cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI REPOSITORY LAPORAN ON THE JOB TRAINING BERBASIS WEB PADA PROGRAM STUDI D3 KOMUNIKASI PENERBANGAN DINDA KRISMONICA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang memiliki tugas utama mengembangkan dan melatih Sumber Daya Manusia Perhubungan Surabaya. Program studi Komunikasi Penerbangan memberikan metode praktik kerja lapangan yang dikenal dengan sebutan On The Job Training (OJT). Setelah melakasanakan On The Job Training para taruna dituntut untuk menulis sebuah karya yang berupa laporan tertulis. Perkembangan teknologi informasi perkembangannya saat ini menjadi semakin pesat. Sistem informasi laporan On The Job Training di prodi Komunikasi Penerbangan di Politeknik Penerbangan Surabaya masih menggunakan sistem manual. Untuk mengatasi hal tersebut, maka diperlukan suatu sistem informasi berbasis web yang dapat menunjang kelancaran pelayanan para taruna serta prodi komunikasi penerbangan untuk mengolah data laporan On The Job Training. Sehingga dengan adanya sistem informasi repository para taruna akan lebih mudah mendapatkan informasi mengenai laporan On The Job Training serta mempermudah prodi Komunikasi Penerbangan dalam mengolah data laporan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D). Menggunakan bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dan database management system MySQL. Sehingga terciptanya sistem informasi repository laporan On The Job Training berbasis web dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mempermudah para taruna mendapatkan informasi mengenai laporan On The Job Training serta prodi komunikasi penerbangan dalam mengolah data laporan.
APLIKASI ICAO ENGLISH LANGUAGE PROFICIENCY (IELP) PREPARATION SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AVIATION ENGLISH DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Dzaky Al Ridho
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aeronautical Communication Officer diwajibkan memiliki kemampuan berbahasa inggris sesuai dengan ICAO Doc. 9835 Manual on the Implementation of ICAO Language Proficiency Requirement First Edition 2004, yang pelaksanaanya menggunakan IELP test. Selama ini pembelajaran Intermediate English IELP Preparation di Politeknik Penerbangan Surabaya masih menggunakan Paper Based, sehingga akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuka file – file yang terpisah dan sistem evaluasi yang manual. Dengan di kembangkannya aplikasi IELP Preparation yang berbasis desktop serta terdapat audio listening dan sistem koreksi didalamnya akan menunjang pembelajaran Intermediate English IELP Preparation. Kesimpulan dari rangkaian penelitian yang telah dilakukan yakni mengembangkan Aplikasi IELP Preparation sebagai sarana penunjang pembelajaran Intermediate English IELP Preparation di Politeknik Penerbangan Surabaya.
PENGEMBANGAN APLIKASI TOEIC PREPARATION BERBASIS WEB SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN TARUNA DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA ELFIRA NORMA WIDYANINGRUM
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris adalah bahasa paling populer di dunia sekaligus bahasa yang paling banyak diadopsi menjadi bahasa resmi di beberapa negara dan organisasi internasional. Dalam dunia kerja, beberapa perusahaan umumnya menggunakan Test Of English for International Communication (TOEIC) untuk membantu mencari karyawan yang cakap berbahasa inggris. TOEIC dipilih atas pertimbangan bahwa kualitas dan cakupan pemahaman kebahasaan yang disajikan dalam tes TOEIC cukup variatif sehingga menggali kemampuan dan potensi para Taruna lebih luas dan mendalam. Pokok permasalahan penelitian ini adalah belum dikembangkannya aplikasi TOEIC berbasis web untuk menunjang pembelajaran TOEIC Preparation taruna di Politeknik Penerbangan Surabaya. Teknologi berbasis web dapat membuat Taruna menjadi lebih termotivasi dan tertarik dikarenakan Taruna dapat mengakses multimedia dan piranti inovatif lainnya. Tujuan penulis dari tugas akhir ini adalah mengembangkan aplikasi simulasi TOEIC berbasis web agar dapat membantu taruna mempelajari TOEIC secara online melalui perangkat laptop maupun PC serta meningkatkan penggunaan laptop sebagai media pembelajaran. Pengembangan aplikasi Test Of English for International Communication (TOEIC) berbasis program aplikasi web PHP. Pada aplikasi tersebut termuat berbagai jenis file, seperti audio, teks, dan gambar, sehingga bersifat kompleks. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D), dengan prosedur pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Kesimpulan penelitian ini bahwa aplikasi TOEIC berbasis web dapat digunakan sebagai sarana untuk menunjang pembelajaran TOEIC Preparation di Politeknik Penerbangan Surabaya.
