cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
MUATAN LOKAL DAN TANTANGAN DUNIA KERJA DI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN DDI LIL BANAT KOTA PAREPARE PROVINSI SULAWESI SELATAN Amiruddin Amiruddin
Al-Qalam Vol 16, No 2 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.411 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i2.482

Abstract

Penelitian tentang kurikulum muatan lokal selama ini harusnya menyentuh pada aspek-aspek substansialdengan mengakomodir aspek-aspek yang spesifik yang berkaitan dengan lingkungan, sosial, budayadan tradisi lokal. Pengakomodiran muatan lokal dalam kurikulum sebagai wadah pengakraban siswadengan unsur lokalitasnya belum terjembatani secara memadai oleh Madrasah Aliyah dan PondokPesantren. Penelitian ini dimaksudkan sebagai penguatan aspek spesifik lokal dalam penyusunankurikulum muatan lokal di Madrasah dan Pondok Pesantren dengan lokus penelitian di MadrasahAliyah pondok Pesantren DDI Lil Banat Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan.Penelitian ini mengangkat dua pertanyaan penelitian I). Bagaimana ketermuatan unsur-unsur lokaldalam kurikulum yang diterapkan pada Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Putri DDI Lil Banat Parepare.2). Bagaimana respon masyarakat terhadap unsur-unsur lokal dalam kurikulum yang Madrasah AliyahPondok Pesantren Putri DDI Lil Banat Parepare. Jenis pendekatan yang dipakai adalah pendekatankualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Penelitian ini menemukan bahwa muatan lokal yang diterapkan oleh Madrasah Aliyah Pondok PesantrenDDI Lil Banat terdiri dari muatan lokal tata busana muslim dan tata boga, di samping ini terdapat pulabeberapa matapelajaran yang memuat unsur lokal seperti mata pelajaran Sosiologi, Seni Budaya, dan matapelajaran khusus Ke-DDI-an.
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI PASCASARJANAS2 PAIUIN MATARAM suprapto suprapto
Al-Qalam Vol 24, No 2 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.308 KB) | DOI: 10.31969/alq.v24i2.538

Abstract

PROFIL LEMBAGA PEMASYARAKATAN MAROS (SEBUAH KASUS EVALUATIF TERHADAP PELAKSANAAN PEMBINAAN NARAPIDANA) Abd. Kadir Ahmad
Al-Qalam Vol 7, No 2 (1995)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.029 KB) | DOI: 10.31969/alq.v7i2.607

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan adalahinstitusi sosial yang sudah berusia tua.Keberadaannya seiring dengan terbentuknyadan berkembangnya masyarakat.Oleh karena itu, eksistensilembaga ini sangat tergantung kepadaperkembangan masyarakat. Semakinberkembang suatu masyarakat, akansemakin rumit pula bentuk lembagapemasyarakatan.Pada suatu mas a tertentu, pengertianLembaga Pemasyarakatan lebihdikenal sebagai tempat menjalanihukuman bagi orang-orang yang telahmelanggar peraturan negara. Pengertianini pada gilirannya telah melahirkanpemahaman bahwa fungsi tunggallembagan pemasyarakatan adalahsebagai tempat hukuman bagi orangorangyang melanggar hukum. Akibatnyanarapidana selalu dipandangsebagai orang bersalah dan jahat.Pemerintah Indonesia sejak dekadeakhir ini melalui Departemen Kehakimancq Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,LP tidak lagi dikesankansebagai tempat yang angker danmenakutkan, yang akan membuat jeradan takut, tetapi mulai diorientasikanmenjadi satu tempat khusus mempersiapkanNapi kembali dan diterimaoleh masyarakat. Untuk itu, disampingpemberian pengetahuan danketerampilan praktis, mulai ditingkatkanpula kegiatan pembinaan mentaldan spiritual, pembinaan wawasankebangsaan, kemasya.rakatan, danbimbingan keagamaan.Meski demikian, sementara inimasyarakat luas belum mengetahuisecarajelas bagaimana pola pembinaantersebut dan apakah pembinaandalam Lapas sungguh-sungguh telahmencerminkan citra baru dariLembaga Pemasyarakatan ? Jikabelum, faktor-faktor apakah yangmerupakan kendala terlaksananya polapembinaan tersebut ? Masalah itulahyang menjadi fokus perhatian penulislewat penelitian ini dengan mengambilsampel di Lembaga PemasyarakatanKelas II Maros Sulawesi Selatan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA DAN KEAGAMAAN PASCA KONFLIK DI PAPUA Mujizatullah Mujizatullah
Al-Qalam Vol 14, No 2 (2008)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.115 KB) | DOI: 10.31969/alq.v14i2.513

