cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding PESAT
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
Search results for , issue "Vol 5 (2013)" : 105 Documents clear
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP INTENSITAS PENGUNGKAPAN PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI Wardhani, Devinta Galuh; Sugiharto, Toto
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) merupakan bagianpenting dari sebuah perusahaan, termasuk perusahaan manufaktur. Setiap perusahaanmemiliki tingkat dan ruang lingkup pelaksanaan kegiatan CSR yang bervariasi. Haltersebut terlihat dari intensitas pengungkapannya. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan kinerja lingkunganterhadap intensitas pengungkapan tanggung jawab sosial yang dilaksanakan olehperusahaan, dan untuk mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh palingdominan. Sampel penelitian ini adalah 16 perusahaan manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia periode tahun 2007-2011. Regresi linier berganda diterapkanuntuk menganalisis data. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kinerja keuanganyang terdiri dari ROA, NPM, dan EPS, ukuran perusahaan, dan kinerja lingkungansecara simultan berpengaruh terhadap intensitas pengungkapan pelaksanaan tanggungjawab sosial perusahaan. Variabel yang secara parsial berpengaruh terhadap intensitaspengungkapan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan hanya dua, yaitu EPSdan kinerja lingkungan. Kinerja lingkungan merupakan variabel yang paling dominandalam memengaruhi intensitas pengungkapan pelaksanaan tanggung jawab sosialperusahaan.
PENGARUH LIKUIDITAS BANK DAN KREDIT BERMASALAH TERHADAP TINGKAT KECUKUPAN MODAL Carindri, Fransisca; Filona, Filona; Putri, Meita
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Purpose of this study was to determine how the effect of Liquidity and NonPerforming Loans to bank capital adequancy. This research sampling using purposivesampling to commercial banks listed in Indonesia Stock Exchange and publish theirfinancial statements in the period 2010-2012. The samples used in this research were 93banks listed in Stock Exchange 2010-2012. Methods of analysis used linear analysismethods, the classical assumption and hypothesis testing were processed using SPSS 15.0software. The result obtained are Loan to Deposit Ratio and Non Performing Loannegatively affect the Capital Adequancy Ratio. Where the high value of bank’s LDR andNPL will decrease the bank’s CAR.
EFEKTIFITAS KINERJA BPD TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH Lisdayanti, Agustya; Daniel, Raycard Destion; Anindita, Wanda
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kinerja BPD telah efektif dalammenjalankan tugas dan fungsinya di wilayah tempat BPD tersebut berada. Penelitianini menggunakan metode analisis deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah 26BPD di Indonesia dengan 26 BPD bulan Desember tahun 2010 sebagai sampelnya.Data diambil dari situs resmi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS).Penelitian ini meneliti total aset, total dana masyarakat, total kredit, dan modal darilaporan keuangan publikasi 26 BPD yang diungkap di BI pada Desember 2010.Kemudian hasil yang didapatkan akan dibandingkan dengan PDRB, jumlah penduduk,pendapatan per kapita, jumlah kemiskinan, dan jumlah pengangguran yang ada di 26daerah yang memiliki BPD tersebut dengan mengambil angka-angka pada tahun 2010yang ada di BPS. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa keberadaan BPD diIndonesia pada Desember 2010, belum secara efektif membantu pembangunan daerahtempat BPD tersebut berada. Hal ini terlihat karena, meski BPD memiliki total aset,total dana masyarakat, total kredit, dan total modal yang besar (10 teratas) namun,34,62% daerah tersebut masih termasuk ke dalam daerah dengan penganggurandan/atau kemiskinan terbanyak di Indonesia.
ANALISIS HUBUNGAN PERUBAHAN LAMA PENGGUNAAN KOMPUTER TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA Muhammad, Faris Fajar; Suryani, Elah; Setyawan, Aris Budi
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, perubahan lingkungan dalam pemanfaatan teknologi informasi sudah tidak dapat dihindari. Lama penggunaan setiap harinya tidak terlepas dari pekerjaan yang dilakukan. Terutama oleh mahasiswa yang mengambil bidang ilmu komputer. Kompetensi mahasiswapun bisa terlihat dari bagaimana lingkungan mengharuskan pemanfaatan komputer setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan perubahan lingkungan dalam waktu pengunaan komputer terhadap kemampuan mahasiswa jurusan sistem informasi di Universitas Gunadarma. Menggunakan pendekatan secara kuantitatif dengan memberikan kuesioner dan wawacara kepada 35 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan metode random sampling. Dengan analisis uji chi square, didapatkan nilai hasil ( χ2 = 0,5172<χ2 tabel ). Hasil yang dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara pengaruh lama penggunaan komputer terhadap kemampuan mahasiswa sistem informasi di Universitas Gunadarma. Diharapkan di dalam lingkungan perkuliahan dilakukan evaluasi terhadap kemampuan mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia bisnis maupun dunia pekerjaan.
