cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23014493     EISSN : 25024493     DOI : -
Core Subject : Education,
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia publishes articles of original researchs and conceptual studies about Indonesian language, literature, learning and teaching. This journal is published by Study Program Pendidikan Bahasa Indonesia, Postgraduate Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MEDIA KOMIK STRIP DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN YANG BERMUATAN NILAI-NILAI KARAKTER BERDASARKAN GAYA BELAJAR
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9868

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan penggunaan media audio visual dan media komik strip dalam pembelajaran menulis cerpen yang bermuatan nialai-nialai karakter berdasarkan gaya belajar siswa SMP. Salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa SMP kelas VII adalah menulis cerpen. Media audio visual dan komik strip dipandang sebagai media yang dapat dipilih dalam pembelajaran menulis cerpen. Pemahaman guru terhadap gaya belajar siswa memberi keuntungan bagi guru untuk dapat menyesuaikan pengajarannya dengan siswa. Guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan jika guru memahami karakteristik materi ajar, media pembelajaran, dan karakteristik siswa.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS TEKS EKSPOSISIBERMUATAN NILAI-NILAI SOSIAL UNTUK SISWA SMP
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9869

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku pengayaan menulis teks eksposisi bermuatan nilai-nilai social untuk siswa SMP. Bahan ajar yang disajikan dalam buku pengayaan berperan penting dalam pembelajaran terutama sebagai bahan bacaan bagisiswa. Dalam bahanajar keterampilan menulis yang berbentuk buku pengayaan perlu diintegrasikan muatan nilai-nilai sosial.Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain research and development (R&D) yang mengacupada teori Sugiyono. Hasil penelitian menerangkan kecenderungan kebutuhan yang diajukan guru dan siswa. Ide tersebut disusun dalam bentuk prinsip-prinsip pengembangan buku pengayaan keterampilan menulis teks eksposisiyang bermuatan nilai-nilai sosial. Hasil penilaian ahli, buku pengayaan memberikan penilaian baik dan layak sebagai bahan ajar. Berdasarkan hasil penilaian ahli dan uji keefektifan, buku pengayaan keterampilan menulisteks eksposisi yang bermuatan nilai-nilai sosial yang dikembangkan layak digunakan sebagai sarana pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi dan menanamkan nilai-nilai sosial.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MODEL SINEKTIK DAN MODEL SIMULASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DRAMA BERDASARKAN GAYA BELAJAR PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9870

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan penggunaan model sineltik dan model simulasi dalam pembelajaran menulis teks drama berdasarkan gaya belajar peserta didik kelas XI. Kemampuan menulis teks drama merupakan keterampilan yang membutuhkan kreativitas peserta didik untuk menuangkan ide, pengetahuan dan pengalamanya. Selama ini proses pembelajaran menulis masih bersifat teoretis, lebih menonjolkan aspek pengetahuan dan pemahaman saja, guru dalam menggunakan model pembelajaran masih kurang maksimal, sedangkan aspek praktik belum mendapatkan perhatian guru. Hasil penelitian ini dapat membuktikan keefektifan penggunaan model sinektik dan model simulasi pada peserta didik yang bergaya belajar visual dan auditorial sehingga hasil belajarnya menjadi optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK DAN MODEL STAD BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK KELAS VII
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v4i2.9871

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan pembelajaran keterampilan menulis cerpen dengan model investigasi kelompok dan model STAD berdasarkan tipe kepribadian peserta didik kelas VII. Keterampilan menulis cerpen membutuhkan kreativitas dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui keterampilan menulis cerpen siswa dapat berkreasi untuk mengemukakan ide atau gagasan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Ide atau gagasan juga berpengaruh terhadap hasil dalam menulis cerpen. Selain itu, pengetahuan tentang cerpen juga penting dalam pembelajaran keterampilan menulis cerpen. Siswa perlu berpikir kritis untuk memunculkan ide atau gagasan yang menarik dan untuk pemahaman mengenai unsur-unsur cerpen. Tipe kepribadian yang berbeda juga perlu membutuhkan cara pengajaran yang berbeda. Oleh karena itu, dibutuhkan model pembelajaran yang cocok. Model pembelajaran yang dipilih adalah model investigasi kelompok dan model STAD.
REPRESENTASI IDEOLOGI DALAM TUTURAN SANTUN PARA PEJABAT NEGARA PADA TALK SHOW MATA NAJWA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i1.12737

