cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP)
ISSN : 23549513     EISSN : 26556367     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan ini memuat karya hasil penelitian, kajian teori pendidikan khususnya pembelajaran dan tulisan tentang pengembangan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Peningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Relasi Dan Fungsi Dengan Pembelajaran Pemberian Balikan Pada Siswa Kelas VIII G SMPN 1 Kwadungan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018 Tri Sulistyowati, S.Pd. M.Si
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.653 KB)

Abstract

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian tindakan ini adalah: (a) Apakah pembelajaran dengan pemberian balikan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa? (b) Bagaimanakah pengaruh pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap motivasi belajar siswa? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap hasil belajar Matematika. (b) Untuk mengungkap pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap motivasi belajar Matematika. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII G SMPN 1 KWADUNGAN semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil test formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap prestasi belajar Matematika, (b) Untuk mengungkap pembelajaran dengan pemberian balikan terhadap motivasi belajar ilmu pengetahaun. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I 68,18%), siklus II (77,27%), siklus III ((86,36%).
Peningkatan Kemampuan Menyusun Paragraf Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Strategi Pembelajaran Inquiry Pada Siswa Kelas III SDN Kedungsumur 3 Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo Sri Wahyuti
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.054 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar menyusun paragraf sangat rendah. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi pembelajaran Inquiry. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Inquiry diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep menyusun paragraf. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan dalam menyusun paragraf melalui strategi pembelajaran Inquiry pada siswa Kelas III, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan Kemampuan Menyusun Paragraf pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan Strategi Pembelajaran Inquiry Siswa Kelas III SDN Kedungsumur 3 Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Inquiry dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Indonesia materi ajar menyusun paragraf ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 70,00; siklus II 76,00, dan siklus III 81,00. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I hanya 60,00%, siklus II meningkat menjadi 80,00%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan strategi pembelajaran Inquiry dalam proses pembelajaran dapat meningkatan kemampuan menyusun paragraf.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Di SMA Negeri Punung Kabupaten Pacitan Dwi Agus Setyawan
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.494 KB)

Abstract

Dari hasil observasi di lapangan khususnya di Sekolah Menengah Atas Negeri Punung meskipun pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SMA Negeri Punung Kabupaten Pacitan melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Hasil Belajar Menganalisis Sifat Larutan Elektrolit Dan Larutan Non-Elektrolit Pada Mata Pelajaran Kimia Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas X TPTU SMK Negeri 3 Buduran Farida Nuraini
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.382 KB)

Abstract

Guru ditantang untuk dapat menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, yang memungkinkan siswa dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal sehingga hasil belajar yang memuaskanpun dapat dicapai. Dari data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam bidang Kimia khususnya pada kompetensi dasar Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya sangat rendah dengan nilai rerata yang dicapai 54,58. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Kimia melalui metode Model Pembelajaran IMPROVE pada siswa Kelas X TPTU SMK Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan Model Pembelajaran IMPROVE dalam meningkatkan hasil belajar Kimia kompetensi dasar Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 73,47; siklus II 79,16; dan siklus III 83,47. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 63,89%, siklus II meningkat menjadi 80,56%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi MGMP Di SMK Negeri 3 Semarang Ratna Setyohandani
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.566 KB)

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang sebelumnya lebih banyak didominasi oleh peran guru (teacher centered) diperbaharui dengan sistem pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered). Dari hasil pantauan calon peneliti selaku kepala sekolah, selama ini para guru di SMK Negeri 3 Semarang, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan pelaksanaan diskusi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) terhadap peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SMK Negeri 3 Semarang yang terdiri dari 8 orang guru. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,38 katagori”cukup,sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 84,88, katagori “baik”, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 78,75 katagori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,50, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 78,33 katagori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,08 katagori “baik”.Melihat nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dari siklus I ke siklus II, terjadi peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh dari masing-masing komponen yang di observasi maupun yang dinilai, yang berarti pembinaan dan bimbingan melalui pendekatan diskusi kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar.
Peningkatan Hasil Belajar Menulis Surat Untuk Teman Sebaya Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Strategi Pembelajaran Drill Review Pairs (DRP) Siswa Kelas IV SDN Kedungsumur 1 Kecamatan Krembung Siti Indah Hirawati
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.309 KB)

Abstract

Sudah telanjur menjadi stigma bahwa Bahasa Indonesia adalah pelajaran yang sangat sulit. Menurut data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia sangat rendah. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Drill Review Pairs (DRP). Apabila guru menerapkan model pembelajaran Drill Review Pairs (DRP) diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep dan memiliki prestasi belajar yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Bahasa Indonesia standar kompetensi melalui metode Drill Review Pairs (DRP) pada siswa Kelas VI SDN Kedungsumur 1 Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran Drill Review Pairs (DRP) dalam meningkatkan kemampuan pembelajaran Bahasa Indonesia ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 73,27; siklus II 79,87, dan siklus III 84,00. Ketuntasan belajar juga meningkat dari Siklus I sebesar 73,33%, pada siklus II 86,67% dan siklus III sebesar 100%.
Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Kepala Sekolah Di SDN Kedungsumur 1 Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo Titik Aliyah Wati
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.564 KB)

Abstract

Tercapainya tujuan organisasi merupakan suatu hal yang penting bagi pimpinan. Begitu juga dalam lembaga pendidikan, tercapainya tujuan lembaga pendidikan menjadi tolok ukur bagi peneliti dalam menilai keberhasilan pimpinan yakni guru di dalam memimpin para guru. Namun demikian sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan semangat kerja guru SDN Kedungsumur 1 Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo melalui Supervisi Komunikasi Administrasi pada Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan semangat kerja guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya.
Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Gerak Melingkar Pada Mata Pelajaran Fisika Melalui Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing Siswa Kelas X TPM SMK Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo Yeyeh Suharti
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.806 KB)

