cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum
ISSN : 2085384X     EISSN : 25793578     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum adalah jurnal ilmiah tentang inovasi kebijakan dan penerapan teknologi dalam perencanaan infrastruktur, pengembangan, dan manajemen. Ruang lingkup terbatas pada ruang, sosial, ekonomi, dan perspektif lingkungan transportasi jalan, sektor air, limbah, dan perumahan. Jurnal ini dikelola oleh Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Jurnal ini diterbitkan pada tahun 2009, dengan nama "Komunitas”. Dengan adanya perubahan organisasi, nama jurnal berubah menjadi Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum dan diterbitkan secara berkala 2 (dua kali) edisi di setiap volume yaitu bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2019)" : 6 Documents clear
EVALUASI KINERJA TEKNOLOGI REPLIKASI PERDANA Kusdariyanto, Irwan
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi hasil litbang oleh Direktorat Teknis masih berkisar 80%, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur PUPR di lapangan dibutuhkan pemanfaatan hasil litbang yang lebih tinggi. Untuk itu Tahun 2017 Balai Litbang Penerapan Teknologi Sumber Daya Air melakukan penerapan teknologi litbang melalui replikasi perdana teknologi yang telah siap diterapkan dan teruji di lapangan. Teknologi Replikasi Perdana yang diterapkan adalah Teknologi Ferosemen, Teknologi Irigasi Perpipaan dan Teknologi Pemecah Gelombang Ambang Rendah (PEGAR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi kinerja teknologi hasil replikasi perdana serta menyusun rekomendasi kebijakan untuk penerapan teknologi hasil litbang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif di mana data primer dan data sekunder dikumpulkan kemudian dianalisis, dengan melihat rata-rata nilai dari data kriteria dan kondisi eksiting dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisis evaluasi kinerja teknologi Ferosmen, untuk aspek kelembagaan memiliki nilai yang baik sebesar 143.71 dan aspek sarana memiliki nilai yang kurang baik sebesar 70.59. Sedangkan analisis evaluasi kinerja teknologi Perpiapaan, untuk aspek usaha tani memiliki nilai baik sebesar 116.73 sedangkan aspek sarana memiliki nilai yang kurang baik sebesar 51.88. Serta analisis evaluasi teknologi PEGAR Karung Geotekstil Rangka Bambu, untuk aspek Kondisi Bangunan memiliki nilai baik sebesar 108.07 sedangkan aspek sarana memiliki nilai yang kurang baik sebesar 50.47.
MENGHITUNG NILAI EKONOMI DARI REVITALITASI TAMAN-TAMAN DI KOTA BANDUNG Kusuma, Suteja Wira Dana
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya informasi mengenai besaran Cosnsumer Surplus atau manfaat ekonomi yang dihasilkan oleh revitalisasi taman di Kota Bandung membuka peluang bagi peneliti untuk melakukan penelitian tentang berapa besar manfaat yang dihasilkan oleh Taman Kota Bandung. Permasalahan yang harus dihadapi selanjutnya adalah taman-taman revitalisasi tersebut merupakan barang publik (public goods), yang tidak memiliki nilai uang didalamnya. Tidak tersedianya nilai bagi taman-taman Kota Bandung tidak lantas menjadikan taman-taman di Kota Bandung tidak memiliki nilai. Metode yang dapat dilakukan untuk menilai taman tersebut adalah dengan menggunakan Travel Cost Method (TCM). TCM adalah sebuah metode yang dikembangkan untuk menilai jasa lingkungan ketika jasa lingkungan tersebut tidak memiliki nilai moneter atau nilai uang. Menggunakan Regresi Poisson, hasil estimasi menunjukkan bahwa dalam satu kali kunjungan Taman Alun-Alun menghasilkan Consumer Surplus sebesar Rp. 80.936,27.Kata Kunci: Taman Kota, Travel Cost Method, Valuasi Ekonomi, Public Goods.
POTENSI PENERAPAN TEKNOLOGI POMPA AIR TENAGA HIDRO (PATH) Aini, Yenni Nur; Indriatmi, Rena
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tembarak, Kabupaten Temanggung mengalami masalah kekurangan air irigasi saat musim kemarau, padahal terdapat sumber air yang berpotensi untuk mensuplai kebutuhan tersebut. Sumber air yang dimaksud berasal dari sungai yang memiliki terjunan air, namun lokasinya berada jauh di bawah lahan irigasi. Puslitbang SDA telah menciptakan teknologi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, yaitu teknologi Pompa Air Tenaga Hidro (PATH). Analisis kelayakan ekonomi, keberterimaan masyarakat, dan kelembagaan dilakukan untuk mengkaji potensi penerapan teknologi PATH dalam memenuhi kebutuhan air irigasi. Hasil analisis kelayakan ekonomi menunjukkan nilai NPV sebesar Rp 2.265.211.443, IRR sebesar 18 persen, dan BCR sebesar 2,13. Hasil analisis keberterimaan masyarakat menunjukkan bahwa keberterimaan masyarakat sudah cukup baik, meskipun pada awal rencana pembangunan mendapat penolakan. Hasil analisis kelembagaan menunjukkan bahwa seluruh stakeholder yang terlibat memiliki harapan dan aspirasi yang tinggi akan manfaat potensial dari teknologi PATH. Berdasarkan ketiga analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa teknologi PATH berpotensi untuk diterapkan pada lokasi lain yang memiliki karakteristik yang sama, yaitu memiliki sumber air yang lokasinya berada jauh di bawah lahan irigasi serta memiliki terjunan air.
