cover
Contact Name
Wardhana Wahyu Dharsono
Contact Email
wardhana.wd@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfateksa@gmail.cm
Editorial Address
-
Location
Kab. nabire,
P a p u a
INDONESIA
Articles 107 Documents
PERBAIKAN SISTEM OPERASIONAL GUDANG DENGAN GUGUS KENDALI MUTU (GKM) MENGATASI MASALAH PENGGUNAAN FORMULIR Waromi, Ali; Dharsono, Wardhana Wahyu; Titaley, Everly Deroth Aryoko; Nugroho, Agung
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal FATEKSA, Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan formulir dalam operasional gudang memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran pencatatan dan pelacakan barang. Namun, penggunaan formulir yang tidak efisien dapat menimbulkan berbagai masalah seperti kesalahan pengisian, keterlambatan pemrosesan, dan risiko kehilangan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui penerapan Gugus Kendali Mutu (QCC) di gudang Sembako perusahaan UD XYZ di Kota Nabire Papua Tengah. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melibatkan observasi, wawancara, kuesioner, dan analisis data sekunder. Identifikasi masalah mengungkapkan bahwa kesalahan manusia dan proses manual yang tidak terintegrasi merupakan akar dari masalah penggunaan formulir. Solusi yang dikembangkan oleh tim QCC, seperti digitalisasi formulir, penyederhanaan prosedur pengisian, dan integrasi dengan sistem manajemen gudang (WMS), diuji coba dan diimplementasikan secara luas. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi data, kecepatan pemrosesan, dan kepuasan karyawan. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan QCC dapat mengatasi masalah operasional secara efektif dan mendorong perbaikan berkelanjutan dalam manajemen gudang. Meskipun terdapat tantangan seperti resistensi terhadap perubahan dan kebutuhan pelatihan, pendekatan ini berhasil meningkatkan efisiensi dan kualitas operasional. Dengan demikian, QCC direkomendasikan untuk diadopsi lebih luas sebagai metode peningkatan operasional di sektor lain yang memiliki tantangan serupa.
SISTEM PENDETEKSI VOLUME DEBIT AIR PERSAWAHAN BERBASIS ARDUINO UNO SP 1 NABIRE BARAT Petege, Saverius
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal FATEKSA, Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water Flow Sensor YF-S201 akan mendeteksi jumlah debit air yang mengalir. Arduino uno akan mengendalikan komunikasi dengan Water Flow Sensor yang dimulai dari mengirimkan perintah untuk meminta hasil pengukuran nilai debit air dan dengan sensor ultrasonic untuk membaca ketinggian air yang sedang mengisi dalam petak sawah1 dan petak sawah 2 selanjutnya data tersebut dikelolah di Arduino dan dikirim ke LCD untuk menampilkan. Pada pengujian water flow sensor diperoleh nilai rata-rata volume air 15 L/m dan nilai rata-rata total 4,91 L. Tujuan akhir dari perancangan system pendeteksi ini adalah untuk kebutuhan volume debit air di sawah, dengan water flow sensor YF-S201 dengan sensor ultrasonic yang dikombinasikan dengan sistem yang berupa solenoid valve untuk membuka atau menutup keran air.
KLASIFIKASI BATIK PAPUA MENGGUNAKAN MODEL CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) Thaniket, Rooy Marthen; Rahanra, Musa Henri Janto
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal FATEKSA, Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik adalah bentuk seni visual pada bahan tekstil yang diproduksi menggunakan teknik menggambar tradisional yang berasal dari Indonesia(Sunarya, 2016) Batik Papua pertama kali diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1970-an. Batik ini awalnya dibuat oleh para pengrajin batik dari Jawa yang dilatih oleh pemerintah untuk mengajarkan teknik membatik kepada masyarakat Papua. Bagi orang papua, batik adalah kain yang didalm mengandung testur yang integral dengan identitas budaya mereka. Tujuan dari klasifikasi batik adalah untuk mengetahui keakuratan akurasi Motif batik yang akan diteliti yaitu : tifa papua , cendrawasi, motif ukiran asmat. Algoritma yang digunakan adalah Convolutional Neural Network CNN dengan model Arsitektur MobileNetVe2. Dengan data set yang di uji sebesar 100 gambar dengan hasil pengujian dimana dari 36 data yang terbagi dalam 12 data pada masing-masing kelas diketahui semua gambar pada kelas batik asmat diprediksi benar, semua gambar pada kelas batik tifa diprediksi benar serta 11 gambra pada kelas batik cendrawasih diprediksi benar dan 1 salah. Maka dari hasil dari proses ini dapat dihitung nilai accuracy, precision dan recall. Pengujian terhadap model yang telah dibagun diketahui menghasilkan nilai accuracy 97%, nilai precision 97% dan nilai recall 97%.
IMPLEMENTASI GUGUS KENDALI MUTU UNTUK PERBAIKAN SISTEM OPERASIONAL GUDANG DALAM MENGATASI MASALAH PENGGUNAAN FORMULIR DI CV DALAIN SEJAHTERA Waromi, Ali; Titaley, Everly D.A.; Nugroho, Agung; Dharsono, Wardhana W.
