cover
Contact Name
Firda Zulivia Abraham
Contact Email
fird007@kominfo.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
fird007@kominfo.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
ISSN : 14108283     EISSN : 2527693X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal of Press Research and Development Communicatarion is a journal aims to be a leading peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Communication and Informatics as well as related topics that has neither been published elsewhere in any language, nor is it under review for publication anywhere
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Analisis Pesan Moral Dalam Komunikasi Tradisional Mappanretasi Masyarakat Suku Bugis Pagatan Rumaliadi Agus Santoso; Bachruddin Ali Akhmad; Fahrianoor
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 18 No 3 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.105 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v18i3.21

Abstract

Mappanretasi (sea party) is a traditional form of communication that is only possessed by the Bugis community Pagatan Tanah Bumbu. Most people assume that Mappanretasi traditional ceremony is a ritual to worship the sea resulting in a shift in the meaning that should the ceremony to give thanks to God Almighty for overflow of grace and god giving has produced abundant marine, Mappanretasi time used as a means of establishing a relationship of friendship between uniting people of diverse ethnic groups with one another in a social environment, interpreted into a ritual to worship the sea. Mappanretasi implementation is still much that is not understood by many parties, giving rise to negative perceptions that essentially moral message contained in the ceremony. The research approach used in this study is a qualitative approach. This type of research is the method of Ethnography James P. Spradley and semiotics of Roland Barthes. The techniques of data collection in this study are in-depth interviews, nonparticipant observation, and study documentation. The results of the analysis and discussion of the study, the traditional ceremonies Mappanretasi has a moral message, the human must be say thanks to God Almighty for grace abundance, sustenance, and health have been given. As well as respect for the human form of local knowledge to the position of human nature which is not as exploiters of nature, but has a moral responsibility and to maintain the balance of nature itself. Keywords : Moral, Mappanretasi, Traditional communication ABSTRAK Mappanretasi (pesta laut) adalah komunikasi tradisional yang dilakukan oleh masyarakat suku Bugis di desa Pagatan, Tanah Bumbu. Banyak orang berasumsi bahwa perayaan tradisional Mappanretasi adalah ritual untuk ibadah atas hasil laut, dalam pergeseran makna perayaan itu berarti berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk bersyukur dan berterima kasih atas produksi hasil laut yang melimpah, waktu Mappanretasi digunakan sebagai makna untuk membangun relasi pertemanan antara berbagai masyarakat yang terdiri dari banyak etnis dengan yang lainnya dalam lingkungan sosial, ini ditafsirkan dalam ritual ibadah laut. Penerapan Mappanretasi masih banyak yang tidak dimengerti oleh banyak orang, memberikan sebuah persepsi negatif atas pesan esensial yang terkandung dalam perayaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kualitatif. Tipe penelitian ini menggunakan metode etnografi dari James P. Spardley dan semiotik oleh Roland Barthes. Teknik Pengambilan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil studi analis dan diskusi bahwa perayaan Mappanretasi adalah sebuah pesan moral, setiap orang harus berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia, kelimpahan rezeki, dan kesehatan yang diberikan. Sebaiknya setiap orang harus menghormati bentuk dari pengetahuan lokal dan posisi sifat manusia yang tidak mengekspoitasi alam, tetapi memiliki moral tanggung jawab dan untuk keseimbangan alam itu sendiri. Kata Kunci : Moral, Mappanretasi, Komunikasi tradisional.
Praktek Komunikasi Antar Budaya Para Perantau Minangkabau Di Jakarta Rusdi Muchtar
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 18 No 3 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.778 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v18i3.22

