cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 5 (2020)" : 9 Documents clear
Aspek Olahraga Dalam Kesenian Tradisional Gantao Erwin Erwin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.849 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1166

Abstract

Gantao traditional art is a culture that is rooted in Bima society - from generations of generation, the existence of traditional gantao art proves that the Bima region has a culture that upholds the values of life in society. In the historical record of gantao traditional art is an uptake culture from Sulawesi that enters Bima via shipping lines and inter-island trade to form cultural acculturation between Bima and Sulawesi. Traditional gantao art is not just an ordinary culture in the form of performances of martial arts movements but has very broad aspects and values in people's lives. one of the aspects contained in gantao art is sport. This discussion uses descriptive qualitative methods by relying on in-depth observations and analyzes related to the relationship between traditional gantao art and sports. The results of the discussion obtained are that there are aspects of sport in the movements contained in the traditional gantao art.
Pengaruh Latihan Clapping Push Up Dan Decline Push Up Terhadap Power Otot Lengan Pada Atlet Tarung Derajat Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2020 Elya Wibawa Syariofeddi; Dadang Warta Candra Wira Kusumah; Novijayanti Novijayanti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.556 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1146

Abstract

Cabang olahraga Tarung Derajat Provinsi Nusa Tenggara Barat banyak memiliki bibit-bibit atlet unggul di setiap kabupaten. Salah satunya di kabupaten Lombok Tengah yang pada PON XIX 2016 di Jawa Barat, atletnya berhasil meraih medali emas, selain itu masih banyak bibit- bibit atlet yang berprestasi dari kabupaten Lombok Tengah ini. Dari hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti terhadap atlet Tarung Derajat Lombok Tengah (khususnya atlet putra) yang memiliki tingkat kurata 3-4 dan berusia 15-18 tahun. Dalam hal ini peneliti melihat adanya beberapa kekurangan terutama masalah fisik yang harus diperbaiki seperti power (daya ledak) otot lengan yang sangat berpengaruh terhadap kekuatan dan kecepatan pukulan. Hal ini menimbulkan niat untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh latihan clappling push up dan decline push up terhadap power lengan pada atlet Tarung Derajat Lombok Tengah Tahun 2020”. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah atlet Tarung Derajat LombokTengah Tahun 2020 yang berjumlah 20 orang. Teknik analisis data untuk menguji Perbedaan penigkatan Pengaruh latihan clappling push up dan decline push up terhadap power lengan pada atlet Tarung Derajat Lombok Tengah Tahun 2020. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik dengan rumus “t-test”. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, untuk kelompok latihan clappling push up diperoleh nilai t-hitung sebesar 11.65 dan untuk kelompok decline push up diperoleh nilai t-hitung sebesar 9.117, sedangkan nilai t-tabel db =N-1(10-1=9) yang diperboleh dari harga kritik untuk t dengan taraf signifikan 5% (0,05) adalah 1,812 hasil ini menunjukan bahwa nilai t hitung > t-tabel yang berarti nilai t-hitung yang di peroleh dalam penelitian ini adalah signifikan. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan: 1) “Ada pengaruh latihan clappling push up terhadap power lengan pada atlet Tarung Derajat Lombok Tengah Tahun 2020”; 2) “Ada pengaruh latihan decline push up  terhadap power lengan pada atlet Tarung Derajat Lombok Tengah Tahun 2020”.
Efektivitas Air Alkali Terionisasi Sebagai Antioksidan Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Mencit Jantan (Mus musculus) Suhada Adriyan; Noviana Iksir; Ade Sukma Hamdani; Dedent Eka B immaharyanto S; Ni Komang Wijiani Yanti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.926 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1158

