cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding PESAT
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
ANALISIS KELAYAKAN SETELAH PAJAK DENGAN EMPAT METODE PENGEMBALIAN PINJAMAN PADA PROYEK HOTEL DI KOTA BALI Fandy, Fandy
Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tujuan pariwisata di Indonesia yang mengacu kepada UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat terutama di sekitar daerah pariwisata tersebut. Terkait trend wisatawan yang meningkat, maka diperlukan akomodasi/tempat menginap yang berkualitas sesuai dengan harapan wisatawan yaitu hotel. Kepemilikan hotel oleh pemodal dari luar negeri akan menyebabkan kebocoran pendapatan di bidang pariwisata yang menyebabkan menurunnya pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pengembalian pinjaman pada analisis kelayakan proyek dari salah satu Proyek Hotel di Kota Bali sehingga didapatkan hasil yang optimal dan dapat menarik pemodal dalam negeri untuk mendominasi pariwisata negeri kita terutama dalam hal kepemilikan hotel. Dalam suatu analisis kelayakan proyek, terdapat 7 aspek yang harus dipertimbangkan, yaitu aspek pasar, aspek lingkungan, aspek sosial dan kultur, aspek legal, aspek teknis, aspek manajemen dan operasional, serta aspek finansial. Dari tinjauan 7 aspek ini, diketahui hasil berupa jumlah pendapatan dan biaya pengeluaran yang akan digunakan dalam analisis kelayakan. Analisis kelayakan dilakukan dengan memperhitungkan pengaruh tingkat okupansi/jumlah pengunjung hotel dan pengaruh metode pengembalian pinjaman berdasarkan metode NPV dan IRR. Metode analisisnya akan dimulai dari analisis kelayakan sebelum pajak terlebih dahulu dan didapatkan masa investasi selama 13 tahun pada tingkat okupansi 55% agar proyek menjadi layak. Pengaruh tingkat okupansi dan masa investasi ini kemudian digunakan untuk analisis kelayakan setelah pajak beserta dengan besarnya pinjaman pokok, suku bunga pinjaman sebesar 15%, pajak pendapatan, dan depresiasi. Pada analisis kelayakan setelah pajak akan digunakan 4 cara pengembalian pinjaman dan penurunan depresiasi menggunakan metode garis lurus. Metode yang paling optimal atau menarik adalah cara 4 yaitu pembayaran pokok pinjaman dan bunganya pada akhir periode n (masa investasi) karena NPV ATCF yang didapatkan lebih besar daripada cara pembayaran pinjaman lain.
KEARIFAN LOKAL SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT MINANG PEDAGANG RANTAU DI JAKARTA Hastuti, Erni; Julianti, Defi; Erlangga, Donny; Oswari, Teddy
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengidentifikasian kearifan lokal masyarakat Minang dapat dijadikan sebagai contoh untuk mempertahankan berbagai karakteristikdari masyarakat perantau khususnya bermata pencarian berdagang. Kearifan lokal masyarakat Minang harus diperkuat guna penyelesaian permasalahan dalam sistem kemasyarakatan dalam menghadapi isu global dan sekaligus mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi keberlangsungan masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dimensi sosial budaya dari kearifan lokal masyarakat Minang pedagang rantau di DKI Jakarta, mengetahui jenis-jenis kearifan lokal sosial budaya yang dapat dipertahankan masyarakat minang pedagang rantau di DKI Jakarta dan faktor-faktor apa saja yang mungkin menggeser atau meningkatkan kearifan lokal sosialbudaya masyarakat minang pedagang rantau dari kebiasaan normatif menjadi formal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan melakukan survey dan Focussed Group Discussion (FGD) guna mendokumentasikan, merekam, memvisualisasikan dan menyebarluaskan secara digital dengan menghasilkan produk teknologi informasi e-book bagi masyarakat Minang pedagang rantau pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
TEKNIK PENERJEMAHAN WORDPLAY DALAM SUBTITLE FILM SPONGEBOB SQUAREPANTS “SPONGE OUT OF WATER” SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS TERJEMAHAN Nurlaila, Nurlaila; Purwaningsih, Endang
Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji terjemahan wordplay dalam subtitle film Spongebob Squarepants “Sponge Out Of Water”. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis wordplay yang ada dalam film Spongebob Squarepants “Sponge Out Of Water”, teknik penerjemahan yang digunakan pembuat subtitle untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia, serta dampaknya pada kualitas terjemahan. Metode yang digunakanan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa wordplay dalam film Spongebob Squarepants “Sponge Out Of Water” serta terjemahannya dalam bahasa Indonesia dan hasil kuesioner penilaian terjemahan. Pengumpulan sumber data dilakukan dengan teknik analisis dokumen dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 1 jenis wordplay dalam film Spongebob Squarepants “Sponge Out Of Water” yakni paronimi. Untuk menerjemahkannya pembuat subtitle cenderung menggunakan teknik Pun-Non Pun (58.3%), Editorial techniques (33.3%), dan Pun ST = Pun TT (8.3%). Penggunaan teknik penerjemahan tersebut berdampak pada rendahnya tingkat keberterimaan dan hilangnya efek humor wordplay pada teks terjemahan.