Abstract

Minangkabau people are well known as one of imigrants ethnics in Indonesia. They migrate to all over the country and also to overseas such as to Malaysia. This discussion is on how Minangkabau people make decision why they leave their country for migrating to other region in as well as out of the nation. This paper will stress on th process of migration and the communicatioon strategy makes by the migrants in order to adjust and live with other ethnics/cultures where they stay. Minangkabau is sociable people, they can communicate with other people from other cultures easily. Keywords : Minangkabau, Migration process, Communication strategy. ABSTRAK Orang Minangkabau terkenal sebagai salah satu suku bangsa yang suka bermigrasi dari dulu. Mereka merantau ke seluruh wilayah Nusantara dan juga ke luar negeri seperti ke Malaysia. Makalah ini membahas tentang bagaimana orang Minangkabau mengambil keputusan kenapa mereka meninggalkan daerah asalnya untuk bermigrasi keluar daerah mereka. Pembahasan dalam tulisan ini akan menekankan proses migrasi dan strategi komunikasi antar budaya di tempat tujuan dalam rangka mereka menyesuaikan diri dengan orang orang dari suku bangsa/budaya di tempat mereka tinggal. Orang Minangkabau adalah penduduk yang mudah bergaul dan mereka bisa berkomunikasi dengan orang dari suku bangsa lain secara mudah Kata Kunci : Minangkabau, Proses migrasi, Strategi komunikasi
Kebijakan Komunikasi Pada Proyek Eksplorasi Panas Bumi di Baturaden Dalam Prespektif FPIC Alvin Yulityas Sandy
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.172 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i1.23

Abstract

The aim of this study is to find out the implementation of Free Prior of Informed Consent (FPIC) value in Geothermal Project at Slamet Mountain, both Banyumas local government as a government identity and PT. Sejahtera Alam Energy as a business identity. This research uses case study method through government, market, and public relation perspective. This research also uses the value of FPIC implementation approach applied by Banyumas local government and PT. SAE. Base on the research result it can be conclude that FPIC implementation is still far from ideal level, mainly base on standard of UN REDD++ Indonesia. In regulation side, FPIC has already existed and managed in regulation and license but it still weak at the level of interpretation and implementation, so the effect is the form of public communication tends to one way communication (linier model), it doesn’t suitable with the transactional communication base on FPIC value and program. Keywords: Implementation, Free Prior of Informed Consent, Government-Market-Society ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan nilai FPIC (Free Prior of Informed Consent) pada proyek eksplorasi panas bumi di Gunung Selamet, baik oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas sebagai entitas negara, maupun oleh PT. Sejahtera Alam Energy sebagai entitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode study kasus, dengan perspektif relasi negara, pasar dan publik, penggunaan pendekatan implementasi nilai FPIC yang diterapkan oleh pihak Pemda Banyumas dan PT.SAE, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pelaksanaan FPIC masih jauh dari tataran ideal, terutama menggunakan standar pelaksanaan UN REDD ++ Indonesia. Dari sisi regulasi, FPIC sebetulnya sudah ada dan diatur dalam serakan peraturan dan perijinan, namun masih lemah pada tataran teknis tafsir pelaksanaan, sehingga menghasilkan bentuk komunikasi publik yang cenderung model komunikasi satu arah (linear), tidak mencerminkan komunikasi transaksional yang berbasiskan pada program dan nilai Free Prior of Informed Consent. Kata Kunci : Implementasi, Free Prior of Informed Consent, Negara-Pasar-Publik.
Survey Penggunaan Telepon Genggam Pada Masyarakat Nelayan Di kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Provinsi Maluku Muhammad Rustam
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.931 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i1.24

