cover
Contact Name
Ivan Taslim
Contact Email
ivantaslim@umgo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@umgo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
J SIG (Jurnal Sains Informasi Geografi)
ISSN : -     EISSN : 26141671     DOI : -
Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Mei dan November (2 Nomor dalam 1 Volume) yang pada setiap terbitan berisi maksimal 6 artikel/paper. Publikasi dalam jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia meski juga diperbolehkan dengan menggunakan Bahasa Inggris (english).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2019): Edisi November" : 6 Documents clear
KARAKTERISTIK TANAH HAHT (HUMAN ALTERED-HUMAN TRANSPORTED) DI AREA PERDESAAN TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN (Characteristics of HAHT (Human Altered-Human Transported) Soil in Rural Areas for Environmental Sustainability) Ahmad Fauzan Adzima; Muhammad Anggri Setiawan; Djati Mardiatno
Jurnal Sains Informasi Geografi Vol 2, No 2 (2019): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.176 KB) | DOI: 10.31314/jsig.v2i2.373

Abstract

Abstract - HAHT (Human Altered-Human Transported) soil is soil formed as a result of anthropogenic intervention. The land developed following the pattern of human needs that were suspected of having various problems and impacting the environment sustainability. The purpose of this study is to analyze the effect of HAHT soil characteristics on environmental sustainability. The method used in this research is survey and laboratory test. The results showed that human intervention has a real influence on the soil. HAHT soil characteristics ultimately affect soil function and adversely affect environmental sustainability. Keywords: HAHT Soil, Soil characteristic, Environmental sustainability. Abstrak - Tanah HAHT (Human Altered-Human Transported) merupakan tanah yang terbentuk hasil intervensi antropogenik. Tanah tersebut berkembang mengikuti pola kebutuhan manusia yang dicurigai memiliki berbagai permasalahan dan berdampak terhadap kelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh karakteristik tanah HAHT terhadap kelestarian lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei dan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intervensi yang dilakukan manusia telah memberikan pengaruh yang nyata terhadap tanah. Karakteristik tanah HAHT pada akhirnya memengaruhi fungsi tanah dan berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan di lokasi penelitian. Kata Kunci : Tanah HAHT, Karakteristik tanah, Kelestarian lingkungan.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM IDENTIFIKASI SMELLSCAPE DI DESA WISATA PENTINGSARI (Implementation of System Information for Identification of Smellscape in Pentingsari Tourism Village) Amandus Jong Tallo; Nami Fitricia Pasaribu; Asep Syaiful Bahri; Choirul Mubarok
Jurnal Sains Informasi Geografi Vol 2, No 2 (2019): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4920.457 KB) | DOI: 10.31314/jsig.v2i2.283

Abstract

Pengembangan desa wisata berbasis potensi spasial dapat menjadi salah satu daya tarik pariwisata berkelanjutan. Desa wisata Pentingsari sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia memiliki ragam aktivitas yang dapat menghasilkan bau guna meningkatkan identitas kawasan. Bau yang dihasilkan bersifat alami maupun buatan manusia, ditangkap oleh sensori penciuman wisatawan, kemudian akan menjadi dasar keputusan wisatawan untuk tinggal maupun kembali lagi pada masa mendatang.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pola sebaran bau di desa Wisata Pentingsari, serta keterkaitan dengan penggunaan lahan eksisting sebagai salah satu potensi dalam mengembangkan desa wisata. Penelitian ini menggunakan Nearest Neabour Analysis dengan mengidentifikasi segala sumber bau yang di survai sejak pagi hingga malam hari dengan sistim grid pada 65 titik lokasi. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat 4 macam bau yang ada di desa pentingsari yaitu: tanah, pohon, kotoran hewan dan sawah. 60 % wilayah didominasi oleh pertanian sehingga Aroma pohon dan tanah kotoran merata di wilayah utara hingga selatan desa. Bau kotoran hewan berbada hanya pada di utara dan selatan desa, sedangkan bau sawah hanya di wilayah selatan desa , meningat luasan sawah hanya terdapat pada satu titik di wilayah selatan
PEMETAAN PERSEBARAN KESIAPSIAGAAN GURU TERHADAP BENCANA DI SEKOLAH MUHAMMADIYAH KABUPATEN KARANGANYAR Devita Indraswari; Muthia Kusuma Insani
Jurnal Sains Informasi Geografi Vol 2, No 2 (2019): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2104.814 KB) | DOI: 10.31314/jsig.v2i2.185

Abstract

Pemetaan persebaran peta kesiapsiagaan guru yang dilakukan di 33 sekolah Muhammadiyah Karanganyar dengan menyebar kuisioner dan sosialisasi. Persebaran peta kesiapsiagaan dibedakan menjadi empat yaitu pengetahuan bencana, rencana kesiapsiagaan, peringatan bencana dan mobilisasi sumberdaya. Tingkat kesiapsiagaan pada sekolah-sekolah di kabupaten Muhammadiyah memiliki 3 kategori yaitu rendah, sedang dan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui tingkat kesiapsiagaan guru di Sekolah Muhammadiyah terhadap bencana di Kabupaten Karanganyar berdasarkan data kuisioner yang telah diisi oleh guru-guru di 33 sekolah Muhammadiyah Karanganyar. (2) Memetakan persebaran kesiapsiagaan pada sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Karanganyar. Metode dan analisis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan guru terhadap bencana. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah keruangan. Persebaran kesiapsiagaan guru terhadap bencana banyak yang sudah mendapatkan hasil sedang maupun tinggi, hanya beberapa sekolah yang masih rendah.
INTEGRASI AHP DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ANALISIS POTENSI KERAWANAN ILLEGAL FISHING DI INDONESIA (Integration AHP and Geographic Information System to Analyse Vulnerability of Illegal Fishing in Indonesia) Moh. Dede; Millary Agung Widiawaty; Iwan Setiawan; Nurul Huda
Jurnal Sains Informasi Geografi Vol 2, No 2 (2019): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.633 KB) | DOI: 10.31314/jsig.v2i2.253

