Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, e-issn; 2613-9820, issn cetak; 2477-0523 mengundang para ilmuwan untuk mempublikasikan karya ilmiah berupa penelitian atau makalah yang dibuat dalam bentuk artikel berkaitan dengan isu-isu politik, sosial, hukum, kebudayaan dan perekonomian warga negara berdasarkan pancasila. Kewarganegaraan diperlakukan sebagai konsep strategis dalam analisis Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan diterbitkan setiap bulan April dan November.
Articles
184 Documents
PERAN PENDIDIKAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA MENGHADAPI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Dirgantoro, Ajar
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/ppkn.v2i1.321
MEA yang merupakan akronim dari Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sejatinya merupakan kesepakatan dari Negara-negara di ASEAN untuk membentuk sebuah kawasan bebas keluar masuk barang dan orang tanpa dikenakan bea masuk, salah satu efek yang lain adalah setiap warga anggota negara ASEAN bisa sekolah atau bekerja di tiap negara anggota ASEAN, dan ini yang menjadi tantangan bagi kita. Maka peran pendidikan sangat penting dan krusial dalam membentuk karakter bangsa yang baik dalam untuk menghadapi tantangan globalisasi, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 3 Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu peran pendidikan yang baik akan membuat Indonesia bisa bertahan, membentukan dan membangun karakter agar dapat meningkatkan daya saing dalam menyongsong MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PPKn PADA SMP NEGERI 3 KALIDAWIR TULUNGAGUNG
Lavietamzi, Fandy Adpen
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/ppkn.v2i1.333
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Pendidikan yang memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu sektor pendidikan terus menerus mengalami pembaharuan ke arah yang lebih baik seiring dengan perkembangan jaman. Pada hakekatnya tujuan peningkatan mutu pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, dalam hal ini kunci dan tolak ukur yang utama adalah keberhasilan peserta didik. Kepala sekolah, guru, konselor, dan sebagainya lebih berperan sebagai fasilitator. Oleh karena itu kemampuan guru dan fasilitator lain dalam menyiapkan siswa agar berprestasi sangatlah penting, seperti memilih model pembelajaran dan memanfaatkan media pembelajaran. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif yang bertujuan menjelaskan. Tehnik pengumpulan data menggunakan dua cara, yaitu daftar pertanyaan (questioner) untuk mengumpulkan data tentang efektifitas penggunaan media pembelajaran dan model pembelajaran jigsaw serta dokumentasi untuk mengumpulkan data prestasi belajar siswa dengan sumber dokumentasi sekolah, diambil dari rapor. Data yang terkumpul lalu dianalisis secara parsial dengan melihat sumbangan efektif masing-masing variabel bebas terhadap variabel tergantung dengan persamaan regresi serta analisis Linier berganda untuk mengetahui efektifitas keseluruhan variabel bebas terhadap variabel terikat, dengan bantuan komputer progam SPSS. Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran jigsaw dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dan ada pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran dan model pembelajaran jigsaw secara bersama-sama dalam meningkatkan prestasi belajar siswa SMP Negeri 3 Kalidawir.
