cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 269 Documents
UJI POTENSI EKSTRAK DAUN PULAI (Alstonia scholaris) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans Fitriana, Maya; Lindiani Sapitri
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 2 (2025): EDISI 25
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i2.6069

Abstract

Candida albicans merupakan salah satu jenis jamur yang banyak menjadi penyebab terjadinya infeksi candidiasis. Penggunaan antijamur telah menimbulkan resistensi sehingga diperlukan alternatif pengobatan alami terbaru untuk mengatasi masalah tersebut. Pohon Pulai (Alstonia scholaris) sudah lama dikenal oleh masyarakat sebagai obat tradisional untuk penyakit asma, malaria, disentri, diare, mengobati luka dan rematik. Pada tanaman tersebut terdapat kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antijamur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antijamur ekstrak etanol 96% daun Pulai dengan empat perlakuan. Pengujian aktivitas antijamur ini dilakukan dengan metode difusi cakram. Ekstrak dibuat dalam konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%, kontrol positif (K+) yang digunakan ketokanazol 2 % dan kontrol negatif (K-) akuades. Daya hambat ditunjukkan dengan adanya zona bening di sekitar cakram. Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat dari semua konsentrasi perlakuan yang diterapkan melalui dua metode yang berbeda, perendaman dan pipet. Zona hambat terbesar yang teramati dari metode perendaman, ditunjukkan oleh ekstrak dengan konsentrasi 60% (diameter 14,3 mm) dan dari metode pipet ditunjukkan oleh ekstrak dengan konsentrasi 80% (diameter 19 mm). Data tersebut membuktikan bahwa ekstrak daun Pulai memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Hal ini juga didukung dengan hasil pengujian Gas Chromatograpy–Mass Spectroscopy (GC-MS) pada ektrak dan Pulai, yang didapatkan hasil bahwa total senyawa aktif yang teridentifikasi sebanyak 8 untuk daun Pulai bagian tengah dan 30 senyawa untuk daun Pulai bagian pucuk.
PERAN DAN KETERLIBATAN GENDER DALAM SKEMA HUTAN KEMASYARAKATAN: STUDI KASUS DI DESA KAHAYYA, SULAWESI SELATAN RUSADI, NUSRAH
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 2 (2025): EDISI 25
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i2.6131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan keterlibatan gender dalam pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba. Fokus utama penelitian adalah pembagian kerja, akses dan kontrol terhadap sumber daya, serta partisipasi perempuan dalam struktur kelembagaan kelompok tani hutan (KTH). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap empat KTH aktif. Data dianalisis secara tematik menggunakan matriks Gender Role Analysis Matrix (GRAM) untuk memetakan peran, akses, dan hambatan partisipasi perempuan. Hasi penelitian menunjukkan bahwa pembagian kerja masih bersifat tradisional, dengan dominasi laki-laki dalam kegiatan teknis dan pengambilan keputusan, sedangkan perempuan lebih banyak terlibat dalam kegiatan pascapanen dan domestik. Akses dan kontrol terhadap informasi, pelatihan, dana, dan hasil panen di dominasi oleh laki-laki. Partisipasi perempuan dalam kelembagaan juga sangat rendah, dengan rata-rata hanya 7,5% dari total anggota KTH. Hambatan utana yang dihadapi perempuan meliputi norma budaya, beban kerja domestik, minimnya pelatihan, serta ketiadaan kebijakan afirmatif yang mendukung keterlibatan perempuan secara setara. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi kelembagaan dan pendekatan pendampingan yang reponsif gender guna memperkuat keadilan dan partisipasi perempuan dalam tata kelola HKm.
REVIEW ARTIKEL : POTENSI BAHAN HERBAL SEBAGAI FEED ADDITIVE PADA PAKAN IKAN LELE (Clarias spp.) Khairani, Nurul Fitri; Astutiwati
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 2 (2025): EDISI 25
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i2.6165