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki sumber daya perikanan melimpah dan kerap dijadikan sasaran illegal fishing jaringan lokal maupun internasional. Melalui integrasi AHP dan sistem informasi geografis, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kerawanan illegal fishing secara spasial di Indonesia dengan melibatkan berbagai faktor penentunya seperti jangkauan patroli laut, kedaulatan laut, jarak dari negara asing, sebaran klorofil-A, dan potensi hasil laut yang divalidasi dengan data eksisting serta dilengkapi strategi penanganannya. Pemodelan illegal fishing memiliki akurasi sebesar 87,14 persen dengan potensi ancaman seluas 2.644.000 km2 (41,65 persen) meliputi Laut Natuna Utara, Selat Malaka, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Bali, Laut Maluku, Laut Halmahera, Teluk Tomini, Laut Sulawesi, serta sebagian kecil Laut Arafuru. Hasil AHP menunjukkan faktor yang bersifat tetap seperti potensi laut dan sebaran klorofil-A sebagai criminogenic terkuat illegal fishing di Indonesia. Upaya pencegahan illegal fishing dapat dilakukan dengan intervensi terhadap faktor yang bersifat dinamis, sehingga memperkuat jangkauan patroli laut, teknologi VMS, partipasi masyarakat, dan diplomasi maritim.
PENGEMBANGAN KAWASAN GEOPARK KALDERA TOBA DI KABUPATEN SAMOSIR (Development of The Geopark Kaldera Toba Area in Samosir District) Sahala Fransiskus Marbun; Luthfi Muta’ali; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Sains Informasi Geografi Vol 2, No 2 (2019): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.518 KB) | DOI: 10.31314/jsig.v2i2.281

Abstract

Abstract - Geopark is an area with boundaries that have been clearly defined and have a large surface area for local economic development. Geopark not only consists of a number of geological diversity that has special interests, scarcity and beauty known as geological heritage, but also cultural diversity and biotic diversity. As one of the districts included in the Toba Caldera Geopark Region, Samosir Regency has a unique location, which is a district where the entire administrative area is the Toba Caldera Geopark Region. This study aims to formulate a strategy to develop Toba Caldera Geopark in Samosir Regency. The method used is descriptive qualitative by using Analysis Hierarchy Process (AHP) analysis techniques. The results showed that the priority strategy for the development of the Toba Caldera Geopark Area in Samosir District was community development, conservation and also economic development. The strategic program that is a priority in the development of the Toba Caldera Geopark Area in Samosir Regency from the aspect of community development is Involving the local community in the preparation of geopark activities programs, Socialization of the concept of geopark to the community, Improvement of geological, biological and cultural education. Keywords: Geopark, Area Development, AHP
KETERKAITAN EKONOMI PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI DAERAH TERTINGGAL (KASUS KABUPATEN ACEH SINGKIL) (Rural Urban Economic Linkages in Underdevelopment Regions (Case of Aceh Singkil Regency)) Sendi Permana; R. Rijanta; Dyah Rahmawati Hizbaron
Jurnal Sains Informasi Geografi Vol 2, No 2 (2019): Edisi November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.387 KB) | DOI: 10.31314/jsig.v2i2.280

Abstract

Pembangunan wilayah di Kabupaten Aceh Singkil masih dihadapkan pada kesenjangan pembangunan antara perdesaan dan perkotaan. Terdapat indikasi bahwa pembangunan perkotaan tidak memberikan efek penetasan pembangunan pada perdesaan, hal yang terjadi justru pengurasan sumber daya yang ada di perdesaan. Hal ini menunjukkan bahwa keunggulan usaha perkebunan rakyat di perdesaan belum berdampak signifikaan terhadap kemajuan perekonomian perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan ekonomi antara perdesaan dan perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar kelompok tani belum mengakses fasilitas pelayanan permodalan yang terdapat di perkotaan, sedangkan kebutuhan sarana produksi sebagian besar dapat dipenuhi oleh toko penjual sarana produksi yang berada di perdesaan. Adapun aliran bahan baku hasil produksi perkebunan terjalin di wilayah perdesaan. Pendistribusian hasil produksi perkebunan sebagian besar dilakukan oleh agen desa ke satuan pengumpul lalu ke pabrik. Rantai penjualan tandan buah sawit yang panjang turut menyebabkan minimnya pendapatan yang diterima petani. Adapun pendapatan yang diterima petani jauh dibawah standar UMR (Upah Minimum Regional) yang berlaku. Selain itu, kegiatan industri yang dikembangkan melalui pabrik pengolahan minyak kelapa swasta hanya sebatas area produksi CPO (Crude Palm Oil). Seluruh hasil produksi CPO diekspor melalui pelabuhan Belawan yang berlokasi di Kota Medan, sehingga perolehan nilai tambah (add value) masuk ke wilayah Kota Medan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6