cover
Contact Name
Jurnal Tabarru: Islamic Banking and Finance
Contact Email
tabarru@journal.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tabarru@journal.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 26216833     EISSN : 26217465     DOI : -
Core Subject : Economy,
Scope and Focus of this journal subjected to area of : Islamic Banking (BUS, BPRS & UUS), Islamic Financial Intitutions such as Islamic Insurance (Takaful), Islamic Leasing, Islamic Capital Market (Islamic Bond/SUKUK & Islamic Stock), Islamic Pawn Shop, Baitamall Wattamwil (BMT), Islamic Cooperation, and other Islamic Intitutions. This journal also cover discussion about Managing Zakat Fund, Managing Waqaf Fund, Islamic Financial Management and Islamic Financial Accounting.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
THE INFLUENCE OF FINANCIAL PERFORMANCE ON PROFITABILITY AT ISLAMIC COMMERCIAL BANKS IN INDONESIA Fauziah, Annisa Husnul; Hasyim, Fuad
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(2).23647

Abstract

Rasio ROA berfungsi sebagai metrik untuk menilai profitabilitas bank secara keseluruhan. Tinggi atau rendahnya ROA dipengaruhi oleh seberapa efektif manajemen bank mengelola asetnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak beberapa faktor terhadap Return On Assets (ROA), termasuk Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Net Operating Margin (NOM), Operating Expenses and Operating Income (BOPO), dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini berfokus pada sampel 9 Bank Umum Syariah yang dipilih melalui purposive sampling. Data yang digunakan terdiri dari informasi sekunder, khususnya laporan triwulanan yang mencakup tahun 2016 hingga 2020. Model regresi data panel diterapkan, yang mengarah pada pemilihan Fixed Effect Model (FEM) untuk analisis ini. Penelitian menunjukkan bahwa ROA bank umum syariah dipengaruhi oleh variabel-variabel berikut sekaligus: CAR, NPF, NOM, BOPO, dan FDR. Terdapat korelasi positif antara ROA dan variabel CAR. Pengembalian aset bank umum syariah tidak dipengaruhi oleh faktor NPF dan NOM. Begitu pula untuk bank umum syariah, faktor BOPO dan FDR secara signifikan mengurangi ROA mereka.
PEMAHAMAN BUNGA DAN BAGI HASIL SEBAGAI PENENTU MINAT MAHASISWA TERHADAP LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Mustika, Dama; Dariati, Anis Mahmudah
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(2).25292

Abstract

Permasalahan utama penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara pertumbuhan aset perbankan syariah yang tinggi dan rendahnya tingkat literasi keuangan syariah nasional hanya 8,93% yang menjadi hambatan bagi konversi minat potensial menjadi nasabah riil. Tujuan studi ini adalah menguji pengaruh pemahaman bunga (riba) dan bagi hasil terhadap minat menjadi nasabah Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di kalangan akademisi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan sampel jenuh total 37 dosen dan tenaga pendidik STAI Hubbulwathan, menggunakan analisis Partial Least Squares (PLS). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemahaman bunga (riba) dan bagi hasil berpengaruh signifikan positif terhadap minat menjadi nasabah. Kedua variabel secara simultan menjelaskan 58.5% variasi minat. Kesadaran akan larangan riba dan pemahaman prinsip keadilan bagi hasil adalah motivasi kuat untuk memilih LKS. Implikasi penelitian ini mendukung Theory of Planned Behavior (TPB) dan menyarankan edukasi mendalam mengenai perbedaan konsep adalah strategi efektif LKS untuk meningkatkan inklusi. Originalitas terletak pada pendekatan komparatif konseptual yang menguji pengaruh ganda dari penolakan teologis (riba) dan daya tarik rasional ekonomi (bagi hasil) di lingkungan akademik. Lembaga Keuangan Syariah (LKS) disarankan untuk mengintensifkan upaya promosi dan edukasi, terutama melalui kanal digital, dengan fokus eksplisit pada keunggulan etis dan ekonomi bagi hasil dan bahaya riba. Edukasi harus bersifat komparatif, memperjelas perbedaan mendasar dari sistem konvensional.
RIBA DAN PILIHAN PERBANKAN : ANALISIS KESADARAN MASYARAKAT KECAMATAN AIR HANGAT DALAM BERTRANSAKSI DI BANK SYARIAH Putri, Dema Andani; Mailindra, Wiyan
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(2).25320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran masyarakat Kecamatan Air Hangat dalam memilih layanan perbankan syariah serta pemahaman mereka mengenai praktik riba dalam sistem keuangan. Bank syariah mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 1992 sebagai alternatif perbankan konvesional yang menerapkan sistem bunga (riba). Dalam operasionalnya, bank syariah menggunakan prinsip-prinsip syariah seperti bagi hasil, larangan terhadap maisir (spekulasi), gharar (ketidakjelasan), dan riba. Meskipun mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, tingkat inklusi perbankan syariah masih relatif rendah. Hal ini disebabkan oleh minimnya literasi keuanagn syariah, keterbatasan edukasi, dan persepsi yang keliru mengenai kesamaan antara bank syariah dan konvesional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki pemahaman dasar menganai perbedaan anatara perbankan syariah dan konvesional, namun pemahaman mendalam menganai konsep riba dan prinsip operasional bank syariah masih terbatas. Diperlukan upaya peningkatan edukasi dan sosialisasi yang lebih massif untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan sesuai denagn prinsip syariah.
PENGETAHUAN GENERASI Z TERHADAP PREFERENSI PADA BANK SYARIAH DENGAN RELIGIUSITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Alfani, Mufti Hasan; Arif, Muhammad; Hamsal; Bella, Sri Okta; Arifah, Lina Nurul; Putri, Atika Rahayu
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).29615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pengetahuan Generasi Z terhadap preferensi pada bank syariah melalui religiusitas sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z berusia 18–25 tahun yang memiliki pengetahuan mengenai bank syariah. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan luring. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model kausalitas atau hubungan pengaruh yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengetahuan Generasi Z berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi pada bank syariah, 2) religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap preferensi Generasi Z pada bank syariah, 3) pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap religiusitas, dan 4) religiusitas secara signifikan memediasi pengaruh pengetahuan terhadap preferensi Generasi Z pada bank syariah dengan pola mediasi parsial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan mengenai prinsip, akad, dan produk perbankan syariah, yang disertai dengan penguatan nilai-nilai religius, dapat meningkatkan preferensi Generasi Z terhadap bank syariah.