REVITALISASI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS DAYA INOVASI GURU DALAM RANGKA MENINGKATKAN DAYA SAING BANGSA
Hasib, Mohamad
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/ppkn.v2i2.341
Fenomena kehidupan global berupa Speed, Conectivity, Intangable, dan Compatibility, telah menciptakan terjadinya persaingan antar bangsa yang semakin ketat. Sedangkan kondisi obyektif sumberdaya manusia Indonesia dewasa ini berada pada posisi yang cukup memprihatinkan jika dibandingkan dengan negara lain. Kondisi ini mendorong dilaksanakannya pendidikan karakter yang kuat bagi bangsa Indonesia sehingga mampu bersaing dalam kehidupan global. Oleh karena itu kebijakan pendididikan diarahkan pada pembangunan manusia seutuhnya untuk membentuk karakter bangsa kuat dan berdaya saing global. Permasalahan dalam kajian ini adalah bagaimana implementasi pendidikan karakter bangsa berbasis daya inovasi guru? Adapun tujuan dari pembahasan permasalahan ini adalah untuk mendeskripsikan implementsi pendidikan karakter bangsa bersasis daya inovasi guru. Hasil pembahasan menggambarkan bahwa implementasi pendidikan karakter bangsa diarahkan pada tertanamnya nilai-nilai luhur secara massive pada setiap individu bangsa Indonesia yang tercermin pada cara berfikir, bersikap dan berperilaku. Setrategi pendidikan karakter bangsa dilaksanakan melalui jalur pendidikan keluarga, jalur pendidikan luar sekolah dan jalur sekolah. Guru menjadi kunci utama dalam implementasi pendidikan karakter bangsa melalui jalur sekolah. Implementasi pendidikan karakter bangsa dilakukan secara terintergrasi dalam proses pembelajaran pada setiap mata pelajaran baik bersifat intra kurikuler maupun ekstra kurikuler. Revitalisasi implementasi pendidikan karakter bangsa oleh guru dilakukan dengan meningkatkan daya inovasi yang berbasis teknologi informasi. Penggunaan teknologi informasi dalam implementasi pendidikan karakter bangsa akan meningkatkan wawasan dan kompetensi global dan pada akhirnya diharapkan dapat menghasilkan lulusan berdaya saing global. Kesimpulan bahwa implementasi pendidikan karakter bangsa diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa secara massive, oleh guru dengan daya inovasi tinggi dengan berbasis pada teknologi informasi
Kajian Fenomenologi Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn) Dalam Mewujudkan Minat Belajar Dan Kemandirian Siswa Kelas Xi Di Sman 1 Campurdarat Tulungagung
Saputri, Candra Dewi Cahya
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jr.v3i1.979
Fokus dalam Penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Bagaimana kajian fenomenologi Peran guru pendidikan kewarganegaraan (PKn) dalam mewujudkankan minat belajar dan kemandirian siswa kelas XI di SMAN 1 Campurdarat Tulungagung adalah guru sangat mempengaruhi hasil belajar siswa, dan guru harus menciptakan pembelajaran yang santai tapi tetap serius agar siswa mendapatkan kenyamanan dan bisa lebih memahami materi yang di berikan oleh guru. Dan untuk mewujudkan minat belajar dan kemandirian siswa selalu di berikan tugas mandiri,ataupun kelompok. Peran guru pkn dalam mewujudkan minat belajar siswa itu sangatlah penting dan guru juga harus mempunyai inovasi dalam pembelajaran agar siswa lebih tertarik dan tidak bosan untuk mengikuti pembelajaran. Guru juga harus mempunyai langkah-langkah dan sumber belajar yang paling lengkap dan guru juga harus bisa menyesuaikan metode pembelajaran dengan tema yang sesuai, dengan proses seperti itu dapat untuk mewujudkan minat belajar dan kemandirian siswa. 2) Makna Kajian fenomenologi peran guru Pkn dalam mewujudkan minat belajar dan kemandirian siswa kelas XI di SMAN 1 Campurdarat Tulungagung untuk mengetahui pengalaman siswa, mengeksplorasi menjadi bentuk tingkah laku yang bermakna dan membantu siswa untuk menggali atau mengeksplorasi pengalaman siswa untuk membentuk perilaku yang baik termasuk membangkitkan minat belajar siswa. Guru Pkn harus bisa mewujudkan minat belajar dan kemandirian siswa dengan melihat berbagai Fenomena yang terjadi Guru harus punya cara yang cocok.