Abstract

Ikan lele (Clarias spp.) merupakan salah satu komoditas akuakultur favorit di setiap elemen masyarakat, kelebihan ikan lele dibandingkan dengan ikan lainnya karena memiliki nilai gizi tinggi (protein 17,7%, lemak 4,8%) serta mampu beradaptasi terhadap lingkungan dengan padat tebar tinggi. Namun, tantangan terbesar dalam kegiatan budidaya ikan lele ialah pakan. Pakan  memainkan peran penting terhadap tingginya biaya produksi Salah satu Solusi nya yaitu penggunaan bahan herbal sebagai feed additive untuk meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan efisiensi pakan. Kajian literatur ini menganalisis pengaruh berbagai jenis herbal seperti kunyit, temulawak, jahe, kencur, kayu manis, dan bawang putih pada performa ikan lele. Senyawa aktif seperti kurkumin (kunyit), xanthorrhizol (temulawak), gingerol (jahe), dan allisin (bawang putih) berperan sebagai antioksidan, antimikroba, dan promotor pertumbuhan melalui peningkatan aktivitas enzim pencernaan dan penyerapan nutrisi. Dosis optimal setiap bahan herbal bervariasi tergantung dari jenis dan metode pemberian bahan herbal itu sendiri. kelebihan bahan herbal dibandingkan dengan bahan kimia sintesis dalam kegiatan akuakultur  adalah minim residu, ramah lingkungan serta hemat biaya dan berkelanjutan. Berdasarkan studi literatur ini penggunaan bahan herbal sebagai feed additive pada pakan ikan lele sangat direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan lele secara holistik.
TEKNOLOGI BIOFLOK UNTUK BUDIDAYA IKAN DI DAERAH ERIT: PELUANG PENGEMBANGAN DI NUSA TENGGARA TIMUR Murtawan, Heri
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 2 (2025): EDISI 25
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i2.6171

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memilliki tantangan dalam           pengembangan budidaya ikan air tawar akibat keterbatasan sumber daya air. Teknologi bioflok bertujuan menerapakan budidaya yang hemat air dan menerapkan proses biokonversi limbah serta efisensi pakan berpotensi sebagai solusi untuk budidaya ikan di NTT yang minim sumberdaya air tawar. Artikel ini adalah literature review yang membahas tentang prinsip kerja dari teknologi bioflok, keunggulannya bagi sistem budidaya intensif, serta peluang dan tantangan implementasinya di wilayah erit. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa bioflok memiliki potensi yang sangat besar untuk diterapkan di NTT, terutama dalam skala kecil berbasis komunitas. Namun, tantangan teknis seperti kebutuhan energi untuk aerasi perlu diatasi melalui pendekatan berbasis lokalitas yaitu sumberdaya energi. Kajian ini merekomendasikan pemanfaatan energi alternatif, serta uji coba sistem percontohan untuk mendukung pengembangan budidaya bioflok yang berkelanjutan di NTT.
DESAIN IN SILICO sgRNA CRISPR-CAS9 DARI ORTOLOG GEN AT1G61870 UNTUK STUDI RESPON GEN RESISTENSI PADA KOPI DI NUSA TENGGARA BARAT TERHADAP SERANGAN HAMA Putra, Kurniawan Eka; Elviantari, Adelia
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 2 (2025): EDISI 25
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i2.6178

