cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan)
ISSN : 2548298X     EISSN : 25485024     DOI : -
Core Subject : Economy,
Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya secara berkala (setiap tiga bulan) yaitu setiap Maret, Juni, September, dan Desember, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang ekonomi dan keuangan, khususnya bidang akuntansi, manajemen, pasar modal hukum bisnis, perpajakan, sistem informasi, serta bidang ekonomi dan keuangan lainnya. Artikel yang dipublikasikan dalam EKUITAS dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Arjuna Subject : -
Articles 610 Documents
MEWUJUDKAN STANDAR AKUNTANSI TRANSAKSI SUKUK NEGARA Erny Arianty; Resi Ariyasa Qodri
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.768 KB)

Abstract

The purpose of this research to analyze how the application of standardized sovereign sukuk accounting which is adjusted to AAOIFI and PSAK and determine the factors that have the highest level of importance that affect the realization of these standards. The method used is descriptive qualitative analysis and the Analytical Hierarchy Process (AHP) approach. The result is the application for transaction recognition starting from the time of the engagement between the issuer and the investor. For the initial measurement of the valuation based on the yield according to market value, the current practice still requires improvements in determining the reward, recording the amortization of premiums/discounts, transfer of beneficial rights to underlying assets, and purchasing undertaking transactions. To presentation and disclosure, the presentation standard still needs improvement because sukuk is proof of ownership of assets and not evidence of debt so that the presentation is separated from the debt group. As for disclosure, the information is not as complete as corporate sukuk and AAOIFI FAS number 17. The factors that have the highest level of importance in realizing the accounting standard are government role and commitment factors. The results of this study aim to increase transparency and accountability. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan Standar Akuntansi Pemerintah untuk transaksi Sukuk Negara yang disesuaikan dengan mengacu pada PSAK nomor 110 dan AAOIFI FAS nomor 17 serta menentukan faktor yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi yang mempengaruhi terwujudnya standard tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan analisis kualitatif deskriftif dan pendekatan Analitycal Hierarchi Process (AHP). Hasil penelitian ini adalah penerapan untuk pengakuan transaksi dimulai sejak terjadinya perikatan antara penerbit dengan investor. Praktik yang berjalan sudah sesuai dengan standar yang seharusnya. Untuk pengukuran awal penilaian berdasarkan yieldnya sesuai nilai pasar, praktik yang berjalan masih memerlukan penyempurnaan dalam penentuan imbalan, pencatatan amortisasi premium/diskon, transfer hak manfaat asset yang dijadikan underlying, dan transaksi purchasing undertaking. Terkait dengan penyajian dan pengungkapan, standar penyajiannya masih perlu penyempurnaan karena sukuk merupakan bukti kepemilikan atas aset dan bukan bukti utang sehingga penyajiannya dipisahkan dari kelompok utang. Sedangkan untuk pengungkapan, informasi transaksi Sukuk Negara belum selengkap sukuk korporasi dan AAOIFI FAS nomor 17. Adapun faktor yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi dalam mewujudkan standar akuntansi transaksi Sukuk Negara dengan pendekatan AHP adalah faktor peran dan komitmen pemerintah. Hasil penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas yang memberi dampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi di Sukuk Negara.
REFINANCING DALAM STRUKTUR MODAL: STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA: REFINANCING DALAM STRUKTUR MODAL Windijarto Windijarto; Fika Andiya
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.792 KB)

