggunakan metode Multipt Accut Approach (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan seluruh potensi peserta didik) dapat berjalan dengan optimal. Kemampuan dasar pada materi pembelajaran hubungan pemerintahan pusat dan daerah dapat tercapai dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada hasil evaluasi siswa yang mencapai ketuntasan 78,33%. Pada Siklus I hasil aktifitas siswa yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 22 (66,67) dan sedang sebanyak 4 (12,13) serta sebanyak 6 (18,19) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 12 (36,37), yang memiliki perhatian sebanyak 6 (18,19) dan perhatian kurang 15 (45,46). Hasil Prestasi Belajar Siswa pada Siklus I diperoleh rata rata nilai sebesar 68,55. Hal ini masih berada di bawah standart ketuntasan belajar yang ditentukan sebesar 75 (75%). Pada Siklus II hasil aktifitas siswa yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 28 (84,85) dan sedang sebanyak 2 (6,06) serta sebanyak 3 (6,06) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 26 (78,79), perhatian orang tua sebanyak 4 (12,13) dan perhatian kurang 3 (9,09). Hasil Prestasi Belajar Siswa diperoleh rata rata nilai sebesar 88,28. Hal ini berada di atas standart ketuntasan belajar yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka dari hasil kegiatan penelitian pada siklus II ini dinyatakan berhasil dan tuntas. Hipotesis yang dianjurkan dalam penelitian tindakan kelas ini : “Jika kegiatan belajar mengajar menggunakan metode Multipt Accut Approach (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan seluruh potensi peserta didik) pada materi pembelajaran Mengelompokkan jamur berdasarkan ciri ciri, cara reproduksi, dan mengaitkan perananya dalam kehidupan pada pelajaran Biologi prestasi belajar siswa dapat meningkat”, dapat di terima.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru Serta Optimalisasi Program Kepengawasan Akademik Dan Manajerial Oleh Pengawas Sekolah Di SMK Negeri Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi Yusuf Wibisono
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.642 KB)

Abstract

Pada penelitian ini akan difokuskan pada Supervisi Akademik dan Manajerial. Penelitian ini sejalan dengan pelaksanaan pengawasan oleh pengawas sekolah yang harus dijalani oleh penulis adalah dalam kegiatan tatap muka dengan guru-guru pada sekolah yang menjadi binaannya. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Melaksanakan dan membuat laporan upaya peningkatan kompetensi penelitian dan pengembangan oleh guru baik secara mandiri maupun terprogram; 2) Menyusun perangkat pembelajaran untuk satu mata pelajaran lengkap; 3) Menyusun laporan observasi pembelajaran di kelas terhadap beberapa guru dalam upaya mencapai standar kompetensi lulusan; 4) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 5) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi (SMK Negeri Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi) berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan). Setelah penulis sebagai pengawas sekolah melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis dalam menyusun perangkat pembelajaran
Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Kepala Sekolah Di SDN 1 Siman Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Jumatin Jumatin
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.83 KB)

Abstract

Sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan semangat kerja guru SDN 1 Siman Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo melalui Supervisi Komunikasi Administrasi pada Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan semangat kerja guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Peranan komunikasi administrasi dalam meningkatkan semangat kerja guru dasar ini ditandai terjadinya peningkatan skor hasil angket berupa kenaikan nilai rerata (Mean), mulai siklus pertama sampai siklus ketiga atau putaran terakhir; yaitu : pada siklus I nilai rerata mencapai 107,6; siklus II nilai rerata mencapai 127,7 berarti terjadi peningkatan sebesar 20,1; siklus III yang merupakan siklus terakhir nilai rerata yang dicapai sebesar 160,6 di sini terjadi peningkatan yang sangat berarti yakni 32,9. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor adanya peningkatan semangat kerja guru melalui komunikasi administrasi juga ditandai adanya peningkatan persentase kategori tinggi terhadap semangat kerja guru sekolah dasar dalam melaksanakan tugasnya, yaitu pada siklus I sebesar 0%, siklus II sebesar 28,57% dan akhirnya pada siklus III sebesar 57,14%.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Di SDN Brahu Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Sri Widaningsih
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.314 KB)

