cover
Contact Name
Asep Saepulrohman
Contact Email
komputasi@unpak.ac.id
Phone
+62251-8363419
Journal Mail Official
komputasi@unpak.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Pakuan PO. BOX 452, Bogor, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 16937554     EISSN : 26543990     DOI : 10.33751
Scientific Journal of Computer and Mathematical Science (Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika) is initiated and organized by Department of Computer Science, Faculty of Mathematics and Science, Pakuan University (Unpak), Bogor, Indonesia to accommodate the writing of research results for the academics and institutions other. Komputasi journal was originally launched in 1992, and published online since 2007 with ISSN version p-ISSN: 1693-7554 and version of the daring of e-ISSN: 2654-3990 in 2018 (SK No. 0005.26543990/JI.3.1/SK.ISSN/2018.10-15 October 2018 (starting Vol. 16, No. 1, January 2019). The journal is a publication media for original manuscripsts related information technology development and science written in Bahasa Indonesia which is published twice times a year (January and July).
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
SISTEM PEMERIKSA KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN NATIONAL INSTITUTE OF STANDARDS AND TECHNOLOGY (NIST) CYBERSECURITY FRAMEWORK Victor Ilyas Sugara; Hadi Syahrial; Muhammad Syafrullah
KOMPUTASI Vol 16, No 1 (2019): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.331 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v16i1.1591

Abstract

Masalah kemanan informasi dapat mempengaruhi operasional di suatu perusahaan/organisasi. Resiko yang timbul dapat berakibat proses bisnis tidak optimal, kerugian finansial, berkurangnya kepercayaan pelanggan, menurunnya reputasi dan yang paling buruk adalah hancurnya bisnis perusahaan. Untuk itu diperlukan suatu cara untuk memonitor keamanan informasi di perusahaan ini secara periodik. Metode yang bisa digunakan sebagai best practise  adalah National Institute of Standards and Technology (NIST) Cybersecurity Framework. Framework ini menyediakan mekanisme penilaian yang memungkinkan organisasi/perusahaan menentukan kemampuan cybersecurity saat ini, menetapkan sasaran individual, dan membuat rencana untuk memperbaiki dan memelihara program cybersecurity. Dari penelitian ini didapatkan hasil pengujian untuk fungsi Mengenali (Identify) sebesar 16.67%, Melindungi (Protect) sebesar 32.86%, Mendeteksi (Detect) sebesar 25%, Menanggapi (Respond) sebesar 23.33% dan Memulihkan (Recover) sebesar 58.33%. Namun untuk keseluruhan nilai NIST Security Framework yang didapat hanya 27.55%.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN ILUMINSI HEAD LAMP KENDARAAN BERMOTOR STANDAR JIS D5500 : APLIKASI INTERFACE KOMPUTER DAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) BERBASIS DESKTOPMENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC Khoirur Rosyidin
KOMPUTASI Vol 9, No 1 (2012): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2651.939 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v9i1.713

