COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
The journal reports significant new findings related to physics and education physics, including: learning media development, learning methods development, learning methods implementation and several application of physics.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 1 (2017)"
:
12 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA
Hafitriani Rahayu;
Joko Purwanto;
Daimul Hasanah
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1384
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi kelas XI IPA MAN LAB UIN Yogyarta. Tes berupa soal pretest dan soal posttest digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa tendensi sentral, ukuran dispersi serta Normalized Gain(N-Gain). Hasil analisa data menunjukkan nilai rata-rata skor posttest adalah 15,18 > rata-rata skor pretestyaitu4,64, serta standar deviasi skor posttestadalah 4,64> nilai standar deviasi skor pretestyaitu3,16. Peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dilihat dari skor N-gain, yaitu 0,359 dan memasuki kategori sedang. Maka dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran PjBL berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN SISWA, KECERDASAN EMOSI DAN KREATIVITAS BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA
Nursari Nursari;
Hidayati Hidayati
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1389
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kedisiplinan siswa, kecerdasan emosi dan kreativitas belajar dengan prestasi belajar fisikasiswa kelas XI SMA se-Kecamatan Umbulharjo tahun ajaran 2015/2016 baik secara bersama-sama maupun secara mandiri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif yang bersifat ex post fasto. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan tes. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kedisiplinan siswa, kecerdasan emosi dan kreativitas belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar fisika. Nilai koefisien determinan (R2)= 0,578. Sumbangan efektif ketiga prediktor sebesar SE= 57,816 %., berasal dari kedisiplinan siswa 12,481 %, kecerdasan emosi 13,693%, kreativitas belajar siswa 31,641 %.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTER SISWA, KEDISIPLINAN SISWA, DAN KELENGKAPAN SARANA PRASARANA SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA
Ardianti Ratna Sari;
Widodo Budhi
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1380
Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara karakter siswa, kedisiplinan siswa, kelengkapan sarana prasarana sekolah dengan prestasi belajar fisika siswa kelas X semester genap sma negeri sekecamatan banguntapan bantul tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian ini sebanyak 418 siswa. Teknik pengambilan sampelnya Random Sampling sebanyak 62 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Validitas item dengan korelasi product moment, Reliabilitas instrumen dengan alpha cronbach dan KR 20. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara karakter siswa, kedisiplinan siswa. kelengkapan sarana prasarana sekolah secara bersama-sama dengan prestasi belajar fisika. Nilai koefisien determinasi R2 = 0,456. Sumbangan efektif ketiga prediktor SE = 45,590%. Terdiri dari karakter siswa 15,379%, kedisiplinan siswa 14,626%, kelengkapan sarana prasarana sekolah 15,225%.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBASIS INTEGRASI-INTERKONEKSI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR
Titin Amalia;
Joko Purwanto
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.3083
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbasis integrasi-interkoneksi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi Suhu dan Kalor. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X MIA MAN Yogyakarta III. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes yang terdiri dari pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji U, N-gain dan effect size. Hasil analisis data penelitian memperoleh nilai Zhitung = 3,178 > nilai Ztabel (α = 0,025) = 1,96 dan hasil effect size sebesar 0,852. Dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning berbasis integrasi-interkoneksi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi Suhu dan Kalor serta perbedaan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas eksperimen sangat signifikan dibanding dengan siswa kelas kontrol.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII
Eling Jiwangga;
Hidayati Hidayati
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1385
Penelitian ini secara deskriptif bertujuan mengetahui kecenderungan prestasi belajar fisika siswa kelas VIII yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan menggunakan model pembelajaran konvensional. Secara komparatif bertujuan mengetahui perbedaan prestasi belajar fisika pokok bahasan cahaya siswa kelas VIII yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan model konvensional. Sampel diambil dengan teknik random sampling, pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan tes. Hasil uji-t diperoleh thitung= 5,103 dengan p = 0,000. Ada perbedaan yang sangat signifikan prestasi belajar fisika siswa kelas VIII yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Rerata prestasi belajar fisika yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tingi dari rerata prestasi belajar fisika yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Berarti ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas VIII.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA PERHATIAN SELAMA PEMBELAJARAN DAN KECEMASAN SEBELUM TES DENGAN PRESTASI BELAJAR
Diana Weny Prasetyowati;
Widodo Budhi
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1390
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan dan hubungan persepsi siswa, perhatian selama pembelajaran, kecemasan sebelum tes, dan prestasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan metode ex post facto. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jatisrono Wonogiri tahun ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dengan teknik sampel acak, dan diperoleh 85 siswa. Teknik pengumpulan instrumen dengan angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi, persepsi, dan perhatian termasuk kategori tinggi, sedangkan kecemasan termasuk kategori sedang. Terdapat hubungan yang positif dan sangat signifikan antara persepsi siswa dan perhatian selama pembelajaran dengan prestasi dan terdapat hubungan yang negatif dan sangat signifikan antara kecemasan sebelum tes dengan prestasi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVIASION) TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA KELAS VIII
Wahyu Nurdiansyah;
Widodo Budhi
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1381
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan prestasi belajar fisika siswa kelas VIIIyang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dan menggunakan model pembelajaran konvensional. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling, terpilih kelas VIII C sebanyak 34 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII Esebanyak 34 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil uji-t diperoleh thitung= 3,196dengan p = 0,000. Ada perbedaan yang sangat signifikan pada prestasi belajar fisika siswa kelas VIII antara yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Rerata prestasi belajar fisika yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD lebih tinggi dari pada yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, sehingga disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran STAD terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas.