Abstract

Model-model pembelajaran tradisional kini mulai ditinggalkan berganti dengan model yang lebih modern, karena lembaga pendidikan dituntut untuk lebih dapat menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Banyak perhatian khusus diarahkan kepada perkembangan dan kemajuan pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan. Berdasarkan hasil angket sebelum penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa akan belajar jika diberi tugas oleh guru. Siswa belum mampu mengambil makna dari belajar, kemauan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya masih rendah, kegiatan belajar siswa masih tergantung pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tentang Gerak Melingkar melalui strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing pada siswa Kelas X TPM, SMK Negeri 3 Buduran Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing dalam meningkatkan hasil belajar tentang Gerak Melingkar ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 68,75; siklus II 77,36; dan siklus III 81,94. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 47,22%, siklus II 72,22%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 94,44%.
Peranan Pembelajaran Buzz Group Untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Memproduksi Teks Cerita Sejarah, Berita Iklan, Editorial/Opini, Dan Cerita Fiksi Dalam Novel Yang Koheren Sesuai Dengan Karakteristik Teks Siswa Kelas XII-8 Dra. Ema Yulistiani
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.737 KB)

Abstract

Model Pembelajaran Teknik Buzz Model merupakan salah sau model pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipatif siswa dalam mengemukakan pendapat dengan berdiskusi dan accelerated learning merupakan komponen Buzz Group. Karya ilmiah ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran di SMA Negeri 2 Madiun, Kota Madiun dengan Kompetensi Dasar Memproduksi teks cerita sejarah, berita iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun maupun tulisan di Kelas XII-8 semester ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. dengan Teknik Buzz Group. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan observasi dokumentasi serta tes. Berdasarkan penelitian ini dikumpulkan bahwa dengan pendekatan Buzz Group dapat meningkatkan mengartikan Al-Quran pada di SMA Negeri 2 Madiun, Kota Madiun dengan Kompetensi Dasar Memproduksi teks cerita sejarah, berita iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun maupun tulisan di Kelas XII-8 semester ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018. yang dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang mencapai klasikal 83,34% siklus 2. Pada Peranan pembelajaran partisipatif dengan Teknik Buzz Group ada 5 aktivitas (perhatian terhadap pelajaran, bertanya, mengerjakan tugas, bekerja kelompok, presentasi dan diskusi) mengalami peningkatan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Prosentase seluruh aktivitas siswa selama Siklus 1 dan Siklus 2 adalah sebesar 80,70% dan 84,74%.Pada peningkatan pembelajaran partisipatif dengan Teknik Buzz Group ketuntasan belajar secara klasikal diperoleh sebesar 83,42% dengan kategori baik, sehingga ketuntasan belajar siswa secara klasikal dapat tercapai yang ditunjukkan dari 36 siswa sebanyak 4 orang siswa yang tidak tuntas belajarnya.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Matematika Melalui Strategi Giving Questions And Getting Answer (Strategi Pembelajaran Yang Mengembangkan Pertanyaan Dan Untuk Memperoleh Jawaban) Pada Siswa Kelas XII-7 Semester Genap Di SMA Negeri 2 Madiun Sri Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Pengembangan Pendidikan (JIPP) Vol 6 No 3 (2019): Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun Bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.943 KB)

Abstract

Salah satu indikator pendidikan berkualitas adalah perolehan hasil belajar siswa. Nilai hasil belajar siswa didapat lebih ditingkatkan apabila pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien dengan ditunjang oleh tersedianya sarana dan prasarana pendukung serta kecakapan Guru selalu dalam pengelolaan kelas dan penguasaan materi yang cukup memadai. Disamping itu banyak keluhan dari para Guru selalu bahwa beban para Guru selalu bagi siswa terlalu bert dibandingkan dengan waktu yang ada, sehingga kualitas belajar tidak memadai. Oleh sebab itu penerapan pendekatan Giving Questions and Getting Answer (Strategi Pembelajaran Yang Mengembangkan Pertanyaan dan Untuk Memperoleh Jawaban) diharapkan mampu mengatasi keterbatasan waktu tersebut. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Strategi Giving Questions and Getting Answer (Strategi Pembelajaran Yang Mengembangkan Pertanyaan dan Untuk Memperoleh Jawaban) memiliki dampak positif dalam Mengoptimalkan Hasil Prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (61,85%), siklus II (70,61%), siklus III (79,55%). 2) Penerapan Strategi Giving Questions and Getting Answer (Strategi Pembelajaran Yang Mengembangkan Pertanyaan dan Untuk Memperoleh Jawaban) mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam belajar matematika, hal ini ditunjukan dengan antusias siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan Strategi Giving Questions and Getting Answer (Strategi Pembelajaran Yang Mengembangkan Pertanyaan dan Untuk Memperoleh Jawaban) sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar. 3) Strategi Giving Questions and Getting Answer (Strategi Pembelajaran Yang Mengembangkan Pertanyaan dan Untuk Memperoleh Jawaban) memiliki dampak positif terhadap kerjasama antara siswa, hal ini ditunjukkan adanya tanggung jawab dalam kelompok dimana siswa yang lebih mampu mengajari temannya yang kurang mampu.

Page 7 of 20 | Total Record : 192