Abstract

þ Info Artikel: Diterima: 5 Juli 2025 Revisi: 13 Maret 2023 Disetujui: 27 Maret 2023 Dipublikasi: 27 Maret 2023 & Keyword/Kata Kunci: Kopi Robusta, Hama, CRISPR-Cas9, sgRNA, Cc09g01890, AT1G61870, resistensi, Pentatricopeptide Repeat Proteins (PPR) * Penulis Korespondensi: Kurniawan Eka Putra Program Studi Bioteknologi, Fakultas Ilmu dan teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa, Sumbawa, Indonesia, 84371 Email: kurniawan.eka.putra@uts.ac.id ABSTRAK. Tanaman kopi robusta (Coffea canephora) merupakan komoditas penting di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, produktivitas dan mutu kopi NTB belum optimal, bahkan mengalami penurunan, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan hama. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah melalui pengembangan varietas kopi yang tahan hama menggunakan pendekatan molecular breeding. Dalam hal ini, gen yang berpotensi terlibat dalam mekanisme resistensi terhadap hama, seperti famili gen Pentatricopeptide repeat proteins (PPR), menjadi fokus utama untuk dipelajari. Untuk memahami fungsi gen tersebut, pendekatan knock-out gen menggunakan teknologi CRISPR-Cas9 dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang single-guide RNA (sgRNA) secara in silico yang spesifik terhadap gen Cc09g01890, ortholog dari gen AT1G61870, sebagai langkah awal dalam knock-out gen untuk memahami perannya dalam ketahanan kopi terhadap hama. Prosedur penelitian yaitu desain single-guide RNA (sgRNA) dilakukan menggunakan website CHOPCHOP dan Benchling. Pada CHOPCHOP, gen Coffea canephora dianalisis menggunakan mode CRISPR-Cas9 untuk tujuan knock-out. Sementara itu, Benchling digunakan untuk mendesain sgRNA dengan memasukkan gen Cc09g01890. Daftar sgRNA yang dihasilkan kemudian diverifikasi dengan BLAST untuk memastikan kesesuaian target pada genom C. canephora. Gen Pentatricopeptide Repeat Proteins (PPR) diketahui berperan dalam respons tumbuhan terhadap stres biotik dan abiotik, termasuk pada kopi robusta. Penelitian ini merancang enam kandidat sgRNA untuk gen Cc09g01890 guna mengarahkan sistem CRISPR-Cas9 dalam proses knock-out. Pemilihan sgRNA didasarkan pada spesifisitas, efisiensi, dan lokasi penempelan pada DNA. Hasil BLAST menunjukkan bahwa semua sgRNA bersifat spesifik terhadap gen target, sehingga dapat langsung digunakan untuk mengevaluasi peran gen ini dalam mekanisme pertahanan kopi terhadap serangan hama.
Identification Identification Of Plankton In The Stomach Of Vaname Shrimp In Jabung Reservoir: Identification Of Plankton Erviani, Lilik; Sitti Nur Ilmiah; Fita Fitriatul Wahidah; Rahmah Arfiyah Ula; Merinda Nur Indahsari
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 2 (2025): EDISI 25
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i2.6375

Abstract

Keanekaragaman dan kelimpahan plankton yang ada di lambung udang vaname dapat dijadikan parameter pakan yang dikonsumsi udang vaname serta kestabilan kondisi lingkungan. Keanekaragaman jenis plankton yang tinggi menunjukkan sejumlah besar individu dari setiap spesies, sehingga menunjukkan bahwa kualitas air lingkungan berada dalam kisaran yang sesuai untuk pertumbuhan organisme hortikultura. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis plankton paa lambung udang vaname dan untuk mengetahui nilai kelimpahan, indeks keanekaragaman dan indeks dominansi di Waduk Jabung  Laren Lamongan. Metode Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif  kuantitatif dan termasuk penelitian eksplorasi yang dilakukan dengan cara mengamati dan mengidentifikasi plankton yang ada di lambung uang vaname dan dihitung dengan menggunakan rumus kelimpahan, keanekaragaman dan indeks dominannsi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa dari keseluruhan ditemukan 4 spesies fitoplankton yaitu  Oscillatoria sp, Spirulina sp, Chroococcus turgidus, Chlorella, dan ditemukan 1 spesies  yaitu keratela sp. Hasil perhitungan kelimpahan plankton berkisar antara 24,33-43,33 Ind/l, indeks keanekaragaman 0,15 - 0,77, dan indeks dominansi 0,48 - 0,94. Jadi, berdasarkan faktor fisika, faktor kimia, dan faktor biologi yang telah diteliti perairan Waduk Jajong tergolong kualitas air yang kurang baik.
PENGARUH ATMOSPHERE CAFÉ, KUALITAS PRODUK DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN ROYAL COFFEE KOTA BIMA Andini Ramadani; Intisari Haryanti; Ismunandar
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 2 (2025): EDISI 25
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i2.6490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh atmosfer café, kualitas produk, dan gaya hidup terhadap kepuasan pelanggan Royal Coffee di Kota Bima. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada pelanggan Royal Coffee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, atmosfer café, kualitas produk, dan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa suasana café yang nyaman, produk berkualitas, serta gaya hidup konsumen yang relevan menjadi faktor utama yang meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan. Implikasi penelitian ini memberikan masukan bagi pengelola café untuk memperhatikan ketiga aspek tersebut guna meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan.
The of Waterbath Storage Time on the Microscopic Quality of Fresh Semen from Bali Cattle at BIBD NTB Desi Fitri Lestari; Munandar, Imam
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan di waterbath terhadap kualitas mikroskopis semen segar sapi bali di Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu P0: lama penyimpanan 1 menit (kontrol), P1: lama penyimpanan 20 menit, P2: lama penyimpanan 40 menit dan P3: lama penyimpanan 60 menit. Analisis data menggunakan ANOVA yang di uji lanjut menggunakan Tukey’s dengan aplikasi Tools Minitab. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh lama penyimpanan di waterbath (P<0,05) terhadap kualitas mikroskopis semen segar yang meliputi nilai motilitas, gerakan massa, gerakan individu dan konsentrasi spermatozoa. Perlakuan terbaik pada peneitian ini adalah perlakuan pada P0 dengan motilitas P0 yaitu 66.56 ± 3.52a, , P0 gerakan massa 2.75± 0.44a, P0 gerakan individu 2.65 ± 0.35a dan P0 konsentrasii 1.172 ± 0.21a.
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2025 Firmansyah, Joni; Wasqita, Rachmat; Aksara, Fenna
Jurnal TAMBORA Vol 9 No 3 (2025): EDISI 26
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v9i3.6823