Abstract

Dalam industri, pengujian kualitas produk sangat penting. Mesin ukur yang dioperasikan secara manual seringkali mengalami gangguan atau kesalahan prosedur dalam pengoperasian (Human error). Hal ini menyebabkan tidak validnya data pengukuran yang didapatkan. Tidak hanya sampai disitu data yang dihasilkan dari pengukuran manual juga seringkali tidak dapat diakui seratus persen kebenarannya, karena banyak faktor yang bisa membuat data itu berubah sebelum menjadi laporan. Misal adanya kesalahan catat pada saat pengukuran, tidak akuratnya pembacaan operator pada saat pengukuran, atau bisa jadi adanya manipulasi data yang dilakukan pihak tertentu untuk mendapatkan persetujuan dari pihak yang diinginkan. Karena itu dibutuhkan suatu metode pengukuran yang sedikit melibatkan campur tangan manusia. Yaitu dengan membuat otomatis mesin tersebut. Dengan metode pengukuran otomatis ini diharapkan berbagai kesalahan karena tangan operator dapat dihilangkan atau paling tidak diminimalisir sehingga akan didapatkan laporan pengukuran yang valid, akurat dan terpercaya. dalam pembahasan ini akan banyak dijelaskan tentang antar muka (interfacei) komunikasi secara serial komputer dengan Programmable Logic Controller (PLC). Komputer bertindak sebagai otak sekaligus sebagai penyimpanan data, sedangkan PLC sebagai actuator yang memerintahkan motor untuk bergerak sejauh data yang diberikan oleh komputer. Dalam prakteknya data pergerakan motor di input kedalam database secara vertical (sumbu Y) dan horizontal ( sumbu X). Untuk kemudian dikirimkan kedalam PLC secara paket dalam bentuk jumlah pulsa yang harus diberikan PLC kepada motor. Jika motor telah mencapai titik yang diinginkan, sensor posisi akan mengirimkan sinyal berupa logika 1/0 ke PLC sehingga PLC akan meneruskan ke komputer. sedangkan lulminance sensor menangkap level luminasi cahaya head lamp untuk dikirimkan secara serial ke komputer. Satu kali pengukuran adalah satu kali parameter yang terdiri atas beberapa titik koordinat. Setiap satu koordinat didapatkan nilai pengukuran akan disimpan kedalam database. Ketika semua titik dalam satu kali pengukuran telah didapatkan maka program akan membuat laporan dalam beberapa format diantaranya grafik yang akan memudahkan proses penganalisaan. Format Excel yang memudahkan untuk dibuka dalam semua Komputer.
Implementasi Algoritma Knuth-Morris-Pratt Pada Fungsi Pencarian Judul Tugas Akhir Repository Halimah Tus Sadiah
KOMPUTASI Vol 14, No 1 (2017): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.453 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v14i1.262

Abstract

Pencarian pada sistem repository belum menggunakan algoritma pencarian sehingga hasil pencarian dari sistem tersebut belum optimal. Oleh karena itu, perlu adanya implementasi algorima pencarian yang akan membantu menghasilkan hasil pencarian yang cepat dan optimal. Paper ini bertujuan untuk mengimplementasi Algoritma KMP pada fungsi pencarian dalam sistem repository tugas akhir. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu tahap System Development Life Cycle yang terdiri atas analisis, rancangan sistem pencarian, implementasi algoritma KMP dan pengujian. Algoritma KMP berhasil diimplementasikan pada fungsi pencarian aplikasi repository tugas akhir. Hasil pengujian performa menunjukan bahwa rata-rata performa algoritma KMP dalam menemukan kata di form pencarian adalah 0.0138 detik. Hal ini menunjukan bahwa algoritma KMP sudah cukup cepat dan optimal dalam fungsi pencarian pada aplikasi repository tugas akhir Diploma Manajemen Informatika
RANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KENAIKAN GAJIA BERKALA DENGAN PENDEKATAN OBYEK Sri Setyaningsih; Lita Karlita; Irawati Irawati
KOMPUTASI Vol 6, No 11 (2009): Vol. 6, No. 11, Januari 2009
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.227 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v6i11.1764

Abstract

Bagian umumdan kepegawaian  di Dinas kependudukan . Catatan Sipil dan KB mempunyai tugas bagian kepegawaian yaitu mengurusi  pengangkata kepegawai, kenaikan pangkat, pelatihan dan pendidikan pegawai, pensiun pegawai dan kenaikan gaji berkala. Kenaikan gaji berkala pada Dinas Kependudukan , Catatan Sipil Dan KB. Pengelolaan data penggajiannya yang selama ini  dilakukan masih bersifat  manual  (Masih menggunakan word dan Excel untuk menyuimpan data diri pegawai). Oleh karena itu di kembangkan aplikasi  yang dapat mempermudah pegawai dalam mencari dan dan memperoleh informasi tentang kenaikan gaji secara berkala. Dalam pengembangan aplikasinya  menggunakan metode OOP (object oriebted program). Kata Kunci: Kepegawaian OOP
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DENGAN METODE SMARTER MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0.( Eneng Tita Tosida; Dentik Karyaningsih
KOMPUTASI Vol 4, No 8 (2007): Vol. 4, No. 8, Juli 2007
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.529 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v4i8.1786

