cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
GERAKAN PETTA BARANG DI DAERAH BUGIS PADA 1906-1913 Muhammad Amir
Al-Qalam Vol 23, No 2 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.648 KB) | DOI: 10.31969/alq.v23i2.428

Abstract

Kajian ini bertujuan menguraikan gerakan perlawanan Petta Barang terhadap pemerintah Belanda di daerah Bugis. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, yang menjelaskan suatu persoalan berdasakan perspektif sejarah. Prosedur kerjanya terdiri atas heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendudukan militer Belanda dan mengambilan kekuasaan pemerintahan atas Kerajaan Bone oleh pemerintah kolonial Belanda menjadi latar belakang munculnya gerakan Petta Barang. Ia memulai gerakannya sebagai seorang dukun yang sakti dan “menjual” atau membagikan jimat kepada pasien atau penduduk yang bersedia menjadi pengikutnya. Oleh karena itu, nama dan kesaktian Petta Barang semakin terkenal di masayarakat serta pengaruhnya pun semakin luas, baik di daerah  Bone pada khususnya maupun di daerah Bugis pada umumnya. Setelah kedudukannya cukup kuat, Petta Barang memerintahkan kepada para pengikutnya untuk melancarkan serangan terhadap kedudukan pasukan Belanda di Watampone, Pattiro Bulu, dan sejumlah tempat di daerah Bugis. Selain itu, juga melakukan penyerangan terhadap pasukan patroli Belanda pada setiap ada kesempatan, sehingga cukup merepotkan pasukan Belanda. Itulah sebabnya pemerintah Belanda memusatkan perhatian dan mengerahkan kekuatan militer untuk menumpas gerakan Petta Barang bersama para pengikutnya. Usaha-uasaha itu akhirnya membuahkan hasil ketika Petta Barang berhasil ditangkap di Citta, Soppeng pada 1913.
MITOS SANGBIDANG: RASIONALISASI DALAM SASTRA LISAN TORAJA mustafa mustafa mustafa
Al-Qalam Vol 24, No 2 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.342 KB) | DOI: 10.31969/alq.v24i2.475

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji kearifan-kearifan lokal yang terdapat dalam mitos Sangbidang. Mitos Sangbidang adalah salah satu bentuk sastra lisan Toraja yang hingga kini masih dihayati oleh masyarakat berlatar belakang bahasa dan budaya Toraja yang berfungsi sebagai alat perekat hubungan antar individu dan sumber hukum serta peraturan yang mampu mengetuk hati, pikiran dan memerintahkan orang untuk berlaku jujur, berperilaku sopan santun, tahu adat istiadat, dan tata krama dalam hidup bermasyarakat. Tulisan ini menggambarkan kearifan lokal budaya Toraja yang hingga kini masih terpelihara dan masih terjaga dengan baik dalam masyarakat Toraja. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini menggunakan dua teori yaitu, pendekatan sosiologi sastra. Metode dan teknik yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif, yaitu memaparkan sebagaimana adanya. Pengumpulan data, digunakan teknik pencatatan, wawancara, perekaman, dan studi pustaka. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa mitos Sangbidang dapat mengandung kearifan lokal tentang kejujuran. Rsionalisasi mitos Sangbidang berisi landasan pokok dalam menjalin hubungan antar sesama, keteguhan, memberikan gambaran dari tingkah laku sehari-hari seseorang yang memiliki harga diri yang tinggi, tegas, tangguh, setia pada keyakinan, dan taat asas.
ASPEK KEAGAMAAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT TORAJA DI DESA SARIRA, RANTEPAO, TANATORAJA Abubakar Surur
Al-Qalam Vol 10, No 2 (1998)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.958 KB) | DOI: 10.31969/alq.v10i2.598

Abstract

Kecenderungan pola hidup modern tidak cukup kuat mempengaruhi keunikan budayaToraja. Dan keunikan tersebut tetap mampu mempertahankan eksistensi terutama karena kuatnyaunsur kepercayaan lama. Sejauhmana aspek kepercayaan berpengamh dalam kehiduanmasyarakat itulah yang menjadi masalah peneltian dalam studi ini. Dengan menggunakanpendekatan kualitatif ditemukan bahwa walaupun secara formal masyarakat Sarira, salah satudesa yang dijadikan studi kasus, telah menganut agama Kristen dan Islam, namun kepercayuaanbaru tersebut tidak membuat mereka melepaskan diri dari ikatan kepercayaan nenek moyangyang disebut Aluk Todolo. Ada dua upacara yang sangat dominan dari tradisi Aluk Todolodaiam kehidupan masyarakat setempat yaitu Rambu Tuka dan Rambu Solo, yang pertamamerupakan keberuntungan sedang yang kedua berkaitan dengan duka.
EFEKTIVITAS MGMP DI MADRASAH ALIYAH NEGERIMAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT Amiruddin Amiruddin
Al-Qalam Vol 15, No 2 (2009)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.576 KB) | DOI: 10.31969/alq.v15i2.503

