cover
Contact Name
Jurnal Tabarru: Islamic Banking and Finance
Contact Email
tabarru@journal.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tabarru@journal.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 26216833     EISSN : 26217465     DOI : -
Core Subject : Economy,
Scope and Focus of this journal subjected to area of : Islamic Banking (BUS, BPRS & UUS), Islamic Financial Intitutions such as Islamic Insurance (Takaful), Islamic Leasing, Islamic Capital Market (Islamic Bond/SUKUK & Islamic Stock), Islamic Pawn Shop, Baitamall Wattamwil (BMT), Islamic Cooperation, and other Islamic Intitutions. This journal also cover discussion about Managing Zakat Fund, Managing Waqaf Fund, Islamic Financial Management and Islamic Financial Accounting.
Arjuna Subject : -
Articles 397 Documents
ANALISIS EKONOMI ISLAM TERHADAP PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN Hidayat; Hamsal; Andi Syaputra
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).27335

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi ekonomi Islam terhadap pengentasan kemiskinan dalam kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1, dengan memposisikan ekonomi Islam bukan hanya sebagai kumpulan instrumen keuangan berbasis Syariah, tetapi sebagai kerangka pembangunan sistemik. Studi ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Scopus, Web of Science, Dimensions, dan Google Scholar yang mencakup periode 2015–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dan selanjutnya dianalisis menggunakan sintesis tematik. Proses seleksi menghasilkan 11 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa kontribusi ekonomi Islam terhadap pengentasan kemiskinan dapat dipetakan ke dalam enam tema utama, yaitu integrasi keuangan sosial Islam, zakat produktif, wakaf produktif, keuangan mikro Islam, etika dan keberlanjutan, serta digitalisasi filantropi Islam. Secara substansial, ekonomi Islam berkontribusi melalui tiga jalur utama, yaitu redistribusi kekayaan, pemberdayaan ekonomi produktif, dan penguatan nilai-nilai sosial dan etika. Namun, efektivitas kontribusi ini sangat bergantung pada orientasi program yang produktif, kualitas tata kelola kelembagaan, integrasi antar instrumen, dan dukungan kebijakan publik. Studi ini menyimpulkan bahwa ekonomi Islam memegang posisi strategis dalam mendukung pencapaian SDG 1; namun, optimalisasinya membutuhkan manajemen yang profesional, terukur, terintegrasi, dan berbasis dampak agar dapat berfungsi sebagai strategi pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
INTEGRASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN MANAJEMEN RISIKO DALAM MENINGKATKAN STABILITAS PERUSAHAAN SAHAM SYARIAH DI BURSA EFEK INDONESIA Zuhro, Fatimatuz; Rulitawati; Nur Alam, Hendri
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).27826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko dalam meningkatkan stabilitas perusahaan publik saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan kerangka normatif dalam perspektif ekonomi syariah. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap regulasi, laporan tahunan perusahaan, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi GCG secara formal telah memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, namun masih didominasi oleh pendekatan kepatuhan administratif. Transparansi terbukti memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas manajemen risiko, khususnya dalam mengurangi asimetri informasi dan memperkuat kepercayaan investor. Selain itu, integrasi antara GCG dan manajemen risiko menjadi determinan utama dalam menciptakan stabilitas perusahaan, dimana perusahaan yang mengadopsi pendekatan tata kelola terintegrasi menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap volatilitas pasar. Penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi tata kelola dari berbasis kepatuhan menuju pendekatan terintegrasi dan berbasis nilai syariah (integrated value-based governance) sebagai upaya memperkuat keberlanjutan dan daya saing pasar modal syariah di Indonesia.
PENGARUH MAKROEKONOMI TERHADAP NPF PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Nilam Anjani, Kin Kin; Khusnudin
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).27306

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menelaah dampak inflasi, BI Rate, dan pertumbuhan GDP terhadap tingkat pembiayaan bermasalah pada Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2018-2024 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat eksplanatori. Penentuan sampel dilakukan secara purposive terhadap 10 Bank Umum Syariah, dengan memanfaatkan data Otoritas Jasa Keuangan, BI, dan BPS, serta ditelaah dengan pendekatan regresi panel. Temuan analisis mengindikasikan bahwa ketiga variabel makroekonomi tersebut, baik secara terpisah maupun bersamaan, tidak memberikan dampak signifikan terhadap NPF. Kajian ini memberikan bukti bahwa perubahan kondisi makroekonomi tidak secara langsung berdampak pada kualitas pembiayaan perbankan syariah. Hal tersebut dipengaruhi oleh kuatnya penerapan manajemen risiko internal, karakteristik akad pembiayaan syariah yang tidak bergantung pada mekanisme suku bunga, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran dan pengawasan pembiayaan. Selain itu, pertumbuhan GDP yang tidak merata antar sektor menyebabkan peningkatan ekonomi secara agregat belum mampu meningkatkan kemampuan pembayaran nasabah secara menyeluruh. Oleh karena itu, tingkat NPF pada bank syariah cenderung lebih ditentukan oleh faktor internal bank dan kinerja usaha nasabah dibandingkan dengan faktor makroekonomi.
MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIGITAL : PERAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DALAM MENDORONG PENGGUNAAN QRIS DI KALANGAN MAHASISWA DI TENGAH ANCAMAN KEJAHATAN SIBER Rahmayati
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).27882

