cover
Contact Name
Desi Sarli, S.SiT, M.Keb
Contact Email
desi_sarli@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jik@stikesalifah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN
Published by STIKES Alifah Padang
ISSN : 2580930X     EISSN : 25978594     DOI : -
Core Subject : Health,
Provides a form for original research and scholarship relevant to Ners, Midwife, Public Health and other health related professions.
Arjuna Subject : -
Articles 414 Documents
Peningkatan Volume ASI Dengan Pemijatan Oksitosin Suhertusi, Binarni
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.234 KB) | DOI: 10.33757/jik.v4i1.266

Abstract

Tidak lancarnya pengeluaran ASI merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu nifas. Masalah yang sering terjadi yaitu lecetnya puting susu ibu dan bayi sering menangis, sehingga tidak dapat memberikan ASI. Penyebab tidak lancarnya pengeluaran ASI salah satunya adalah volume ASI yang kurang pada hari pertama setelah melahirkan. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin yang sangat berperan dalam kelancaran volume ASI, agar pengeluaran ASI lancar diperlukan usaha-usaha seperti pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan volume ASI dengan pemijatan oksitosin. Desain penelitian ini adalah one group pre test post test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas pada bulan Oktober dan November 2019 dengan jumlah sampel berjumlah 30 orang ibu nifas. Variabel independent yaitu pijat oksitosin dan variabel dependen yaitu volume ASI. Pengumpulan data menggunakan lembar pengumpulan data. Uji statistik yang digunakan yaitu uji T dependent T Test. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden, sebelum dilakukan pijat oksitosin rata-rata pengeluaran ASI yaitu 78,37 ml dengan standar deviasi 15,248 dan setelah dilakukan pijat oksitosin rata-rata pengeluaran ASI yaitu 97,57 ml dengan standar deviasi 19,771. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap volume ASI (p = 0,0001). Disarankan kepada petugas agar dapat mengajarkan perawatan payudara selama hamil dan dapat melakukan pijat oksitosin kepada ibu setelah melahirkan.
Efektivitas Massage Endorphin dan Counter Massage Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Karuniawati, Benny
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i1.256

Abstract

Proses persalinan hamper selalui disertai dengan rasa nyeri. Rasa nyeri yang terjadi pada proses persalinan terjadi akibat kerusakan jaringan nyata. Apabila rasa nyeri yang menyertai proses persalinan tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan meningkatnya kecemasan menghadapi persalinan sehingga hormon adrenalin meningkat dan mengakibatkan vasokonstriksi yang menyebabkan aliran darah ibu ke janin menurun. Endorphin Massage merupakan sebuah terapi sentuhan yang dapat menurunkan rasa nyeri melalui serabut C dan delta A yang berdiameter kecil sehingga gerbang sinaps menutup transmisi impuls nyeri. Selain Endorphin massage,Counter massage juga dapat membantu menurunkan rasa nyeri, dengan pijatan yang dilakukan dengan memberikan tekanan yang terus-menerus selama kontraksi pada tulang sakrum pasien dengan pangkal atau kepalan salah satu telapak tangan. Tujuan: mengetahui perbedaan efektivitas endorphin massage dan Counter massage dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I. Penelitian ini menggunakan rancangan pre test post test design.  Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 ibu bersalin yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Uji analisis data dengan Mann-Whitney test. Karena data tidak terdistribusi normal maka uji statistic menggunakan Mann-Whitney test. Hasil Uji diperoleh nilai sig 0,962 yang menunjukkan tidak adanya perbedaan efektivitas antara endorphin massage dan counter Massage. Kesimpulan: tidak ada perbedaan efektivitas anatara massage endorphin dan massage Counter dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan Kala I. Saran: Bagi bidan hendaknya melakukan teknik endorphin masase maupun counter massage pada ibu bersalin untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan mengajarkan kepada keluarga/ pendamping
Madu Dengan Oral Rehydration Salts dan Larutan Madu Efektif Terhadap Penurunan Frekuensi Diare dan Lama Rawat Pada Anak Rifka Putri Andayani
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.817 KB) | DOI: 10.33757/jik.v4i1.268