Abstract

Abstrak Apakah keputusan untuk menggunakan lagi hutang (refinancing) sebagai sumber pendanaan perusahaan manufaktur memperkuat hubungan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan?. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah refinancing memperkuat hubungan antara profitability pada struktur permodalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier dengan 559 pengamatan terhadap perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2018. Variabel dependen studi ini adalah struktur modal yang diukur dengan leverage pasar, variabel independen adalah profitabilitas, dan variabel moderat adalah refinancing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas memiliki efek negatif yang signifikan pada struktur permodalan, dan refinancing melemahkan efek negatif profitabilitas pada struktur modal. Kata Kunci: Profitabilitas, Refinancing, Struktur Modal.
PERAN ORIENTASI PELANGGAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN UMKM RUMAH MAKAN DI KABUPATEN SRAGEN Siti Fatonah; Tulus Haryono; Nevea Nur Indah Sari
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.895 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami hubungan secara teoritis peran mediasi orientasi pelanggan terhadap kinerja pemasaran UMKM rumah makan di Kabupaten Sragen dilihat dari aspek dinamika lingkungan dan orientasi inovasi. Unit analisis dalam penelitian adalah perusahaan UMKM rumah makan di Kabupaten Sragen yang terdata pada Dinas Koperasi dan UMKM dengan obyek penelitian pimpinan rumah makan atau yang mewakili dengan jumlah 750 perusahaan. Pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan tingkat 10% populasi yaitu sebesar 75 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah uji instrument, analisis regresi, analisis jalur, Uji t, Uji F, Uji koefisien determinasi dan analisis korelasi. Hasil penelitian analisis regresi persamaan pertama dinamika lingkungan dan orientasi inovasi berpengaruh positif signifikan terhadap oientasi pelanggan. Hasil analisis regresi persamaan kedua dinamika lingkungan dan orintasi pelanggan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pemasaran. Orientasi inovasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kinerja pemasaran. Hasil analisis jalur menunjukkan untuk orientasi pelanggan efektif digunakan sebagai mediasi antara dinamika lingkungan terhadap kinerja pemasaran, sedangkan orientasi pelanggan tidak efektif sebagai mediasi orientasi inovasi terhadap kinerja pemasaran.    
E-GOVERNMENT DAN KORUPSI: STUDI DI PEMERINTAH DAERAH, INDONESIA DARI PERSPEKTIF TEORI KEAGENAN Evi Maria; Abdul Halim
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.259 KB)

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan e-Government terhadap probabilitas terjadinya korupsi di pemerintah daerah, Indonesia. Studi ini menggunakan indeks pemeringkatan e-Government pemerintah daerah provinsi di Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indoneisa sebagai proksi variabel e-Government. Sedangkan, korupsi diukur berdasakan kasus korupsi yang terjadi pada pemerintah daerah provinsi tahun anggaran 20110-2015, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) dari Mahkamah Agung. Dengan menggunakan 112 sampel, studi ini menemukan bahwa penerapan e-Government berpengaruh negatif terhadap probabilitas terjadinya praktik korupsi di pemerintah daerah, Indonesia. Ini artinya, semakin baik penerapan e-Government, maka semakin kecil kemungkinan pemerintah daerah untuk terlibat dalam korupsi. Hasil konsisten juga ditemukan ketika memasukan wilayah sebagai variabel kontrol. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan e-Government dapat mengurangi kesempatan pemerintah daerah untuk melakukan korupsi. Informasi layanan publik yang terbuka dan jujur, mudah didapat ketika pemerintah daerah menggunakan e-Government, sehingga asimetri informasi antara agen dan prinsipal dapat dikurangi. Oleh sebab itu, untuk meminimalkan probabilitas terjadinya korupsi diperlukan penerapan e-Government secara optimal dan sikap profesionalisme dari pejabat publik dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Studi ini memberikan kontribusi literatur dengan menghadirkan bukti empiris penerapan e-Government dan korupsi, karena riset sebelumnya tentang e-Government dan korupsi di pemerintah daerah, Indonesia sebagai besar dilakukan menggunakan pendekatan hukum.
PRAKTIK INCOME SMOOTHING PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN DI BEI Sumani Sumani; Ahmad Roziq; Widyastuti Annisa
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.534 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2021.v5.i1.4801

