cover
Contact Name
Indra Rukmana
Contact Email
indra@iaiig.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwarna@iaiig.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Warna
ISSN : 26151642     EISSN : 25500058     DOI : -
Jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan anak usia dini dengan pengajarannya melalui media seni dan budaya. Terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Memuat tulisan yang menyangkut gagasan atau pemikiran, hasil penelitian pendidikan anak usia dini, seni, budaya pariwisata berbasis edukasi dan pengajarannya.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 7 Documents clear
AKTING SUPALI DALAM PEMENTASAN YANG BERJUDUL SUPALI GENDENG WEDOKAN MARCIANO, ROCI
Jurnal Warna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.766 KB)

Abstract

Ludruk telah menjadi teater tradisi yang memiliki makna sebagai media pembelajaran yang baik di masyarakat, khususnya Jawa Timur. Hidupnya Ludruk juga tidak terlepas dari peran serta aktor yang menjadi icon, sehingga ludruk sebagai kesenian menjadi sangat dekat dengan penontonnya, seperti Supali yang bahkan tidak berjarak dengan masyarakat. Sosok Supali telah menjadi ikon dalam setiap pementasan yang diperankannya, sehingga disetiap kehadirannya dalam pementasan selalu dihadiri oleh penggemarnya yakni masyarakat khususnya Jawa Timur. Melalui penelitian ini pula dapat mengetahui struktur dan tekstur tentang lakon SGW dan bagaimanakah gaya akting Supali dalam berperan. Mengapa meneliti gaya akting Supali? Karena tema penelitian masih sesuai dalam mengikuti perkembangan gaya akting di Indonesia, ludruk Jawa Timur khususnya, dan juga melihat semakin hilangnya esensi gaya akting aktor-aktor Indonesia baik dalam film dan teater yang lebih terpengaruh dengan metode atau gaya akting aktor-aktor Barat. Penelitian gaya akting Supali dalam lakon Supali Gendeng Wedokan, diharapkan mampu menjadi pembanding sebagai pilihan untuk menjadi salah satu gaya acting untuk di aplikasikan di kancah perteateran Indonesia.
PERANCANGAN INFOGRAFIS KOTA PADANGPANJANG SEBAGAI STRATEGI KREATIF PROMOSI WISATA Ghifari, Muhammad
Jurnal Warna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1788.66 KB)

Abstract

Kota Padangpanjang terkenal dengan udaranya yang sejuk dan memiliki potensi wisata yang perlu dikembangkan. Berada pada jalur yang strategis merupakan peluang besar untuk memperkenalkan objek wisata tersebut agar lebih dikenal. Objek wisata yang terdapat di Kota Padangpanjang meliputi wisata alam, wisata kuliner, wisata pendidikan, wisata budaya, dan wisata sejarah. Potensi wisata yang ada di Kota Padangpanjang tersebut belum terpublikasi dengan maksimal. Informasi yang lengkap seputar objek wisata Kota Padangpanjang masih sulit ditemukan. Perlu sebuah strategi kreatif agar semua informasi tersebut tersaji secara lengkap dan mudah dipahami. Salah satu strategi kreatif tersebut adalah melalui perancangan infografis. Perancangan infografis Kota Padangpanjang sebagai strategi kreatif promosi wisata mampu menyajikan informasi seputar objek wisata yang menarik, mudah dipahami, singkat, jelas dan kompleks. Sehingga melalui Perancangan Infografis Kota Padangpanjang tersebut dapat meningkatkan rasa keingintahuan dan kunjungan wisatawan ke objek-objek wisata yang terdapat di Kota Padangpanjang.
BENTUK DAN FUNGSI SOPO GODANG TAPANULI SELATAN MANDAILING NATAL Kholilah, Anni
Jurnal Warna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.726 KB)

Abstract

Sopo Godang adalah tempat memusyawarahkan peraturan adat. Selain itu, tempat ini juga dijadikan untuk pertunjukan kesenian, tempat belajar adat dan kerajinan, bahkan juga tempat musyafir bermalam. Berbagai patik, uhum, ugari dan hapantunan lahir dari tempat ini. Juga disiapkan untuk menerima tamu-tamu terhormat. Dirancang berkolong dan tidak berdinding agar penduduk dapat mengikuti berbagai kegiatan di dalamnya. Karenanya Sopo Godang juga disebut Sopo Sio Rangcang Magodang, inganan ni partahian paradatan, parosu-rosuan ni hula dohot dongan. Artinya, Balai Sidang Agung, tempat bermusyawarah melakukan sidang adat, menjalin keakraban para tokoh terhormat dan para kerabat. Tulisan ini membahas bentuk dan fungsi Sopo Godang Mandailing Natal dalam hal kehidupan masyarakat Mandailing meliputi rumah adat dan kekeluargaan. Pembahasan lebih bersifat deskriptif yang diharapkan paling tidak dapat memberi gambaran tentang keberadaan Sopo Godang Mandailing Natal.
POLA GANDA (PROGRAM PELATIHAN GAMOLAN ANAK DAERAH) SEBAGAI UPAYA TERWUJUDNYA GENERASI BERWAWASAN BUDAYA DI SDN 2 SULUSUBAN LAMPUNG TENGAH dkk, Hasyimkan,
Jurnal Warna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.57 KB)