Abstract

The research aims to describe the effectiveness of MGMP in MAN Mamuju,west Sulawesi province. Result shows that generally the implementationof MGMP in MAN Mamuju is quite effective. However, the teachersthought that it lacked government support and result in its low quality.MGMP is an institution where the teacher can discuss the learningsystem on the courses in school. To improve the quality of the discussionwhich can increase the capability of the teacher on learning and syllabusdevelopment method, the support of government and other institutionis required.
PENDIDIKAN NILAI: DI SEKOLAH MADANIA KABUPATEN BOGOR Mulyana Mulyana
Al-Qalam Vol 21, No 2 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.499 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i2.237

Abstract

Paper ini menyajikan hasil penelitian terhadap program Pendidikan Menghidupkan Nilai yang dilakukansejumlah elemen masyarakat. Penelitian dilakukan dengan melakukan studi kasus terhadap implementasiprogram tersebut di Sekolah Madania, Parung, Bogor. Penelitian ini mencoba mengkaji apakah programPendidikan Menghidupkan Nilai dapat menjadi model yang berguna untuk meningkatkan kualitaspembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah. Hasil studi ini memperlihatkan bahwa programPendidikan Menghidupkan Nilai telah memberi hasil positif yang teramati dalam perubahan perilakutenaga pendidik maupun siswa terkait sejumlah nilai yang dipelajari, seperti kejujuran, penghargaan,toleransi, dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil riset ini, peneliti menyimpulkan bahwa PendidikanMenghidupkan Nilai, terutama pada aspek pendekatan dan metodenya, dapat menjadi model bagipembelajaran PAI di sekolah.
PENYULUH AGAMA DAN ISU KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI KOTA PALU Saprillah Pepi
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.003 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.350

Abstract

Penelitian ini dilatari dengan asumsi bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis dalam pengelolaan isu keagamaan, termasuk kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran penyuluh agama dalam pengelolaan isu kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada para penyuluh agama dan tokoh masyarakat. Lokasi penelitian di Kota Palu. Informan penelitian adalah penyuluh agama Islam, penyuluh agama Kristen, penyuluh agama Hindu, pengurus FKUB dan tokoh masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa penyuluh agama tidak memiliki program spesifik terkait dengan pengelolaan isu kerukunan. Isu kerukunan dikelola bersamaan dengan isu keagamaan lainnya yang bersifat normatif. Ketiadaaan spesifikasi isu kerukunan lebih karena kinerja para penyuluh diukur berbasis pada tugas pokok dan fungsi penyuluh yang memang tidak memberi spesifikasi terhadap pengelolaan kerukunan. Meskipun begitu, para penyuluh agama di Kota Palu terlibat aktif dalam pengelolaan kerukunan dengan dua cara 1) terlibat sebagai pengurus FKUB Kota Palu yang memberi ruang lebar bagi penyuluh agama untuk berperan penting dalam pengelolaan kerukunan; 2) menginisiasi secara tematik isu kerukunan dalam setiap materi penyuluhan keagamaan yang diprogramkan secara rutin. 
KITAB ISSENGNGI MAJEPPU: Naskah LTMM-IX Idham Khalid Bodi
Al-Qalam Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.046 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i1.205