Abstract

ABSTRACT The research objective is to examine the practice of income smoothing with several explanatory variables, namely: cash holding, political cost, profitability, and the board of commissioners. Income smoothing is an effort to normalize profits with the hope of increasing the company's market return. There are indications that agricultural sector companies are doing income smoothing. The population in this study were all agricultural sector companies listed on the IDX for the 2014-2019 period, with a purposive sampling technique, the number of samples used was 16 agricultural sector companies. Furthermore, the number of observed data was 96 data (6 years of observation in 16 agricultural sector companies). Methods of data analysis using logistic regression with α = 5% and α = 10%. The results showed that cash holding and profitability had no significant effect on income smoothing practices, both at α = 5% and α = 10%, but the political cost had a significant positive effect and the board of commissioners had a significant negative effect on income smoothing practices in agricultural sector companies. The implication of income smoothing practice with several explanatory variables can maintain the stability of the company's financial performance and will become an attraction for interested parties, however, income smoothing practise must go through supervision and consider some of the advice given by the board of commissioners. Key words: cash holding, board of commissioners, income smoothing, political cost, profitability ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menelaah praktik income smoothing dengan beberapa variabel penjelas, yaitu: cash holding, political cost, profitabilitas, dan dewan komisaris. Income smoothing merupakan upaya normalisasi laba dengan harapan untuk meningkatkan market return perusahaan. Perusahaan sektor pertanian terindikasi melakukan income smoothing. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI periode 2014-2019, dengan teknik purposive sampling, maka jumlah sampel yang digunakan adalah 16 perusahaan sektor pertanian. Selanjutnya jumlah data yang diobservasi sebanyak 96 data (6 tahun pengamatan pada 16 perusahaan sektor pertanian). Metode analisis data dengan regresi logistik dengan α = 5% dan α = 10%. Hasil penelitian bahwa cash holding dan profitabilitas berpengaruh tidak signifikan terhadap praktik income smoothing, baik pada α = 5% dan α = 10%, namun political cost berpengaruh signifikan positif dan dewan komisaris berpengaruh signifikan negatif terhadap praktik income smoothing perusahaan sektor pertanian. Implikasi praktik income smoothing dengan beberapa variabel penjelas dapat menjaga stabiitas kinerja keuangan perusahaan dan akan menjadi daya tarik bagi pihak-pihak yang bekepentingan, namun praktik income smoothing harus melalui pengawasan dan mempertimbangkan beberapa nasihat yang diberikan dewan komisaris. Kata kunci: cash holding, dewan komisaris, income smoothing, political cost, profitabilitas
OPINI GOING CONCERN: DITINJAU DARI AGENSI TEORI DAN PEMICUNYA I Dewa Made Endiana; Ni Nyoman Ayu Suryandari
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.992 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4490

Abstract

Kontinuitas perusahaan dapat diidentifikasi dari laporan keuangannya yang dikeluarkan oleh auditor. Kemampuan perusahaan dalam menyelesaikan kewajibannya merupakan hal yang diperhatikan oleh perusahaan untuk mempertahankan eksistensinya dalam persaingan yang ketat ini. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pada ukuran perusahaan, perkembangan perusahaan, rasio hutang terhadap ekuitas, kualitas audit, opini audit tahun sebelumnya pada kecenderungan penerimaan opini audit going concern di perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesia Bursa Efek. Menggunakan populasi data dari 165 perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari 2016 hingga 2018, menggunakan teknik analisis data purposive sampling, menghasilkan 68 unit perusahaan manufaktur sebagai sampel penelitian per tahun dan menjadi 240 sampel penelitian selama 3 tahun. Metode Analisis Data yang digunakan adalah Analisis Regresi Logistik. Dari hasil uji hipotesis diperoleh hasil bahwa ukuran perusahaan, perkembangan perusahaan, rasio hutang terhadap modal, kualitas audit, dan opini audit periode sebelumnya tidak mempengaruhi kecenderungan opini audit going concern.
ANALISIS CALENDAR ANOMALIES DI PASAR SAHAM INDONESIA TAHUN 1998 – 2018 Hasna Fairuz Surachmadi; Anhar Fauzan Priyono; Heriyaldi Heriyaldi
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.45 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4511