Abstract

This research aims to describe the implication of social conflict to educationof religion (formal and informal) implementation. This was conductedat Abepura, Papua. Data was collected by depth interview andobservation.In Papua, conflict was caused by ethnical problem and social distancebetween local and comer. This conflict relatively didn't influence learningactivity. Local government always give more attention to school inPapua
INKARNASI NABI KHAIDIR Muhammad Subair
Al-Qalam Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.229 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i1.246

Abstract

Puang Malea adalah salah satu kelompok sempalan yang dianggap menyimpang dari ajaran resmi Islamdan sesat. Puang Malea adalah nama leluhur bagi suku Pattae yang dilekatkan oleh beberapa oknummelalui media dan menjadi sebuah stigma negatif kejadiannya terjadi pada bulan Januari 2010. Bagipenganut ajaran ini sendiri menyebutnya sebagai Paham Muhammad. Berdasarkan fenomena tersebut,maka penelitian mendeskripsikan ajaran, fenomena kejadian dan perilaku keagamaan penganut pahamMuhammad. Sebuah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkanpaham keagamaan yang diajarkan oleh kelompok ini adalah paham tasawuf oleh karena itu kita tidak bisaserta merta meletakkan stigma sesat terhadapnya. Dibutuhkan dialog yang setara dan bukan dalam kontekspenghakiman, dan ulama-ulama yang terlibat dalam dialog tersebut perlu memiliki persfektif tasawwuf.
POTRET PEMBERDAYAAN SANTRI PADA PESANTREN DARUL MUKHLISIN KOTA KENDARI Asnandar Abubakar
Al-Qalam Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4333.376 KB) | DOI: 10.31969/alq.v23i1.388

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat realitaseksistensi pesantren dan kegiatan pemberdayaan terhadap santri yang dilakukan oleh pesantren baik dari konsep, teknis, sampai pada hasil, sehingga diperoleh gambaran utuh tentang substansi pemberdayaan yang dilakukan oleh pesantren, dan untuk memperoleh gambaran tentang liku-liku yang dihadapi pesantren dalam pengembangan jenis kegiatan pemberdayaan yang dipilih oleh pesantren. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menempatkan peneliti sebagai instrument utama. Data yang dihimpun adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Pemberdayaan santri yang dilakukan di Pesantren Darul Mukhlisin yaitu koperasi, jahit menjahit, sapu ijuk, meubel atau pertukangan, dan las listrik. Tujuan pemberdayaan santri adalah untuk memberikan keterampilan dan mengembangkan kewirausahaan santri yang digunakan sebagai bekal ketika berada ditengah-tengah masyarakat. Manfaat dari usaha-usaha ekonomi yang dilakukan oleh pesantren adalah memberikan keuntungan kepada pesantren untuk menutupi biaya atau pengeluaran pesantren, juga menciptakan peluang usaha kepada masyarakat sekitar pesantren.
PENDAMPINGAN PEMBERDAYAAN SANTRTWATI Women (Santriwati) Mentoring And Empowrmen Farida Hanun
Al-Qalam Vol 17, No 2 (2011)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.32 KB) | DOI: 10.31969/alq.v17i2.117

