cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
rindo.herdianto@pu.go.id
Editorial Address
Jalan Panyaungan, Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung 40393
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Permukiman
ISSN : 19074352     EISSN : 23392975     DOI : http://dx.doi.org/10.31815/jp
Core Subject : Engineering,
Karya tulis ilmiah dibidang permukiman yang meliputi kawasan perkotaan/perdesaan, bangunan dan gedung yang ada didalamnya serta sarana dan prasarana pendukungnya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 2 (2019)" : 5 Documents clear
Pengaruh Bahan Pengawet Boraks dan Ekstrak Tembakau terhadap Perilaku Rekatan Bambu Laminasi Perekat Polymer Isocyanate I Wayan Avend Mahawan Sumawa; Ali Awaluddin; Inggar Sheptia Irawati
Jurnal Permukiman Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2019.14.104-111

Abstract

Bambu Petung (Dendrocalamus asper) dengan sifat mekanik yang dapat disejajarkan dengan kayu masih sangat rentan terserang organisme perusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik, sifat mekaniknya, pola kerusakan bambu laminasi Petung pasca pengujian mekanik serta metode pengawetan yang efektif terkait dengan retensi pengawet. Penelitian mengacu pada Standar Nasional Indonesia dan American Standard Testing and Material dengan menguji retensi bahan pengawet, sifat fisik (kadar  air dan kerapatan) serta sifat mekanik bambu laminasi (keteguhan geser perekat dan uji lentur) hingga benda uji mencapai pembebanan maksimum (failure). Hasil uji kemudian dibandingkan antara bambu sebelum dan setelah diawetkan yang kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kerusakan balok bambu laminasi cenderung mengalami kerusakan geser horizontal pada garis rekatnya (delaminasi). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan pengawetan memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap Penurunan keteguhan geser perekat. 
Makna Ruang Sakral pada Tata Ruang Dalam Rumah Panggung Tradisional Bugis Naidah Naing; Abdul Karim Hadi; Asdar Djamereng
Jurnal Permukiman Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2019.14.62-72

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan makna nilai kesakralan pada beberapa ruang rumah tradisional Bugis, sebagai pengejawantahan budaya menghuni masyarakat tradisional Bugis. Dari penelitian terdahulu yang telah dikemukaan, penelitian tentang penataan ruang terhadap kesakralan ruang belum pernah dilakukan. Belum adanya penelitian yang mengungkapkan makna ruang rumah Bugis yang merupakan ruang sakral.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan: model Intrisic Case Study Approach dengan sifat penelitian deskriptif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik metode Analisis Tema Kultural (Discovering Cultural Themes).  Hasil penelitian menemukan bahwa aktifitas yang dianggap sakral (suci) pada orang Bugis seperti melahirkan, menikah dan meninggal, harus dilakukan pada ruang yang dapat mewakili keselamatan, keharmonisan dan keseimbangan dengan jagat raya, sehingga penghuni rumah bisa hidup bahagia  dan terhindar dari malapetaka. Hal ini mempengaruhi susunan/penataan dan pemanfaatan ruang pada rumah tradisional Bugis, karena semakin tinggi nilai kesakralan ruang maka letaknya semakin private. Penataan ruang berdasarkan fungsi kesakralan pada rumah Bugis seperti ini tidak ditemukan pada rumah tradisional lainnya.
Empat Kelompok Perilaku Boros Energi: Penyusunan Hipotesis Menggunakan Grounded Theory Helfa Rahmadyani; Hanson Endra Kusuma
Jurnal Permukiman Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2019.14.82-91