Abstract

Issengi Majeppu adalah salah satu manuskrip (naskah kuno) yang ditemukan di Kecamatan SendanaKabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sebagai naskah kuno, ia tidak banyak tersebar di masyarakat awam,karena umumnya naskah kuno tersebut disakralkan oleh pemiliknya dan hanya dapat diakses olehkalangan tertentu. Selain itu, sebagai naskah yang ditulis pada puluhan tahun yang silam, naskah kunokurang bersahabat dengan dengan orang-orang belakangan, baik dari segi bahasa, aksara dan razamyang digunakan. Berdasarkan latar belakang tersebut, tulisan ini berusaha mengungkap isi kitab IssengiMajeppu (LTMM-IX) dengan menggunakan pendekatan filologi. Kajian terhadap naskah tersebutditemukan bahwa, naskah ini ditulis dalam bahasa Bugis dengan aksara hurufu’ serang (pegon) razamnaskhi. Setiap tema bahasan diantarai basmalah dan pada bagian tersebut terdiri atas beberapa pasal.Untuk mengungkap isi, peneliti terlebih dahulu melakukan transliterasi dan penerjemahan. KitabIssengi Majeppu merupakan kitab tasawuf yang di dalamnya membahas syariat, thariqat, hakikat, danma’rifat, selain itu, kitab ini menyelipkan ilmu hubungan suami istri dan ilmu kekebalan.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS TIK YANG EFEKTIF PADA SMA NEGERI 4 KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Zulkifli M.
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.016 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI)berbasis TIK yang valid dan efektif pada SMA Negeri 4 Kota Kendari. Penelitian ini termasuk jenispenelitian pengembangan atau research and development in education). Hasil yang diperoleh pada ujicoba I adalah Model PAI TIK belum efektif, karena ketuntasan klasikal belum tercapai dan aktivitassiswa belum sesuai yang diharapkan, walaupun kemampuan guru PAI mengelola pembelajaran sudahdalam kategori tinggi dan respon siswa sudah dalam kategori positif. Hasil analisis ini digunakan untukmerevisi model dan perangkat pembelajaran sebelum dilakukan uji coba II. Hasil yang diperoleh padauji coba II adalah Model PAI TIK sudah efektif, karena ketuntasan klasikal telah tercapai, aktivitassiswa sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategoritinggi, dan respon siswa terhadap pembelajaran sudah dalam kategori positif. Hal yang menarik dalampenelitian ini adalah adanya kesungguhan dan keantusiasan siswa dalam belajar PAI dengan programmoodle yang tertera dalam website SMA Negeri 4 Kota Kendari, dan seluruh siswa pada uji I dan IImenyatakan senang mempelajari PAI berbasis TIK. Selain itu dengan model pembelajaran PAI berbasisTIK mereka menyatakan sangat setuju menerapkan model pembelajaran PAI berbasis TIK di sekolah.Selama uji coba berlangsung siswa dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilanmembaca Al quran, memahami hukum-hukum tajwid, menerjemahkan perkata, perpotongan ayat,dan perayat serta mampu menampilkan perilaku sesuai dengan bunyi ayat berlomba-lomba mencarikebajikan dan menyantuni kaum dhuafa.
KONSTRUKSI KEPESANTRENAN DI BANTAENG (Segenggam Semangat dan Idealism) Arifuddin Ismail
Al-Qalam Vol 22, No 1 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.723 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i1.285

Abstract

Penyebaran pesantren memberi kontribusi positif terhadap kehidupan masyarakat secara luas, baik yang terkait dengan usaha pencerdasan  maupun yang terkait tatanan ke- hidupan sosial yang lebih kondusif. Gambaran ini diperoleh dari penelusuran di Bantaeng dengan menggunakan metode  pemetaan kapasitas. Pesebaran pesntren yang terjadi  merupakan  buah atau hasil dari kerja keras pesantren dengan modal semangat dan idealisme yang terus menerus meningkatkan diri (kapasitas), mengusung bendera pendidikan agama sebagai core (inti), dan menjadi pintu masuknya. Dari situ melakukan pengembangan yaitu pengembaraan kepada aspek-aspek lain, yang terkait dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
SPIRITUALISME RATU KALINYAMAT: MENELUSURI KEARIFAN LOKAL TRADISI BARATAN DI DESA KRIYAN KALINYAMATAN JEPARA Rochanah, Mustolehudin
Al-Qalam Vol 25, No 1 (2019)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.677 KB) | DOI: 10.31969/alq.v25i1.727

Abstract

Ratu Kalinyamat memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan sosial budaya keagamaan di Jepara, yakni ketika ia menjadi penguasa pada masanya. Salah satu peran ratu Kalinyamat adalah pendirian masjid Mantingan dan makam Jirat yang pada akhirnya melahirkan tradisi Baratan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi Baratan yang dilestarikan masyarakat Desa Kriyan Kalinyamatan Jepara. Kajian ini tergolong riset kualitatif, di mana data penelitian diperoleh melalui obsevasi, wawancara, dan studi dokumen. Temuan dalam penelitian ini: Pertama, Ratu Kalinyamat adalah putri Sultan Trenggana yang diangkat sebagai penguasa wanita pada abad XVI di Jepara. Kedua, asal usul tradisi Baratan dilakukan sebagai bentuk penghormatan warga Kalinyamatan kepada Ratu Kalinyamat. Ketiga, spiritualisme Ratu Kalinyamat kaitannya dengan tradisi Baratan adalah bahwa masyarakat Kalinyamatan setiap tahun menyelenggarakan selamatan (doa bersama), ziarah ke makam Ratu Kalinyamat, salat berjamaah di masjid atau musala, dan melakukan arak-arakan oncor (pawai).