Abstract

The activity devotion of Pola Ganda (Training Program Gamolan Anak Daerah) is motivated from the idea that there should be introduction and development of Gamolan instrument in SD Negeri 2 Sulusuban. This is because Gamolan which is one of the pride of the people of Lampung shows quite a fact of irony, because in fact most of the people of Lampung, especially in the Village Sulusuban Central Lampung regency does not know the instrument. With the hope that through this service can straighten the wrong understanding in society as well as efforts to conserve, protection, development and utilization of Gamolan, and aims to streamline Pola Ganda in realizing the generation of cultural insight as well as being able to consider and encourage the government to better preserve local culture. Devotion of Pola Ganda is done by giving learning about history and making of Gamolan as well as intensive training some of Gamolan beats which collaborated with Rebana and Gong to students who are members of Mulei-Mekhanai Gamolan community and teacher board of SD Negeri 2 Sulusuban. The training process uses the Rolling Group method and fun learning.
DAUN SIRIH MERAH SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KRIYA KAYU Andeska, Niko
Jurnal Warna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.318 KB)

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian mengenai daun sirih merah dan di visualkan kedalam karya seni kriya. Tanaman sirih merah tumbuh menjalar seperti halnya sirih hijau. Dilihat dari segi warna, pada daun sirih merah memiliki perpaduan warna hijau dan merah hati sehingga menambah nilai-nilai estetis pada daun sirih tersebut. Daun sirih merah juga memiliki banyak kegunaan untuk kesehatan yang sangat bermanfaat bagi kita sebagai pengobatan tradisonal, seperti mengobati kanker payudara, jantung, dan sebagainya. Daun sirih merah sebagai sumber ide penciptaan seni kriya cukup representative, hal ini dikarenakan daun sirih merah memiliki banyak keunikan yang layak untuk diangkat sebagai aspirasi dalam penciptaan karya seni kriya, sekaligus sebagai media ekspresi bagi penulis mewujudkan karya berbentuk daun sirih merah dalam penerapan garis dan warna sebagai penggambaran karakter daun sirih, kemudian memunculkan figur manusia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENARI TARI GIRING-GIRING PADA ANAK USIA DINI MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING DI TK TANJUNG SARI BANJARMASIN Rahmani, Rahmani
Jurnal Warna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.065 KB)

Abstract

Salah satu caranya adalah dengan cara mengembangkan kreativitas mereka melalui proses yang nyata dan bisa dipahami oleh mereka. Permasalahan di lapangan yaitu di TK Tanjung Sari yang diamati dengan seksama ditemukan bahwa 1) pembelajaran dalam proses menari berpola pada gerakkan monoton pada cara memberikan pengajaran dalam proses pengembangan kemampuan diri mereka terutama dalam menari 2) kurang mengembangkan daya imajinasi terutama berhubungan dengan cara mengembangkan daya pikir mereka dalam proses menari 3) anak kurang diberikan perhatikan terhadap kemampuan mereka dalam proses menari di dalam kelas, sehingga mereka kurang kreatif. Tujuan penelitian untuk mengetahuai aktivitas Anak Usia Dini Menari Tari Giring-Giring Pada Anak Usia Dini Melalui model Coopertive Learning di TK Tanjung Sari Banjarmasin. Peningkatan kemampuan Menari Tari Giring-Giring Pada Anak Usia Dini Melalui model Coopertive Learning di TK Tanjung Sari Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan oleh guru kelas. Subjek penelitian ini Anak yang bersekolah pada TK Tanjung Sari menjadi target penelitian ini adalah 15 orang. Dalam menggali data ini digunakan 2 cara yaitu tes dan observasi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini dilihat dari aktivitas guru mencapai 80% dalam menerapkan model Inkuiri kepada anak dalam melaksanakan Tari Giring-Giring. Anak mampu mengikuti Tari Giring-Giring yang diajarkan oleh guru. Anak mampu meningkatkan kemampuan anak belajar Tari Giring-Giring berdasarkan langkah yang diberikan dalam tari tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara mengalisis secara kualitatif dan kuantitatif berupa aktivitas guru dan aktivitas siswa serta dari hasil gerakkan anak dalam melakukan tari Tari Giring-Giring. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil penelitian secara keseluruhan sudah sangat aktif yaitu 92.2% dalam mengembangkan diri mereka lebih baik lagi dalam belajar tari giring-giring. Hasil tingkat kemampuan anak dalam belajar tari tari giring-giring masih sudah mampu dalam melakukan gerakkan tersebut hanya mencapai 96,7%.
PEMEROLEHAN BAHASA Sundari, Weli
Jurnal Warna Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.634 KB)

Abstract

This research is motivated about how humans get their first language discussed among researchers. This theory states that human beings get their first language naturally. Language acquisition is a process that takes place inside a child's brain when he or she gets his first language or his mother tongue. Language acquisition is different from language learning. Language learning deals with the processes that occur when a child learns a second language after he or she gets his first language. Thus, language acquisition is related to the first language, while language learning is related to the second language. Theories of language acquisition are: (1) The theory of Behaviorism (2) Nativistic Theory (3) Theory of Cognitivism (4) Theory of Interactionism. The results obtained in this study (1) The acquisition of the first language is closely related to the child's cognitive development. From the research of experts on cognitive development can be drawn two conclusions namely the production of speech-based speech that is regular but not automatically and the speaker must obtain cognitive categories underlying the meaning of expressive natural language.

Page 1 of 1 | Total Record : 7