Abstract

Cell phone or mobile phone is an electronic communications device that has same function with fixed-line telephone. This mobile phone can be taken anywhere and doesn’t need to be connected to the telephone network using a cable (wireless LAN). This study aims to describe the use of mobile phone, the average of expanse, and the use of mobile phone base on the division of the village. This survey was conducted face to face interviews with respondents using questionnaire. The selection of respondent in the household uses Kish Grid. Respondent who use mobile phone in the last three months are 39 people (81,3%). Respondent who is reported having a cell phone are 26 people (54,2%) with the detail users for smart phone are 16 people (61,5%) while non-smart phone users are 10 people (38,5%). The highest use of mobile phone in the last three months is in Ohotahit village, they are 15 people (93,8%) while the testimony of respondent who own mobile phone in Tamedan are 10 people (62,5%). Mean for the average expanse every month is Rp34.231,00. People hope that there will be a good, cheap, and affordable for network mobile phone or telephone installation and internet networks prepared as ICT infrastructure. Keywords: Use, Mobile phones, Fishermen Community ABSTRAK Telepon genggam atau handphone (HP) merupakan perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap.Mobile phone ini dapat dibawa ke mana-mana (portabel mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel, wireless). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan telepon genggam, rata-rata pengeluaran, dan penggunaan telepon genggam berdasarkan pembagian desa. Survei ini dilakukan dengan melakukan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Pemilihan responden dalam rumah tangga menggunakan Kish Grid. Responden yang menggunakan telepon genggam dalam tiga bulan terakhir sebanyak 39 orang (81,3%). Responden yang menyatakan memiliki telepon genggam sebanyak 26 orang (54,2%) dengan rincian pengguna telepon genggam smartphone sebanyak 16 orang (61,5%), sedangkan pengguna telepon genggam nonsmartphone sebanyak 10 orang (38,5%). Penggunaan telepon genggam tertinggi dalam tiga bulan terakhir tertingi di Desa Ohotahit sebanyak 15 orang (93,8%), sedangkan pengakuan responden terkait kepemilikan telepon genggam tertinggi di Desa Tamedan sebanyak 10 orang (62,5%). Mean untuk rata-rata pengeluaran komunikasi setiap bulan yang dikeluarkan oleh responden Rp34.231,00. Masyarakat berharap agar ada pemasangan jaringan Telepon/HP dan Jaringan Internet yang baik, murah dan terjangkau disiapkan seperti sarana dan prasarana TIK. Kata Kunci : Penggunaan, Telepon genggam, Masyarakat Nelayan
Pemanfaatan TIK Dalam Menunjang Produksi Pertanian di Kabupaten Soppeng Emilsyah Nur
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.046 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i1.25

Abstract

This study aims to explain and describe how much the use of ICT among farmers at Soppeng regency to fulfill the information access that linked to the problems of increasing their agricultural production. This study also aims to identify the factors that influence the information needs through the use of ICT and how to handle the problems. This study was held at Soppeng regency, south Sulawesi province. It started from January to March 2015. This study uses descriptive method and qualitative approach. The data are obtained through in depth interview then the data will be process and analyze. The result shows that the use of ICT for farmers at Soppeng regency to increase their agricultural production depends on the supply of internet network infrastructure, the involvement farmers such like farmer group, people information group, and the availability of human resource to manage the internet. Central and local governments are expected to give maximum contribution to the development of internet connection in all corners of the villages located at Soppeng regency, so that our farmers know the latest development about global agricultural issues. Keywords: ICT Infrastructure, Local Government, Acricultural, Production ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendesripsikan seberapa besar pemanfaatan TIK di kalangan para petani di Kabupaten Soppeng untuk memenuhi kebutuhan akses informasi yang terkait dengan permasalahan pengelolaan peningkatan produksi pertanian mereka. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa yang mempengaruhi kebutuhan informasi melalui pemanfaatan TIK dan bagaimana solusi dalam mengatasi masalah tesebut. Penelitian ini dilaksanakan di kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan yang dimulai dari bulan Januari sampai Maret 2015. Penelitian ini menggunakan metode deskritif dan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Kemudian data diproses dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK bagi para petani di kabupaten Soppeng provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan produksi pertanian mereka tergantung dari penyediaan infrastrktur jaringan internet, keterlibatan komunitas para petani seperti kelompok tani dan kelompok informasi masayrakat serta ketersediaan SDM dalam mengelola media internet tersebut. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memberikan bantuan yang maksimal terhadap pembangunan dan pengembangan jaringan internet hingga ke seluruh pelosok desa yang terdapat di kabupaten Soppeng, agar para petani kita dapat mengetahui perkembangan terkini masalah pertanian secara global. Kata Kunci : Infrastruktur TIK, Pemerintah Daerah, Produksi, Pertanian
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Strategi Komunikasi Sekda Terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Sarwani
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.589 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i1.26