PENGEMBANGAN SOFTWARE SELCAL & AWOS SEBAGAI SARANA PENUNJANG PEMBELAJARAN EN-ROUTE FLIGHT INFORMATION (EFI) PROCEDURE DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Fauza Rahma Filardhi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas Akhir ini menjelaskan kendala yang dihadapi penulis mengenai pembelajaran En-route Flight Information (EFI) Procedure di Politeknik Penerbangan Surabaya, khususnya pada Laboratorium En-route Flight Information (EFI). Pada proses pembelajaran khususnya pada praktek En-route Flight Information (EFI) Procedure terdapat suatu kendala yaitu tidak adanya alat praktek berupa SELCAL dan AWOS yang mana alat tersebut merupakan suatu instrument yang wajib ada karena pada kenyataannya di lapangan selalu digunakan pada saat pelayanan lalu lintas udara. Oleh karena itu, penulis menyusun Karya Ilmiah ini agar dapat memberi masukan dan saran agar kendala yang ada dapat diselesaikan dan pembelajaran bagi para taruna-taruni Program Studi Diploma 3 Komunikasi Penerbangan di Politeknik Penerbangan Surabaya dapat berjalan secara efektif dan efisien serta sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Kendala tersebut dapat diselesaikan dengan menambahkan software yang dapat digunakan melalui personal komputer sebagai sarana praktek dalam pembelajaran En-route Flight Information (EFI) Procedure.
PENGEMBANGAN MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN CLASS ROOM DALAM UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN TARUNA OJT AKAN FASILITAS AMHS DI JAKARTA AIR TRAFFIC SERVICE CENTER Gumelar Galih Purwoko
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapatnya keterbatasan kemampuan dan pemahaman dari penulis dan empat rekan penulis selama melaksanakan On the Job Training di unit ATS Message Handling System Jakarta Air Traffic Service Center, sehingga membatasi kinerja Taruna OJT selama melaksanakan dinas, membuat penulis menyadari dan meyakini bahwa sebelum pelaksanaan On the Job Training perlu dan penting adanya sebuah tahap familiarisasi dan pembekalan materi (Class Room ) mengenai SOP, LOCA, Fasilitas dan aturan - aturan yang ada di kegiatan operasional sehari – hari. Metode analisa data yang digunakan penulis adalah metode deskriptif kualitatif yang mana penjelasan dari metode ini adalah menekankan pada deskripsi secara alami dan apa adanya, maka dengan sifatnya ini dituntut keterlibatan secara langsung di lapangan dalam melakukan pengamatan serta bantuan dari kuesioner yang dibagikan penulis ke beberapa responden. Hasil penelitian yang dilakukan penulis mengatakan 90 persen responden sangat setuju bahwa perlu adanya Manual Prosedur yang terstandarisasi dan bersifat tetap yang mengatur pelaksanaan Class Room On the Job Training Komunikasi Penerbangan, dalam rangka meningkatkan pemahaman Taruna OJT serta menjadi salah satu metode pengoptimalan pemberian pelayanan Komunikasi penerbagan.
