cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP)
ISSN : 23549513     EISSN : 26556367     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan ini memuat karya hasil penelitian, kajian teori pendidikan khususnya pembelajaran dan tulisan tentang pengembangan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Melakukan Operasi Hitung Campuran Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Metode Modeling The Way Siswa Kelas III SDN Pamotan II Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Anggananingsih Anggananingsih
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.276 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa untuk dalam bidang Matematika khususnya pada kompetensi dasar Melakukan Operasi Hitung Campuran sangat rendah, yakni 55,56% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 60,00. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Modeling the Way. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Modeling the Way diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memiliki hasil belajar Melakukan Operasi Hitung Campuran dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Melakukan Operasi Hitung Campuran melalui metode Modeling the Way pada siswa Kelas III SDN Pamotan II Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Model Pembelajaran Modeling the Way dalam meningkatkan hasil belajar Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 72,89; siklus II 76,11; dan siklus III 83,33. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 77,78%, siklus II 88,89%, siklus III 100%.
Peningkatan Hasil Belajar Menentukan Keliling Dan Luas Jajar Genjang Dan Segitiga Pada Mata Pelajaran Matematika Dengan Pembelajaran Certainly Of Response Index (CRI) Siswa Kelas IV SDN Gedang 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Sri Suyatmi
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.366 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Matematika khususnya pada kompetensi dasar Menentukan keliling dan luas jajar genjang dan segitiga sangat rendah, yakni hanya 50,00% dari 4 siswa memenuhi standar ketuntasan dalam belajar. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menentukan keliling dan luas jajar genjang dan segitiga. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Menentukan keliling dan luas jajar genjang dan segitiga melalui strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) pada siswa Kelas IV SDN Gedang 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dalam meningkatkan kemampuan Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 71,25; siklus II 77,50, dan siklus III 81,25. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu siklus I hanya 50,00%, siklus II 87,50%, siklus III mencapai 100%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dalam proses pembelajaran dapat meningkatan kemampuan dan hasil belajar Matematika pada materi ajar Menentukan keliling dan luas jajar genjang dan segitiga.
Peningkatan Hasil Belajar Menentukan KPK Dan FPB Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing Siswa Kelas IV-B SDN Kebonagung I Kecamatan Porong Samsul Hadi
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.942 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil angket sebelum penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa akan belajar jika diberi tugas oleh guru. Siswa belum mampu mengambil makna dari belajar, kemauan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya masih rendah, kegiatan belajar siswa masih tergantung pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB) melalui strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing pada siswa Kelas IV-B, SDN Kebonagung I Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing dalam meningkatkan hasil belajar Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB) ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 73,86; siklus II 79,09; dan siklus III 83,18. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 63,64%, siklus II 77,27%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 95,46%.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Minat Dan Ketuntasan Belajar Siswa Pada Materi Reaksi Redoks Dan Sel Elektrokimia Kelas XII IPA 1 Semester 1 SMA N 6 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Tintin Dwi Sumarni
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.859 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat dan ketuntasan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi Reaksi Redoks dan Sel Elektrokimia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Action Research Classroom) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII-IPA-1 SMA Negeri 6 Madiun tahun pelajaran 2018-2019. Metode pengumpulan data menggunakan data hasil tes, lembar pengamatan aktifitas dan data pengelolaan pembelajaran. Sedangakan perangkat yang digunakan adalah RPP, Hand Out, dan Lembar Kerja Siswa. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan minat dan ketuntasan belajar siswa pada materi Reaksi Redoks dan Sel Elektrokimia. Pada siklus I persentase ketercapaian minat tinggi sebesar 20% ( 6 siswa ) dan meningkat pada siklus II menjadi 53% (16 siswa). Peningkatan prestasi belajar dilihat dari aspek pengetahuan pada siklus I dengan ketuntasan klasikal sebesar 36,7% dan meningkat pada siklus II menjadi 86,7%. Sedangkan aktifitas positif lain yang diamati diantaranya aktifitan guru dan siswa serta pengelolaan pembelajaran juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.
Keefektifan Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Materi Sumber Daya Alam Kelas IV SD Negri Puri 03 Pati Upik Dwi Fitrianingsih; Ahmad Nashir Tsalatsa; Mei Fita Asri Untari
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.811 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-Eksperimental Design pre-experimental design berupa one group pretest-postest design.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD. Sampel yang diambil adalah 25 siswa. Berdasarkan perhitungan uji normalitas awal menggunkan uji Liliefors, diperoleh n= 25 dan taraf nyata α = 0,05, dari daftar nilai kritis L didapat Ltabel = 0,173. Karena Lhitung < Ltabel yaitu 0,088 < 0,173, maka Ho diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi berdistribus normal. Berdasrkan hasil perhitungan data akhir nilai posttest diperoleh Lhitung = 0,082 dengan n = 25 dan taraf nyata α = 0,05 dari daftar nilai kritis L didapat Ltabel = 0,173, karena Lhitung < Ltabel yaitu 0,082 < 0,173 maka Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahwa sampel berasal dari populasi berdistribusi normal. Dari data hasil pretest dan posttest memnuhi kriteria pengujian karena keduanya berdistribusi nirmal.Berdasarkan uji-t diperoleh t hitung > t tabel yaitu 8,699 > 2,059. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima.Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan.
Peningkatan Hasil Belajar Menggali Isi Dan Amanat Puisi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas IV SDN 2 Mangkujayan Ponorogo Sri Utaminingsih
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.993 KB)