Abstract

Pemberian madu dapat menurunkan frekuensi diare dan lama rawat pada anak. Kandungan antibakteri, antiinflamasi, dan antivirus yang dapat melawan organisme penyebab diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian madu dengan ORS dan larutan madu ORS terhadap frekuensi diare dan lama rawata pada anak balita. Desain penelitian ini adalah uji klinis acak terkontrol (randomized controlled trial) atau RCT dengan pendekatan pre and post test control group design pada 72 responden (kelompok intervensi 36 dan kelompok kontrol 36). Kelompok intervensi diberikan madu dengan ORS sebanyak 5 ml dan pemberian ORS setiap anak diare, sedangkan kelompok kontrol diberikan larutan madu 10 ml ditambahkan dengan ORS diberikan setiap anak diare. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara frekuensi diare sebelum dan sesudah diberikan madu dengan ORS pada kelompok intervensi (p<0,001) dan larutan madu ORS pada kelompok kontrol (p<0,001). Terdapat perbedaan yang bermakna terhadap lama rawat setelah diberikan madu ORS (p<0,001) dan larutan madu ORS (p<0,001). Madu dapat dijadikan salah satu alternatif terapi yang dapat diterapkan oleh perawat anak di ruang rawat inap anak untuk menurunkan frekuensi diare dan lama rawat pada anak.
Efektivitas Aromaterapi Minyak Atsiri Daun Jeruk Purut Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Haid Remaja Putri Faridah BD; Yefrida Rustam; Nilur Rahma
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.493 KB) | DOI: 10.33757/jik.v4i1.252

Abstract

Nyeri haid mengakibatkan sekitar 12% remaja puteri kesulitan dalam beraktivitas seperti tidak bisa berkonsentrasi dalam belajar atau bahkan tidak hadir di sekolah. Perempuan di Indonesia mengalami nyeri haid sebesar 65% dan di Sumatera Barat mencapai angka 57,3%. Aromaterapi minyak atsiri daun jeruk purut merupakan terapi alternatif yang dapat digunakan untuk menurunkan intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMA N 1 Kab. Solok Selatan Tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aromaterapi minyak atsiri daun jeruk purut terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja putri SMA N 1 Kab. Solok Selatan Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah pre-experiment design dengan populasi 90 orang remaja putri mengalami nyeri haid, didapat sampel sejumlah 18 orang secara purposive sampling. Penelitian dilakukan dari bulan Oktober 2018 sampai Agustus 2019. Data dikumpulkan dengan mengukur intensitas nyeri menggunakan numerical rating scale. Analisis data terdiri dari univariat dan bivariat menggunakan komputerisasi uji t dependent. Hasil analisis univariat didapatkan rata-rata sebelum nyeri haid yaitu 5,33 dan sesudah yaitu 2,88. Hasil analisis bivariat pemberian aromaterapi minyak atsiri daun jeruk purut diperoleh nilai rata-rata sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi minyak atsiri daun jeruk purut yaitu 2,44 dengan nilai p value=0,000. Dapat disimpulkan bahwa aromaterapi minyak atsiri daun jeruk purut efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid. Disarankan kepada pihak sekolah untuk memberikan informasi kepada remaja puteri mengenai pemanfaatan aromaterapi minyak atsiri daun jeruk purut dalam mengatasi nyeri haid. 
Keberhasilan Pemberian ASI Pada Dua Bulan Pertama Menyusui Ditinjau Dari Dukungan Suami Erma Nur Fauziandari
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.474 KB) | DOI: 10.33757/jik.v4i1.257