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi keuangan syariah dalam mendorong penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di kalangan mahasiswa dengan kepercayaan digital sebagai variabel mediasi, sekaligus menelaah dampak ancaman kejahatan siber terhadap kepercayaan digital mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 248 responden mahasiswa aktif di Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur berbasis skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan digital mahasiswa (β = 0,423; p < 0,001); (2) persepsi risiko kejahatan siber berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepercayaan digital (β = -0,287; p < 0,001); (3) kepercayaan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan QRIS (β = 0,351; p < 0,001); serta (4) kepercayaan digital memediasi secara parsial hubungan antara literasi keuangan syariah dan penggunaan QRIS. Temuan ini mengindikasikan pentingnya integrasi edukasi literasi keuangan syariah berbasis digital dalam program pemberdayaan mahasiswa guna memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan aman.
HUBUNGAN KAUSALITAS GRANGER ANTARA INFLASI DAN PEMBIAYAAN DENGAN DEPOSITO MUDHARABAH BANK SYARIAH DI INDONESIA Maulana, Zefri; Hisan, Khairatun; M. Yahya; Safwandi; Sri Ramadhani
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).28383

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh faktor internal dan eksternal, yaitu pembiayaan dan inflasi, terhadap deposito mudharabah pada perbankan syariah di Indonesia. Minat masyarakat dalam menempatkan dana sebagai simpanan pihak ketiga memiliki peran penting dalam pertumbuhan bank syariah, khususnya melalui produk deposito mudharabah. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bank Umum Syariah (BUS) yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik selama periode 2018–2024. Sampel penelitian terdiri dari lima Bank Umum Syariah. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dan analisis kausalitas Granger untuk menguji hubungan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh yang lemah terhadap deposito mudharabah, sedangkan pembiayaan memiliki pengaruh positif yang signifikan. Analisis kausalitas Granger menunjukkan tidak adanya hubungan satu arah maupun dua arah antara inflasi dan deposito mudharabah pada sebagian besar bank. Namun, BCA Syariah dan Mega Syariah menunjukkan adanya hubungan satu arah dengan inflasi. Pembiayaan dan deposito mudharabah juga menunjukkan hubungan satu arah yang terbatas pada beberapa bank. Pembiayaan merupakan faktor penting yang mempengaruhi deposito mudharabah, sedangkan inflasi memiliki dampak yang relatif kecil. Temuan ini mengimplikasikan bahwa bank syariah perlu memperkuat kinerja pembiayaan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pertumbuhan deposito.
EVALUASI PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PEMBIAYAAN PADA BANK X : PERSPEKTIF OPERASIONAL SEGMEN UMKM DI WILAYAH RIAU Surbakti, Nia Aprilita Br; Febriany, Lusiana; Putri, Natasya Kumala; Saputra, Rommy; Sabri, Siti Aisyah; Nurfadilah, Siti; Agustin, Hamdi
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).29105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan manajemen risiko pembiayaan pada Bank X Kantor Cabang Pekanbaru, dengan fokus pada segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tingginya tekanan Non-Performing Financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah di segmen UMKM pasca-COVID-19 menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposif, terdiri dari staf pembiayaan, manajer risiko, pengawas kepatuhan, serta delapan nasabah UMKM aktif. Analisis data melibatkan pengkodean tematik, triangulasi sumber, dan penilaian risiko kualitatif menggunakan matriks probabilitas-dampak 5×5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bank X telah memiliki prosedur manajemen risiko standar di tingkat korporasi, terdapat tiga kesenjangan implementasi di tingkat cabang: (1) penerapan analisis 5C yang tidak konsisten akibat tekanan target penyaluran; (2) keterlambatan deteksi dini terhadap nasabah bermasalah; serta (3) terbatasnya literasi keuangan syariah di kalangan nasabah UMKM yang memengaruhi kualitas akad. Penilaian risiko kualitatif menghasilkan 16 identifikasi risiko: dua pada tingkat tidak dapat diterima (unacceptable), lima tidak diinginkan (undesirable), enam dapat diterima (acceptable), dan tiga dapat diabaikan (negligible). Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem peringatan dini berbasis perilaku pembayaran serta implementasi program literasi keuangan syariah yang terintegrasi bagi nasabah UMKM.
REGULATING GOOD COPORATE GOVERNANCE (GCG) IN ISLAMIC DEFI PLATFORMS : PRINCIPLES, CHALLENGES, AND POLICY RECOMMENDATIONS Putra, Grand Colin Amdhana Priin; Samsuri, Andriani
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).28020