PENGEMBANGAN ALAT UKUR BLACKBERRY MESSENGER ADDICT Yuwanto, Listyo
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur  Blackberry messenger  addict. Alat ukur dikembangkan berdasarkan skala kecanduan telepon genggam penelitian Yuwanto (2012), dengan aspek ketidakmampuan mengontrol penggunaan blackberry messenger, kecemasan dan kehilangan bila tidak menggunakan blackberry messenger, menarik diridari masalah menggunakan blackberry messenger, dan kehilangan produktivitas karena menggunakan blackberry messenger. Jumlah subjek penelitian 317 subjek yang diperoleh melalui incidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur  Blackberry messenger addict  memiliki 3 aspek yaitu ketidakmampuan mengontrol penggunaan blackberry messenger dan berdampak buruk, kecemasan dan kehilangan bila tidak menggunakan blackberry messenger, dan menarik diri dari masalah menggunakan blackberry messenger. Alat  ukur  Blackberry messenger addict  memenuhi kualitas psikometri alat ukur yaitu validitas dan reliabilitas yang memadai. Hasil validasi dan norma alat ukur Blackberry messenger addict didiskusikan lebih lanjut.
SISTEM TEROTORI RUANG KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT PADA KAWASAN BISNIS DI PERKOTAAN STUDI KASUS: KAWASAN BISNIS TANAH ABANG - JAKARTA Dimyati, Dimyati
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan kehidupan masyarakat di perkotaa melahirkan keragaman kawasan denganfungsi yang berbeda, diantaranya kawasan bisnis. Fenomena empiris perkembangankawasan bisnis Tanah Abang memperlihatkan kegiatan-kegiatan ekonomi yangdilakukan oleh masyarakat dengan batas dan intensitas penggunaan ruang yangberagam. Pemilihan dan pengusaan ruang-ruang untuk aktivitas dan kegiatan ekonomimasyarakat menciptakan sistem teritori yang berbeda dari kegiatan ekonomi yang adapada kawasan bisnis Tanah Abang. Fenomena kegiatan ekonomi dalam kajian ini inginmeneliti seberapa jauh sistem teritori dari kegiatan produksi dan kegiatan distribusiyang dilakukan oleh masyarakat pada kawasan bisnis Tanah Abang. Setiap sistemseting kegiatan ekonomi yang menempati ruang dengan bentuk spasial yang berbedadigunakan untuk mengetahui pola kehidupan dari segregasi sistem teritori dan ruangyang digunakan. Sehingga mengetahui intensitas penggunaan ruang dari masingmasingkegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat. Pendekatan perilakumasyarakat dalam sistem penggunaan ruang untuk kegiatan ekonomi pada kawasanTanah Abang akan dikaji dengan paradigm fenomenologi untuk menggali informasimengenai fenomena spasial aktivitas dan kegiatan ekonomi. Cara berfikir induktifkualitatifdipilih untuk mengungkap fenomena dan membangun pemahaman mendalamtentang sistem teritori ruang kegiatan ekonomi yang ada di kawasan bisnis TanahAbang-Jakarta.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP INTENSITAS PENGUNGKAPAN PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI Wardhani, Devinta Galuh; Sugiharto, Toto
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) merupakan bagianpenting dari sebuah perusahaan, termasuk perusahaan manufaktur. Setiap perusahaanmemiliki tingkat dan ruang lingkup pelaksanaan kegiatan CSR yang bervariasi. Haltersebut terlihat dari intensitas pengungkapannya. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan kinerja lingkunganterhadap intensitas pengungkapan tanggung jawab sosial yang dilaksanakan olehperusahaan, dan untuk mengidentifikasi variabel yang memiliki pengaruh palingdominan. Sampel penelitian ini adalah 16 perusahaan manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia periode tahun 2007-2011. Regresi linier berganda diterapkanuntuk menganalisis data. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kinerja keuanganyang terdiri dari ROA, NPM, dan EPS, ukuran perusahaan, dan kinerja lingkungansecara simultan berpengaruh terhadap intensitas pengungkapan pelaksanaan tanggungjawab sosial perusahaan. Variabel yang secara parsial berpengaruh terhadap intensitaspengungkapan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan hanya dua, yaitu EPSdan kinerja lingkungan. Kinerja lingkungan merupakan variabel yang paling dominandalam memengaruhi intensitas pengungkapan pelaksanaan tanggung jawab sosialperusahaan.