Abstract

Salah satu masalah kependudukan adalah masalah kesejahteraan masyarakat dapat diukur dri kondisi/ keadaan/ kemampuan tiap-tiap keluarga sehingga pemerintah mengelompokkan kedalam kedalam kelompok-kelompok tertentu berdasarkan kriteria-kriteria yang telah di tetapkan. Data yang didapat dari BKKBN digunakan sebagai acuan penentuan tingkat kesejahteraan masyarakat, tetapi pada kenyataan masih ada kesalahan dalam mengelompokan suatu keluarga kedalam tingkat kesejahteraan tertentu dan berdampak pada pelaksanaan kenijaksanaan yang tidak tepat kepada sasarannya. Pada penelitian ini dikemangkan Sistem Penunjang Keputusan berbasis Komputer dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat membantu mempermudah dalam penentuan tingkat kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat membantu mempermudah dalam penetuan tingkat kesejahteraan Metode SMARTER Menggunakan Microsoft Visual Basic6.0 Kata Kunci : SPK, Kesejahteraan,Smarter
7. Rancangan dan Implementasi Sistem Database Terdistribusi Menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 (Studi Kasus Sistem Informasi Pemesanan Tiket Pesawat) Iyan M; Herfina Herfina; Rediansyah Rediansyah
KOMPUTASI Vol 4, No 7 (2007): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.404 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v4i7.1419

Abstract

Dalam sebuah database terdistribusi, database disimpan pada beberapa komputer yang berhubungan satu sama lain melalui bermacam-macam media komunikasi. Salah satu contoh penerapan sistem database terdistribusi adalah pada sistem Iformasi pemesanan tiket pesawat. Sistem tersebut terdiri dari sekumpulan komputer, tiap-tiap komputer dapat berpartisipasi dalam pengeksekusian transaksi-transaksi yang mengakses data pada satu komputer atau beberapa komputer. Manfaat yang dapat diperoleh dari pembuatan sistem ini adalah mengimplementasikan sistem database terdistribusi, yaitu penyimpanan data dilakukan pada semua komputer yang terhubung, penyimpanan data ini terpisah secara geografis namun sama secara logik, sehingga masing-masing komputer memiliki database dan input data dapat dilakukan pada semua komputer yang terhubung dengan saling menjaga keamanan data. Kata Kunci : Basis data,Terditribusi,
SISTEM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BATITA MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO Irma Anggraeni; Yusma Yanti
KOMPUTASI Vol 17, No 1 (2020): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.446 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v17i1.1749

Abstract

The growth of children under the age of three (toddlers) is one of the determinants of children's development in the future. One of the parameters of toddler growth assessment is determined by gender, age, height and weight. This research makes a system that can monitor toddler growth with web-based. The research method used is the System Life Development Cycle, which consists of planning, analysis, design, implementation and use. This system also uses the Tsukamoto fuzzy method to determine the membership set of each input variable. The gender criteria are divided into two classes, male and female, the age criteria are divided into three classes, the height criteria are three classes, and the weight criteria are divided into three classes. Based on the division of classes, the output of this study is the growth status of toddlers, namely poor growth, poor, normal and more. Based on the results of input data criteria and calculations using Tsukamoto fuzzy, the output obtained in the form of the status of the child's growth. 
Sistem penunjang keputusan Dalam penentuan alternatif pengelolaan kawasan karst Maros-pangkep secara berkelanjutan menggunakan Analitychal hierarchy process (AHP) Rachman kurniawan; Eriyanto Eriyanto; Rukman Sardjadidjaja; Alinda F M zain
KOMPUTASI Vol 7, No 1 (2010): Vol. 7, No. 1, Juli 2010
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.122 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v7i1.1771

