cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2017)" : 7 Documents clear
MEMAHAMI MOTIVASI BERPRESTASI DAN MANFAAT PENGGUNAAN GAWAI BAGI GENERASI DIGITAL NATIVE Sarbani, Yohanes Adven; Subandoro, Philipus Suryo
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.602 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai motivasi berprestasi dan pengaruh kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) khususnya gawai pada mahasiswa Akademi Sekretari Widya Mandala Surabaya (Akse WMS). Studi dilakukan pada mahasiswa angkatan 2013 dan 2014. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan metode pengambilan sampel nonprobability sampling. Teknik sampel yang digunakan adalah sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden merupakan generasi Digital Native. Digital Native merupakan istilah bagi seseorang yang sejak bayi sampai tumbuh dewasa tidak terlepas dari teknologi digital. Berkaitan dengan motivasi berprestasi, responden secara umum memiliki motivasi belajar yang tinggi. Tiga jawaban tertinggi alasan motivasi berprestasi responden dapat terbentuk karena (1) adanya keyakinan akan mendapatkan prestasi yang baik; (2) mau berusaha mencapai prestasi terbaik; dan (3) bersungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas. Melalui penelitian ini juga diketahui kalau mayoritas responden hanya memanfaatkan teknologi gawai untuk kesenangan dan bermain. Responden belum dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk mendukung keberhasilan studinya. Dari hasil studi ini Penulis memberikan saran agar responden dapat lebih mengenal dan mengoptimalkan TIK dalam proses belajar. Pengintegrasian proses belajar mengajar di kampus dengan TIK sudah selayaknya dilakukan hingga dapat terbentuk “knowlegde-bases society habits” dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi digital di Akse WMS.
GAUNG MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) DI LINGKUNGAN PROFESI SEKRETARIS Sudomo, Asmara
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.918 KB)

Abstract

Indonesia sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sejak Januari 2016 seperti halnya ke sembilan negara anggota ASEAN. Pemerintah melakukan berbagai persiapan dan akan terus mencanangkan langkah-langkah agar Indonesia dapat berdiri sejajar dengan anggota ASEAN lainnya, termasuk kesiapan SDM sebagai salah satu pilar MEA. Bagaimanakah dengan kesiapan profesi sekretaris? Seyogyanya profesi sekretaris ikut juga mempersiapkan diri dari sisi pembekalan keterampilan berstandar MEA yaitu kemampuan berbahasa asing, penerapan teknologi komunikasi, pengetahuan budaya bisnis, serta berwawasan global. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk menelaah kegiatan-kegiatan apa yang dilakukan para sekretaris melalui organisasi profesinya, baik di Indonesia maupun di beberapa negara ASEAN, dalam menghadapi MEA. Penelaahan dilakukan secara kualitatif deskriptif tentang fakta-fakta kegiatan yang tercatat dan terpublikasi. Dari hasil studi tersebut didapatkan bahwa profesi sekretaris belum menjadi salah satu profesi yang memiliki standar kompetensi di tingkat ASEAN. Keikutsertaan organisasi profesi dalam mempersiapkan tenaga kerja yang memenuhi standar yang diminta belum terlihat secara signifikan. Pendalaman terhadap kegiatan organisasi sekretaris di Indonesia, Singapura, Philipina, dan Brunei menunjukkan bahwa mereka belum memprioritaskan kegiatannya pada persiapan diri menghadapi MEA.
PENGGUNAAN SMARTPHONE SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI SEKRETARIS Selfiana, Selfiana
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.761 KB)

Abstract

Perkembangan smartphone yang cukup pesat, memudahkan manusia untuk melakukan banyak hal termasuk berkomunikasi atau mencari informasi. Media komunikasi yang canggih ini memiliki fitur fitur yang komplek yang bisa menunjang kegiatan sekretaris, namun bisa juga menghambat kegiatan utamanya. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana sekretaris menggunakan smartphone dalam melakukan pekerjaannya sehari hari. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa smartphone efektif digunakan oleh para sekretaris dalam menunjang tugas-tugas dan kegiatan mereka di bidang komunikasi. Optimalisasi penggunaan aplikasi yang ada di smartphone adalah penggunaan aplikasi WhatsApp, e-mail dan search engine Google untuk mencari informasi dan berita. Tidak semua aplikasi yang tersedia, digunakan oleh sekretaris, tergantung kepada jenis pekerjaan dan kegiatan perusahaan. Para sekretaris meyakini bahwa aplikasi yang terdapat di smartphone dapat memudahkan mereka untuk berkomunikasi dan membuat mereka lebih efektif. Sifatnya yang dapat dibuka dimana saja, paperless, membuat para sekretaris nyaman dan mudah berurusan dengan pihak stakeholder. Namun smartphone memiliki hambatan yaitu sinyal yang kadang-kadang buruk, paket internet yang habis, serta keterbatasan penguasaan teknologi.
PERAN STANDAR KOMPETENSI KARYAWAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN PRIMA PADA BISNIS PERBANKAN DI INDONESIA Widiawati, Kristiana
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.066 KB)