PENGARUH LIKUIDITAS BANK DAN KREDIT BERMASALAH TERHADAP TINGKAT KECUKUPAN MODAL Carindri, Fransisca; Filona, Filona; Putri, Meita
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Purpose of this study was to determine how the effect of Liquidity and NonPerforming Loans to bank capital adequancy. This research sampling using purposivesampling to commercial banks listed in Indonesia Stock Exchange and publish theirfinancial statements in the period 2010-2012. The samples used in this research were 93banks listed in Stock Exchange 2010-2012. Methods of analysis used linear analysismethods, the classical assumption and hypothesis testing were processed using SPSS 15.0software. The result obtained are Loan to Deposit Ratio and Non Performing Loannegatively affect the Capital Adequancy Ratio. Where the high value of bank’s LDR andNPL will decrease the bank’s CAR.
EFEKTIFITAS KINERJA BPD TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH Lisdayanti, Agustya; Daniel, Raycard Destion; Anindita, Wanda
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah kinerja BPD telah efektif dalammenjalankan tugas dan fungsinya di wilayah tempat BPD tersebut berada. Penelitianini menggunakan metode analisis deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah 26BPD di Indonesia dengan 26 BPD bulan Desember tahun 2010 sebagai sampelnya.Data diambil dari situs resmi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS).Penelitian ini meneliti total aset, total dana masyarakat, total kredit, dan modal darilaporan keuangan publikasi 26 BPD yang diungkap di BI pada Desember 2010.Kemudian hasil yang didapatkan akan dibandingkan dengan PDRB, jumlah penduduk,pendapatan per kapita, jumlah kemiskinan, dan jumlah pengangguran yang ada di 26daerah yang memiliki BPD tersebut dengan mengambil angka-angka pada tahun 2010yang ada di BPS. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa keberadaan BPD diIndonesia pada Desember 2010, belum secara efektif membantu pembangunan daerahtempat BPD tersebut berada. Hal ini terlihat karena, meski BPD memiliki total aset,total dana masyarakat, total kredit, dan total modal yang besar (10 teratas) namun,34,62% daerah tersebut masih termasuk ke dalam daerah dengan penganggurandan/atau kemiskinan terbanyak di Indonesia.
PENGEMBANGAN KONSEP RUMAH TINGGAL TRADISIONAL MANDAILING DI SUMATERA UTARA Luthan, Putri Lynna A.
Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mandailing adalah salah satu suku batak di Sumatera Utara yang tergolong kuat memegang adat istisadat budaya Mandailing yang terdapat pada bagian-bagian rumah tempat tinggal tradisional. Akan tetapi dengan pesatnya pembangunan rumah modern dimungkinkan akan punahnya rumah tinggal tradisional yang mengandung nilai-nilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bentuk arsitektur rumah tradisional mandailing terhadap pengembangan konsep rumah tinggal modern dengan tetap mengandung nilai-nilai budaya Mandailing yang mengandung nilai: 1) religi atau kepercayaan, 2) kekerabatan, 3) Falsafah hidup, 4) kepemimpinan dan sosial yang terdapat pada struktur bangunan rumah tradisional. Pengembangan konsep didasarkan pada konsep rumah tradisional Mandailing Godang dan Mandailing Julu yang terdapat di wilayah Mandailing. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan cara pengamatan, pengdokumentasian dan wawancara dengan pemilik rumah serta tokoh adat setempat. Hasil yang ditemukan adalah: 1) untuk kebutuhan masyarakat yang aktivitasnya tergolong tinggi, maka digunakan karakteristik rumah yang memanjang kesamping, 2) untuk kebutuhan masyarakat yang aktivitasnya tergolong rendah, maka digunakan karakteristik rumah yang memanjang kebelakang. Kedua karakteristik rumah tersebut tetap mengandung nilai-nilai budaya masyarakat Mandailing.
ANALISIS HUBUNGAN PERUBAHAN LAMA PENGGUNAAN KOMPUTER TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA Muhammad, Faris Fajar; Suryani, Elah; Setyawan, Aris Budi
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, perubahan lingkungan dalam pemanfaatan teknologi informasi sudah tidak dapat dihindari. Lama penggunaan setiap harinya tidak terlepas dari pekerjaan yang dilakukan. Terutama oleh mahasiswa yang mengambil bidang ilmu komputer. Kompetensi mahasiswapun bisa terlihat dari bagaimana lingkungan mengharuskan pemanfaatan komputer setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan perubahan lingkungan dalam waktu pengunaan komputer terhadap kemampuan mahasiswa jurusan sistem informasi di Universitas Gunadarma. Menggunakan pendekatan secara kuantitatif dengan memberikan kuesioner dan wawacara kepada 35 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan metode random sampling. Dengan analisis uji chi square, didapatkan nilai hasil ( χ2 = 0,5172<χ2 tabel ). Hasil yang dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara pengaruh lama penggunaan komputer terhadap kemampuan mahasiswa sistem informasi di Universitas Gunadarma. Diharapkan di dalam lingkungan perkuliahan dilakukan evaluasi terhadap kemampuan mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia bisnis maupun dunia pekerjaan.

Page 2 of 16 | Total Record : 152


Filter by Year

2013 2015