cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 259 Documents
RE-ENGINEERING PROSES PEMBELIAN BARANG AKTIVA DALAM MENCAPAI PEMBELANJAAN YANG OPTIMUM DALAM BISNIS MIDDLE MARKET Mulyanto, Heri
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 2 (2017): EDISI 4
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.412 KB)

Abstract

This research is a case study of retail companies, namely PT. Midi Utama Indonesia Tbk / Alfamidi related ordinances in order to meet the four right purchase is the right price, time, quantity and quality and how to get the optimum model of purchasing goods. The research method in the form of descriptive analysis through questionnaire surveys and interviews with employees of the company that as many as 153 employees with a sample of 111 respondents. Data processed by Multiple Linear Regression Analysis which are of significant value is the standard total purchase the total purchase 0.061 and 0.000, and results of SWOT states need to do a strategy that focuses on process improvement purchases. The results that the process of re-engineering process involves the purchase of goods with the GA department to better ensure the availability of goods to be ordered, so the purchase is really controlled.
PERAN MEDIA SOSIAL DAN PARTISIPASI POLITIK REMAJA DALAM KONTEKS KOMUNIKASI POLITIK DI KABUPATEN SUMBAWA Aggasi, Abbyzar
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.356 KB)

Abstract

Untuk melihat peran media sosial dan partisipasi politik remaja dalam konteks komunikasi politik di Kabupaten Sumbawa, peneliti menggunakan mixed methodology yaitu memadukan antara metode survey (kuantitaf) dengan metode kualitatif focus group discussion (FGD). Dalam penelitian ini, peneliti melakukan survey pada 50 responden yang terdiri dalam kategori remaja di Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya, untuk mendapatkan temuan data yang mendalam, peneliti mengelaborasi hasil temuan survey melalui focus groub discussion (FGD) bersama 5 orang responden yang berpotensi menjadi narasumber yang mantab. Pemilihan responden FGD menggunakan purposive sampling. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran keterlibatan remaja pada partisipasi politik dalam konteks komunikasi politik dengan adanya media sosial yang hidup dan berkembang di tengah-tengah mereka. Selain itu, penelitian ini juga diharapakan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu komunikasi khususnya dalam konteks komunikasi politik dalam era media baru, terlebih untuk memetakan partisipan politik yang berasal dari kalangan remaja sebagai pengguna aktif media sosial.
MEME POLITIK DI MATA PEMILIH MUDA SUMBAWA Arzak, Miftahul
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.104 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan pemilih muda terhadap kampanye politikmenggunakan Meme. Meme dalam kampanye politik praktis tergolong dalam kampanye kreatif danbaru di Indonesia, khususnya di Sumbawa. Terlebih disebarkan melalui media sosial. Dalam penelitianini, peneliti akan menggunakan metode analisis resepsi (reception analysis) milik Stuart Hall untukmelihat bagaimana penerimaan dan tanggapan pemilih muda di Sumbawa terhadap Meme sebagaiMedia Kampanye Politik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Periode 2016-2021di media sosial. Pertama, Peneliti akan mencari Preferred Reading dari Meme sebagai salah satu mediakampanye dengan melakukan encoding-decoding. Dari Preferred Reading tersebut, peneliti akanmendapatkan wacana yang hadir di dalam Meme serta menjadi acuan pertanyaan ke informan. Kedua,Peneliti akan mewawancarai narasumber yang merupakan Pemilih Muda di Kabupaten Sumbawa,antara lain 4 sampel dari pelajar Sekolah Menengah Atas dan Mahasiswa yang berumur 17-19 tahunatau yang baru pertama kali ikut berpartisipasi pada pemilihan umum di Sumbawa. Persebaran sampelberada pada Kabupaten Sumbawa bagian Barat, di Kabupaten Sumbawa bagian Timur, di KabupatenSumbawa bagian Selatan dan di Kota Sumbawa. Dari penelitian tersebut akan didapatkan penerimaaninforman terhadap meme sebagai media kampanye politik pada Pemilihan Bupati Sumbawa Periode2016-2021.