Abstract

Asam urat adalah produk akhir katabolisme purin atau degredasi asam nukleat dari sisa makanan yang kita konsumsi. Pada manusia dikatakan Hiperurisemia apabila terjadi peningkatan kadar asam urat darah serum lebih dari 7 mg/dl pada lelaki dan lebih dari 6 mg/dl pada wanita. Untuk mencit dikatakan hiperurisemia bila kadar asam uratnya 1.7-3.0 mg/dl dengan kadar asam urat normal 0.5-1.4 mg/dl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Evektivitas air alkali terionisasi sebagai anti oksidan terhadap penurunan kadar asam urat pada mencit jantan (mus muculus)” Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium, dimana mencit yang menjadi hewan uji diinduksi dengan potasium oksonat 300 mg/BB. Control positif dengan memberikan allopurinol 100 mg/kg BB, kontrol negative 0.2 ml/g BB. Sementara perlakuan adalah dengan memberikan Air Alkali (pH 8.5, 9.0, 9.5 dan 11.5 0. Sebanyak 0,0284 ml/g BB) setelah diberikan perlakuan kadar asam urat dicek dari jam 1.2.3 dan 4  sebagai data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan rata-rata kadar asam urat pada kelompok 1 (kontrol negatif), 0.97% pada kelompok 2 (control positif), 0.68% padakelompokuji 3 (PH8,5), 0.93% kelompok uji 4 (PH 9.0). 0.96% kelompok uji 5 Data (PH 9.5). 0.93% dan kelompok terakhir kelompok 6 (PH 11.5) sebesar 0.72%. berdasarka npenelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa air alkali terionisasi mempunyai aktivitas anti hiperurisemia. Aktivitas tersebut signifikan pada pH yang digunakan (pH. 11.5) dengan persen penurunan sebesar 0.72% dibandingkan dengan pH yang lain.
Meningkatkan Pemahaman Sifat Magnet Dan Kegunaannya Melalui Model Pembelajaran Demonstrasi Pada Siswa Kelas V SDN I Mambalan Gunungsari Lombok Barat Tahun Pelajaran 2019/2020 Maria putu eka sukahati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1345

Abstract

Model pembelajaran dan alat peraga adalah alat bantu pengajaran yang secara sengaja dan terencana disiapkan atau disediakan guru untuk mempresentasikan dan atau menjelaskan bahan pelajaran serta digunakan siswa untuk dapat terlibat langsung dengan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas, yang menggunakan pengembangan motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini berangkat dari masalah yang didapat di lapangan, kemudian dianalisis dan direfleksikan. Berdasarkan teori yang menunjang, kemudian dilaksanakan tindakan di lapangan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dua siklus kegiatan yaitu siklus 1  dan siklus 2. Masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap kegiatan yaitu penyusunan rencana tindakan, melaksanakan tindakan, melaksanakan observasi, membuat analisis dilanjutkan dengan refleksi. Pada penelitian ini yang melaksanakan perbaikan pembelajaran adalah guru kelas V SD Negeri I MAMBALAN dibantu oleh teman sejawat yang bertugas mengamati dan mengumpulkan data selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Sedangkan sebagai subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas V SD Negeri I MAMBALAN tahun pelajaran 2019 / 2020 yang jumlahnya 17 siswa. Hasil penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Demonstration dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam memahmi materi pelajaran IPA khususnya tentang magnet dankegunaannya. Sebagai bukti keberhasilan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan siswa berdasar hasil evaluasi dan pengamatan yang dilakukan setiap akhir siklus yaitu rata-rata nilai 60,20 sebelum tindakan menjadi 68,8 setelah tindakan siklus I,  80,15 setelah dilaksanakan tindakan siklus II.
KOMPARASI KOMPETENSI SANTRI ASRAMA DAN NON ASRAMA DALAM BERKOMUNIKASI DI LINGKUNGAN PESANTREN ULIL ALBAAB Baiq Yulia Kurnia Wahidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1296