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pendampingan santriwati padapesantren. Dalam jangka panjang ini akan menghasilkan suatu jaringan pada pesantren dalammengembangkan keterampilan tersebut. Hasil dari kegiatan pendampingan jaringan menghasilkan tigamodel: Model 1, Melakukan replikasi, Pesanteran mereplikasi kegiatan jaringan. Model 2,independensi pesantren, Mereka telah menjalankan jaringan dan telah menghasilkan produk yang adapada jaringan, Model 3, selain telah melampaui kegiatan replikasi poroduk-produk jaringan juga telahmanehasilkan produk jaringan sendiri. Pesantren juga telah melakukan alih keterampilan padapesantren lain serta pada masyarakat yang ada di sekitar mereka
ANALISIS HUBUNGAN SISTEM KEPERCAYAAN DENGAN PERILAKU SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN PANGKEP Ibrahim Nurdin
Al-Qalam Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.2 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i2.77

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan: (I) Menganalisis hubungan sistem kepercayaan denganperilaku sosial ekonomiMasyarakat Nelayan di Kabupaten Pangkep, Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Dilihat dariuraian, penjelasan dan laporan terhadap fenomena yang akan dibahas maka penelitian ini menggunakanpendekatan fenomenologi. Dalampengumpulan datanya, peneliti bertindak sebagai instrumenpenelitian.Data yang dikumpulkan meliputi: sistem kepercayaan dan perilaku sosial ekonomi. Data diperoleh melaluiinforman dan dokumentasi. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, observasi dandokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis kategorisasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sangat erat hubungan sistem kepercayaan dengan perilakusosial ekonomi pada masyarakat nelayan di Kabupaten Pangkep.
EKSISTENSI INSTITUSI SYARA' DAN PERANANNYA DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA MASYARAKAT DI KABUPATEN SOPPENG Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 6, No 1 (1994)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.035 KB) | DOI: 10.31969/alq.v6i1.630

Abstract

Agama Islam diterima secara resmioleh kerajaan-kerajaan di daerah SulawesiSelatan pada permulaan abad ke-17 M.,dimulai oleh Kerajaan Luwu (1603), kemudiankerajaan-kerajaan Gowa (1605), Sidenreng(1608), Soppeng (1609), Wajo (1610),Bone (1611) dan Balanipa di daerah Mandar(1615).Sebelum agama Islam diterima secararesmi dan melembaga dalam masyarakat diSulawesi Selatan, pangngadereng sebagaiakumulasi sejumlah pranata kehidupanmasyarakat yang dijadikan pedoman dalambertingkah laku dan dalam mengaturkehidupan bersama, mencakup 4 unsur/sendi, yaitu ade', bicara, rapang dan wari'.Setelah agama Islam melembaga, syara'dimasukkan sebagai sendi kelima yangkedudukannya sama dengan sendi lainnya
Interconection and Local Wisdom of Malay and Arabs Ulamas Works: Study on Malay and Arabic Manuscripts’ Papers Fakhriati Fakhriati
Al-Qalam Vol 24, No 1 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.747 KB) | DOI: 10.31969/alq.v24i1.464

Abstract

Malay and Arabs are two continents, located in different area, Southeast Asia and Middle East. Historically, writers as ulamas (religious prominent figures) tended to use watermarked papers for writing many things both related to religious, historical knowledge, and also their experience. Looking at the manuscripts existing nowadays, almost all Malay and Arabic manuscripts’ papers have unique and similar watermark images and countermark inside. It cannot be denied that historical background and context appeared behind the papers. Historically, the relationship among the countries since the coming of Islam to Malay -- that was in Aceh at the first -- gave the effect of produced and using the papers. Trade and diplomatic relation can be assumed as the biggest factor taken places in this aspect. Besides, Western countries also took important role in exporting their paper to other countries. In addition, they had colonized some Muslims countries both Southeast Asian and Middle East. As the most popular producers of watermark images, Western countries also exported their papers to other countries, including their colonized countries. This paper tries to elaborate ulamas’ paper in these two nations in its similarity and diversity to find local wisdom inside. Thereafter, to analyze the relationship among the countries is another focus of this paper. This paper tries to use Philological, codicological, and socio-historical approach in dealing with the content and physics of the manuscripts, and its historical context.