Abstract

Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SDN Brahu Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo meskipun pemerintah melalu Kementerian Pendidikan Nasional telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan IC ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SDN Brahu Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Keterampilan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Dengan Modifikasi Bola Pada Siswa Kelas V SDN Janti Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Parlan Parlan
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.113 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2x35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sepak pada materi permainan sepak takraw melalui metode modifikasi bola pada siswa Kelas V, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan hasil belajar sepak sila pada permainan sepak takraw melalui metode modifikasi bola pada siswa Kelas V SDN Janti Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan Model Pembelajaran modifikasi bola dalam meningkatkan hasil belajar sepak sila pada permainan sepak takraw ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 69,09; siklus II 75,91, dan siklus III 81,36. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 72,73%, siklus II meningkat menjadi 81,82%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100% Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran modifikasi bola dalam proses pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar sepak sila pada materi permainan sepak takraw.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK) Oleh Kepala Sekolah Di SDN 4 Wagir Lor Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo Sartono Sartono
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.998 KB)

Abstract

Tugas pokok guru masa kini tidak cukup hanya menyajikan informasi faktual untuk memperluas cakrawala siswa dan mengembangkan sejumlah keterampilan serta sikap positif juga berperan sebagai peneliti, motivator, dan fasilitator. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di Sekolah Dasar Negeri 4 Wagir Lor Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo meskipun pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK). Hasil dari pelaksanaan DRK ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik DRK dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SDN 4 Wagir Lor Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo melalui penerapan supervisi teknik DRK. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Hasil Belajar Mengenal Aktivitas Ekonomi Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Pembelajaran Olah Pikir Sejoli (OPS) Siswa Kelas IV SDN 2 Badegan Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo Suromo Suromo
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.17 KB)

Abstract

Permasalahan yang muncul di Kelas IV SDN 2 Badegan Kecamatan Badegan adalah siswa kurang menguasai konsep Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam. Berdasarkan data yang ada bahwa sejumlah 50,00% siswa Kelas IV SDN 2 Badegan Kecamatan Badegan belum memahami konsep Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam. Hal ini didukung dengan adanya nilai ulangan harian dengan rerata 51,00 dan 50,00% siswa belum mencapai standar ketuntasan belajar yang ditetapkan yaitu 75, serta adanya data hasil observasi bahwa siswa kurang tertarik terhadap pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dan tiap pertemuan berlangsung selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit), dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan jurnal. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Meningkatkan penguasaan konsep Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam melalui pembelajaran Olah Pikir Sejoli (OPS), 2) Mengetahui kemampuan guru dalam upaya merenovasi pelaksanaan pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial melalui pengembangan model pembelajaran, 3) Memperluas wawasan guru terhadap perlunya pengembangan model pembelajaran, 4) Mengetahui peningkatan penguasaan konsep Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dapat ditingkatkan dengan pembelajaran Olah Pikir Sejoli (OPS). Hal ini dapat dibuktikan adanya kenaikan nilai rerata kelas dalam setiap siklusnya. Masing-masing adalah, pada siklus I 73,00, siklus II 77,50, dan siklus III 83,50. Peningkatan ini juga diikuti dengan kenaikan tingkat ketuntasan belajar yaitu pada siklus I siswa yang dinyatakan tuntas belajar adalah 70,00%, siklus II 80,00% dan siklus III 100%.
“Awake Spuma Sehat” Sebagai Budaya Mutu Sekolah Untuk Membangun Dan Membangkitkan Kemajuan Pendidikan Pada SMP Negeri 10 Kota Madiun Tatik Julijani
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.716 KB)

