cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23014493     EISSN : 25024493     DOI : -
Core Subject : Education,
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia publishes articles of original researchs and conceptual studies about Indonesian language, literature, learning and teaching. This journal is published by Study Program Pendidikan Bahasa Indonesia, Postgraduate Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH YANG BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN PADA KELAS VIII SMP
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v3i2.6622

Abstract

Menulis merupakan suatu keterampilan yang harus dimiliki peserta didik sekolah menengah pertama. Melaluitulisan, peserta didik dapat menyampaikan pengalaman, pikiran, perasaan, atau keinginan. Masalah penelitianini adalah (1) bagaimanakah kebutuhan pengembangan model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatannilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan persepsi guru dan pesertadidik kelas VIII SMP?; (2) bagaimanakah prinsip-prinsip pengembangan model pembelajaran berbasis masalahyang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada peserta didik kelasVIII SMP? (3) bagaimanakah pengembangan prototipe model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatannilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada kelas VIII SMP?; (4) bagaimanakahkeberterimaan penerapan pengembangan model pembelajaran berbasis masalah yang bermuatan nilai-nilaipendidikan karakter dalam pembelajaran menulis cerpen pada kelas VIII SMP. Dalam penelitian ini digunakandesain Research and Development. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, analisiskebutuhan, pengembangan model yang dikembangkan, uji validasi, revisi, implementasi, revisi akhir,pengembangan model/produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket, wawancara, tes,dan dokumentasi foto. Writing is a skill that must be owned by middle school students. Through writing, students canconvey experiences, thoughts, feelings, or desires. The research problem is (1) How can the needsof the development of PBL model that charged the values of character education in learning towrite short stories on the perceptions of teachers and students of class VIII?; (2) How do thecharacteristics of the development of PBL model value-laden -the value of character education inlearning to write short stories at the high school of learner assessment system class?; (3) How isthe development of a prototype model of PBL  charged the values of character education inlearning to write short stories in class VIII SMP?;  (4) How does the development of PBL modelthat charged the values of character education in learning to write short stories in eighth gradejunior high? This research was carried out by using a design research and development. Stepsbeing taken in this research is the study pustaka, analisis needs, the development of the modeldeveloped, test validation, revision, implementation, final revision, final product. Data wascollected by observation, questionnaires, interviews, tests, and photo documentation
REGISTER PELAKU INDUSTRI BATIK DI KOTA PEKALONGAN: KAJIAN SOSIOLINGUISTIS
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v3i2.6623

Abstract

Register merupakan pemakaian bahasa dalam setiap bidang kehidupan yang tiap-tiap bidang kehidupanmempunyai bahasa khusus yang tidak dimengerti oleh kelompok lain. Pekalongan dikenal sebagai kota dansebagian besar pekerjaan masyarakat di Kota Pekalongan adalah sebagai perajin batik, maka dalam tuturanmereka sehari-hari juga banyak menggunakan kosakata khas bidang industri batik. Sumber data dalampenelitian ini adalah penggalan percakapan masyarakat perajin batik di Kota Pekalongan yang di dugamengandung register. Pengumpulan data menggunakan metode simak yang dalam pelaksanaanya diwujudkanmelalui teknik dasar dan teknik lanjutan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ada dua bentuk registerindustri batik yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu register berdasarkan satuan lingual bahasanya danberdasarkan jenis kata. Berdasarkan satuan lingual bahasa ditemukan dua bentuk register yaitu registerberbentuk kata tunggal dan register berbentuk kata kompleks. Register berbentuk kata kompleks mencakup 1)register berbentuk frasa, 2) register berbentuk kata majemuk, 3) register bentuk reduplikasi, dan 4) registerbentuk berafiks. Register a use of language in every area of life, the life of each field specific language that is notunderstood by other groups. Pekalongan City is known as the city that have potential in the batikindustry, because most of the people work in the City Pekalongan batik is as crafters, then in theireveryday speech too much use of vocabulary typical batik industry. Data sources in the form ofpublic speech in Pekalongan batik artisans containing registers. Refer to the method of datacollection that the implementation is realized through basic techniques and advanced techniques.The results of this study was two are three forms of batik industry registers were found in thisstudy is based on the unit registers lingual languag and based on grammatical categories. Basedon unit lingual language, found two registers form the single word registers and registers shapedshaped complex word. Registers include registers form a complex word form phrases, compoundwords, reduplication shape, form berafiks.
PENGEMBANGAN MODEL KOOPERATIF MODELING THE WAY DENGAN TEKNIK RENDRA DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN DRAMA BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v3i2.6625