Keteladanan Guru Dalam Membentuk Jiwa Nasionalsisme Pada Siswa Di Smk Sore Tulungagung
Sucipto, Fanny Prawira Tubagus
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jr.v3i1.984
Tujuan dari penelitian ini ntuk mengetahui bentuk model keteladanan dalam membentuk jiwa nasionalisme siswa di SMK PGRI 1 Tulungagung, untuk mengetahui pelaksanaan penanaman nilai nasionalisme yang dilakukan guru di SMK PGRI 1 Tulungagung, untuk mengetahui guru dalam mengatasi kendala-kendala dalam membentuk jiwa nasionalisme di SMK PGRI 1 Tulungagung. Keteladanan guru dalam membentuk jiwa nasionalisme merupakan usaha guru dalam memberikan pemahaman kepada siswa terkait rasa cinta terhadap tanah air. Guru menanamkan pemahaman tentang jiwa nasionalisme agar siswa dapat memahami makna dari jiwa nasionalisme. Dengan memahaminya, siswa dapat mengerti akan pentingnya jiwa nasionalisme saat ini. Dikarenakan di jaman sekarang siswa dan masyarakat kurang peka terhadap pentingnya nilai nilai nasionalisme. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “bagaimana peran guru dalam meningkatkan jiwa nasionalisme bagi siswa SMK PGRI 1 Tulungagung pada tahun ajaran 2016-2017”. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Secara umum dapat disimpulkan bahwa keteladanan guru dalam membentuk jiwa nasionalisme pada siswa di SMK PGRI 1 Tulungagung tahun ajaran 2016-2017 adalah baik, atau dengan kata lain bahwa guru telah mengaplikasikan sikap keteladanannya dengan baik dalam meningkatkan jiwa nasionalisme pada siswa SMK PGRI 1 Tulungagung tahun ajaran 2016-2017
Implementasi Ekstrakurikuler Musik Sebagai Sarana Pendidikan Karakter (Kreatif) Siswa Di SMAN 1 Tulungagung
Wahyudi, Rohman
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jr.v3i2.989
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan dan cara yang dilakukan guru atau pembimbing dalam kegiatan ektrakurikuler musik untuk meningkatkan karakter (kreatif) anggota ekstrakurikuler musik. Penelitian ini mencakup kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan ekstrakurikuler musik di SMAN 1 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengambilan datanya menggunakan cara observasi dan wawancara untuk menggali informasi dari guru dan pembimbing serta anggota ekstrakurikuler musik. Dari hasil yang di dapatkan diketahui proses implementasi ekstrakurikuler musik dapat membangun karakter (kreatif) peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler musik. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dan sumber ilmu bagi ekstrakurikuler lain dan juga bisa digunakan sebagai sumber ilmu untuk mengetahui proses implementasi ektrakurikuler musik sebagai sarana pendidikan karakter (kreatif).
Strategi Pembinaan Moral Siswa Melalui Pembudayaan 3S (Senyum, Sapa, Salam) Di SMA Negeri 1 Tulungagung
Yunitasari, Lucky
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jr.v4i1.994
Program pemerintah dalam peningkatan moralitas untuk generasi bangsa melalui pendidikan karakter. Melalui pembudayaan 3S yang diberlakukan di lingkungan SMA Negeri 1 Tulungagung merupakan stretegi pembinaan moral yang dilakukan melalui pembiasaan hal yang baik yang diterapkan secara umum untuk seluruh warga sekolah khususnya siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tulungagung yang merupakan tergolong sekolah yang baru berdiri namun sudah berusaha untuk mewujudkan siswa yang bermoral untuk seluruh siswa melalui pembudayaan 3S. Penelitian ini bertujuan untuk nengetahui tahapan dalam membudayakan 3S dan untuk mengetahui hambatan dalam pembudayaan 3S sebagai strategi pembinaan moral siswa. Metode penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam tahapan pembudayaan 3S dilakukan melalui strategi oleh guru dengan cara sosialisasi pada waktu awal penerimaan siswa, penyisipaan kalimat-kalimat yang mengacu pada pembudayaan 3S di kegiatan-kegiatan sekolah. Pemberian contoh secara langsung dari guru yang bersifat mengajak siswa untuk ikut membudayakan 3S , dan slogan tulisan yang menghimbau pembudayaan 3S. Namun dalam pembudayaan 3S yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tulungagung juga mengalami hambatan berupa perbedaan karakter siswa, perbedaan cara pembinaan moral yang dilakukan dirumah denga disekolah, perubahan perkembangan jaman yang memepengaruhi perbedaan pemikiran generasi sekarang dan sifat yang berlebihan dalam menerapkan pembudayaan 3S di sekolah
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Hidup Rukun Dalam Perbedaan Dengan Penerapan Media Gambar Pada Siswa Kelas I-A SDN Tropodo I Tahun Pelajaran 2017/2018
Maimunah, Siti
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jr.v4i2.999