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal FATEKSA, Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan Gugus Kendali Mutu (GKM) untuk memperbaiki sistem formulir di gudang CV Dalain Sejahtera menggunakan siklus PDCA. Metode penelitian berupa action research selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi operasional yang signifikan setelah implementasi GKM, seperti pengurangan waktu pencarian dokumen sebesar 66%, penurunan kesalahan input dari 25% menjadi 8%, dan peningkatan akurasi inventory dari 75% menjadi 95%. Selain itu, terjadi penghematan biaya operasional Rp 4.5 juta/bulan dan pengurangan kerugian akibat kesalahan inventory 75%. Kesimpulannya, penerapan GKM terbukti efektif memperbaiki sistem pergudangan. Saran pengembangan lebih lanjut meliputi transformasi digital, pengembangan SDM, dan perluasan implementasi GKM.
ANALISA PROSES PRODUKSI KOPI BUBUK ENAUTO DISTRIK TIGI KABUPATEN DEIYAI PROPINSI PAPUA TENGAH Tokoro , Errol Lesly
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat beberapa tahun ini. Perkembangan sektor industri pengolahan dapat dilihat dari nilai produksi yang dihasilkan dari kegiatan produksi disetiap sector industri kecil seperti industri rumah tangga adalah suatu bentuk perekonomian rakyat di Indonesia. Apabila dikembangkan akan mampu memecahkan masalah dasar pembangunan di Indonesia diantaranya adalah industri kecil mampu menyerap tenaga kerja tanpa melihat status pendidikan yang menjadi masalah di daerah-daerah tertentu. Disampin itu industri kecil ini tentunya tidak memerlukan modal besar untuk pengembangannya sehingga resiko kerugiannyapun
ANALISIS RUNTUN WAKTU DALAM MEMPREDIKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU MENGGUNAKAN REGRESI LINEAR: Studi Kasus : UNIVERSITAS SATYA WIYATA MANDALA) Mawene, Brenstein; Kusrini; Hidayat, Tonny
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal FATEKSA, Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlembangan teknologi menghasilkan modernitas dibidang pendidikan serta bidang lainnya dalan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk dapat memprediksi jumlah penerimaan mahasiswa baru ditahun mendatang, dengan menggunakan Metode Regresi Linear dan Gradient Boosting. Prediksi jumlah mahasiswa baru diperlukan untuk membantu Universitas Satya Wiyata Mandala untuk mengetahui jumlah mahasiswa baru di tahun yang akan datang sehingga pihak Universitas dapat melakukan evaluasi untuk mempersiapkan Sarana Dan Prasarana Perkuliahan. Dalam penelitian ini peneliti berfokus pada Jumlah Mahasiswa Baru. Berdasarkan evaluasi komparatif Model Regresi Linear menunjukan performa yang buruk dengan nilai MAE 32.83, RMSE 39.74, R² -0.11 sedangkan Model Gradient Boosting menunjukan performa yang lebih baik dengan nilai MAE 13.16, RMSE 17.13, R² 0.79. secara keseluruhan model Gradient Boosting memberikan hasil prediksi yang lebih baik dibandingkan Model Regresi Linear.
OPTIMASI PARAMETER INJECTION MOLDING PADA PEMBUATAN PRODUK BOX HEXA OIL PASTEL 72 SET UNTUK MENGATASI DEFECT BENDING PRODUK Adi , A.Y. Novi Misgi Prabowo; Hutama , Adhi Setya; Kurniawan , Perwita
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk Plastic Box Hexa Oil Pastel 72 Set Faber-Castell yang memiliki dimensi 604,8 mm x 233,9 mm x 26,0 mm dengan acuan berat produk 327 ± 5 gram. Berdasarkan data yang didapatkan dari hasil observasi terdapat masalah yang terjadi dalam proses produksi produk Plastic Box Hexa Oil Pastel 72 Set Faber-Castell, yaitu reject rate cukup tinggi dengan nilai 8,25% di bulan April 2023, dimana standart batasan maksimal reject rate di produksi adalah 5%.Permasalahan yang terjadi karena belum adanya standarisasi untuk parameter injeksi saat proses produksi sehingga parameter injeksi yang disetting menjadi kurang optimal. Akibat dari kurang optimalnya parameter injeksi menyebabkan terjadinya defect product dan tidak tercapainya berat produk yang diminta yaitu 327 ± 5 gram. Defect produk yang terjadi pada proses produksi produk Plastic Box Hexa Oil Pastel 72 Set Faber-Castell di bulan April antara lain defect bending sebesar 5,4%, discolour sebesar 1,2%, dan blackdot sebesar 1,7%. Penelitian berfokus untuk mengatasi permasalahan defect bending produk dimana standart flatness yang diminta adalah maksimal bending 0,2 mm dan tercapainya berat produk sesuai standart 327 ± 5 gram yang dapat diatasi salah satunya dengan optimasi parameter proses injeksi. Pengoptimalan parameter injeksi dapat dilakukan dengan kombinasi antar parameteryang memiliki pengaruh terhadap defect produk yaitu holding time, holding pressure, injection speed dan melt. Berdasarkan penelitian pengoptimalan parameter proses injection molding dalam pembuatan Produk Plastic Box Hexa 72 Set Faber-Castell menggunakan metode taguchi dan ANOVA dengan karakteristik smaller is better, didapatkan kombinasi parameter sebagai berikut : holding time selama 6 detik, holding pressure 60 bar, Injection Speed sebesar 55%, dan Melt Temperature sebesar 240 °C.

Page 11 of 11 | Total Record : 107