Abstract

Salah satu tujuan pendidikan adalah memberikan pedoman atau petunjuk kepada guru dalam rangka memilih dan menentukan metode, model mengajar atau menyediakan lingkungan belajar bagi siswa. Berdasarkan tujuan yang telah digariskan maka dengan mudah pula dapat ditetapkan metode yang serasi dan dengan demikian akan terciptanya kegiatan-kegiatan belajar yang seimbang dan sesuai bagi siswa. Dari data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar Menggali isi dan amanat puisi yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan sangat rendah, yakni hanya 50,00% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 57,08. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Elaborasi. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Elaborasi diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui metode Elaborasi pada siswa Kelas IV, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan hasil belajar Menggali isi dan amanat puisi yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan melalui metode Elaborasi Siswa Kelas IV SDN 2 Mangkujayan Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan hasil belajar Menggali isi dan amanat puisi yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 67,91; siklus II 75,42, dan siklus III 81,25. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 66,67%, siklus II meningkat menjadi 79,17%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Implementasi Supervisi Akademik Oleh Pengawas Sekolah Di SDN Banjarjo Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan Sri Purwaningsih, S.Pd, M.Pd
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.106 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif ini adalah untuk: (1) Mengetahui perencanaan supervisi akademik oleh pengawas sekolah di SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan (2) Mengetahui pelaksanaan supervisi akademik oleh pengawas sekolah di SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan (3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan supervisi akademik oleh pengawas sekolah di SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan (4) Mengetahui tindak lanjut supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas sekolah di SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan. Subjek penelitian ini merupakan pengawas sekolah yang ditugaskan membina guru SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan sebanyak 6 orang dan 8 orang guru SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan yang mewakili tiap mata pelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Temuan dalam penelitian ini adalah : (1) perencanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas sekolah dibuat dalam bentuk program pengawasan sekolah. Program pengawasan sekolah yang disusun tersebut telah sesuai dengan sistematika penyusunan program pengawasan sekolah. (2) pelaksanaan supervisi akademik oleh pengawas sekolah di SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan dikategorikan kurang baik, karena dari 3 orang pengawas sekolah yang ditugaskan membina guru di SDN Banjarjo Kabupaten Pacitan, hanya ada 1 orang pengawas sekolah yang rutin melakukan supervisi. (3) Faktor yang mempengaruhi yaitu faktor penghambat dan pendukung. Faktor penghambat adalah kurangnya kesadaran diri pengawas sekolah akan tupoksinya, dan kurangnya jumlah pengawas sekolah dengan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan guru binaannya. Yang menjadi faktor pendukung adalah komunikasi dan hubungan yang telah terjalin dengan baik dan harmonis antara pengawas sekolah, guru maupun kepala sekolah. (4) Tindak lanjut yang dilakukan oleh pengawas sekolah adalah dengan mengadakan program pembinaan terhadap guru dan pembuatan laporan pelaksanaan program pengawasan sekolah.
Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Pada Siswa Kelas IXb SMP Negeri 2 Jenangan Tahun Pelajaran 2018/2019 Inganah Inganah
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.656 KB)