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengeksplanasi wujud kesantunan, dimensi tuturan, praktik kesantunan bertutur, alasan pejabat negara bertutur, dan keterkaitan keempat hal tersebut dengan representasi ideologi para pejabat negara dalam talk show Mata Najwa. Para pejabat tersebut adalah Jokowi, Ahok, dan Ganjar. Metode analisis data berupa metode normatif dan analisis wacana kritis Fairclough dilengkapi aspek kognisi sosial van Dijk. Hasil penelitian menunjukkan wujud kesantunan Jokowi, Ahok, dan Ganjar yang dominan berupa bidal ketimbangrasaan; dimensi tuturan berupa kosakata, gramatika, dan struktur tekstual; praktik kesantunan menunjukkan maksud yaitu kepedulian kepada rakyat, kejujuran, keadilan, penghormatan kepada rekan kerja dan pendukung, kinerja yang baik, dan kerendahatian. Adapula loyalitas terhadap partai ditemukan dalam tuturan Jokowi dan Ganjar. Alasan bertutur berkaitan dengan aspek situasional, institusional, dan sosial, serta ideologi yang direpresentasikan dalam tuturan ketiga pejabat berupa ideologi kerakyatan. Berdasarkan penelitian ini, ideologi pejabat negara dapat diamati melalui tuturan santun yang dituturkannya.The purposes of this research were to identify and explain politeness form, utterance dimensions, politeness practice, officer’s reasons to speak, and the relations of those four aspects with ideological representations of officers in Mata Najwa talk show. The officer’s are Jokowi, Ahok, and Ganjar. The data were analyzed by using normative and critical discourse analysis Fairclough method include aspects of social cognition van Dijk. The results showed that politeness forms of Jokowi, Ahok, and Ganjar were dominated by tact maxim; utterance dimensions that were vocabulary, grammar, and textual structure; politeness practice showed motives that is concern to the people, honesty, justice, respect for colleagues and supporters, good performance, and humility. There is also a loyalty to the party found in speech Jokowi and Ganjar. Reasons to speak related to situational, institutional, and social aspects, and the ideology represented by three officers in this research is the ideology of pro with the people. Based on this research, the ideology of officers could be observed from their polite utterances.
PENGEMBANGAN MODEL SINEKTIK TERPIMPIN BERWAWASAN LINGKUNGAN MENULIS PUISI DALAM PEMBENTUKAN MORAL SISWA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i1.12738