PERAN KREDIT MODAL USAHA BAITUL MAAL WAT TAMWIL (BMT) DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA MISKIN DESA MOTONG KECAMATAN UTAN Suwardi, Didi; Permatacita, Fitria
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.324 KB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pemberian kredit modal usaha BMT dapat berperan dalam meningkatkan pendapatan pada rumah tangga miskin di Desa Motong Kecamatan Utan. Tujuan pokok dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis peran pemberian kredit usaha dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga miskin setelah mendapatkan kredit modal usaha BMT di Desa Motong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif. Penelitian ini di lakukan di BMT Desa Motong Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa. Jenis dan sumber data penelitian adalah data primer dan sekunder. Metode Pengumpulan Data menggunakan wawancara, kuesioner dan teknik dokmentasi. Populasi dan Sampel Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 168 nasabah BMT dan jumlah sampel berjumlah 63 nasabah BMT. Teknik analisis menggunakan rumus pendapatan dan uji statistik pangkat tanda wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah modal yang dimilki sebelum adanya kredit modal usaha berkisar antara Rp.350.000 s/d Rp.2.650.000/bulan dengan rata-rata sebesar Rp.1.177.778 dan jumlah pendapatan berkisar antara Rp.145.328 s/d Rp.6.462.624 dengan rata-rata Rp.2.600.779 dan jumlah modal yang dimiliki sesudah adanya kredit modal usaha berkisar antara Rp.850.000 s/d Rp.4.650.000/bulan dengan rata-rata sebesar Rp.2.755.556 jumlah pendapatan berkisar antara Rp.726.020 s/d Rp.9.058.756/bulan dengan rata-rata sebesar Rp.3.803.203, memiliki selisih sebesar Rp.1.202.424, hal ini disebabkan karena pendapatan sebelum adanya pemberian kredit modal usaha lebih kecil daripada pendapatan sesudah pemberian kredit modal usaha yang berarti pemberian kredit modal usaha BMT terhadap rumah tangga miskin dapat dikatakan meningkatkan pendapatan rumah tangga miskin. Dari hasil analisis pendapatan diketahui bahwa pendapatan usaha kecil sebelum adanya kredit modal usaha adalah Rp. 19.800.000 dengan rata-rata /responden sebesar Rp. 314.286 dan sesudah adanya kredit modal usaha di Desa Motong Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa Rp. 142.775.000, dengan rata-rata/responden sebesar Rp. 2.266.270, Artinya pendapatan meningkat sebesar 13,86%. Pada uji statistik pangkat tanda wilcoxon menunjukkan keseluruhan nilai Asymp sig 0,000 ≤ 0,05 atau Zhitung sebesar -6.894 berada di daerah kritis Ztabel ≤ 1,645 atau Z ≥ -1,645, sehingga Ho ditolak HI diterima. Konsekwensi dari HI diterima dan Ho ditolak berarti bahwa kedua variabel memiliki nilai median yang berbeda. Hipotesis yang menyatakan ada perbedaan pendapatan sesudah adanya modal kredit usaha, terbukti. Perbedaan tersebut disebabkan oleh faktor modal, pendapatan dan kredit modal usaha.
IbM KELOMPOK USAHA BERSAMA “MAJU” DAN “SEJATI” DESA TENGAH DALAM PEMANFAATAN POTENSI BUAH SRIKAYA UTAN Suwardi, Didi; Saputri, Dinar Suksmayu; Permatacita, Fitriah
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.612 KB)