MITIGASI RISIKO MEMPERKUAT KESIAPSIAGAAN BENCANA DI SEMPADAN PANTAI KOTA PALU Febrianty, Dessy; Pridasari, Sarash Amalia
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memperkuat kesiapsiagaan bencana pasca tsunami di sempadan pantai Kota Palu adalah keharusan. Untuk itu, diperlukan rumusan mitigasi risiko sebagai cetak biru perkuatan kesiapsiagaan menghadapi bencana kedepan. Data korban jiwa dan data kondisi serta kerusakan bangunan digunakan acuan menaksir tingkat risiko bencana. Metode analisis faktor digunakan untuk menghitung indeks dan tingkatan risiko. Di antara 15 kelurahan yang berada di sempadan pantai, terdapat dua kelurahan berisiko sangat tinggi, dua kelurahan berisiko tinggi, dua kelurahan berisiko sedang, tiga kelurahan berisiko rendah, dan enam kelurahan berisiko sangat rendah. Strategi mitigasi untuk kelurahan dengan risiko sangat tinggi dan tinggi bersifat avoid-reduce. Strategi mitigasi bersifat reduce-share diterapkan pada kelurahan dengan risiko sedang dan rendah. Sementara itu, kelurahan dengan risiko sangat rendah dapat menerapkan strategi mitigasi bersifat share-accept. Mitigasi risiko terdiri dari rekomendasi secara struktural dan non struktural, yang keduanya dipayungi oleh kebijakan, sehingga dapat terintegrasi dan bersinergi.
PENILAIAN FUNGSIONAL JALAN DAERAH SEBAGAI RUTE ALTERNATIF PERJALANAN ANTAR KOTA Cahyadi, Untung; Yulianto, Redi Aditya; Prananda, Indra Andika; Hidayat, Edwin
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat libur panjang seperti libur lebaran idul fitri atau natal dan tahun baru maka akan banyak terjadi perjalanan antar kota. Para pekerja migran yang bekerja di kota-kota besar terutama di daerah Jabodetabek akan kembali ke kampung halamannya. Fenomena ini biasa disebut mudik dengan perhatian utama adalah perjalanan antar kota dari daerah Jabodetabek menuju kabupaten atau kota di arah timur Jabodetabek. Dampak negative dari mudik adalah kemacetan dan terjadinya kecelakaan lalulintas. Kajian ini bertujuan untuk mengembangkan metode penilaian jalan daerah yang terdiri dari jalan kabupaten dan jalan provinsi (non-nasional dan non-tol) terhadap kelayakan fungsional jalan untuk rute alternatif perjalanan antar kota. Metode yang digunakan adalah desktop audit tentang aspek desain teknis jalan, aspek jalan berkeselamatan, dan aspek kelelahan (fatigue) pengemudi. Dari aspek-aspek tersebut kemudian dikembangkan metode penilaian kelayakan fungsional jalan daerah untuk rute alternatif yang terdiri dari 14 kriteria. Langkah selanjutnya adalah melakukan survei primer di 14 rute alternatif antar kota yang terdiri dari 63 koridor jalan daerah di propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta. Melakukan analisa dan interpretasi dari data primer. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat 4 rute alternatif antar kota yang didalamnya terdapat 9 koridor jalan daerah yang mempunyai nilai fungsional jalan daerah (NFJD) dibawah ambang batas. Koridor jalan tersebut tidak direkomendasikan untuk dilewati sebagai rute alternatif antar kota jika tidak dilakukan perbaikan jalan.
ANALISIS KELEMBAGAAN DALAM PENATAAN KAWASAN PERMUKIMAN BERKELANJUTAN DI PINGGIRAN SUNGAI CIKAPUNDUNG KOTA BANDUNG Rusdiyanto, Edi; Sitorus, Santun R. P; Pramudya, Bambang; Sobandi, Ramalis
Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT), Kementerian PUPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan permukiman pinggiran Sungai Cikapundung pada saat ini mengalami kecenderungan yaitu tidak terencana dalam penggunaan ruang, kepadatan penduduk tinggi dan penurunan fungsi ekologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran lembaga ditinjau dari aspek lembaga yang terlibat, kendala kebijakan pemerintah yang terkait, dan kebutuhan program penataan kawasan permukiman pinggiran sungai. Data penelitian diperoleh dengan melakukan wawancara dan observasi, menggunakan metode analisis Interpretatif Structural Modelling berbasis pakar. Jumlah pakar (responden) sebanyak enam orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga elemen kunci lembaga penentu keberlanjutan penataan kawasan permukiman pinggiran Sungai Cikapundung. Elemen kunci tersebut terdiri atas Dinas Penataan Ruang Kota Bandung, Dinas PKP3 Kota Bandung, dan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat. Elemen kendala yang dihadapi berupa elemen kunci koordinasi/kerjasama antar instansi dan stakeholder sangat lemah dalam mendukung keberlanjutan kawasan permukiman pinggiran Sungai Cikapundung. Adapun elemen kegiatan dan kebutuhan program yang dapat dilaksanakan untuk pengembangan pengelolaan penataan kawasan permukiman di pinggiran Sungai Cikapundung didapatkan elemen kunci peningkatan penegakan hukum peraturan perundang-undangan pada kawasan permukiman sebagai alat pengendali sehingga menjamin keberlanjutan kawasan permukiman di pinggiran Sungai Cikapundung.

Page 1 of 1 | Total Record : 6