Abstract

Pembelajaran drama di SMP masih berlangsung kurang maksimal. Model pembelajaran drama yang digunakan juga masih sangat terbatas. Salah satu alternatif model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model kooperatif Modeling the Way. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana: kebutuhan pengembangan, prinsip pengembangan, prototipe, dan keefektifan model Modeling the Way . Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, merumuskan prinsip pengembangan, mengembangkan prototipe, dan mengidentifikasi keefektifan model Modeling the Way. Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian R&D. Langkah penelitian ini adalah studi literatur, analisis kebutuhan pengembangan, pengembangan model, uji validasi, revisi, penerapan, revisi, pengembangan model akhir. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui angket, jurnal, lembar pengamatan, lembar uji validasi, dan teknik tes. Instrumen yang digunakan adalah angket analisis kebutuhan pengembangan, lembar uji validasi, observasi, motivasi,  dan kreativitas peserta didik, serta lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kebutuhan, uji validasi ahli, dan teknik analisis data uji coba terbatas Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Kebutuhan pengembangan model Modeling the Way adalah diskusi, guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang  dipelajari, dan peserta didik memberikan evaluasi terhadap temannya. Prinsi model ini adalah kerja sama,  kreativitas individu, dan naskah drama bermuatan pendidikan karakter. During this learning in junior high drama still going on less than the maximum. Learners must find their own practice and role-play techniques. Examples of dramatic play techniques demonstrated by the teacher is still less than the maximum . In fact, sometimes the teacher does not show an example of dramatic play. Learning model used drama is still very limited. Often learners immediately given the task to find, read, and understand a play, then play the drama. This way tends to make the learners with the drama portrayed crudely, the extent of carrying out the task of the teacher. The research was conducted by the research design R & D. Step of this research is the study of literature, development needs analysis, model development, validation testing, revision, implementation, revision, development of the final model. Subject of this research is the development of models of Modeling the Way. Techniques of data collection conducted through questionnaires, journals, observation sheets, test sheets validation, and testing techniques. The instrument used was a questionnaire analyst needs development, validation test sheets, observation, motivation, and creativity of learners, as well as test pieces. The data analysis technique used is the technique of data analysis needs, expert validation test, and test data analysis techniques are limited.
PENGEMBANGAN MODEL LINGKAR SASTRA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI CERITA PENDEK BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP/ MTs
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v3i2.6627

Abstract

Keterampilan mengapresiasi cerita pendek sangat penting dikuasai oleh peserta didik. Kenyataannya keterampilan ini belum dikuasai secara maksimal. Oleh karena itu, perlu dikembangkan sebuah model pembelajaran apresiasi cerpen. Penelitian ini bertujuan memaparkan karakteristik model pembelajaran sesuai kebutuhan guru dan peserta didik, prinsip-prinsip model, prototipe, dan keefektifan model. Pengembangan model dilakukan dengan Research and Development , Borg dan Gall. Secara hirarkis dari analisis kurikulum, teoretis, kebutuhan guru dan peserta didik, mengembangkan prototipe, uji ahli, revisi prototipe, uji coba terbatas, dan penyusunan model. Pengumpulan data dengan angket, lembar pengamatan, dan lembar penilaian. Pengembangan model menghasilkan: (1) karakteristik model lingkar sastra menurut guru dan peserta didik; (2) prinsip-prinsip model (3) propotipe model;(4) keefektifan model dengan diujicobakan pada peserta didik kelas IX B SMP Kesatrian 2 Semarang. Hasilnya mampu meningkatkan hasil belajar apresiasi cerpen dari rata-rata nilai tes awal 60,63 menjadi 77,19 dan pencapaian KKM dari 40,63% menjadi 93,75%. Dampak pengiring karakter jujur, menghargai prestasi, gemar menyimak, dan komunikatif. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan  bahwa model ini dapat meningkatkan hasil belajar mengapresiasi cerpen.Skills are very important to appreciate short stories dominated by learners. In fact these skills have not been mastered to the fullest. Therefore, it is necessary to develop an appreciation of the learning model of short stories. This study aims to describe the characteristics of the learning model according to the needs of teachers and learners, the principles of the model, the prototype, and the effectiveness of the model. Model development is done by the Research and Development, Borg and Gall. Hierarchically from the curriculum analysis, theoretical, needs of teachers and learners, developing prototypes, testing experts, the revised prototype, limited testing, and modeling. With the questionnaire data collection, observation sheets, and assessment sheets. Development of the model generates: (1) the characteristics of the model according to the literature circle teachers and learners; (2) the principles of the model (3) propotipe models, (4) the effectiveness of the models tested in class IX students of SMP Kesatrian 2 Semarang. The results can improve learning outcomes appreciation of the short story the average value of the initial test be 77.19 and 60.63 KKM achievement of 40.63% to 93.75%. Impact accompaniment honest character, appreciate the accomplishments, likes to listen to, and communicative.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM TUTURAN NOVEL PARA PRIYAYI KARYA UMAR KAYAM
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v3i2.6629