Abstract

Dilihat dari prestasi akademik SMPN 10 Kota Madiun termasuk pada golongan yang masih rendah ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah Input siswa yang terdiri dari golongan siswa dengan nilai ujian ditingkat sebelumnya rata-rata rendah jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah setingkat disekitarnya. Dari segi sikap peserta didik masih mempunyai kecenderungan bersikap kurang positif hal ini ditunjukkan dengan sering terjadinya pelanggaran-pelanggaran disiplin di sekolah bahkan ada yang terjadi di lingkungan dan masyarakat. Dari sumber daya guru dan tenaga kependidikan masih belum maksimal pada sisi penguatan dan peningkatan kinerja khususnya dibidang pembelajaran, banyak diantara tenaga guru masih belum mampu memaksimalkan kemampuan akademiknya terutama pada faktor Inovasi pembelajaran. Disisi kepegawaian dan kekeluargaan masih dibutuhkan adanya sikap yang lebih membangun dan semangat kebersamaan yang masih harus ditingkatkan. Hal ini menginspirasi untuk mewujudkan visi dan misi sekolah menjadi sekolah yang lebih maju dalam hal Prestasi, IPTEK, Ahlak Mulia, Teknology, Berbudaya Lingkungan serta Berbudaya Mutu. Untuk itu sebagai wujud usaha dalam membangun, dan membangkitkan kemajuan pendidikan pada SMP Negeri 10 Kota Madiun, Kepala Sekolah menyusun sebuah Best Practice dengan Judul “Awake Spuma SEHAT” sebagai Budaya Mutu Sekolah. Best practice ini ditulis bertujuan untuk : 1. Mengetahui strategi yang dilakukan SMP Negeri 10 Madiun dalam meningkatkan Budaya Mutu Sekolah. 2. Mengetahui implementasi dan dampak positif dari penerapan “Awake SPUMA Sehat”. Adanya program Awake SPUMA Sehat mampu meningkatkan Budaya Mutu Sekolah, baik pendidik, tenaga kependidikan,pengurus komite,wali murid maupun peserta didik. Ini terbukti dengan : 1. Meningkatnya semangat anak dalam mengikuti IB, TPA dan kegiatan ekstra. 2. Adanya komunikasi yang baik antar semua warga sekolah. 3. Meningkatnya rasa empati dalam setiap individu. 4. Hafal surat-surat pendek. 5. Terbiasa disiplin dalam segala hal. Dengan demikian melalui program “Awake Spuma Sehat” diharapkan SMP Negeri 10 Kota Madiun bisa memiliki Budaya Mutu Sekolah sesuai dengan Standart Nasional Pendidikan.
Peningkatan Motivasi Dan Prestasi Belajar Matematika Pokok Bahasan Persamaan Linear Satu Variabel Dengan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) Pada Siswa Kelas VII-D SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018 Umi Nurhajati, M.Pd
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.997 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan prestasi belajar matematika dalam kegiatan pembelajaran. Subyek dalam penelitian ini adalah kelas VII-D SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan jumlah 30 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi yang berupa lembar angket bagi siswa dan post test. Lembar angket siswa digunakan untuk mengetahui motivasi belajar siswa selama kegiatan pembelajaran, sedangkan post test dilaksanakan pada akhir pembelajaran di setiap siklus yang digunakan untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada pembelajaran siklus I sebesar 61,3% dengan kategori cukup, siklus II sebesar 69,4% dengan kategori tinggi. Hal ini berarti motivasi belajar siswa dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan. Penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) ini juga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Pada siklus I jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (75) sebanyak 20 siswa (70%) dan terjadi peningkatan pada siklus II sebanyak 25 siswa (83%) yang mencapai ketuntasan belajar. Rata-rata kelas pada siklus I sebesar 75,50, meningkat 80,37 pada siklus II. Nilai tertinggi pada siklus I mencapai 83 dengan nilai terendah sebesar 48. Pada siklus II diperoleh nilai tertinggi 86 dan nilai terendah 50. Dari hasil penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VII-D SMP Negeri 4 Madiun. Selain itu model pembelajaran ini juga dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.
Peningkatan Perolehan Hasil Belajar Mendengarkan Penjelasan Dari Nara Sumber Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Cycle Learning Siswa Kelas 5 C SLB Negeri Sampang Mudjianto Dwi Sunarno
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 7 No 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.169 KB)

Abstract

Berdasarkan kenyataan di lapangan membuktikan bahwa 60,00% dari siswa Kelas 5 C SLB Negeri Sampang pada mata pelajaran Bahasa Indonesia memiliki hasil belajar dalam kategori rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti melakukan suatu kegiatan penelitian tindakan (action research) dengan mengimplementasikan strategi pembelajaran Cycle Learning. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Tiap pertemuan memiliki alokasi 2 jam pelajaran (2 x 35 menit) dan terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah meningkatkan perolehan belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa Kelas 5 C SLB Negeri Sampang Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Sedangkan hasil penelitian ini diharapkan memiliki manfaat bagi guru, kepala sekolah, siswa maupun peneliti lanjutan dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa yang dibinanya. Selain itu juga memberikan bahan masukan dalam rangka pengembangan kurikulum sekolah agar tidak terpaku dengan cara-cara kovensional yang mapan, namun perlu disesuaikan dengan perubahan atau inovasi penyelenggaraan pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Cycle Learning cukup efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas 5 C SLB Negeri Sampang. Hal ini dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan peningkatan persentase siswa yang memiliki nilai kategori baik yang diikuti ketuntasan belajar siswa meningkat dalam setiap siklusnya, yakni pada siklus I kategori baik mencapai 20,00% ketuntasan belajar 60,00%, siklus II kategori baik mencapai 60,00% ketuntasan belajar 80,00%, dan siklus III kategori baik meningkat menjadi 100% dan ketuntasan belajar 100%.

Page 8 of 20 | Total Record : 192