ANALISIS PENGARUH KERUSAKAN D-VOR TERHADAP PENERAPAN SAFETY MANAGEMENT SYSTEM DI BANDAR UDARA SOA BAJAWA Irfan Ahmad Sholikin
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan International Civil Aviation Organization (ICAO) Doc.4444 Chapter 2 Air Traffic Management (2016) menyatakan : Setiap negara anggota harus dapat memastikan bahwa tingkat dari air traffic service (ATS) dan komunikasi, navigasi dan pemantauan, harus sesuai dengan prosedur Air Traffic Services (ATS) yang berlaku dan memenuhi syarat untuk tetap berada pada tingkatan keselamatan. Seluruh penyedia jasa penerbangan wajib memahami konsep manajemen keselamatan.Tugas akhir ini menjelaskan kendala yang dalam penerapan safety management system yang belum optimal di Bandara Soa Bajawa akibat dari tidak berfungsinya alat bantu navigasi D-VOR yang dapat meningkatkan resiko terjadinya accident dan incident. Penyusunan tugas akhir ini bertujuan agar dapat memberi masukan dan saran agar kendala yang ada dapat diselesaikan dan pemberian pelayanan lalu lintas penerbangan dapat berjalan secara efektif dan efisien tanpa melupakan aspek safety. Kendala tersebut dapat diselesaikan dengan melakukan perbaikan pada komponen yang rusak pada D-VOR sesuai dengan SKEP-157-IX-2003 serta mengusulkan untuk melakukan peninjauan terhadap penggunaan instrument pendekatan berbasis performance based navigation (PBN).
ANALISA PENERAPAN SECURITY ACCESS SYSTEM SEBAGAI MITIGASI KEAMANAN PENERBANGAN TERKAIT UNAUTHORIZED PERSONIL (LPPNPI) UNIT KOLAKA DI WILAYAH TERBATAS (CABIN TOWER) Maulana Celly M
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjalinnya keamanan dan keselamatan di dunia penerbangan yang efektif dan efisien merupakan sesuatu yang wajib dan sangat diperlukan dalam upaya memberikan pelayanan lalu lintas penerbangan yang aman,cepat dan teratur dibutuhkan suatu sytem keamanan yang berstandar yang bertujuan untuk menunjang keselamatan penerbangan. Banyak faktor pelayanan lalu lintas penerbangan yang dapat mempengaruhi keselamatan penerbangan, faktor-faktor tersebut berasal dari sumber daya manusia dan peralatan yang diatur sedemikian mungkin dengan standar yang ditetapkan demi menciptakan pelayanan lalu lintas yang aman, cepat, dan teratur. Dalam penelitian ini, metode penulisan data menggunakan gap analisis, yaitu untuk menentukan langkah-langkah apa yang perlu diambil untuk berpindah dari kondisi saat ini ke kondisi yang diinginkan atau keadaan masa depan yang diinginkan. Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu menggunakan metode pengumpulan data, observasi, survei, dan studi pustaka. Dengan demikian, dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, maka penulis merasa perlu untuk memberikan saran dan pemecahan masalah yang setidaknya bisa menjadi solusi yang dapat diterapkan sehingga bisa menjadikan perum LPPNPI Unit Kolaka menjadi lebih baik untuk kedepannya.
KAJIAN PENERAPAN SAFETY MANAGEMENT SYSTEM TERHADAP RUNWAY INCURSION DI BANDAR UDARA SOA BAJAWA Muhammad Ilham Fahmi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Annex 11 Air Traffic Services ICAO Fifteenth Edition 2009 Chapter 2 General Point 2.2 Objectives of Air Traffic Services poin keempat mengatakan bahwa personil ATS memberikan saran dan informasi yang berguna untuk keamanan dan efisiensi penerbangan. di daerah tertentu di Bandar udara tanpa adanya ijin dari pihak otoritas, membuat halangan (obstacle) serta melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasional penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan dan petugas Aeronautical Communication Officer yang biasa disebut dengan istilah runway incursion, petugas harus selalu memperhatikan segala pergerakan terutama di wilayah sisi udara (airside). Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui dan memberikan solusi dari permasalahan Safety Management System yang kurang maksimal di wilayah sisi udara khususnya rusaknya pagar perimeter dan kurangnya pemahaman warga sekitar tentang keselamatan penerbangan yang berdampak pada kelancaran kinerja operasional keselamatan penerbangan di Bandar Udara Soa Bajawa.