Abstract

ABSTRACT   The Efficient Market Hypothesis Theory of Fama states that stock prices cannot be predicted by its movement tendency (random walk). In some stock markets, the movement of stock prices has a seasonal effect, which is the repetition of stock movements at a certain time that can be called a calendar anomalies. The repetition or seasonal effect on rate of return shows that the stock price can be predicted, thus it can be exploited by investors to get the probability of a higher rate of return. This research aims to see whether calendar anomalies prevail in the Indonesian stock market by using the daily and monthly rate of return of LQ45 and the Jakarta Composite Index (JCI) with an observation period of 21 years from 1998 to 2018 and estimated using the GARCH-M model (1,1). The results of this research are the existence of daily anomalies on Monday as the day with the lowest rate of return and Wednesday as the day with the highest rate of return. In addition, we also get the results of monthly anomalies in August as the month with the lowest rate of return and December as the month with the highest rate of return.
DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI, KONTROL KORUPSI, DAN YIELD TERHADAP INVESTASI ASING DI PASAR SUN Wahyu Tri Rahmawati; Willem A. Makaliwe
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.205 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4550

Abstract

ABSTRACT   Foreign investment in debt securities in Indonesia continues to grow. Foreign investor ownership in Government Securities (SUN) reached 39% at the end of 2019 from initially only less than 1% at the end of 2002. Foreign investor hold the largest ownership in tradable Government Securities. This study discusses the push and pull factors of foreign portfolio in debt securities investment in emerging markets and Indonesia on the period of 2000-2017. This research uses quantitative methods with panel data analysis. The results showed that economic growth, corruption control, dan financial openness were the main pull factors for foreign investment in debt instruments in emerging markets. Low yield in developed countries was the push factor of foreign investment in debt securities into emerging markets. In addition to economic growth and corruption control, yield on local debt instruments attract foreign investment in debt securities in Indonesia. The results showed that the yield on local debt securities have a negative effect on foreign investment in Indonesian debt securities so that the government does not need to provide too high yield on Government Securities.
ONLINE TRAVEL AGENCY MARKETING STRATEGY: IMPLICATIONS FOR CONSUMER REPURCHASE DECISION Syafrida Hafni Sahir; Suginam Suginam; Mochammad Fahlevi
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.786 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4664

Abstract

ABSTRAK   OTA dan konsumsi masyarakat atas transaksi layanan online di Indonesia terus tumbuh. Pemasaran online paling banyak dilakukan oleh perusahaan perjalanan online untuk menarik pelanggan dan meningkatkan loyalitas pelanggan yang diantisipasi. Persaingan perjalanan online menjadi semakin ketat. Sehingga konsumen akan terus melakukan transaksi travel online kembali. Studi ini mengeksplorasi travel online yang signifikan di Indonesia yaitu Traveloka, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data dari 100 responden dan menggunakan alat perangkat lunak Partial Least Square untuk menganalisa model. Temuan penelitian ini menjelaskan bahwa promosi pemasaran online berpengaruh signifikan terhadap pembelian Kembali, serta kepuasan pelanggan berhasil memediasi antara promosi pemasaran online terhadap pembelian kembali. Hasil ini memberikan bukti bahwa promosi pemasaran online sangat penting bagi pemasaran dan pertumbuhan bisnis perusahaan online seperti Traveloka. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening baik secara langsung maupun sebagai variabel mediasi antara promosi pemasaran online dan pengambilan keputusan pembelian kembali memiliki pengaruh yang besar terhadap pembelian kembali konsumen. Nilai R square yang begitu tinggi antara hubungan antar variabel baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan informasi bahwa kedua variabel tersebut mempengaruhi variabel keputusan pembelian kembali cukup besar sehingga pengusaha travel online khususnya Traveloka yang menjadi fokus penelitian ini perlu pertimbangkan permasalahan ini.  
DETERMINANTS OF BANKING INDUSTRY PROFITABILITY: AN EMPIRICAL RESEARCH OF INDONESIA FINANCIAL INSTITUTIONS Suwinto Johan
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.685 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2021.v5.i2.4666

