cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
CORAK FIQH DIACEH PADAMASAKERAJAAN (KAJIAN ATAS NASKAH AL-HADIAL-MUHTAJF1SYARAH AL-MINHAJ KARYAIMAMABIQASIM IMAMUDDIN ABDUL KARIM AR-RAFI'I) Fiqh Complexion in Aceh in the Kingdom Era (Review of the Al-Hadi Al-Muhtaj Fi Syarah Al- Minhaj Manuscript the wo Mursyid Mursyid
Al-Qalam Vol 17, No 1 (2011)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.069 KB) | DOI: 10.31969/alq.v17i1.102

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada penelitian tentang corak fiqh diAceh pada masa kerajaan dengan menelitinaskah Al-Hadi Al-Muhtaj fi Syarah al-Minhaj kary a Imam Abi Qasim Imamuddin Abdul Karim Ar-Rafi'i.Permasalahan yang ditetliti dalam penelitian ini adalah Bagaimana deskripsi naskah, isi pembahasandan corak fiqh naskah Al-Hadi Al-Muhtaj fi Syarah al-Minhaj karya Imam Abi Qasim Imamuddin AbdulKarim Ar-Rafi 'i? Untuk membahas ketiga hal tersebut, digunakan dua metode, yaitu; metode penelitiankodikologi dan filologi. Untuk analisis isi naskah, digunakan metode penelitian fiqh. Dari hasil penelitianditemukan bahwa naskah Al-Hadi Al-Muhtaj fi Syarah al-Minhaj karya Imam Abi Qasim Imamuddin AbdulKarim Ar-Rafi 'i menggunakan bahasa Arab dengan aksara Arab yang berbentuk prosa. Kondisi naskahsecara umum baik dan isi teks dapat dibaca dengan baik. Bahan naskah ini adalah kertas Eropa yangdapat dilihat pada cap kertas yang diperkirakan sekitar tahun 1610 M. Naskah ini berisi tentangpersoalanfiqh yang bercorak mazhab Syafi'i yang dapat dijadikan salah satu data ilmiah untuk membuktikanbahwa corak fiqh di Aceh pada masa kerajaan adalah fiqh mazhab syafi'i.
KERUKUNAN HIDUP UMAT BERAGAMA DI DESA MANJUNG KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH Abdul Kadir M
Al-Qalam Vol 4, No 2 (1992)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.318 KB) | DOI: 10.31969/alq.v4i2.648

Abstract

Masalah kehidupan beragama di dalammasyarakat kita merupakan masalah yangsangat peka, bahkan merupakan masalahyang paling peka diantara masalah sosialbudaya lainnya. Sesuatu masalah sosial akanmenjadi ruwet jika masalah tcrsebut menyangkutmasalah agama dan kehidupanbcragama.Dalam kelompok yang dilandasi olehsuatu ajaran agama, keyakinan kcagamaandari anggoia-anggota kelompok menjadikuat dan mantap. (Suparlan, 1988:vi) olehkarena ilu agama yang diyakini olehscscorang anggota kelompok sesuatuagama menjadi atribut dari identitasnyayang mendalam dan mendasar, karenakeyakinan agama terscbut mencakup kehormatandirinya yang tidak dapal dirobahdan diganti begitu saja. Kajian mengenaikerukunan hidup umat beragama sebenarnyaadalah kerukunan sebagaimana tcrwujuddalam incraksi antara umat atau penganutagama yang berlainan yang memilikiidentitas agama yang mendasar dan mendalam.
KEHIDUPAN KEAGAMAAN DAN BUDAYA MAS YARAKAT DIKOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 13, No 2 (2007)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.333 KB) | DOI: 10.31969/alq.v13i2.566

Abstract

This research was conducted in Jayapura, Papua. This research aimsto describe the role of traditional government in maintaining socialharmony in Jayapura society. This used qualitative method, where datawas collected by interview. Than, data was analyzed by descriptivequalitative.This research indicates that the traditional government has a goodrole and function in maintaining social harmony in Papua society. Thecharisma of traditional leader (tribal leader) is most important factor.His words will be listened and his order will be obey. The social conflictamong the people or between two tribal could be healed by this triballeader intervention.
PENDEKATAN SOSIAL BUDAYA DALAM PENYELESAIAN POTENSI KONFLIK PENDIRIAN RUMAH IBADAH: Pendirian Vihara dan Masjid di Banyumas Mustolehudin Mustolehudin
Al-Qalam Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.562 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i1.214