Abstract

Ketersedian buah Annona squamosa Linn atau srikaya sangat melimpah di Kecamatan Utan dan belum dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi aneka makanan yang bernilai secara ekonomi. Kurangnya Pemahaman kelompok mitra dalam manajemen usaha
PENGARUH BUDAYA, KOMPENSASI DAN MOTIVASI INTERNAL TERHADAP KINERJA GURU HONORER PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN BIMA Jumriatunnisah, Nur; Hidayatullah, Muhammad
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.731 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh budaya sekolah, kompensasi dan motivasi internalterhadap kinerja guru honorer pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di kecamatan Madapanggakabupaten Bima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kompesasidan motivasi internal terhadap kinerja guru honorer baik secara parsial maupun simultan, serta untukmengetahui variabel paling dominan yang mempengaruhi kinerja guru honorer tersebut. Penelitian inidilakukan di sejumlah sekolah di kecamatan Madapangga-Bima yang terdiri dari 2 SMA Negeri dan 2SMA Swasta dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang guru honorer. Teknik pengambilan sampeldalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling yang mewakili 25% sampel darisetiap sekolah.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel budayasekolah terhadap kinerja guru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.393 dan tingkat signifikansi α =0.005 serta thitung = 2.933, yang mana indikator tertingginya adalah hubungan baik antar guru denganlingkungan sekitar. Untuk variabel kompensasi, terdapat pengaruh positif antara kompensasi dengankinerja guru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.101, akan tetapi tidak berpengaruh signifikandengan tingkat signifikansi α = 0.600 dan thitung = 0.527. Hal ini disebabkan kurangnya gaji/upah yangditerima oleh guru honorer yang ada. Kompensasi bukanlah faktor utama yang menjadi pemicupeningkatan kinerja guru honorer SMA di Kecamatan Madapangga. Sedangkan Variabel motivasiinternal adalah variabel yang berpengaruh positif dan paling signifikan (paling dominan) dengan kinerjaguru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.600 dengan signifikan α = 0.000 dan thitung sebesar 4.796.Indikator paling tinggi adalah motivasi kekuasaan untuk bekerja sesuai dengan keinginan sendiri.Sehingga bisa dikatakan bahwa guru honorer tersebut memiliki metode sendiri dalam mengaplikasikanilmunya, bekerja dengan sepenuh hati karena mengganggap siswa sebagai bagian dari dirinya,bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar meskipun kompensasi yang didapatkan tidak sesuaidengan jerih-payahnya, akan tetapi kinerja yang dihasilkan sangat tinggi.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU SUSU KUDA DI KABUPATEN SUMBAWA Yulianto, Kiki; Saputri, Dinar Suksmayu
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.398 KB)

Abstract

Susu kuda sumbawa merupakan produk pangan bergizi hasil perahan kuda yang diternak secaraekstensif dengan pemanfaatan lar oleh para peternak. Susu yang terkumpul kemudian dijual langsungtanpa proses pengolahan oleh peternak. Biasanya peternak menjual dan mengemas susu kuda dalambotol bekas air mineral. Proses pengolahan dan kemasan yang tidak sesuai standard dapat berakibatpada penurunan daya saing dan mutu produk. Menurut SNI 01-6054-1999, syarat mutu susu kudameliputi keadaan bau asam menyengat, rasa asam, warna putih, penampakan cair; tidak terdapat bendaasing; bobot jenis minimal 1,020; lemak minimal 1,3%; protein minimal 2%; pH minimal 3; tidak adapati; bahan padatan tanpa lemak minimal 5,5%; cemaran logam meliputi timbal (Pb) maksimalmaksimal 0,3 mg/kg, tembaga (Cu) maksimal 20 mg/kg, seng (Zn) maksimal 40 mg/kg, timah (Sn)maksimal 40 mg/kg, raksa (Hg) maksimal 0,03 mg/kg; arsen maksimal 0,1 mg/kg; cemaran mikrobabacteri coliform < 3 APM/ml; tidak ada bahan tambahan makanan. Tujuan penelitian ini adalah (1).Mengidentifikasi atribut-atribut mutu susu kuda di Kabupaten Sumbawa yang menjadi kebutuhan danharapan konsumen. (2). Mengevaluasi kesesuaian mutu susu kuda di Kabupaten Sumbawa denganStandard Nasional Indonesia (SNI). (3). Merumuskan strategi peningkatan mutu susu kuda yang tepatuntuk mencapai keunggulan daya saing susu kuda dari Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan penelitianini dihasilkan atribut-atribut mutu susu kuda di Kabupaten Sumbawa terdapat 10 atribut mutu yangmenjadi kebutuhan dan harapan konsumen diantaranya, yaitu: (1). Benda Asing, (2). Bau, (3). Rasa,(4). Warna, (5). Penampakan, (6). Harga, (7). Desain kemasan, (8). Daya tahan, (9). Mudah Didapatkan,(10). Keaslian Susu. Kemudian Hasil Evaluasi kesesuaian karakteristik mutu dengan membandingkansetiap nilai karakteristik mutu produk susu kuda sumbawa dengan SNI, diperoleh bahwa karakteristikmutu produk susu kuda sumbawa masih tinggi karena dari 12 karakteristik persyaratan mutu hanya 1yang belum memenuhi standar yang ditetapkan yaitu cemaran mikroba bakteri coliform. Prioritasalternative strategi dalam peningkatan mutu susu kuda di Kabupaten Sumbawa, yaitu: (1). Penyesuaianmutu produk dengan harapan konsumen dengan bobot penilaian 0,352, (2). Melakukan TransferTeknologi dengan bobot penilaian 0,252, (3). Meningkatkan proses pengolahan yang hygienis denganbobot penilaian 0,249 dan, (4). Pengujian dan pemeliharaan mesin serta alat produksi dengan bobot0,147.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MADU HUTAN DI BEBERAPA KECAMATAN DI KABUPATEN SUMBAWA BESAR Saputri, Dinar Suksmayu; Putri, Yolli Eka
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.805 KB)

