cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23014493     EISSN : 25024493     DOI : -
Core Subject : Education,
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia publishes articles of original researchs and conceptual studies about Indonesian language, literature, learning and teaching. This journal is published by Study Program Pendidikan Bahasa Indonesia, Postgraduate Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
KEEFEKTIFAN MODEL TIME TOKEN (TANDA WAKTU) DAN TALKING STICK (TONGKATBERBICARA) PADA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BERDASARKAN KECEMASAN PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i1.6854

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan (1) keefektifan penggunaan model Time Token dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan kecemasan bagi peserta didik SMP Kelas VIII, (2) keefektifan penggunaan model Talking Stick dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan kecemasan bagi peserta didik SMP Kelas VIII, (3) keefektifan interaksi Time Token dan Talking Stick dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan kecemasan peserta didik SMP Kelas VIII. Desain penelitian ini adalah quasi experiment kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel penelitian ini adalah kemampuan berbicara peserta didik kelas VIII SMP Negeri 01 Songgom dan SMP Negeri 03 Songgom. Hasil penelitian ini adalah (1) Time Token lebih efektif digunakan untuk pembelajaran berbicara bagi peserta didik yang memiliki jenis kecemasan Advoidance; (2) Talking Stick lebih efektif digunakan untuk pembelajaran berbicara bagi peserta didik yang memiliki jenis kecemasan Perfectionis; (3) Time Token lebih efektif dari pada Talking Stick dalam pembelajaran keterampilan berbicara dengan jenis kecemasan peserta didik. The purpose of this research is knowing problem (1) effectivines og the use of Time Token of learning speaking skill based on anxiety of Junior High School student of class VIII; (2) effectivines og the use of Talking Stick of learning speaking skill based on anxiety of Junior High School student of class VIII; (3) effectiveness  of interaction Time Token and Talking Stick in the speaking skills based on learning anxiety of Junior High School student of class VIII. The research study is designed in quasi experiment group and control group design, using matched subjects. The sample of this research is the ability to talk the students of class VIII SMP Negeri 01 Songgom and SMP Negeri 03 Songgom. A results of this research (1) the Time Token is used for learning more effectively   speakfor learners whohaveanxiety Advoidancce; (2) the Talking Stick used for learning more effectively speak for the learners who have the kind of anxiety Perfectionis; (3) Time Token is more effective than Talking Stick in learning skills with this type of anxiety of learners in learning speaking skills.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN APRESIASI DONGENG YANG BERMUATAN CLIL BAGI PESERTA DIDIK SD KELAS TIGA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i1.6855

Abstract

Salah satu cara membelajarkan muatan budaya dan ilmu pengetahuan yakni dengan kegiatan apresiasi dongeng. Dongeng sebagai salah satu karya sastra memiliki potensi untuk menghela muatan Content Language Integrated Learning (CLIL) dan ungkapan Jawa. Setelah mempelajari buku-buku apresiasi dongeng yang sudah ada, ditemukan fakta bahwa buku-buku tersebut masih belum sesuai harapan, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Relevan dengan situasi tersebut, diperlukan buku pengayaan apresiasi dongeng yang bermuatan CLIL yang sesuai bagi peserta didik SD kelas 3, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research andDevelopment (penelitian dan pengembangan) dari Borg dan Gall. One way to learn culture and science that is the fabled appreciation activities. Fairy tale as one of the literary works have the potential to haul cargo Content Language Integrated Learning (CLIL) and Java expression. After studying the books offairy tale sexisting appreciation, it was found that these books is not as expected, both from the aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. Relevant to the situation, necessary book-laden fairy tale appreciation enrichment CLIL suitable for grade 3 students, both fromthe aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. The method used in this study is the research and development (research and development) of the Borg and Gall.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS CERITA ANAK BERMUATAN NILAI KARAKTER BERDASARKAN CONTENT AND LANGUANGE INTEGRATED LEARNING (CLIL) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9860