SISTEM FONOLOGI BAHASA LAMALERA Ningsih, Tri Wahyu Retno; Purwaningsih, Endang
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem fonologi merupakan sistem kebahasaan yang digunakan oleh suatu masyarakat untuk membedakannya dari masyarakat lain. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan sistem fonologi bahasa Lamalera. Bahasa Lamalera merupakan rumpun bahasa Austronesia, Cabang Malayo-Polinesia Cabang Malayo-Polinesia Tengah, (3) Bahasa Lamalohot (Bahasa Solor). Dialek Lamalera dipergunakan oleh penduduk Lamalera yang terletak di pantai Selatan pulau Lembata. Metode penelitian dalam penelitian ini terdiri atas tahap penyediaan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis data. Tahap penyediaan data digunakan untuk menentukan daerah pengamatan yang akan diambil menggunakan metode cakap yaitu pengumpulan data lingual dengan melakukan percakapan antara peneliti dengan penutur sebagai narasumber. Teknik dasar metode penelitian yang digunakan adalah teknik pancing (elisitasi), teknik cakap semuka, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan menunjukan hasil bahwa Bahasa Lamalera Dialek Lamalera terbagi atas vokal panjang dan vokal pendek. Bahasa Lamalera dialek lamalera memiliki bunyi yang terdiri atas 8 vokal dan 19 konsonan, serta 1 diftong [aw]. Dari total 28 bunyi ini tidak semuanya bersifat fonemis setelah dilakukan uji buah pasangan minimal. Berdasarkan pasangan minimal di atas dapat dibuktikan bahwa bahasa bahasa Lamalera dialek Lamalera memiliki : 5 fonem vokal: /a/, /e/, /u/, /i/, / ə/ dan 8 fonem konsonan: /f/, /r/, /p/, /k/, /n/, /m/, /t/, l/.
TINGKAT KESESUAIAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH TAHUN 2010 TERHADAP PP NO. 3/2007 Fitriasari, Debby; Martani, Dwi; Khairurizka, Rahfiani
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Despite of the financial statements, the accountability of local government (LG) is also fulfilledthrough LPPD, a LG’s performance reporting on decentralization, job assistance andgovernment administrative tasks. Research on LPPD in Indonesia is still rare. Febriana (2010)and Dalimunthe (2010) conducted a study related LPPD but does not focus on the completenessof the LPPD. Therefore, the purpose of this study is to analyze the compliance of LPPD to PPNo. 3/2007. The compliance level is obtained by comparison the content of the LPPD and thecompliance checklist and then this compliance level will be analyzed using statistic descriptive,the mean difference test and correlation test. With a sample of 25 provinces’s LPPD year 2010,the results show that the average compliance level is 75%. It means that the LG (province) hasnot been submitting all the information in LPPD year 2010 in accordance with the PP No.3/2007. The result of mean different test showed no significant difference in two groups LGbased on these variables: LG’s assets, level of sovereignty, geography position (west or eastIndonesia) and EKPPD value. Moreover, the correlation test results also found no significantcorrelation between the levels of compliance with these variables.
ANALISIS PERBANDINGAN PENYEDIAAN BAHAN MATERIAL STRUKTUR LANTAI 2 DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) (STUDI KASUS: PROYEK GEDUNG GUEST HOUSE V HOTEL) Sopiyah, Yayah; Pramono, Didiek
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material merupakan komponen yang sangat penting dalam sebuah proyek konstruksi,karena itu persediaan material merupakan hal yang sangat penting juga dalammenunjang kelancaran seluruh aktifitas pelaksanaan pekerjaan suatu proyek konstruksi.Perencanaan yang kurang baik dalam merencanakan persediaan material dapatmenyebabkan keterlambatan dan kehabisan persediaan yang mengakibatkan pekerjaantertunda dan secara tidak langsung akan mempengaruhi waktu pelaksanaan dan biayaproyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh teknik yang tepat dari teknik lotsizing yang dibandingkan dan untuk mendapatkan total biaya persediaan materialstruktur lantai 2 yang paling minimum. Perencanaan persediaan material menggunakanmetode Material Requirement Planning (MRP) dengan teknik Lot Sizing yang terdiri dari4 (empat) teknik, yaitu Lot For Lot, Economic Order Quantity (EOQ), Period OrderQuantity (POQ), dan Part Period Balancing (PPB). Dari hasil analisis denganmenggunakan metode Material Requirement Planning, yaitu dengan menggunakan teknikLot Sizing didapatkan hasil bahwa teknik Lot Sizing yang membentuk biaya persediaanyang minimum untuk kebutuhan material multipleks 9 mm, kayu 5/7, kayu 8/12, besi D12, dan besi d 13 adalah teknik Part Period Balancing. Untuk material multipleks 12 mm,besi D 10, besi D 16, dan besi D 19 menggunakan teknik Period Order Quantity. Untukmaterial besi D 22 menggunakan teknik Lot For Lot. Untuk material beton K-300menggunakan teknik Lot For Lot, Period Order Quantity, dan teknik Part PeriodBalancing. Sedangkan untuk material beton K-400 menggunakan teknik Period OrderQuantity, dan teknik Part Period Balancing.