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari determinan profitabilitas perbankan di Indonesia. Penelitian difokuskan pada 19 bank yang dikategorikan sebagai bank book 3 dan 4 sesuai ketentuan bank sentral. Tujuh rasio keuangan utama, yaitu dampak pemegang saham (bank swasta versus bank milik negara), dan status dampak bank (bank milik lokal versus bank milik asing) dianalisis sebagai penentu profitabilitas bank. Kami menggunakan data panel seimbang dan menguji statistik model dengan pooled least square, model efek tetap, atau model efek acak dengan menggunakan program E-views. Sampelnya adalah 19 bank yang mempublikasikan laporan tahunannya dari tahun 2016-2018. Hasil empiris menunjukkan bahwa determinan utama profitabilitas perbankan adalah kredit macet. Pinjaman bermasalah yang lebih tinggi akan membutuhkan persyaratan cadangan yang lebih tinggi. Persyaratan cadangan yang lebih tinggi akan berdampak pada profitabilitas bank. Selain itu, penentu utama pengembalian ekuitas adalah status kepemilikan bank (kepemilikan lokal versus kepemilikan asing). Pemegang saham lokal menunjukkan lebih banyak dukungan untuk profitabilitas perbankan daripada pemegang saham asing. Variabel signifikan kurang dari 1%, dan hanya status pengaruh bank terhadap return on equity yang signifikan pada kurang dari 10%.

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): September Vol 9 No 2 (2025): June Vol 9 No 1 (2025): March Vol 8 No 4 (2024): December Vol 8 No 3 (2024): September Vol 8 No 2 (2024): June Vol 8 No 1 (2024): March Vol 7 No 4 (2023): December Vol 7 No 3 (2023): September Vol 7 No 2 (2023) Vol 7 No 2 (2023): June Vol 7 No 1 (2023): March Vol 6 No 4 (2022) Vol 6 No 3 (2022) Vol 6 No 2 (2022) Vol 6 No 1 (2022) Vol 5 No 4 (2021) Vol 5 No 3 (2021) Vol 5 No 2 (2021) Vol 5 No 1 (2021) Vol 4 No 4 (2020) Vol 4 No 3 (2020) Vol 4 No 2 (2020) Vol 4 No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019) Vol 3 No 3 (2019) Vol 3 No 2 (2019) Vol 3 No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018) Vol 2 No 3 (2018) Vol 2 No 2 (2018) Vol 2 No 1 (2018) Vol 1 No 4 (2017) Vol 1 No 3 (2017) Vol 1 No 2 (2017) Vol 1 No 1 (2017) Vol 20 No 4 (2016) Vol 20 No 3 (2016) Vol 20 No 2 (2016) Vol 20 No 1 (2016) Vol 19 No 4 (2015) Vol 19 No 3 (2015) Vol 19 No 2 (2015) Vol 19 No 1 (2015) Vol 18 No 4 (2014) Vol 18 No 3 (2014) Vol 18 No 2 (2014) Vol 18 No 1 (2014) Vol 17 No 4 (2013) Vol 17 No 3 (2013) Vol 17 No 2 (2013) Vol 17 No 1 (2013) Vol 16 No 4 (2012) Vol 16 No 3 (2012) Vol 16 No 2 (2012) Vol 16 No 1 (2012) Vol 15 No 4 (2011) Vol 15 No 3 (2011) Vol 15 No 2 (2011) Vol 15 No 1 (2011) Vol 14 No 4 (2010) Vol 14 No 3 (2010) Vol 14 No 2 (2010) Vol 14 No 1 (2010) Vol 13 No 4 (2009) Vol 13 No 3 (2009) Vol 13 No 2 (2009) Vol 13 No 1 (2009) Vol 12 No 4 (2008) Vol 12 No 3 (2008) Vol 12 No 2 (2008) Vol 12 No 1 (2008) Vol 11 No 4 (2007) Vol 11 No 3 (2007) Vol 11 No 2 (2007) Vol 11 No 1 (2007) Vol 10 No 4 (2006) Vol 10 No 3 (2006) Vol 10 No 2 (2006) Vol 10 No 1 (2006) Vol 9 No 4 (2005) Vol 9 No 3 (2005) Vol 9 No 2 (2005) Vol 9 No 1 (2005) Vol 8 No 4 (2004) Vol 7 No 4 (2003) More Issue