Abstract

Selama ini proses pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Jenangan masih cenderung dilakukan secara konvensional. Kalaupun pembelajaran dilakukan dengan metode pengamatan atau praktikum, siswa belum aktif dalam mengikuti pembelajaran. Siswa masih cenderung menunggu intruksi atau perintah dari guru, bahkan masih ada siswa yang bermain-main sendiri. Hal ini sering terjadi pada kelas IXB. Kondisi seperti ini tidak akan menumbuhkembangkan aspek kemampuan dan aktivitas siswa seperti yang diharapkan. Akibatnya nilai-nilai yang diperoleh tidak seperti yang diharapkan. Berdasarkan diagnosis penyebab permasalahan tersebut, perlu diterapkan suatu metode baru dalam pembelajaran IPA yang mampu: 1) meningkatkan aktivitas siswa, melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, 3) membangun kerjasama, 4) meningkatkan kemampuan pengaturan diri siswa, dan 5) meningkatkan prestasi belajar siswa. Sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan mutu pembelajaran IPA, maka akan dilakukan penelitian yang berjudul ”Penerapan Metode Mind Mapping untuk meningkatkan prestasi belajar IPA pada siswa Kelas IXB SMP Negeri 2 Jenangan tahun pelajaran 2018/2019”. Tujuan penelitian tindakan ini dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar IPA Siswa Kelas IXB SMP Negeri 2 Jenangan Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui Pembelajaran dengan Metode Mind Mapping (Peta Pikiran). 2. Ingin mengetahui peningkatan aktivitas Siswa Kelas IXB SMP Negeri 2 Jenangan Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui pembelajaran dengan Metode Mind Mapping (Peta Pikiran). Hasil dari ketiga siklus dalam penelitian ini diperoleh hasil kenaikan prestasi belajar siswa, hal ini dapat dilihat dengan adanya kenaikan persentase ketuntasan belajar secara berturut-turut, yaitu (a) 62,96% pada siklus I, (b) 81,48% pada siklus II, dan (c) 88,88% pada siklus III. Artinya ada peningkatan pemahaman siswa kelas IXB SMP Negeri 2 Jenangan terhadap konsep berbagai sistem dalam tubuh manusia dalam proses pembelajaran IPA. Sedangkan aktivitas belajar siswa hasilnya secara berturut-turut, yaitu (a) 6,06 pada siklus I dengan kategori kurang aktif, (b) 8,66 pada siklus II dengan kategori cukup aktif, dan (c) 11,13 pada siklus III dengan kategori aktif. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan berbunyi Pembelajaran Dengan Strategi Mind Mapping Dapat Meningkatkan Prestasi belajar IPA Siswa Kelas IXB SMP Negeri 2 Jenangan Tahun Pelajaran 2018/2019 dapat diterima.
Meningkatkan Prestasi Belajar Dengan Bimbingan Konseling Melalui Transfering Approach Guidance Learning (Pendekatan Bimbingan Yang Mengembangkan Pemanfaatan Pengetahuan Dalam Situasi/Konteks Baru) Pada Siswa Kelas XI-IPS-I Semester Ganjil Di SMA Negeri Hery Indharto
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.216 KB)

Abstract

Penerapan Transfering Approach Guidance Learning (Pendekatan Bimbingan yang mengembangkan pemanfaatan pengetahuan dalam sittiasi/konteks baru) dalam Bimbingan Dengan Bimbingan Konseling Pokok Bahasa Siswa memiliki perilaku berpikir dan bersikap positif terhadap orang lain dan keadaan dirinya pada siswa Kelas XI-IPS-1 Semester Ganjil di SMA Negeri 3 Magetan, Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2017/2018. berpengaruh terhadap Peningkatan Kualitas Belajar Dengan Bimbingan Konseling. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa 100% siswa senang terhadap keterampilan Transfering Approach Guidance Learning (Pendekatan Bimbingan yang mengembangkan pemanfaatan pengetahuan.. dalam situasi/konteks baru), dan 75,5% berpendapat bahwa perangkat yang digunakan baru. Selain itu respon siswa tentang keterampilan proses, 82,6% senang dan 72,2% berpendapat baru mengenai keterampilan proses yang digunakan. Data ini menunjukkan bahwa siswa senang mengikuti Bimbingan jika Bimbingan menggunakan keterampilan Transfering Approach Guidance Learning (Pendekatan Bimbingan yang mengembangkan pemanfaatan pengetahuan dalam situasi/konteks baru) dan keterampilan proses, khususnya pada komponen keterampilan proses melakukan pengamatan dimana pendapat siswa senang dalam melakukan pengamatan sebesar 95,790.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Kelas 2 SD Suci Setyawati; Firosalia Kristin; Indri Anugraheni
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 2 (2019): Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.551 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tempat penelitian dilaksanakan di SD Negeri Tawang 01. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dan non tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN Tawang I yang berjumlah 16 siswa terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan presentase keaktifan siswa pada pra siklus dengan kriteria aktif sebesar 25 % dengan jumlah 4 siswa, namun belum ada satupun siswa yang mampu mencapai kriteria sangat aktif. Pada siklus I telah mengalami peningkatan menjadi 69% pada kriteria aktif atau sebanyak 11 siswa dan pada kriteria sangat aktif menjadi 19% atau sebanyak 2 siswa. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 12% atau 2 siswa pada kriteria aktif, dan 88% atau sebanyak 14 siswa dalam kriteria sangat aktif. Hasil belajar siswa dikatakan tuntas yaitu mencapai KKM yang telah ditentukan yaitu lebih dari atau sama dengan 70. Penelitian ini telah menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa, pada pra siklus 31% atau sebanyak 5 siswa yang memperoleh nilai lebih dari KKM. Pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 69% atau sebanyak 11 siswa. Pada siklus II mencapai 94% atau sebanyak 15 siswa. Maka dapat di hitung peningkatan pada penelitian keaktifan dari siklus I ke siklus II sebesar 14%, peningkatan hasil belajar siklus I ke siklus II sebesar 36%.Maka dapat di simpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model PBL mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas II SDN Tawang 01.

Page 6 of 20 | Total Record : 192