Abstract

Manfaat pemberian ASI  bagi bayi belum meningkatkan cakupan pemberian ASI Ekslusif di Dunia maupun di Indonesia. Data World Health Organization tahun 2016 rata-rata angka pemberian ASI eksklusif di dunia sebesar 38%. Cakupan ASI ekslusif di Indonesia tahun 2017  sebesar 29.5 %. Survey Hellen Keller Internasional menyatakan rata rata bayi di Indonesia mendapatkan ASI secara Ekslusif selama 1.7 bulan (Fikawati & Syafiq, dkk, 2010). Keberhasilan pemberian ASI Ekslusif dipengaruhi beberapa faktor yaitu pengetahuan, pekerjaan, tingkat pendidikan, dukungan tenaga kesehatan, dukungan suami dan keluarga serta Inisiasi Menyusu Dini (Kadir, 2014). Tujuan penelitian mengetahui pengaruh dukungan suami  terhadap keberhasilan pemberian ASI dalam dua bulan pertama menyusui. Manfaat peneltian memberikan gambaran kepada bidan untuk memberikan motivasi kepada suami agar berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada ibu menyusui. Sampel dalam penelitian ini 53 ibu yang mempunyai bayi minimal usia 2 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig > 0,05  berarti tidak terdapat pengaruh dukungan suami terhadap pemberian ASI. Meskipun tidak bermakna secara satitistik tetapi dukungan suami  diperlukan oleh ibu untuk meningkatkan percaya diri ibu dalam menyusui. 
Pengetahuan, Sikap dan Pengalaman yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS Pada Wanita Pekerja Seks Meyi Yanti; Wilda Tri Yuliza; Markus Legre Saluluplup
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.281 KB) | DOI: 10.33757/jik.v4i1.277

Abstract

Prevalensi HIV/AIDS di Indonesia sejalan dengan rendahnya perilaku pencegahan yang dilakukan. Faktor risiko penularan HIV terbanyak adalah melalui heteroseksual (68%). Wanita pekerja seksual (WPS) menjadi salah satu kelompok yang berisiko dalam menularkan penyakit HIV/AIDS. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectionaL dengan pendekatan point time approach. Subjek penelitian adalah seluruh WPS yang dijaring oleh KPA Kota Padang yang menjual jasanya di sekitar Kecamatan Padang Barat. Sampel dipilih menggunakan teknik konsekutif. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (58%) responden berpengetahuan baik, sebanyak 73% responden memiliki sikap positif dalam upaya pencegahan HIV/AIDS, sebanyak 73% responden memiliki pengalaman yang baik. Berdasarkan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS lebih dari separuh (62%) responden dikategorikan baik dalam perilaku pencegahan HIV/AIDS. Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS adalah pengetahuan, sikap responden, dan pengalaman.
Penurunan Skala Nyeri Dismenorea Dengan Pijat Endorphine Pada Mahasiswa STIKes Alifah yang Mengalami Dismenorea Ika Putri Ramadhani
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i1.253

Abstract

Menstruasi merupakan indikator kematangan seksual yang terjadi pada masa pubertas seorang wanita.Dismenorea atau istilah medisnya catmenial pelvic pain, adalah keadaan dimana seorang perempuan mengalami nyeri saat menstruasi yang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui penurunan skala nyeri dismenorea dengan pijat endorphine pada mahasiswa yang mengalami dismenore. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan bentuk Non equivalent Control Group Design. Tekhnik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 24 responden yang terdiri dari 12 orang kelompok kontrol dan 12 orang kelompok intervensi. Uji statistik yang digunakan adalah T-test dependent. Hasil penelitian didapatkan p= 0.000 (p < 0.05) dimana terdapat perbedaan yang signifikan antara pijat endorphine terhadap skala nyeri dismenore. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pijat endorphine terhadap skala nyeri dismenore pada mahasiswa Stikes Alifah. Diharapkan bagi tenaga kesehatan hendaknya mulai menerapkan terapi pijat endorphine saat dismenorea daripada menggunakan obat-obatan penurun rasa nyeri.
Pijat Oksitosin Dengan Minyak Lavender Terhadap Involusi Uterus Ibu Post Partum Sari, Fatmi Nirmala
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 1 (2020): JIK-April Volume 4 No 1 Tahun 2020
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.065 KB) | DOI: 10.33757/jik.v4i1.261