Abstract

Energi memiliki peranan yang sangat penting di kehidupan sehari-hari. Pentingnya peranan energi berdampak pada besarnya penggunaan energi listrik yang mengakibatkan penggunaan cenderung berlebihan. Identifikasi penggunaan energi berdasarkan aspek perilaku penghuni perlu dilakukan dalam menentukan solusi yang optimal. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku boros energi yang dilakukan masyarakat, serta menentukan hubungan antara perilaku boros energi dan alasan melakukan pemborosan energi. Selain itu, penelitian juga mengidentifikasi kelompok perilaku boros energi sehingga solusi dan upaya yang optimal dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mencegah pemborosan energi di rumah tinggal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Grounded Theory dengan pengumpulan data menggunakan survei daring dalam bentuk kuesioner terbuka. Hasil analisis menemukan 4 kelompok boros energi yaitu kelompok tidak perduli, kelompok butuh, kelompok tidak sengaja dan kelompok terpaksa. Berdasarkan klasifikasi tersebut, upaya penghematan energi di rumah tinggal bisa dilakukan dengan pemberian edukasi, informasi, penggunaan teknologi, penggunaan elektronik hemat energi, dan pemanfaatan energi terbarukan.
Keberlanjutan Pengelolaan Sampah Mandiri Di RW 09 Kelurahan Cigereleng, Kota Bandung Anggi Wulandini; Emenda Sembiring
Jurnal Permukiman Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2019.14.92-103

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk, perkembangan ekonomi yang pesat, urbanisasi dan kenaikan standar hidup masyarakat sangat mempercepat laju timbulan sampah kota. Hal ini perlu ditangani dengan segera agar tidak menimbulkan dampak negatif. Pemerintah telah mengeluarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 untuk mengatasi permasalahan pengelolaan sampah. Dalam pelaksanaan undang-undang, Kota Bandung memiliki beberapa kawasan yang melakukan kegiatan reuse, reduce, recycle namun hanya beberapa yang berjalan, salah satunya adalah kawasan RW 09 Kelurahan Cigereleng. Adanya keefektifan pelaksanaan pengelolaan sampah di kawasan RW 09 maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persentase pengurangan sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara serta untuk mengetahui faktor pendukung keberlanjutan pengelolaan sampah di kawasan ini. Dalam penelitian ini dilakukan analisis keefektifan program reuse, reduce, recycle dengan menghitung reduksi pengelolaan sampah. Selain itu juga dilakukan analisis deskriptif berdasarkan kuesioner dan penelitian lapangan secara langsung untuk mengetahui aspek yang mempengaruhi keberlanjutan pengelolaan sampah. Berdasarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa pengelolaan sampah di sumber yaitu RW 09 dapat mengurangi jumlah timbulan sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara sebanyak 31,7% dari jumlah sampah total. Dibandingkan dengan sebelum adanya program pengelolaan sampah mandiri maka pengurangan sampah yang dibuang ke tempat penampungan sementara adalah sebesar 58%. Faktor pendukung keberlanjutan pengelolaan sampah di RW 09 yaitu adanya peran serta masyarakat baik dalam teknis pengelolaan, pembiayaan dan kelembagaan, serta adanya dukungan dari pemerintah dan swasta dalam penyediaan sarana pengelolaan sampah.
Faktor Dominan yang Mempengaruhi Preferensi Pemilihan Posisi Ruang Tidur Orang Tua dan Anak di Rumah Tinggal Asta Juliarman Hatta; Hanson Endra Kusuma; Dara Fitriani
Jurnal Permukiman Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2019.14.73-81

Abstract

Ruang tidur merupakan salah satu ruang penting dalam rumah tinggal yang digunakan penghuni rumah untuk beristirahat dan tidur. Selain faktor skala ruang, faktor penempatan posisi ruang tidur juga merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk perencanaan layout ruang tidur yang baik dalam rumah tinggal. Setiap penghuni rumah sebagai orang-tua ataupun sebagai anak memiliki preferensi ruang tidur dalam rumah tinggal yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor dominan yang mempengaruhi preferensi terhadap variasi posisi ruang tidur dalam rumah tinggal.  Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner online yang dibagikan secara non-random sampling. Temuan penelitian mengungkapkan 5 dimensi (variabel laten) yang mempengaruhi preferensi seseorang terhadap tiga posisi ruang tidur yaitu dimensi keamanan, kenyamanan dan privasi, interaksi, keinginan, dan tradisi. Dimensi keamanan dan tradisi merupakan dimensi yang yang mempengaruhi perbedaan preferensi tiga posisi ruang tidur secara signifikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5