Abstract

Fokus penelitian ini adalah membahas persoalan mengapa masyarakat menolak atau menerimapendirian sebuah rumah ibadah dengan alasan administrasi, teologis, dan sosiologis. Denganmenggunakan metode deskriptif analisis terhadap data-data kualitatif, yang dikumpulkan melalui FGD,wawancara, observasi, dan telaah dokumen, dalam penelitian ini diperoleh temuan sebagai berikut:Pertama, bahwa pendirian rumah ibadah di Banyumas bukan saja bermuara pada persoalan perijinansecara administratif, melainkan karena adanya faktor ideologis dan sosiologis. Kedua, bahwa alih fungsiruko menjadi Vihara Prajna Maitreya yang semula mendapat penolakan dari warga sekitar KelurahanSokanegara dapat diselesaikan dengan pendekatan sosial budaya yang dilakukan oleh FKUB KabupatenBanyumas, Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokohbudaya, dan pemerintah daerah. Ketiga, bahwa regulasi PBM No 8 dan 9 tahun 2006, dalam praktik didaerah belum optimal dalam pelaksanaannya. Hal ini dapat diketahui bahwa, mayoritas rumah ibadahterutama masjid belum menerapkan PBM tersebut.
PROBLEMATIKA PEMANFAATAN BUKU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 11 MANADO DAN SD NEGERI 1 BUNAKEN KEPULAUAN Husnul Fahima Ilyas
Al-Qalam Vol 22, No 1 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.633 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i1.265

Abstract

Artikel ini bergenre kebijakan yang berupaya mengungkapkan problem mengenai pemanfatan buku Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 11 Manado dan SD Negeri 1 Bunaken Kepulauan. Permasalahan difokuskan pada ketersediaan buku PAI, mekanisme pemanfaatan, dan problem yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik dalam memanfaatkan buku PAI. Data-data diperoleh dari hasil wawancara, dokumen, dan observasi dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SD Negeri 11 Manado menggunakan buku PAI K-13 untuk kelas I, II, IV, dan V dalam pembelajaran. Ketersediaan buku khususnya buku Pendidikan Agama Islam K-13 di SD Negeri 11 Manado belum maksimal dan masih jauh dari teori ideal karena belum berbanding  satu siswa-satu buku. Sekitar 10% siswa belum mempunyai buku pegangan. Solusinya memfotokopi buku PAI bagi anak mampu secara materi. Sedangkan untuk kelas III dan VI menggunakan buku PAI KTSP 2006 penerbit Erlangga yang disediakan oleh sekolah (menggunakan dana BOS). Berbeda dengan SD Negeri 1 Bunaken Kepulauan, distribusi buku PAI sangat timpang. Untuk buku K-13 khususnya pelajaran agama tidak terjangkau sampai kepulau-pulau. Solusi yang ditawarkan guru PAI mendikte atau menuliskan di papan tulis (khusus kelas I dan VI). Sedangkan  kelas II, III, IV, dan V SD Negeri 1 Bunaken Kepulauan, tidak mempunyai buku wajib baik pegangan guru dan siswa yang sesuai standar kurikulum K-13 ataupun KTSP 2006. Hal ini disebabkan guru bidang studi PAI tidak ada, solusinya guru kelas hanya mengajarkan Iqra dan bacaan shalat pada jam pelajaran PAI. 
ARSYAD MADDAPUNGAN: PUANG PANRITA PENCETAK PARA PANRITA Syarifuddin Amir
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.601 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.182

Abstract

Penelitian ini membahas tentang biografi Arsyad Maddappungan sebagai ulama yang mengembangkantradisi mangngaji kitta’ di Campalagian Polman dengan metode mangngolo atau sorogan. Dalam tradisiNU, penguasaan kitab kuning merupakan syarat utama keulamaan seseorang. Lewat mangngaji kitta’(pengajian kitab kuning), Arsyad Maddapungan ulama dari Belokka Sidrap mengkader ulama-ulamayang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Barat. Selanjutnya, mereka inilah melanjutkan tradisimangangji kitta’ tersebut. Tradisi mangngaji kitta’ hingga kini masih lestari di Campalagian. Sistempembelajaran ini terbukti menghasilkan qari-qari kutub turast yang mampu menguasai qaidahqaidahBahasa Arab dan memahami isi kitab kuning. Salah satu ciri khas pengajian ini yaitu dimulaidengan penguasaan kaidah saraf dengan menggunakan saraf galappo dilanjutkan dengan penguasaankaidah-kaidah nahwu. Penguasaan kedua cabang ilmu bahasa Arab ini menjadi prioritas utama dalampembelajaran kitab kuning karena merupakan dasar utama bagi santri dalam menguasai dan memahamikitab kuning.
HJ. SITI ROHANI ASYKARI: Berdakwah Lewat Majelis Taklim Abd. Kadir Massoweang
Al-Qalam Vol 19, No 1 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.377 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i1.137