Abstract

Madu merupakan zat alami yang dihasilkan oleh lebah madu dari nektar bunga dan sekresi tanaman. Madu mengandung mineral, protein, vitamin, asam organik, flavonoid, senyawa fenolik, dan enzim seperti katalase, peroksida, glukosa oksidasi, dan fitokimia lainnya, madu juga memiliki aktivitas antioksidan enzimatik dan non-enzimatik. Komposisi utama madu terdiri dari 80% karbohidrat, 17-20% air, 1-2% mineral dan senyawa organik. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi kandungan antioksidan pada madu hutan di beberapa daerah di Kabupaten Sumbawa. Untuk identifikasi kandungan antioksidan dilakukan analisa aktivitas antioksidan, total fenol, ekstraksi senyawa fenolik, dan identifikasi senyawa fenolik pada madu. Jumlah sampel yang digunakan adalah sampel madu yang diperoleh dari 2 lokasi hutan di Kecamatan Batu Lanteh, 1 lokasi hutan Kecamatan Labuhan Badas dan 1 lokasi hutan Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa madu hutan di beberapa daerah tersebut mengandung senyawa fenol (asam galat) sebesar 0,0633 – 0,3875 mg/g dan memiliki aktivitas antioksidan antara 3,3365 – 30,9680% dengan nilai IC50 60,2 – 572,3 mg/mL.
SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN BERBASIS WEB PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PUSKESMAS KECAMATAN UNTER IWES Nisa, Haerun; Esabella, Shinta; Rodianto, Rodianto
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.113 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi yang berkaitan dengan pengelolaan data dan informasi kepegawaian pada UPT Puskesmas Unter Iwes. Adapun metode dalam penelitian menggunakan metode studi lapangan dengan metode waterfall sebagai metode pengembangan sistemnya. Sistem berbasis web ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor) dan MySQL sebagai Database Management System (DBMS). Dalam Sistem Informasi Kepegawaian ini terdapat data pribadi pegawai, data pangkat dan data jabatan yang dikelola secara terkomputerisasi. Dengan adanya Sistem informasi kepegawaian dapat mempermudah admin bagian administrasi kepegawaian dalam mengelola data dan informasi yang menyangkut pengelolahan data kepegawaian pada UPT Puskesmas Unter Iwes.
RANCANG ULANG PENGENDALIAN MUTU PRODUK PADA INDUSTRI KOMPONEN SEPEDA MOTOR MENUJU ZERO DEFECT UNTUK MENCAPAI OPTIMALISASI MANUFAKTUR Dahniar, Tedi
Jurnal TAMBORA Vol 2 No 3 (2017): EDISI 5
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.952 KB)

Abstract

PT. Indonesia Nippon Seiki is a manufacturing company that has been implementing quality control system, not necessarily achieve zero defect. This study aims to improve the quality control system to zero defect. The study was conducted on a company that produces two-wheeled automotive parts. The research applied Failure Methode and Effect Analysis (FMEA) method to identify the main problem of product defect, its cause and its impact. FMEA is conducted using 3 years production data on 3 assembly plants with field observation and interviews with key personnel in each factory. The results showed that the improvement needs to be done on the elements of the machine, human, methods and environment, after the improvement is done on the four elements of the product failed or reject and claim can be derived.

Page 4 of 26 | Total Record : 259