STUDI KORELASI ANTARA INTERAKSI SOSIAL DALAM BELAJAR, INTENSITAS BELAJAR, DAN BERSIKAP ILMIAH SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR
Ade Kurniawati;
Sumadi Sumadi
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1386
Penelitian ini secara deskriptif bertujuan untuk mengetahui kecenderungan interaksi sosial dalam belajar, intensitas belajar dan bersikap ilmiah siswa terhadap prestasi belajar. Penelitian ini adalah "Ex Post Facto". Uji validitas butir dengan rumus korelasi Product Moment, sedangkan uji reliabilitas dengan rumus KR-20 untuk menguji prestasi belajar dan dengan Alpha Cronbach untuk menguji interaksi sosial dalam belajar, intensitas belajar dan bersikap ilmiah siswa. Hasil uji reliabilitas tes prestasi belajar fisika uji rtt = 0,806, reliabilitas angket interaksi sosial dalam belajar diperoleh rtt = 0,922, reliabilitas angket intensitas belajar rtt = 0,909, reliabilitas angket bersikap ilmiah siswa rtt = 0,923 nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa semua instrumen reliabel
SISTEM SATUAN DALAM MEKANIKA
Kartoyo Kartoyo
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1382
Sekitar abad 15-16 terjadi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga komunikasi antar kelompok ( komunitas ) menjadi lebih maju dan meluas. Tetapi dirasa ada kesulitan komunikasi di dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Para ilmuwan berpendapat perlu adanya penyeragaman satuan-satuan dari berbagai kelompok agar komunikasi di dalam ilmu pengetahuan dan teknologi lancar. Sistem satuan berkembang cepat setelah para ilmuwan Prancis mengusulkan sistem metrik. Sistem ini berkembang pesat dan diikuti oleh negara-negara besar, Eropa Barat, Meksiko dan Amerika Latin. Sistem satuan terdiri dari sejumlah besaran dasar dan besaran turunan. Pemilihan besaran dasar bebas sesuai selera masing-masing kelompok. Para ilmuwan dalam bidang mekanika berpendapat bahwa besaran dasar mekanika cukup 3 (tiga), yakni panjang, massa dan waktu. Atau panjang, gaya dan waktu. Pemilihan ini menghasilkan 9 (sembilan) sistem satuan. Hal ini dirasa belum memperlancar komunikasi di dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan perdagangan. Pada tahun 1867 di Paris diadakan pameran internasional tentang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Orang dapat menyaksikan betapa pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Para cendikiawan berfikir , bahwa akan menguntungkan semua fihak jika semua negara menggunakan sistem metrik. Pemikiran ini ditanggapi pemerintah Prancis yang kemudian mengundang sejumlah negara untuk bersama-sama membentuk suatu Komisi Internasional tentang Meter dan Organisasi Internasional Timbangan dan Ukuran yang membawahi beberapa badan. Setelah melalui proses panjang akhirnya pada tahun 1960 disetujui suatu sistem satuan praktis dengan 7 (tujuh) besaran dasar dan 3 (tiga) kelas satuan. Sistem ini diberi nama Sistem Internasional untuk Satuan (SI). Dengan diterapkannya SI tidak berdampak negatif pada proses belajar mengajar mekanika
PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN CAHAYA
Nurhadi Saputro;
Hidayati Hidayati
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/cjipf.v4i1.1387
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kecenderungan prestasi belajar fisika pokok bahasan cahaya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Prambanan tahun ajaran 2014/2015 yang pembelajarannya menggunakan metode eksperimen dan metode konvensional. Secara Komparatif bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar fisika pokok bahasan cahaya siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Prambanan tahun ajaran 2014/2015 antara pembelajaran menggunakan metode eksperimen dan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan prestasi belajar fisika siswa yang pembelajarannya menggunakan metode eksperimen sangat tinggi sedangkan kecenderungan prestasi belajar fisika siswa yang pembelajarannya menggunakan metode konvensional adalah sedang. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh metode eksperimen terhadap prestasi belajar fisika pokok bahasan cahayasiswa kelas VIII SMP Negeri 2 Prambanan tahun ajaran 2014/2015.