Abstract

Penelitian ini membahas tentang biografi Siti Rohani Asykari sebagai ulama perempuan di Samarinda. Data-data penelitian ini merupakan hasil wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Wawancara mendalam terhadap Siti Rohani Asykari sebagai informan kunci dilakukan untuk mengetahui kehidupan pribadi, peran akademik dan sosialnya. Peran sosial yang dimainkan Hj. Siti Rohani Asykari samarinda yaitu; mendirikan Yayasan al-Jawahir, sebagai media pendidikan untuk anak-anak miskin di sekitar lingkungannya, aktif melakukan dakwah secara non-formal dengan membuat dan mendirikan majelis ta’lim buat para ibu. Siti Rohani Asykari juga aktif di Aisyiyah-Muhammadiyah. Di samping itu, ia juga bergelut dengan Golkar.
PONDOK PESANTREN SALAFIYAH AL-MANSHUROH (FORUM KOMUNIKASIAHLUSUNNAH WAL JAMAAH AMBON) Pondok Pesantren (Boarding School) Salafiyah Al-Manshuroh (Communication Forum Ahlusunnah Waljamaah Ambon) Badruzzaman Badruzzaman
Al-Qalam Vol 17, No 1 (2011)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.53 KB) | DOI: 10.31969/alq.v17i1.93

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahai penyelengaraan pendidikan Pondok Pesantren Salafiyah yangdiselenggarakan oleh Forum Komunikasi Ahlusunna wal Jamaah Ambon. Forum Komunikasi Ahlusunnah wal Jamaahmenjadikan PP Salafiyah sebagai salah satu komponen pembelajaranyang diselenggarakan bersamaan dengan SD Islam"-radii. Madrasah Ibtidaiyah Terpadu dan Madrasah Diniyah. Sistem penyelenggaraan PPS ini berimplikasi kepada•aelasan komponen-komponenyang menyertai sebuah satuanpendidikan keagamaan seperti tenagapengajar, tenagaadministrasi, sarana dan prasarana, alat pembelajaran, bahkan pada sistem pengelolaan satuan pendidikan keagamaan.Komponen-komponenyang disebutkan tampaknya dimiliki bersama oleh semua jenis satuan pendidikan keagamaannyanga.selenggarakan oleh Forum Komunikasi Alhulussuna wal Jamaah. Program pembelajaranyang diterapkan oleh lembagapendidikan keagamaan tersebut memadukan tiga model kurikulum, yaitu kurikulum madrasah yang digunakan di SaudiArabiyah. kurikulum Departemen Agama dan kurikulum pesantren. Beberapa program pembelajaran itu adalah tahfizdulOur 'an. dan pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakan kitab-kitab berbahasa Arab.
PROSPEK PENGEMBANGAN SYARA' DALAM GERAKAN KELUARGA BERENCANA DI KABUPATEN MAJENE abu bakar surur
Al-Qalam Vol 5, No 1 (1993)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.118 KB) | DOI: 10.31969/alq.v5i1.639

Abstract

NegaraTahun 1988, disebutkan bahwa "Peranandan tanggungjawab dalam rangkagerakan keluarga bcrencana, baik peroranganmaupun masyarakat, perlu makindidorong dan dipcrkuat dengan scmakinmelibatkan organisasi dan pcmuka masyarakatserta pihak-pihak swasta, schinggapengelolaan dan pclaksanaan keluargaberencana dapat semakin memasyarakat"(GBHN-1988). Bcrbagai upaya dilakukanoleh lembaga resmi pcngclola keluargaberencana selama ini, unluk mcrangsangkegairahan dan keikutsertaan masyarakatdalam rangka kesuksesan pelaksanaangerakan keluarga berencana, antara laindengan mendorong dan memberikan peranyang lebih nyata pada potensi yang adadalam masyarakat unluk turut rnengambilpcranan yang scsuai dengan bidangnya,melalui instansi yang adadanberkembangdalam masyarakat tcrscbut serta memberikandukungan kepada institusi masyarakatuntuk menjadi wadah kegiatan masyarakatnyasendiri melalui bcrbagai kegiatan.
KERAWANAN SOSIAL DAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA Kasus Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar Sani Yamin
Al-Qalam Vol 12, No 2 (2006)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.84 KB) | DOI: 10.31969/alq.v12i2.557

Abstract

Penelitian yang bersifat kualitatif-deskriptif ini mengambil settinglokasi pada pemukiman padatdi wilayah Timur Makassar yaitu perumahanBTP (Bumi Tamalanrea Permai). Tujuan penelitian ini adalah untukmenggambarkan konflik yang terjadi di perumahan BTP, baik dari segipenyebabnya, peta sebarannya hingga penyelesaian masalahnya.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa konflik kekerasan bernuansaagama di Perumnas BTP, terjadi sebagai akibat ketimpangan dalamhubungan-hubungan antar manusia yang berbeda etnis, yaitu etnis Bugisdengan etnis Toraja. Ketimpangan itu sendiri terjadi karena perbedaannilai budaya (different value), karena ketidaksepahaman ("incompatibleobjective) dan karena faktor lain termasuk faktorperbedaan agama yangmenyebabkan terganggunya daya dukung sosial.