Abstract

This study is aimed to examine the influence of leadership style and their communication strategy to the employee’s performance at the regional secretary office, south Kalimantan province. To analyze the leadership style researcher use two factors leadership theory by Fleishman and his colleague in Ohio State University. To analyze the communication strategy researcher uses Smeltzer theory. Base on the research by Indonesian Government Index (IGI) in 2013, the low level of employee’s performance is the main problem in regional secretary office of south Kalimantan province. This circumstance is caused by several factors such like leadership style and communication strategy. This study uses survey method and double regression test. The result simultaneously shows that leadership style and communication strategy have significant influence to the level of employee’s performance in south Kalimantan province, that is 74,8%. Key word: Leadership Style, Communication Strategy, Employee’s performance. ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Strategi Komunikasi Pimpinan terhadap kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap Kinerja pegawai. Untuk menganalisa gaya kepemimpinan, peneliti menggunakan teori kepemimpian dua faktor oleh Fleishmann dan rekan-rekannya di Ohio State University kemudian untuk menganalisa strategi komunikasi peneliti menggunakan teori Smeltzer. Masalah yang ada pada saat ini adalah masih belum optimalnya tingkat kinerja pegawai di Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan hasil riset dari Indonesian Government Index IGI tahun 2013. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya seperti gaya kepemimpinan dan strategi komunikasi. Dengan menggunakan metode penelitian survei dan uji regresi berganda. Hasil penelitian itu secara simultan (bersama-sama) menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan strategi komunikasi mempengaruhi secara signifikan kinerja pegawai di sekretariat daerah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 74,8 %. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Strategi Komunikasi, Kinerja Pegawai
Pengaruh faktor Demografis Masyarakat Kota Terhadap Literasi Berita Televisi Udi Rusadi
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.228 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i1.27

Abstract

The influence of media in communication studies and media practices has always became interest because in normative theories media is expected to provide functional effects. One of the assumption to make media has functional influence is the literacy condition of the society. Television news as the product of media has unique characteristic and process which vary from other non-media products, so certain literacy is needed by the society concerning to TV news. This study aims to explain the literacy condition of the urban society and the influence of demographic factors towards television news literacy. The study was conducted in Banjarmasin south Kalimantan using survey method. The result shows that people have always strong literacy to select in term of content, process, and assessment of the television news. The literacy perspective is still in positivistic context which regard news as the delivery process of reality and not as a construction of reality. Not all demographic aspects influence all aspect of literacy and aspect kinds of work have the most influence on the elements of news literacy. Keywords: Literacy, Television News, Urban Society, Demographic. ABSTRAK Pengaruh media dalam kajian komunikasi dan praktek media selalu menjadi perhatian karena dalam teori-teori normatif, diharapkan mampu memberikan efek yang fungsional. Salah satu asumsi agar media berpengaruh fungsional, ialah kondisi literasi masyarakatnya yang harus memadai. Berita TV sebagai salah satu produk media memiliki karakteristik dan proses yang unik yang bebeda dengan produk lain yang bukan media, sehingga diperlukan literasi tertentu masyarakatnya terhadap berita TV. Studi ini bertujuan menjelaskan kondisi literasi masyarakat kota dan pengaruh faktor demografis terhadap literasi berita televisi. Penelitian dilakukan di wilayah kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, dengan metode Survey. Hasilnya menunjukkan, masyarakat sudah memiliki literasi yang cukup kuat terhadap perlunya melakukan seleksi baik dalam aspek isi, proses dan penilaian berita televisi. Perspektif literasi mereka masih dalam konteks positivistik, yang melihat proses berita sebagai proses pengiriman realitas dan bukan konstruksi realitas. Tidak semua aspek demografis mempengaruhi semua aspek literasi dan aspek jenis pekerjaan memiliki pengaruh pada elemen literasi berita yang paling banyak. Kata Kunci : Literasi, Berita Televisi, Masyarakat Kota, Demografis.
Eksistensi Media Tradisional Sebagai Media Informasi Publik Laila
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 2 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.424 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i2.28