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kompetensi komunikatif yang dimiliki oleh santri asrama dan nonasrama di Pondok Pesantren Ulil Albaab. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuasal Komparatif (Exs Post Facto).  Sampel dari penelitian ini adalah santri asrama dan nonasrama. Jumlah subjek 30 santri, di mana kelas asrama berjumlah 15 dan kelas nonasrama berjumlah 15 santri. Untuk mengukur tingkat kemampuan kompetensi komunikatif yang dimiliki oleh para santri digunakan instrumen, instrumen yang digunakan adalah angket yang berisi kriteria-kriteria penilaian dalam kompetensi komunikatif berpidato.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh santri asrama memiliki kompetensi yang lebih baik dari santri asrama, dengan perhitungan hasil nilai santri asrama memiliki nilai tertinggi 92 dengan rata-rata 84.2 sedangkan santri  nonasrama memiliki nilai tertinggi 76 dengan nilai rata-rata 58,7. Sehingga hipotesis Ha diterima dengan adanya perbedaan kompetensi komunikatif antara santri asrama dan nonasrama di Pondok Pesantren Ulil Albaab, dan menolak hipotesis 0 atau Ho.
Karakterisasi Struktur Morfologi Material Ferroelektrik Barium Stronsium Titanat (BaxSr1-xTiO3) dan Stronsium Titanat (SrTiO3) dengan Variasi Komposisi Barium Dan Stronsium Alpi Zaidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1268

Abstract

Material ferroelektrik Barium Strontium Titanat (BaxSr1-xTiO3, BST) dan (SrTiO3, ST) dengan variasi komposisi Barium dan Stronsium (x<0,5) telah dibuat menggunakan metode reaksi fasa padat. Sampel dicetak dalam bentuk bulk (padatan) kemudian di-sintering pada temperatur 1100oC dengan holding time 2 jam. Karakterisasi sampel dilakukan Scanning Electron Microscopy (SEM) bertujuan untuk mengetahui struktur morfologi bulk barium stronsium titanat (BaxSr1-xTiO3) dan stronsium titanat (SrTiO3). 
ANALISIS BENTUK KLITIKA DALAM BAHASA SASAK Baiq Yulia Kurnia Wahidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1298

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tipologi dalam penggunaan bahasa Sasak. Bahasa Sasak dibagi menjadi lima dialek yaitu Ngeto-Ngete,Meno-Mene,Ngeno-Ngene,Mriak-Mriku,Menu-Meni. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkalsifikasikan penggunaan bahasa Sasak sesuai dengan klitika berdasarkan dialek yang dipergunakan oleh masyarakat suku Sasak. Sehingga, hasil dari penelitian ini adalah klasifikasi penggunaan bahasa Sasak sesuai dengan dialek masing-masing yang dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal.
The Effect Of Co-Op-Co-Op Learning Model Towards Students’ Self Efficacy In Speaking Competence Sri Ariani; Eki Hendrawan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1620

Abstract

This research aims to determine the effect of co-op-co-op on students' self-efficacy in speaking to the  second grade students of Al-Ashriyah Gunungsari. This research is pre-experimental study with one group pretest-posttest design. The sample of this study consisted of 42 students; oral test is used as the instrument in this study. Pre-test and post-test are applied for one class. Data analysis techniques of this resaearch used descriptive statistics and inferential statistics. The findings of the study showed that the t-test was 111.7 and the t-table value was 1,684 with 40 degrees of freedom in the 0.05% confidence level. This shows that the alternative hypothesis (Ha) is accepted. It is revealed that the experimental average score is high. It concluded that the co-op-co-op method has significant effect in teaching speaking to second grade students of Al-Ashriyah Gunungsari. Based on the result  of this research, it is reccomended for the teachers to apply co-op-co-op in teaching speaking for the students. 
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Dengan Menerapkan Model Pengajaran Kolaborasi Pada Siswa Kelas III Tahun Pelajaran 2016/2017 Aminah Aminah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1344

Abstract

Tujuan dalam penelitian ingin mengetahui peningkatan belajar agama islam dengan diterapkannya metode pengajaran kalaborasi. Metode dalam penelitian adalah Penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan selama tiga siklus, hasil seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: Model pengajaran kolaborasi  dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI. Pembelajaran model Kolaborasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (68,18%), siklus II (79,01%), siklus III (86,36%). Model pengajaran kolaborasi dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9