Abstract

Kawasan Karst Maros-Pangkep (KKMP) memiliki tipe karts menara (tower karts)yang sangat khas terletak dikabupaten maros dan kabupaten pangkep sulawesi selatan, Merupakan salah satu karts yang di rekomendasikan menjasdi kawasan alam warisan dunia (natural world heritage,NWH). Secara umum kawasan ini dan kawasan karts lainnya hanya di kenal sebagai kawasan yang memiliki kompetensi bahan galian untuk bahan bangunan dan bahan baku semen. Sesungguhnya kawasan ini juga memiliki potensi lain yang tidak kalah penting, Yaitu nilai ekonomi seperti lahan pertanian, Obyek wisata alam dan penambangan, Nilai sosial budaya seperti situs arkeologi dan areal peribadatan, serta jasa nilai lingkungan (enviromental services)seperti sumber daya air, Keanekaragaman hayati dan keunikan bentang alam. Oleh karena itu, pengelolaan KKMP perlu di lakukan dengan memperhatikan kelestariannya guna menjaga kelangsungan jasa lingkungan yang ada. kompleksitas pengelolaan KKMP tersebut memerlikan penentuan strategi berdasarkan berbagai keahlian. Pemanfaatan keahlian pakar dapat membantu menentukan alternatif pengelolaan KKMP secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menentukan alternatif pengelolaan KKMP berdasarkan preferensi pakar. Preferensi pakar di lakukan terhadap 15 pakar dari instansi pemerintah, Perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat. Preferensi fakar ini di kaji menggunakan analitycal hierarchy process(AHP)untuk menentukan alternatif KKMP. Hasil penelitian penunjukn bahwa pemerintah masih merupakan aktor yang paling berperan dalam proses penentuan dan pelaksanaan pengelolaan KKMP. Selain itu diperlukan upaya untuk mendorng KKMP menjadi NWH dengan membentuk badan pengelola kawasan secara khusus berdasrakan kerjasama antar pemerintah daerah menggunakan sistem pengelolaan berkelanjutan yang memperhatikan keseimbangan antara pencapaian tujuan kelestarian lingkungan, Peningkatan ekonomi dan kestabilan sosial budaya masyarakat.hal ini akan bermanfaat sebagai masukan bagi penyusunan kebijakan sistem pengeloaan KKMP secara berkelanjutan.
DEKODING SINDROM KODE LINEAR GILBERT-VARSHAMOV BINER DENGAN JARAK MINIMUM 15 Asep Saepulrohman
KOMPUTASI Vol 15, No 2 (2018): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.722 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v15i2.1382

Abstract

Transmisi data merupakan proses untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima menggunakan media tertentu. Dalam transimisi data, pesan dikirim melalui jaringan internet bisa terjadi perubahan yang mengakibatkan pesan tidak autentik. Pesan dalam bentuk kode linear biner dengan panjang  yang merupakan subruang vektor  yang merupakan kode biner. Kode tersebut dapat direpresentasikan dalam bentuk digital sebagai barisan simbol, umumnya digunakan blok simbol biner  yang dikenal dengan bitstring. Kode linear biner didefinisikan sebagai operasi XOR (eXclusive OR)  yang berguna untuk mendeteksi dan mengoreksi apabila terjadi kesalahan (error) informasi. Semakin besar sebuah data, semakin lama waktu yang diperlukan semakin besar kemungkinan data yang hilang. Oleh karena itu dibutuhkan cara metode untuk mengkontruksi sebuah kode yang lebih optimal tanpa merusak informasi. Metode yang digunakan menggunakan kode Gilbert-Vashamov biner yang merupakan salah satu cara penyandian (encoding) yang menggunakan tiga parameter yaitu, panjang kode, dimensi, jarak minimum. Mengkonstruksi suatu kode dengan panjang n yang berdimensi  k dengan jarak    dinyatakan sebagai kode  yang memiliki beban komputasi cukup berat, dalam hal ini dekoder harus menyediakan memori untuk matrik berukuran . Untuk mengkontruksi kode optimal kuat dilakukan pemilihan kode dasar untuk submatriks generator atau cek paritas dengan menghapus beberapa matriks baris yang tidak sempurna dengan jarak minimum 15 dan dilakukan dengan digunakan paket program konstruksi dengan menggunakan software MAPLE. 
Pendeteksian Objek Pada Citra Menggunakan Pencocokan Titik-Titik Fitur Berbasis Algoritma SURF dan MSER Homa Parlagutan Harahap
KOMPUTASI Vol 13, No 2 (2016): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika
Publisher : Ilmu Komputer, FMIPA, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.938 KB) | DOI: 10.33751/komputasi.v13i2.142