Abstract

Research of existence of traditional media as publik information media be held in South and CentralKalimantan. The goal is to discover the existence of performance traditional media as publik informationmedia and the suitable model and information for the audience. This research using a qualitative approachwith constructivist paradigm. The research method used case study to answer potency of traditional peopleperformance, which suitable for publik information as publik information media and messages according toaudience tastes. The result showed that people performance media in South and Central Kalimantan arepretty much could be as publik information media, the existing performance media in South Kalimantan areMadihin, Bapantun, Mamanda dan Wayang. And Central Kalimantan are Keringat and Deder. The suitableinformation will be presented by many media performances according to character of the audience. If theaudience are young people, it will be presented about drug and alcohol prohibition and also if the audienceare adult it will be presented about family, politics etc. Meanwhile, the model performances of traditionalmedia loved by audiences is a story theme, such as art combination with some song lyrics and dangdut. So, ithas to be suitable to the audiences preference, and also the time dimension since traditional media still existand can be used as publik information media, it should be as society information group, which institutionbuilder not only by the ministry of tourism or tourism department, but also by the ministry of ICT or ICTdepartment in every regions.Keywords: Existence, Traditional Media, Publik Information ABSTRAK Penelitian eksistensi media tradisional sebagai media informasi publik dilakukan di wilayah KalimantanSelatan dan Kalimantan Tengah. Tujuannya untuk mengetahui eksistensi media pertunjukkan tradisionalsebagai media informasi publik dan informasi apa yang dianggap tepat bagi penonton. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Metode penelitian menggunakan studikasus untuk menjawab potensi media pertunjukkan rakyat tradisional manakah yang cocok sebagai mediainformasi publik dan pesan-pesan apa saja yang dianggap tepat sesuai selera penonton. Hasil penelitiandiketahui bahwa media pertunjukkan rakyat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah cukup banyakyang dapat dijadikan sebagai sarana informasi publik, hanya saja yang eksis untuk di Kalimantan Selatanyakni Madihin, bapantun, mamanda dan wayang, Sedangkan di Kalimantan Tengah yakni Kerungut danDeder, Informasi yang cocok disajikan melalui melalui media pertunjukkan rakyat beragam, sesuai dengankrakter penontonnya. Bila penontonnya anak-anak muda, masalah larangan narkoba, minuman keras tetapibila penontonnya orang tua atau dewasa informasi tentang keluarga, politik dan lain sebagainya. Karene itumedia tradisional yang masih eksis dan dapat dijadikan sebagai media informasi publik, hendaknya bisadijadikan sebagai kelompok informasi masyarakat, yang pembinaannya tidak saja dari kementerianpariwisata atau Dinas pariwisata, tetapi juga dari Kementerian Kominfo atau Dinas Komunikasi daninforamatika yang ada di daerah masing-masing.Kata Kunci : Eksistensi, Media Tradisional, Informasi Publik
Kepuasan Pelanggan Terhadap Jasa Pengiriman Surat Dan Paket Atjih Ratnawati
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 2 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.711 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i2.29