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi tiga hal: (1) mendeskripsi dan mengidentifikasi tuturan yang muncul dalam novel Para Priyayi karya Umar Kayam; (2) mendeskripsi karakteristik tuturan dalam Para Priyayi karya Umar Kayam guna mewujudkan kesantunan berbahasa; (3) mendeskripsi dan menelaah strategi penutur dalam mewujudkan kesantunan berbahasa yang terdapat dalam Para Priyayi karya Umar Kayam. Pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan pragmatik, yakni mempelajari strategi-strategi yang ditempuh penutur dalam mengomunikasikan maksud pertuturannya. Metode analisis yang dipakai adalah metode kontekstual, yakni analisis yang mendasarkan, memperhitungkan, dan mengaitkan bahasa dengan identitas-identitas konteks penggunaannya. Simpulan penelitian ini mencakup tiga hal. Pertama, tindak tutur dalam novel Para Priyayi karya Umar Kayam terdiri atas  tindak tutur yang terbagi dalam lima kelompok tindak ilokusi, yakni representatif, direktif, komisif, ekspresif, dan isbati.The aim of this study include three things: (1) describe and identify utterances that appeared in the novel The Priyayi by Umar Kayam; (2) describe the characteristics of speech in the Priyayi by Umar Kayam to realize politeness; (3) describe and examine strategies to realize politeness speakers contained in the Priyayi by Umar Kayam. The research approach used is a pragmatic approach, ie learn the strategies pursued by the speaker in communicating intent pertuturannya. The analytical method used is the method of contextual, which bases its analysis, taking into account, and associate the language with its use context identities. The conclusions of this study include three things. First, speech acts in the novel The Priyayi by Umar Kayam consists of speech acts that are divided into five groups of illocutionary acts, the representative, directive, commissive, expressive, and isbati. 
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN CARA MENULIS TEKS PENJELASAN BERMUATAN NILAI BUDAYA LOKAL UNTUK PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i1.6849

Abstract

Buku ajar selain memiliki peran penting dalam pembelajaran untuk peserta didik, juga mempunyai peran penting untuk guru. Oleh karena itu, buku pengayaan semacam ini perlu dikembangkan dalam berbagai materi pembelajaran bahasa Indonesia, bahkan materi pembelajaran yang lainnya, sehingga peserta didik mampu menikmati pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kebutuhan pengembangan buku pengayaan menulis teks penjelasan bermuatan nilai budaya lokal, (2) mengembangkan buku pengayaan menulis teks penjelasan bermuatan nilai budaya lokal, dan (3) menguji keefektifan buku pengayaan menulis teks penjelasan bermuatan nilai budaya lokal. Hasil penelitian berupa: (1) kebutuhan pengembangan buku pengayaan menurut persepsi guru dan peserta didik, (2) prinsip-prinsip pengembangan buku pengayaan, dan (3) hasil keefektifan produk pengembangan secara terbatas. Beside having an important role in learning to students, textbooks also have an important role for the teachers. Therefore, the textbook has an important role in the learning activities , which determine the quality of learning . Meanwhile , the sublime cultural heritage will gradually dissipated by foreign cultures transformed by electronic media . Hopefully, by the role of education in the cultivation of insight charged local knowledge , students will have a broader knowledge about the surrounding environment and avoid the alienation of the environment . Based on these descriptions, it can be a that enrichment write a text book explanation of local cultural content for the fifth grade elementary school students is needed .
PERJUANGAN KESETARAAN GENDER TOKOH WANITA PADA NOVEL-NOVEL KARYA ABIDAH EL KHALIEQY
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i1.6850