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah manganalisis kebutuhan, memaparkan pengembangan, dan menentukan keefektifan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi. Langkah penelitan yang digunakan dalam mengembangkan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi adalah research and development. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru, rancangan yang disarankan untuk buku pengayaan menulis cerita anak berdasarkan CLIL berisi beberapa bagian, yaitu (a) pengantar materi sebagai motivasi belajar, (b) materi yang berisi langkah-langkah menulis cerita anak, (c) cerita anak yang terintegrasi CLIL, (d) panduan memahami nilai karakter, (e) panduan untuk memahami ilmu IPA/IPS, dan (f) latihan; (2) buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, serta kegrafikaan; dan (3) buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL efektif bagi siswa SD kelas tinggi.
CITRA WANITA, PENGUNGKAPANNYA, DAN NILAI KEHIDUPAN DALAM KUMPULAN NOVEL SERI DETEKTIF HANDAKA KARYA SUPARTO BRATA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9861

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan citra wanita yang terdapat dalam kumpulan novel dan nilai kehidupan yang terdapat pada tokoh wanita dalam kumpulan novel seri Detektif Handaka karya Suparto Brata. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan struktural semiotik pada analisis teks untuk mengetahui struktur dan makna tanda. Data diperoleh dalam penelitian ini adalah penggalan teks novel Emprit Abuntut Bedhug, Jaring Kalamangga, dan Kunarpa Tan Bisa Kandha. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pembacaan, dan analisis dokumen ketiga novel seri Detektif Handaka. Hasil penelitian adalah pengungkapan citra tokoh menggunakan metode langsung, dan tidak langsung. Adapun nilai kehidupan yang dapat diteladani dari para tokoh dalam novel seri Detektif Handaka, meliputi nilai moral, nilai sosial, dan nilai budaya.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS CERITA BIOGRAFI BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9862

Abstract

Buku pengayaan menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter sebagai pendamping buku teks pelajaran dirasa penting. Hal tersebut dikarenakan buku pengayaan menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi biografi, dan diharapkan peserta didik  mampu menulis teks cerita biografi sesuai dengan struktur teks biografi. Adapun pengintegrasian nilai-nilai pendidikan karakter dalam pengembangan buku pengayaan ini dimaksudkan agar peserta didik mampu meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, serta mampu mengkaji dan menginternalisasi nilai-nilai karakter sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari.. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Buku pengayaan menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter bagi peserta didik kelas VIII SMP dinyatakan efektif guna membimbing peserta didik dalam menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter.
KEEFEKTIFAN MODEL SHOW NOT TELL DAN MIND MAP PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI BERDASARKAN MINAT PESERTA DIDIK KELAS X SMK
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9863

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan keefektifan penggunaan model show not tell pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK Kelas X, (2) menentukan keefektifan penggunaan model mind map pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK kelas X, (3) menentukan keefektifan interaksi show not tell dan mind map pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK kelas X. Penelitian ini adalah quasi experimental design (pretes-postes control group design). Dalam desain ini terdapat dua kelompok eksperimen yakni penerapan model show not tell dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisipeserta didik dengan minat tinggi dan penerapan model mind map dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi  peserta didik dengan minat rendah. Hasil penelitian adalah (1) model show not tell efektif digunakan  dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat tinggi, (2) model mind map efektif digunakan dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat rendah, dan (3) model show not tell lebih efektif digunakan dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat tinggi, sedangkan model mind map efektif digunakan dalam membelajarkan teks eksposisi pagi peserta didik yang memiliki minat rendah.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM WACANA NOVEL TRILOGI KARYA AGUSTINUS WIBOWO
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9864