Abstract

Post organization is currently regulated in the Law of Post 38 of 2009 on the post. As the impact of the implementation of the Act that the new post, there are many types of postal service companies including expedition. This study aims to describe quantitatively the quality of data and related information services and package mailing PT Pos in Bandung reviewed based on customer satisfaction. While research method is survey method with quantitative approach. Referring to the theory of quality of service (Service Quality). Judging from five (5) aspects of service quality, namely reliability, responsiveness, assurance, empathy and tangibles, it is known that the quality aspect of high reliability and low value is the quality aspects of the physical evidence (tengibel). Mail and package delivery services PT Pos Indonesia to provide services to its customers is considered good and reliable by the public postal service users Keywords : Post, Indonesia Postal Service, Post Indonesia quality, service ABSTRAK Penyelenggaraan pos saat ini diatur dalam Undang-undang Pos No.38 tahun 2009 tentang Pos. Sebagai imbas dari implementasi Undang-undang Pos yang baru tersebut, ada banyak jenis perusahaan jasa pos termasuk ekspedisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan secara kuantitatif mengenai data dan informasi terkait kualitas layanan jasa pengiriman surat dan paket PT Pos di kota Bandung ditinjau berdasarkan kepuasan pelanggan. Sedangkan metode penelitian adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif dengan mengacu pada teori kualitas layanan (Service Quality). Dilihat dari 5 (lima) aspek kualitas layanan yaitu kehandalan, daya tanggap, jaminan, empaty dan bukti fisik, diketahui bahwa aspek kualitas kehandalan yang tinggi nilainya dan yang rendah adalah aspek kualitas bukti fisik (tengibel). Jasa pengiriman surat dan paket PT Pos Indonesia dalam memberikan layanannya kepada pelanggannya dinilai baik dan handal oleh masyarakat pengguna jasa layanan pos . Kata Kunci: Pos , Post Indonesia, kualitas, Layanan
Tanggapan Masyarakat Terhadap Konten Media Massa Hartiningsih
Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol 19 No 2 (2015): Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan
Publisher : Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.099 KB) | DOI: 10.46426/jp2kp.v19i2.30

Abstract

A research about mass media news toward conflict among people in Sigi regency was done in Sigi regency. This study aims to give description about people response in Sigi regency toward mass media news about conflict among people in Sigi regency from neutrality side, news accuracy, positive and negative impact about the news for Sigi people. Through qualitative approach with purposive informant, the result shows that mass media news both print media and electronic media located in Central Sulawesi which informing about conflict in Sigi regency are considered neutral, objective, and accurate. One of those indicators are the information of mass media about Sigi tragedy mostly in line with the fact. The positive thing from that news is the rising of awareness to introspect each other to keep the security and tranquility. The negative thing is information about conflict in difference places could make trauma from the past. It can be conclude that mass media news toward conflict among people in Sigi regency was already in line with the applicable law and ethics. Thus, it is hoped that mass media are still prioritizing consciousness to consider the suitability of the news. Keywords: Mass Media, Conflict, Among People, News ABSTRAK Penelitian konten pemberitaan media massa kasus konflik antar warga di Kabupaten Sigi di lakukan di Kabupaten Sigi. Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran mengenai tanggapan masyarakat Kabupaten Sigi terhadap konten pemberitaan media massa dalam kasus konflik antar warga di Kabupaten Sigi dari sudut netralitas, akurasi berita dan dampak positif serta negatifnya berita tersebut bagi masyarakat Sigi. Melalui pendekatan kualitatif dengan infoman yang ditentukan secara porpusive hasil penelitian menunjukkan, bahwa konten pemberitaan media massa baik media cetak, maupun elektronik yang terdapat di Sulawesi Tengah mengenai konflik yang terjadi di Kabupaten Sigi dianggap informan cukup netral, dan juga cukup obyektif serta akurat. Indikasi tersebut antara lain pemberitaan media massa tentang tragedi Sigi sebagian besar sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Hal positif dari pemberitaan adalah munculnya kesadaran untuk saling introspeksi menjaga keamanan dan ketentraman. Negatifnya, pemberitaan konflik ditempat yang berbeda dapat menimbulkan kembali rasa troumatik masa lalu. Disimpulkan konten pemberitaan media massa dalam kasus konflik di Kabupaten Sigi telah seasui dengan ketentuan hukum dan etika yang berlaku. Sekalipun demikian, media massa hendaknya tetap mengedepankan hati nurani untuk mempertimbangkan kelayakan berita. Kata Kunci : Media Massa, Konflik, Warga, Berita

Page 3 of 11 | Total Record : 108