cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
dekon@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 02164086     EISSN : 2089807X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/dk.
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian tentang sipil, konstruksi, dan arsitektur, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 1 (2024)" : 15 Documents clear
Front Matter Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol. 23 No.1, Juni 2024 Editorial Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUASI SIMPANGAN HARAPAN BOBOT PADA PERSENTASE DURASI 20%, 40%, 60% DAN 80% DARI WAKTU PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI Muhamad Suripto; Mardiaman Mardiaman
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i1.10618

Abstract

Penyelesaian waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi secara tepat waktu adalah cerminan kinerja yang baik. Kemajuan bobot kerja setiap periode waktu dapat terlihat dari jadwal rencana pelaksanaan. Namun penyimpangan kemajuan kerja sering terjadi akibat berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Semakian banyak data tentang karakteristik pekerjaan kontruksi yang akan dikerjakan maka semakin mudah memenuhi target progres yang sudah direncanakan dalam kontrak. Ciri pekerjaan konstruksi adalah penuh ketidak pastina, termasuk ketidakpastian capaian progres pelaksanan pekerjaan konstruksi. Tujian penelitian ini untuk mengetahui kemajuan kerja pada saat pekerjaan konstruksi sudah berjalan selama 20%, 40%, 60% dan 80% dari durasi waktu pelaksanaan. 20 data progress kerja pekerjaan konstruksi yang sudah selesai  dikumpulkan. Dari Analisa data akan diketahui waktu pesimis, paling memungkinkan dan optimis pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Mengetahui  capaian kerja pada periode tertentu memudahkan kontraktor menyiapkan dana untuk mencapai kemajuan kerja yang diharapkan
EKSISTENSI BANGUNAN KOLONIAL BELANDA DALAM MENJAGA KARAKTER KAWASAN KOTA LAMA DEPOK Agus Dharma Tohjiwa
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i1.11453

Abstract

Depok memiliki sejarah yang erat hubungannya dengan era kolonial Belanda. Kawasan kota lama Depok berada di sepanjang Jalan Pemuda Depok. Di kawasan tersebut saat ini berkembang menjadi permukiman yang padat walaupun masih terdapat bangunan-bangunan peninggalan kolonial Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran bangunan kolonial yang ada, bangunan kolonial yang dianggap penting, perubahan fungsi dan fisik bangunan, dan kontribusinya saat ini terhadap upaya konservasi di kota lama Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pencarian data dilakukan dengan studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan nara sumber sejarah di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan masih ada 14 bangunan kolonial yang tersebar di sepanjang Jalan Pemuda dengan 4 bangunan penting yaitu Rumah Presiden Depok, Rumah Sakit Harapan, GPIB Immanuel Depok, dan Bangunan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC). Dari 14 bangunan di sepanjang Jalan Pemuda Depok terdapat 8 bangunan yang mengalami perubahan fungsi dan 6 bangunan tidak mengalami perubahan fungsi. Dari segi fisik bangunan terdapat 9 bangunan yang mengalami perubahan fisik dan 5 bangunan yang tidak berubah. Eksistensi bangunan-bangunan kolonial tersebut masih memberikan kontribusi dalam menciptakan kawasan konservasi kota lama Depok.  Walaupun demikian, bila tidak ada upaya yang serius dalam regulasi dan penataan lingkungan kawasan konservasi maka pesatnya pertumbuhan permukiman akan merusak aset-aset sejarah dan karakter kota lama Depok.
PENGENDALIAN BANJIR DENGAN KONSEP KEBIJAKAN ZERO DELTA Q MENGGUNAKAN SUMUR RESAPAN Febry Mandasari; Diyanti Diyanti; Fani Yayuk Supomo; Haryono Putro
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i1.11202

Abstract

Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi, rasio antara aliran yang mengalir dipermukaan tanah lebih tinggi, dan saluran drainase sekitar sudah tidak dapat menampung air hujan. Pengendalian banjir dilakukan salah satunya dengan menggunakan bangunan pengendali banjir sumur resapan. Penelitian dilakukan pada Perumahan Puri Depok Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Lokasi perumahan ini merupakan salah satu perumahan di Kota Depok, Jawa Barat yang setiap tahunnya terjadi banjir. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis volume debit aliran yang direduksi kedalam sumur resapan dan dimensi sumur resapan. Data primer yang didapatkan dengan melakukan. Pengujian yang dilakukan yaitu uji permebilitas tanah. Metode penelitian dengan cara kuantitatif numerik dengan data yang digunakan berupa data luas atap bangunan, luas perumahan, permeabilitas tanah, dan curah hujan. Hasil analisis dari pengendalian banjir dengan konsep delta zero Q menggunakan sumur resapan didapatkan 30 sumur resapan dengan dimensi 1 x 3 meter untuk kapasitas sumur resapan 2,355 m3 dengan waktu waktu yang dibutuhkan untuk sumur resapan terisi penuh 8,31 jam. Reduksi yang didapatkan dengan konsep zero delta Q didapat sebesar 0,002269 m3/detik.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR CONTRACT CHANGE ORDER PROYEK JEMBATAN YOUTEFA MENGGUNAKAN ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS Dyandra Verren Pongtiku; Andi Tenrisukki Tenriajeng
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i1.9081

Abstract

Perubahan-perubahan (changes) pada awal, pertengahan dan akhir pelaksanaan proyek konstruksi sering dihadapkan pada terjadinya ide perubahan yang datang dari pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Proyek Jembatan Youtefa  yang berdiri di atas Teluk Youtefa mengalami pergantian kontrak sehingga proyek bisa berjalan on schedule dan terhindar dari keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan Contract Change Order (CCO) dan alternatif-alternatif CCO yang terjadi dalam Proyek Jembatan Youtefa menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Metode AHP digunakan karena lebih mudah dan cepat dalam mengurutkan faktor penyebab CCO berdasarkan hierarki kepentingan. Kuisioner disebarkan pada petinggi Proyek Jembatan Youtefa yang terlibat dalam pemutusan terjadinya CCO. Hasil yang didapatkan, faktor utama penyebab terjadinya CCO adalah faktor konstruksi dengan nilai bobot sebesar 49,7%. Sedangkan subfaktor penyebab CCO yang terbesar adalah Peraturan dari Pihak yang Berwenang Membuat Keputusan dengan bobot sebesar 22%, Kurang Memadainya Peralatan/ Perlengkapan sebesar 14% dan Perubahan Desain sebesar 10%. Adapun Perubahan Volume Pekerjaan merupakan persentase terbesar yang berpengaruh terhadap kinerja pelaksanaan proyek akibat CCO yakni sebesar 32,8%. Selain itu, persentase perubahan nilai kontrak dari nilai kontrak awal sebesar 9,9%.

Page 2 of 2 | Total Record : 15