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan proses pendeteksian sebuah objek tertentu dalam sebuah citra dengan menemukan kecocokan antara titik-titik fitur dari masing-masing citra dengan menggunakan algoritma Speeded Up Robust Features (SURF) dan algoritma Maximally Stable Extremal Regions (MSER). Penelitian ini menggunakan satu citra target dan dua citra referensi, kesemua citra akan di konversi dalam citra grayscale. Metode yang digunakan adalah menggabungkan algoritma feature descriptor dengan regions detector. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) waktu proses pencocokan fitur sebesar 1,347 detik, 2) waktu menampilkan hasil sebesar 1,125 detik, 3) waktu proses membandingkan dan ploting titik sebesar 0,859 detik, 4) waktu proses deteksi fitur sebesar 0,251 detik, dan 5) waktu ekstraksi fitur sebesar 0,093 detik. Waktu yang dibutuhkan untuk proses eksekusi kedua algoritma ini secara keseluruhan adalah 5,216 detik. Keakuratan penggabungan kedua algoritma ini sangat baik dalam menunjukkan kecocokan dan lokasi objek dalam sebuah citra.Hasil tingkat akurasi untuk setiap proses adalah sebagai berikut; 1) akurasi deteksi fitur sangat baik, 2) ekstraksi fitur sangat baik, 3)kesesuaian titik kandidat sangat baik, 4) penentuan batasan lokasi objek sangat baik, dan 5) waktu proses eksekusi algoritma cepat.Berdasarkan hasil penelitian ini maka penggabungan algoritma SURF dan MSER baik digunakan dalam menentukan sebuah objek dalam sebuah citra.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2024): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 21, No 1 (2024): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 20, No 2 (2023): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 20, No 1 (2023): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 19, No 2 (2022): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 19, No 1 (2022): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 18, No 2 (2021): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 18, No 1 (2021): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 17, No 2 (2020): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 17, No 1 (2020): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 16, No 2 (2019): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 16, No 1 (2019): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 15, No 2 (2018): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 15, No 1 (2018): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 14, No 2 (2017): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 14, No 2 (2017): JURNAL KOMPUTASI Vol 14, No 1 (2017): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 14, No 1 (2017): JURNAL KOMPUTASI Vol 13, No 2 (2016): JURNAL KOMPUTASI Vol 13, No 2 (2016): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 12, No 2 (2015): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 12, No 2 (2015): KOMPUTASI Vol 9, No 1 (2012): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 9, No 1 (2012): Komputasi Vol 8, No 1 (2011): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 8, No 1 (2011): KOMPUTASI Vol 7, No 1 (2010): Vol. 7, No. 1, Juli 2010 Vol 6, No 11 (2009): Vol. 6, No. 11, Januari 2009 Vol 5, No 1 (2008): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 4, No 8 (2007): Vol. 4, No. 8, Juli 2007 Vol 4, No 7 (2007): Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika Vol 3, No 6 (2006): Vol. 3, No. 6, Juli 2006 More Issue