Abstract

Kasus kematian pada ibu utamanya disebabkan oleh perdarahan (37%), infeksi (22 %), dan tekanan darah tinggi saat kehamilan (14 %) menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2016.  Upaya pencegahan perdarahan postpartum dapat dilakukan semenjak persalinan kala 3 dan 4 dengan pemberian oksitosin. Hormon oksitosin ini sangat berperan dalam proses involusi uterus. Proses involusi akan berjalan dengan bagus jika kontraksi uterus kuat sehingga harus dilakukan tindakan untuk memperbaiki kontraksi uterus, Penggunaan minyak esensial lavender diharapkan dapat membantu ibu post partum untuk meningkatkan relaksasi dan kenyamanan sehingga diharapkan produksi ASI dapat meningkat yang dapat memicu kontraksi uterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pijat oksitosin dengan minyak lavender terhadap involusi uterus pada ibu post partum. Jenis penelitian ini adalah post test only control design. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin  dengan jumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah  semua ibu bersalin di Bidan Praktek Mandiri kota Padang yang terdiri dari 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Hasil dari penelitian di dapatkan bahwa pada responden yang diberikan pijat oksitosin dengan minyak lavender mengalami involusi lebih normal rata – rata  sebanyak 12 orang (76, 6%) dan pada responden tanpa dilakukan pijat oksitosin mengalami involusi uteri tidak normal  rata – rata sebanyak 12 orang (76,6%), ada hubungan yang bermakna antara pijat oksitosin dengan menggunakan minyak aroma lavender dengan involusi uterus yang ditunjukkan dengan nilai p<0.05. Sangat di anjurkan untuk dlakukan pijat oksitosin pada ibu post partum.
Analisis Upaya Pencegahan, Potensi Kecelakaan Kerja dan Gangguan Kesehatan Pada Pekerja Pengemasan Ikan Budi Aswin; Muhammad Syukri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 2 (2020): JIK-Oktober Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i2.341

Abstract

Kecelakaan kerja dan masalah kesehatan merupakan peristiwa yang tidak dikehendaki yang bisa dihindari dengan komitmen pimpinan, manajemen perusahaan yang baik, dan kemauan kuat dari pekerja untuk mencegahnya. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis upaya pencegahan, potensi kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan pada pekerja pengemasan ikan. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif yang dilakukan di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara. Populasi penelitian adalah 32 orang pekerja yang sekaligus menjadi sampel. Data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan aplikasi SPSS 23.00. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 orang (50%) pekerja melakukan upaya pencegahan dimana kategori upayanya kurang. Potensi kecelakaan kerja tertusuk duri ikan pada pekerja sebesar 81,2%, tertimpa bongkahan es sebesar 37,5%, terpeleset lantai licin sebesar 31,2%, dan tangan tergores terkena gergaji es sebesar 12,5%. Gangguan kesehatan pada pekerja disebabkan tangan terluka sebanyak 28 orang (87,5%), jari tangan mengkerut 27 orang (84,4%), dan tangan membengkak disertai gatal sebanyak 26 0rang (81,2%). Kesimpulan penelitian ini adalah  upaya pencegahan yang dilakukan pekerja pengemasan ikan mayoritas kurang baik, potensi kecelakaan kerja paling besar tertusuk duri ikan, dan gangguan kesehatan karena tangan terluka, jari tangan mengkerut, serta tangan membengkak disertai gatal.
Pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Pada Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Dr. Reksodiwiryo Padang 2020 Randy Anugrah Pratama; Ifmaily Ifmaily; Erkadius Erkadius; Dian Paramitha Asyari
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.390

Abstract

AbstrakKetersediaan data dan informasi kesehatan sangat penting dalam pengambilan keputusan di sebuah rumah sakit. Agar data dan informasi yang dihasilkan tepat, maka rumah sakit harus melaksanakan seluruh kegiatan pencatatan dan pelaporan yang dilakukan dalam bentuk Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Tujuan penelitian ini untuk melihat pelaksanaan SIMRS pada unit rawat jalan rumah sakit Dr. Reksodiwiryo Padang. Penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode Purpossive Sampling yang dilakukan di rumah sakit Dr. Reksodiwiryo Padang. Pengumpulan data dengan wawancara dengan 6 orang informan, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menjelaskan saat ini rumah sakit Dr. Reksodiwiryo Padang menggunakan aplikasi SIMRS Khanza dan telah terpasang serta terhubung dimasing-masing unit rawat jalan rumah sakit. Namun peran SIMRS hanya untuk mempermudah pelayanan dan perekapan data pasien saja dan belum digunakan untuk tingkat evaluasi manajemen. Secara umum dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SIMRS pada unit rawat jalan sudah terlaksana dan berjalan dengan baik namun hasil data dari SIMRS tersebut belum digunakan secara maksimal karena peran SIMRS hanya untuk mempermudah pelayanan saja.

Page 10 of 42 | Total Record : 414