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas permasalahan tentang profil tokoh utama, ketimpangan gender, perjuangan kesetaraan gender dan perjuangan yang paling dominan, ideologi, dan konteks sosial novel-novel karya Abidah El Khalieqy. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi sastra dengan teori strukturalisme genetik. Sumber data penelitian ini adalah tujuh novel karya Abidah El Khalieqy, yaitu PBS, AS, GJ, MRI, N, MI, dan MRA. Abidah El Khalieqy (penulis novel), dan Tri Marhaeni Pudji Astuti (tokoh kesetaraan gender). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Tokoh utama novel-novel karya Abidah El Khalieqy adalah perempuan muda yang cantik, cerdas, tegas, agamis, mandiri, pemberani, dan pantang menyerah. Ketimpangan gender yang paling banyak dialami adalah violence. Perjuangan kesetaraan gender yang paling dominan adalah memperoleh pendidikan tinggi. Ideologi Islam Liberal menjadi dasar pemikiran Abidah El Khalieqy dalam memandang persoalan gender. Konteks sosial yang melatarbelakangi penulisan novel-novel karya Abidah El Khalieqy adalah masyarakat patriarkis yang memposisikan perempuan sebagai the second sex.Motif dasar yang menjadi drive cerita novel-novel karya Abidah El Khalieqy adalah pertentangan antara masyarakat patriarkis dengan kelompok feminis. In this study discussed the issue of the main character profiles, genderine quality, gender equality struggle and the struggle of the most dominant, ideology, and the social context of novels by Abidah El Khalieqy. The study is qualitative research tecniques of content analysis. The approach used is the sociology of literature premises genetic structuralism theory. The data source oh this research is the seventh novel by Abidah El Khalieqy, namely PBS, AS, GJ, MRI, N, MI, and MRA. Abidah El Khalieqy (The author of the novel), and Tri Marhaeni Pudji Astuti (Figures gender equality).The results of this study. Profile the main character in novels by Abidah El Khalieqy is abeautiful young woman, intelligent, explicit, religious, independent, brave and no retrreat. Genderine quality is the most experienced violence. The struggle for gender equality is the most dominant higher education. Islamic Ideology Liberalthe rationale Abidah El Khalieqy in looking at gender issues, and The social context behind the writing ofnovels by Abidah El Khalieqy is apatriarchal society that places women as these condsex. Basic motives that dirve the story into novels by Abidah El Khalieqy is a conflict between patriarchal society with feminist gropus
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMAHAMI HIKAYATBERMUATAN NILAI-NILAI MORALUNTUK PESERTA DIDIK SMA/MA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i1.6851

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kebutuhan pengembangan, merumuskan karakteristik pengembangan, menghasilkan bahan ajar, dan menentukan keefektifan bahan ajar memahami hikayat bermuatan nilai-nilai moral di SMA/MA. Desain penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan (R and D) yang dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu studi pendahuluan, pengembangan, dan uji coba. Hasil penelitian didasarkan pada hasil analisis kebutuhan pengembangan materi ajar memahami hikayat bermuatan nilai-nilai moral. Materi disusun secara lengkap, detail, menarik, mampu memandu peserta didik dalam memahami hikayat. Karakteristik bahan ajar dikembangkan berdasarkan prinsip pengembangan bahan ajar dan prinsip penggunaan. Bahan ajar berupa buku teks pelajaran sudah melalui uji validasi oleh ahli dan tahap revisi dengan rata-rata nilai 87,83 atau kategori sangat baik. Hasil uji keefektifan menunjukkan efektif digunakan dalam pembelajarandengan pencapaian skor nilai rata-rata di kelas X 6 SMA Negeri 1 Kragan untuk kompetensi pengetahuan (KI 3) adalah 3,48 (B+), kompetensi keterampilan (KI 4) adalah 3,60 (A-) dan di kelas X F MA Salafiyah Kajen untuk kompetensi pengetahuan (KI 3) adalah 3,46 (B+), kompetensi keterampilan (KI 4) adalah 3,57 (A-). Adapun pemerolehan nilai kompetensi sikap dari dua sekolah sampel adalah mencapai ketuntasan 100%. This study aims is describing the development needs, defining the development characteristics, producing teaching materials hikayat moral values understanding, and determining the effectiveness of materials hikayat moral values understanding in SMA/MA. Design research using research and development (R and D) that has been modified, consists of three steps: preliminary study, development, and limited testing. The study result based on analysis needs to understand the development of teaching materials hikayat moral values understanding by the students and educators prespective. The materials are arranged completely, detailed, interesting, and guiding learners in understanding hikayat. The text book characteristics developed by the development principle of teaching materials and usage principles. This teaching materials text book have been validated by experts and revision by average value 87.83. The test results shows the effectiveness of usage in learning by average scores in X6 grade SMAN 1 Kragan; for knowledge competence (KI 3) is 3.48 (B +), skills competency (KI 4) is 3.60 (A-) and in XF class MA Salafi Kajen; for knowledge competence (KI 3) is 3.46 (B +), skills competency (KI 4) is 3.57 (A-). The acquisition value of the attitude competencies from two schools sample reach 100% completeness.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS TEKS HASIL OBSERVASI YANG BERMUATAN NILAI BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA KELAS VII SMP
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i1.6852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kebutuhan pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi menurut persepsi guru dan siswa, mendeskripsi pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi, dan menguji keefektifan buku pengayaan menulis teks hasil observasi yang bermuatan nilai budaya lokal untuk siswa kelas VII SMP. Metode penelitian yang digunakan R&D dengan delapan tahapan, yakni (1) survei pendahuluan, (2) penyusunan buku-buku pengayaan, (3) awal pengembangan draf buku, (4) penyusunan draf buku, (5) validasi draf buku, (6) revisi dan perbaikan draf buku, (7) ujicoba terbatas, dan (8) deskripsi hasil penelitian. Hasil penelitian ini didasarkan pada hasil analisis angket kebutuhan pengembangan buku pengayaan menurut persepsi guru dan siswa, kemudian dirangkum menjadi prinsip-prinsip pengembangan buku pengayaan menulis teks hasil observasi yang meliputi pengembangan isi, penyajian, bahasa, dan grafika. Uji keefektifan dilakukan di kelas VII SMP 13 Semarang. Hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai signifikan pada ketiga kompetensi dasar menulis teks laporan pengamatan, teks deskriptif, dan teks eksposisi kurang dari 0,05. Ini berarti adanya perbedaan antara tes akhir dengan tes awal. This research is aimed to describe the need of the development enrichment book in writing observation the result in teacher and student perception, describe the development of enrichment book in writing observation result text and verify the effectiveness of enrichment book in writing observation result text. The method used in eight steps, (1) earlier survey, (2) compile the principle, (3) earlier development book, (4) compile the book, (5) the validation book, (6) revision and improve, (7) limited try out, (8) describe the research result. This result is based on the necessity questioner analysis of the developing book of observation result text in teacher and student perception, then resume to the principal includes the development of the content, presenting material, language, and on a graph. The verification of the effectiveness has done in class of VII Semarang 13 junior high school. The result shows the significance score in 3 competences writing observation result text, descriptive text, and exposition text is less than 0,05. It means there is the difference between the last and the early test.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO CERITA PENDEK YANG BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK BAGI PESERTA DIDIK PENDIDIKAN MENENGAH
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i1.6853