Abstract

Tujuan penelitian tesis ini adalah (1) mengidentifikasi jenis-jenis TTD yang ada di dalam novel Trilogi karya Wibowo; (2) mendeskripsi fungsi TTD dalam novel Trilogi karya Wibowo; (3) menentukan jenis TTD dalam novel Trilogi karya Wibowo,dan (4) menentukan  fungsi TTD dalam novel Trilogi karya Wibowo. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan analisis pragmatik dengan teknik padan pragmatis dan teknik agih. Pemaparan hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian adalah tuturan di dalam wacana novel Trilogi karya Wibowo ditemukan berbagai macam variasi tuturan. Berdasarkan jenis tindak tutur dalam tuturan direktif ditemukan tindak tutur  langsung, tindak tutur tidak  langsung, tindak tutur harfiah, dan tindak tutur tidak harfiah. Berdasarkan fungsi pragmatis tindak tutur direktif ditemukan fungsi direktif yang meliputi fungsi mengajak, perintah, memperingatkan, bertanya, melarang, menasihati, mendorong, memohon, mengizinkan, menyarankan, mengajak, meminta, dan mengkomando. Berdasarkan  dominasi  jenis TTD  yang paling banyak ditemukan adalah  TTD tindak tutur langsung dan tidak langsung, dominasi fungsi yang banyak ditemukan adalah  TTD dengan fungsi perintah dan pertanyaan.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MEMPRODUKSI TEKS FABEL BERMUATAN NILAI BUDAYA UNTUK SISWA SMP
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9865

Abstract

Ada dua hal besar dan mendasar yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu ketersediaan buku sebagai penunjang kurikulum dan terkikisnya karakter/moral bangsa yang sesuai dengan kebudayaan Indonesia. Kedua masalah ini mampu diatasi oleh pendekatan Content and Language Integrated Learning (CLIL) dan Fabel yang diwujudkan dalam sebuah buku pengayaan. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Buku pengayaan memproduksi teks cerita fabel bermuatan nilai budaya untuk siswa SMP dinyatakan efektif guna membimbing siswa dalam memproduksi sebuah fabel dengan muatan nilai budaya. Diharapkan buku pengayaan ini bisa digunakan dalam pembelajaran memproduksi teks cerita fabel. Dengan seperti itu ketersediaan buku yang memuat pendidikan moral/karakter dapat diatasi.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF KOMPETENSI MEMPRODUKSI TEKS PROSEDUR KOMPLEKSYANG BERMUATAN KESANTUNAN BAGI PESERTA DIDIK KELAS X SMA/MA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9866

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar interaktif kompetensi memproduksi teks prosedur kompleks yang bermuatan kesantunan merupakan bahan ajar penting untuk pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan bahan ajar interaktif kompetensi memproduksi teks prosedur kompleks dapat memudahkan peserta didik dalam memahami teks prosedur kompleks sehingga peserta didik mampu memproduksi teks prosedur kompleks secara mandiri sesuai dengan struktur dan kaidah yang tepat. Adapun pengintegrasian nilai kesantunan dalam bahan ajar ini dimaksudkan agar peserta didik tidak hanya menguasai materi teks prosedur kompleks melainkan mampu memahami dan mengaplikasikan nilai kesantunan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian research and development. Bahan ajar interaktif kompetensi memproduksi teks prosedur kompleks yang bermuatan kesantunan bagi peserta didik kelas X SMA/MA dinyatakan efektif guna membimbing peserta didik dalam memproduksi teks prosedur kompleks yang terdapat nilai kesantunan di dalamnya.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN TEKNIK MEMPRODUKSI TEKS CERITA ULANG YANG BERMUATAN KEARIFAN LOKAL BAGI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9867

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku pengayaan teknik memproduksi teks cerita ulang yang bermuatan kearifan lokal bagi peserta didik kelas XI SMA. Teks cerita ulang (recount) merupakan unsur utamanya berupa peristiwa yang di dalamnya menyangkut siapa, mengalami apa, pada waktu lampau, dengan struktur; orientasi (pengenalan pelaku, tempat, dan waktu) diikuti rekaman kejadian. Kegiatan menulis teks cerita ulang yang dapat memotivasi peserta didik dalam teknik memproduksi teks cerita ulang yang bermuatan kearifan lokal, melalui bentuk bahan ajar yang berupa buku pengayaan teknik memproduksi teks cerita ulang yang bermuatan kearifan lokal. Buku pengayaan ini sebagai tahap awal pengintegrasian nilai kearifan lokal ke dalam keterampilan lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah buku pengayaan yang mampu memperkaya materi tentang teks dalam bahasa Indonesia.

Filter by Year

2012 2023