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa tahun 2025 sebagai dasar peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengambilan kebijakan berbasis data. Manfaat penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran objektif tentang persepsi masyarakat terhadap berbagai sektor pelayanan, tetapi juga menjadi alat evaluasi dan perbaikan kinerja birokrasi daerah menuju tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dengan melibatkan 800 responden yang dipilih secara multistage random sampling di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) serta Importance and Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi prioritas perbaikan layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat secara umum tergolong baik pada sektor pendidikan dan kesehatan, namun masih terdapat tantangan pada pemerataan infrastruktur, kualitas pelayanan di tingkat kecamatan dan kabupaten, serta pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata. Temuan ini menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan dalam mendukung visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.
The Effect of Monosodium Glutamate (MSG) Concentration on the Growth and Yield of Common Bean (Phaseolus vulgaris L.) Nursamsidar
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 1 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i1.7001

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman polong-polongan yang memiliki nilai ekonomi dan gizi tinggi serta mudah dibudidayakan. Upaya peningkatan pertumbuhan dan hasil buncis dapat dilakukan melalui pemberian nutrisi tambahan, salah satunya Monosodium glutamat (MSG) yang mengandung gugus glutamat berpotensi berperan dalam proses fisiologis tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi Monosodium glutamat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis yang ditanam dalam polibag. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga diperoleh 25 satuan percobaan. Perlakuan yang diberikan meliputi A: 0 g MSG (kontrol), B: 3 g MSG, C: 6 g MSG, D: 9 g MSG, dan E: 12 g MSG per batang. Pemilihan dosis didasarkan pada penelitian pendahuluan yang menunjukkan bahwa pemberian MSG di atas 15 g per batang menyebabkan tanaman menjadi kerdil, daun layu, dan menguning. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, usia tanaman mulai berbunga, jumlah daun, berat kering polong, dan jumlah polong bernas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian MSG tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, usia tanaman saat mulai berbunga, dan jumlah daun, namun berpengaruh nyata terhadap jumlah polong bernas. Perlakuan B (3 g MSG) dan C (6 g MSG) cenderung meningkatkan tinggi tanaman, mempercepat umur berbunga, menurunkan berat kering polong, serta meningkatkan jumlah polong bernas dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, pemberian MSG pada dosis rendah hingga sedang berpotensi meningkatkan hasil tanaman buncis, khususnya pada parameter jumlah polong bernas.