PENGARUH PENERAPAN IFRS TERHADAP KINERJA BANK MELALUI TATA KELOLA PERBANKAN YANG BAIK Pratiwi, Caecilia Widi; Tesniwati, Rini
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi membawa dampak diperlukannya standar akuntansi global yang samaantara semua Negara. Dengan standar yang baik dan tata kelola yang baik, makadiharapkan kinerja perusahaan juga akan semakin baik. Perusahaan perbankanmerupakan perusahaan yang paling banyak aturannya. Hal ini terjadi karena perbankanmengandalkan kepercayaan nasabah terhadap bank, untuk kelangsungan usahanya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan standar akuntansiinternasional (IFRS) di sektor perbankan berpengaruh terhadap CAR dan ROA bank,melalui GCG. Tiga variabel yang dimuat yaitu penerapan IFRS diproksi denganpenerapan PSAK 16 (revisi 2007), GCG diproksi dengan indeks komposit GCG, kinerjabank diproksi dengan CAR dan ROA. Survei dilakukan terhadap 22 bank umum yangaktif di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan teknik purposive sampling.Unit analisis adalah laporan tahunan emiten bank periode 2007-2011, yang diperolehdari Pusat Referensi Pasar Modal, Indonesia Capital Market Directory, Bank Indonesiadan Laman Bank. Data sekunder yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif danverifikatif terhadap tiga hipotesis menggunakan analisa jalur. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penerapan IFRS dapat meningkatkan GCG dan ROA perbankanpublik di Indonesia, dan penerapan IFRS melalui GCG dapat meningkatkan ROAperbankan publik di Indonesia.
PENGARUH DAYA TARIK IKLAN, KOMPETENSI TENAGA PENJUAL, DAN PERSEPSI KUALITAS LAYANAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN JASA LAYANAN E-BANKING (STUDI KASUS PADA BNI KANTOR LAYANAN UNILA) Pandjaitan, Dorothy Rouly H.
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh daya tarik iklan, kompentensitenaga penjual dan persepsi kualitas layanan e-banking terhadap minat penggunaan ebankingBank BNI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik surveiyang melibatkan 95 orang nasabah Tabungan Plus Bank BNI Kantor LayananUniversita Lampung. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, yang kemudiandianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian: (1) Daya tarikiklan , kompetensi tenaga penjual, dan kualitas layanan e-banking secara bersama-samaberpengaruh terhadap minat penggunaan jasa layanan e-banking Bank BNI, sebesar 47,5%, masing-masing variabel bebas menyumbangkan pengaruh 19,51 %, 14,61 %, dan 13,38%.; (2) Secara parsial daya tarik iklan berpengaruh positif sebesar 18,8 %, kompetensitenaga penjual berpengaruh positif sebesar 16,5 %, dan kualitas layanan e-bankingberpengaruh positif secara parsial terhadap minat penggunaan jasa layanan e-bankingBank BNI, sebesar 20,8 %. Artinya, kompetensi tenaga penjual jasa layanan e-bankingBank BNI sudah baik tetapi ternyata tidak cukup untuk meningkatkan minat nasabahuntuk menggunakan jasa layanan e-banking. Hal ini berarti kompetensi tenaga penjualbukan merupakan faktor dominan bagi nasabah untuk melakukan keputusan pembelian.Tenaga penjual menjadi salah satu sumber informasi nasabah untuk menjadi bahanpertimbangan dalam melakukan pembelian. Minat nasabah meningkat secarasignifikan dengan semakin meningkatnya kompetensi tenaga penjual. Tetapi yang perludisadari bahwa peningkatan minat tersebut belum pada akhirnya adalah keputusanuntuk melakukan pembelian. Demikian pula halnya pada kualitas layanan e-bankingdan daya tarik iklan.
PERANCANGAN SOCIAL NETWORKING SEBAGAI MEDIA INFORMASI BAGI PEMERINTAH Welta, Fretty
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social Networking adalah suatu media berbasis internet yang memiliki banyak pengguna dandapat berinteraksi satu sama lainnya. Jenis ragam Social Networking yang banyak digunakandidominasi facebook, twitter dan Friendster. Pemerintah hendaknya memanfaatkan jejaringsosial agar dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Dibutuhkan konsep yang baikuntuk merancang jejaring social. Perancangan yang baik akan memberikan dampak bagipemerintah khususnya informasi yang akan disampaikan, keamanan serta keterlibata pegawaiyang dibri wewenang untuk memanage jejaring social. Interaksi antara pemerintah danmasyarakat dapat dilakukan secara interaktif dan langsung..

Page 2 of 11 | Total Record : 105


Filter by Year

2013 2013