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas I-A SD Negeri Tropodo I Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo melalui penggunaan media gambar. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas yang bersiklus melalui empat tahap yaitu meliputi, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas I-A SD Negeri Tropodo I Kecamatan Waru Kabupaten yang berjumlah 24 yang terdiri dari 9 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh komponen yang meliputi guru dan siswa kelas I-A SD Negeri Tropodo I Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Jenis data dalam penelitian ini adalah data aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dalam memahami makna sumpah pemuda. Data diperoleh melalui tes, wawancara, observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan yang berarti baik pada aktivitas guru dan siswa pada saat proses belajar maupun hasil belajar memahami makna sumpah pemuda. Peningkatan itu dapat dilihat pada setiap siklus yaitu pada tes awal nilai rata-rata pada daya serap klasikal. Bahwa hasil belajar siswa kelas I-A SDN Tropodo 1 pada mata pelajaran PKn materi hidup rukun dalam perbedaan dapat ditingkatkan melalui media gambar
Internalisasi Nilai Nasionalisme Mahasiswa Melalui Organisasi Ekstra Kampus (Deskriptif pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesian Cabang Tulungagung)
Mufti, Dwi Fajar
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/jr.v4i2.1004
Mahasiswa merupakan garda terdepan dari suatu bangsa yang harus memiliki nilai-nilai nasionalisme yang tertanam didalam jiwanya namun saat ini mulailah luntur rasa itu. PMII salah satu organisasi eksra kampus yang memiliki jiwa nasionalisme lebih didalam dirinya, kemudian bagaimana peran PMII dalam mengembangkan nilai nasionalisme pada mahasiswa. Dari situ peneliti mengambil penelitian dengan “Internalisasi Nilai Nasionalisme Mahasiswa Melalui Organisasi Ekstra Kampus (Deskriptif pada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Tulungagung)”. Pendekatan yang dilalukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi deskriptif pada organisasi ekstra kampus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Tulungagung. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil analisis menunjuknan bahwa peran PMII dalam internalisasi nilai-nilai nasionalisme dengan cara melalui kegiata-kegiatan yang telah dipakemkan dalam organisasi, melalui pengkaderan dan kegiatan sosial. Dalam pengkaderan PMII menanamkan nilai nasionalisme terlebih dahulu didalam sebuah materi pokok dan didalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya yang dijadikan acuan dalam pergerakan. Dalam kegiatan sosial dengan eksis melaksanakan kegiatan-kegiatan hari nasional dalam berbagai bentuk kegiatan dengan membawa simbul-simbul kebangsaan. Dan upaya dalam mengatasi kendalanya yaitu sesalu komitmen dalam mengajak bergabung dalam kegiatan PMII.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI PENGGOLONGAN TUMBUHAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN JIGSAW PADA SISWA KELAS III SEMESTER I SD NEGERI DOMASAN KECAMATAN KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015
HADI, SUYONO SUYONO
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/ppkn.v1i1.42
Pembelajaran IPA sekolah dasar selama ini masih menggunakan metode pembelajaran yang kurang relevan. Hanya mengacu pada hafalan dan mengerjakan lembar kerja siswa saja. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA tergolong rendah. Oleh karena itu, sangat perlu untuk dilakukan inovasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. metode pembelajaran yang dapat meningkatkan pembelajaran IPA adalah metode pembelajaran jingsaw. Tujuan dilaksanakannya penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi penggolongan tumbuhanpada siswa kelas III semester I SD Negeri Domasan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/ 2015.Penelitian tindakan ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa siklus pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Domasan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III semester I yang berjumlah 20 siswa. pelaksanaan penelitian tindakan ini pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/ 2015.Berdasarkan hasil penelitian selama 2 siklus pembelajaran, maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas III semester I SD Negeri Domasan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Peningkatan tersebut terjadi pada setiap siklus pembelajaran yang dilakukan baik untuk nilai rata- rata ataupun tingkat ketuntasan belajar siswa. Pada siklus I, nilai rata- rata 73, dan tingkat ketuntasan belajar 70%. Hasil ini kemudian mengalami peningkatan kembali pada siklus II yaitu nilai rata- rata 80 dengan tingkat ketuntasan belajar 85%. Bertumpu pada kesimpulan diatas disampaikan saran agar guru terus mengembangkan dan menginovasi model pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara optimal.