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1) kecenderungan kebutuhan pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter menurut persepsi guru dan peserta didik, (2) karakteristik pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter, (3) wujud media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dan buku panduan yang dikembangkan, (4) keefektifan pengembangan media pembelajaran audio cerpen yang bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Analisis hasil penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik SMK/ SMA Kabupaten Tegal. Di dalam penelitian pengembangan ini digunakan pendekatan Research and Development (R&D) dari Borg and Gall (1983:775-776) yang telah diadaptasi oleh Sukmadinata (2011:169-170). Hasil penelitian ini adalah (1) deskripsi hasil analisis kecenderungan kebutuhan pengembangan media pembelajaran audio cerpen menurut persepsi guru dan peserta didik. (2) rumusan karakteristik pengembangan media pembelajaran audio cerpen, (3) wujud pengembangan media pembelajaran audio cerpen berupa DVD yang berisi 5 buah rekaman cerpen, rekaman soal uraian dan pilihan ganda. Nilai pendidikan  karakter yang diintegrasikan ke dalam cerpen-cerpen tersebut ada 13. Keempat penguji memberikan penilaian sangat baik terhadap media audio menyimak cerpen dan buku panduan. (4) hasil uji keefektifan mengalami peningkatan sebesar 0,656. Peningkatan tersebut termasuk kategori sedang. This study is an attempt to find out the application audio media is needed by the teacher and the student, types of characteristic developing audio media in teaching listening, designed of textbook are developed in listening by using audio media, extend does the audio media of listening influence the teaching learning process. The subject of the study are the students SMK/ SMA Kab. Tegal. The design of the study is Research and Development Borg and Gall (1983: 775-776). After conducting the research there are four conclusions. First, the description of the analysis result showed there was a tendency requirement in developing audio media for teaching listening to short story. Second is the description of the characteristic types in developing audio media in teaching listening to short story. Third, the development form of teaching listening to short story by using audio media and textbook. The product of the audio media was DVDs that contained short story recording. The four examiners gave the writer great score for the using of audio media and the textbook. Fourth, the influence of the use of audio media in teaching listening to short story. It proved that the post-test result had the increased 0,656 in medium level.

Filter by Year

2012 2023