ANALISIS EXTEND AFTER SUNSET TERHADAP KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA BETOAMBARI BAUBAU Muhammad Syahbandi
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bandar Udara Betoambari Baubau merupakan Bandar Udara kelas III yang memberikan pelayanan aerodrome flight information service. Pemberian pelayanan aerodrome flight information service dilakukan oleh Perum LPPNPI unit Baubau. Tugas akhir ini menjelaskan kendala yang dihadapi bersangkutan dengan keselamatan dan keamanan dalam penerbangan di PERUM LPPNPI Unit Baubau. Kendala yang dihadapi yaitu seringnya pengajuan extend dari salah satu operator penerbangan yang beroperasi di Bandar Udara betoambari Baubau ditambah dengan kendala yang masih banyak dihadapi ketika extend after sunset sehingga dapat mengancam dan membahayakan keselamatan penerbangan. Tugas akhir ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan 2 variabel yaitu Extend after sunset (variabel X) dan Keselamatan penerbangan (variabel Y). Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Kuesioner disebarkan kepada 4 responden yaitu personel komunikasi penerbangan di Perum LPPNPI unit Baubau. Hasil penelitian yang telah dilakukan penulis dapat ditarik kesimpulan bahwa extend after sunset yang sering diajukan dari salah satu operator penerbangan yang beroperasi di Bandara Betoambari menimbulkan dampak yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan dikarenakan masih banyak kendala yang dihadapi ketika extend after sunset berlangsung. Karena itu diharapkan agar extend after sunset di Bandara Betoambari Baubau dihentikan demi menjaga keselamatan penerbangan. Hasil penelitian ini diharapkan bisa bermanfaat guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran penerbangan di Bandar Udara Betoambari Baubau.
OPTIMALISASI FASILITAS AIRFIELD LIGHTING SYSTEM SEBAGAI PENUNJANG PELAYANAN NAVIGASI DAN KESELAMATAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA TAMBOLAKA Nadya Indah Salsabila
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, disebutkan bahwa keselamatan penerbangan adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dalam pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara, bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya. Salah satu fasilitas penerbangan yang diperlukan yaitu alat bantu navigasi udara berupa Airfield Lighting System (AFL). AFL merupakan alat bantu navigasi udara yang berfungsi membantu dan melayani pesawat udara yang melakukan pendaratan, tinggal landas, dan melakukan taxi agar dapat bergerak secara aman dan efisien. AFL berfungsi memberikan isyarat dan informasi secara visual kepada penerbang terutama ketika penerbang akan melakukan pendaratan atau tinggal landas. Tujuan peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengoptimalisasikan fasilitas AFL di Bandar Udara Tambolaka. Dalam penelitian ini populasi yang diambil adalah 4 orang personil Aeronautical Communication Officer, 1 orang personil unit listrik bandara, dan 6 orang Taruna On the Job Training. Metode penelitian yang digunakan yaitu melakukan teknik pengumpulan data yang diambil dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentsi, serta dengan menyebarkan kuisioner atau angket. Data yang telah diolah kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu visual AFL sebagai penunjang pelayanan navigasi dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Tambolaka kurang optimal dikarenakan instalasi fasilitas AFL khususnya dari segi peralatan yang kurang baik. Penyebab lainnya yaitu kurangnya pemeliharaan dan perawatan secara rutin oleh personil unit listrik bandara dan tidak dilakukan lagi pengujian di darat oleh Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan. Alternatif penyelesaian masalah diharapkan dapat bermanfaat guna meningkatkan pemberian layanan lalu lintas penerbangan yang aman.