Abstract

Penelitian ini mengkaji regulasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik (TKP) pada platform Keuangan Terdesentralisasi (DeFi) syariah, dengan mengeksplorasi prinsip-prinsip, tantangan, dan implikasi kebijakan di persimpangan antara keuangan syariah, tata kelola perusahaan, dan teknologi blockchain. Penelitian ini mengidentifikasi adaptasi kerangka kerja TKP tradisional yang dirancang untuk lembaga keuangan syariah terpusat terhadap sifat DeFi yang terdesentralisasi dan algoritmik, guna memastikan kepatuhan terhadap syariah dan perlindungan pemangku kepentingan. Dengan menggunakan tinjauan literatur tematik atas artikel jurnal internasional, pedoman regulasi, dan dokumen kebijakan (2021–2026) mengenai GCG dalam keuangan Islam, fintech, dan DeFi, serta analisis konseptual terhadap mekanisme yang sesuai syariah, studi ini mengungkapkan bahwa GCG dalam DeFi Islam memerlukan penataan ulang transparansi, akuntabilitas, kepatuhan syariah, dan pengawasan algoritmik, yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang berorientasi pada maqasid. Hal ini tidak dapat langsung ditransplantasikan dari model perbankan syariah konvensional. Regulasi yang efektif menuntut kerangka kerja hibrida yang mengintegrasikan pengawasan syariah independen, alat audit digital, dan koordinasi lintas yurisdiksi, yang memberikan penyempurnaan teoretis dan panduan praktis bagi regulator, lembaga, dan pengembang.
INTERNAL CONTROL, ORGANIZATIONAL COMMITMENT, ORGANIZATIONAL PERFORMANCE: THE ROLE OF ISLAMIC WORK ETHICS Nursida, Nina; Pratami, Yolanda; Bastri, Amelia
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).28312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak etika kerja Islam dalam hubungan antara pengendalian internal dan komitmen organisasi terhadap kinerja organisasi, dengan fokus pada Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Dari total 256 kuesioner yang disebar, sebanyak 139 responden sudah menjawab. Frekuensi dan persentase digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik responden, sedangkan analisis data awal uji reliabilitas dan validitas, serta Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Ditemukan bahwa pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi, komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi. Islamic Work Ethics memoderasi hubungan komitmen organisasi dan kinerja organisasi, namun memoderasi secara negatif hubungan pengendalian internal dan kinerja organisasi. Variabel Transformational Leadership sebagai variabel kontrol secara langsung berpengaruh positif terhadap kinerja organisasi. Mengintegrasikan konsep-konsep etika kerja Islam ke dalam analisis hubungan antara pengendalian internal, komitmen organisasi, dan kinerja organisasi dapat meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai Islam dapat mempengaruhi tata kelola organisasi dan kinerja. Selain itu, Penelitian ini secara khusus memfokuskan pada OPZ, yang memiliki karakteristik dan tujuan unik dalam pengelolaan dana zakat yang bersumber dari masyarakat.
ANALISIS KEPATUHAN SYARIAH PADA PRAKTIK TRADING FOREX ONLINE : PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH Handoko, Dodi Okri; Hidayat, Dina; Ningsi, Niken Rafika
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2026.vol9(1).29327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak etika kerja Islam dalam hubungan antara Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan syariah (shari’ah compliance) pada praktik trading forex online dengan menggunakan perspektif fiqh muamalah. Fokus utama penelitian diarahkan pada kesesuaian mekanisme transaksi, akad yang digunakan, serta potensi unsur riba, gharar, dan maysir yang melekat dalam sistem trading forex modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif-empiris. Pendekatan normatif dilakukan melalui kajian terhadap fatwa dan literatur fiqh muamalah, khususnya Fatwa DSN-MUI terkait transaksi valuta asing, sementara pendekatan empiris dilakukan melalui analisis terhadap mekanisme operasional platform trading forex online, termasuk sistem leverage, margin, dan biaya transaksi. Sumber data penelitian meliputi dokumen fatwa, buku dan artikel ilmiah, serta ketentuan dan fitur yang terdapat pada platform forex online yang beroperasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik trading forex online secara umum memiliki tingkat kepatuhan syariah yang rendah dan bersifat parsial. Beberapa prinsip utama fiqh muamalah, seperti kejelasan akad, terpenuhinya taqabudh, serta penghindaran unsur riba dan spekulasi berlebihan, belum sepenuhnya terpenuhi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi syariah, perumusan akad yang sesuai, serta peningkatan literasi fiqh muamalah bagi pelaku pasar guna mendorong praktik investasi yang sejalan dengan prinsip syariah.
ANALISIS KUALITAS FITUR DAN LAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH DALAM PENGGUNAAN APLIKASI BYOND BY BSI Cahyati, Cici Mis; Setiawan, Romi Adetio; Harpepen, Andi
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2025.vol8(2).23398

Abstract

Permasalahan keluhan nasabah terhadap aplikasi BYOND by BSI dapat mengakibatkan rendahnya rating di platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan an fitur layanan terhadap kepuasan nasabah dalam penggunaan aplikasi BYOND by BSI di Bank Syariah Indonesia (BSI) cabang Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan nasabah aktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, serta uji t dan F dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan dan fitur layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Simpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi kualitas dan fitur layanan yang diberikan, maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan nasabah. Penelitian ini menyarankan agar BSI terus meningkatkan performa aplikasinya, baik dari segi teknis maupun pengembangan fitur, guna memperkuat loyalitas nasabah terhadap layanan digital perbankan syariah.