Abstract

Bisnis perbankan di Indonesia telah berkembang semakin pesat sehingga kebutuhan nasabah juga meningkat. Standar kompetensi karyawan sangat penting dalam dunia bisnis, tidak terkecuali pada bisnis perbankan. Standar kompetensi sangat mempengaruhi Pelayanan prima yang diberikan kepada nasabah. Pelayanan prima merupakan salah satu usaha dan strategi perbankan dalam memberikan pelayanan kepada nasabah atau pelanggan dengan harapan pelanggan merasa puas. Pelayanan prima merupakan faktor terpenting dalam merebut hati calon nasabah dan nasabah serta dilakukan oleh seluruh elemen sumber daya manusia yang ada di dalamnya dari tingkat pimpinan sampai karyawan lainnya sebagai bukti pendekatan kepada nasabah. Pihak perbankan harus menjaga dan mengelola pelayanan prima agar nasabah tetap loyal. Kurang maksimalnya pelayanan yang diberikan kepada nasabah menjadi konsekuensi yang dipengaruhi oleh standar kompetensi karyawan belum maksimal. Optimalisasi standar kompetensi karyawan harus disertai dengan tingkat pendidikan, skill, experience, dan attitude behavior yang dimiliki oleh karyawan. Beberapa usaha untuk peningkatan standar kompetensi karyawan dengan mengikuti pelatihan soft competency, mengikuti pelatihan standar penampilan, standar layanan, pengetahuan, keterampilan maupun hard competency bagi setiap karyawan.
PENTINGNYA BAHASA INGGRIS, CHINA, DAN JEPANG SEBAGAI BAHASA KOMUNIKASI BISNIS DI ERA GLOBALISASI Munadzdzofah, Ofah
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.527 KB)

Abstract

Memasuki era globalisasi, Indonesia menjadi melting pot bagi masyarakat dari berbagai negara dengan latar belakang bahasa dan budaya yang berbeda. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan dari sumber daya manusia Indonesia, terutama penguasaan bahasa asing yang rendah. Tenaga profesional dalam negeripun harus mampu bersaing dengan tenaga kerja asing. Banyak perusahaan-perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia seperti China dan Jepang. Situasi ini menyebabkan adanya urgensi terhadap penguasaan bahasa asing selain bahasa Inggris, yaitu bahasa China dan Jepang sebagai bahasa komunikasi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya bahasa Inggris, China dan Jepang sebagai bahasa komunikasi bisnis. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif untuk mencari tahu kecenderungan ketiga bahasa tersebut sebagai bahasa komunikasi bisnis. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa Bahasa Inggris adalah tetap merupakan bahasa internasional pertama di dunia bisnis di Indonesia. Tren menunjukkan bahwa bahasa China akhir-akhir ini menjadi bahasa komunikasi bisnis yang penting untuk dipelajari oleh para pelaku bisnis bahkan mengalahkan tren bahasa Jepang sebagai bahasa internasional utama kedua dalam dunia bisnis Indonesia.
SELF-ACCESS CENTER AND STUDENTS’ ATTITUDE ON BEING AUTONOMOUS LEARNERS IN ENGLISH LANGUAGE LEARNING Sulindra, Eric; Dasuki, Febe Yeni
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.196 KB)

Abstract

The recent student-centered learning trend in language education has put more emphasis on students’ independent English Language Learning as well as more responsibility towards their success in the learning process. However, some teachers still believe that teachers should control most learning process due to the learning success. As supporting resource to English Language Learning, Self-Access Center has been admitted to be significant in language learning success. This study aimed to find out how Self-Access Center facilities were able to influence students’ attitude towards autonomy in learning. The research was descriptive qualitative. The data collection was conducted by triangulating the three instruments: questionnaires, in-depth semi structured interview and student-attendance-record. This study took place in Widya Mandala Secretarial Academy Surabaya, Indonesia, in its Self-Access Center facility. The findings were to show the students’ perception on Self-Access Center as a determining factor in their learning success, and how the center itself affected their attitude towards autonomy in learning.
SUGGESTED CORRECTIONS TO TEXTBOOK ENTITLED: “JURUS SAKTI TAKLUKKAN BAHASA MANDARIN TANPA KURSUS; TANPA GURU” Pradono, Sudono Noto
VOCATIO : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi dan Sekretari Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Akademi Sekretari Widya Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.96 KB)

Abstract

The purpose of this article is to suggest corrections to a published book. The writer has analyzed the book entitled “Jurus Sakti Taklukkan Bahasa Mandarin Tanpa Kursus; Tanpa Perlu Guru” (“Magic Ways to Conquer Mandarin without a Course; no Teacher Required”) by marking the mistakes, and then has classified the mistakes based on 1) phonetics, and 2) characters. The mistakes are discussed and the corrections are suggested. It seems that “you can’t judge a book by its cover” is true. The readers’ first impression is usually the title on the cover of the book, and this first impression could be wrong because the content of the book has many mistakes. If the book does not give a correct model of Mandarin language, how the readers can learn Mandarin language well.

Page 1 of 1 | Total Record : 7