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan model sinektik terpimpin berwawasan lingkungan pembelajaran menulis puisi dalam pembentukan moral siswa. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R & D) yang terdiri atas: 1) tahap pendahuluan (studi literatur, analisis kebutuhan, dan deskripsi teori model); dan 2) tahap pengembangan model (penyusunan draf awal desain model, uji ahli, revisi draf awal, evaluasi dan penyempurnaan produk, serta penyusunan draf final). Hasil dari penelitian ini adalah model sinektik terpimpin pada pembelajaran menulis puisi berwawasan lingkungan dalam pembentukan moral siswa sekolah dasar sebagai produk pengembangan terbukti efektif untuk meningkatkan hasil pembelajaran menulis puisi berwawasan lingkungan. Hal tersebut tampak keberhasilan pada tes akhir yang menunjukkan nilai rata-rata siswa yang lebih baik dibandingkan dengan hasil tes awal. Nilai KKM kelas saat uji coba model mencapai ketuntasan 100%, sebelum uji coba ada beberapa siswa yang belum mencapai ketuntasan yaitu 30% pada sekolah model I dan 37% pada sekolah model II.Dalam penggunaan model ini guru diharapkan memahami prinsip-prinsip model sinektik, kreatif dalam membimbing siswa pada saat siswa berada di lingkungan sekitar, dan mampu menumbuhkan sikap moral berbasis lingkungan.This research is conducted to develop environment-based model of guided synectic to write poetry in students’moral building. This research uses Reserach and Development Design consisting of two stages: 1) prelimenary study (literature study, need analysis, and description of model theory); and 2) development stage (developing preliminary draft of model design, expert validation, revision of preliminary draft, evaluation and revision of product, and final product writing). The result of the research is that the environment-based model of guided synectic to write poetry in students’moral building as a developmental product is proved to be effective in improving the result of the learning of environment-based writing poetry. It is shown that the average score of posttest is better than that of pretest. The scores over minimum passing grade reaches 100%. Meanwhile, before conducting tryout a few students have not yet reach the standard score, those are 30% in the modelling school I and 37% in the modelling school II. In implementing this model, teachers should understand the principles of synectic model, be creative in guiding students when they are in their surrounding environment, and be able to motivate environment-based moral attitudes.
PERMASALAHAN PEREMPUAN DALAM KUMPULAN CERPEN MALAM SEPASANG LAMPION KARYA TRIYANTO TRIWIKROMO
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i1.12739

Abstract

Kumpulan cerpen Malam Sepasang Lampion ini menggambarkan kehidupan tokoh perempuan yang memiliki berbagai permasalahan sosial perempuan. Dugaan relevansi permasalahan tersebut dengan realitas ketika karya itu ditulis menguatkan anggapan bahwa karya itu sebagai cerminan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan permasalahan sosial perempuan dalam kumpulan cerpen ini, cara tokoh perempuan menghadapi permasalahan, relevansi permasalahan sosial perempuan dalam kumpulan cerpen dengan realitas sosial. Pendekatan sosiologi sastra dan teori cermin Ian Watt digunakan untuk menganalisis kumpulan cerpen ini.  Analisis data menggunakan metode dialektik. Penelitian ini dimulai dari analisis permasalahan perempuan dalam kumpulan cerpen, dilanjutkan analisis terhadap masyarakat sekitar untuk mengetahui relevansi dari keduanya. Hasil penelitian ini ditemukan tiga permasalahan sosial perempuan yaitu kejahatan, disorganisasi keluarga, dan pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat. Cara tokoh perempuan menghadapi permasalahan tersebut bermacam-macam, seperti pasrah, diam diri, dan marah  terhadap permasalahan tersebut. Kemudian ditemukan beberapa permasalahan sosial dalam  kumpulan cerpen tersebut relevan dengan realitas sosial saat ini maupun pada saat karya itu ditulis. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa permasalahan sosial perempuan dalam kumpulan cerpen ini masih relevan dengan realitas kehidupan perempuan.The anthology of short stories Malam Sepasang Lampion describes women lives with various social problems faced. The allegation to the relevance of these problems with reality in the time of this research was written strengthened the presumption that works as a reflection of society. The purposes of this research are (1) describing and explaining women’s social problems in the anthology of short stories Malam Sepasang Lampion, (2) describing and explaining how do women characters in the anthology of short stories Malam Sepasang Lampion face their social problems, (3) describing and explaining the relevancies of women social issues in the anthology of short stories Malam Sepasang Lampion to the social realities. A both of approaches the sociology of literature and theory of mirror Ian Watt are used to analyze this anthology of short stories. Technique of data analysis used dialectic method. This research started from the analysis of the problems of women in the anthology of short stories, followed by an analysis of the surrounding communities to know the relevance of both of them. The results of this study are that there were found three women's social problems, namely crime, family disorganization, and violation of the norms of society. The ways of women characters to face their problems are diverse, such as abandonment, silence, and anger against these problems. By the way, there were found some social problems in the anthology of short stories that are relevant to current social realities as well as at the time the research was written. Based on this research, it could be known that the social problems of women in the anthology of the short stories are still relevant to the realities of women lives.
BUKU PENGAYAAN MENULIS NASKAH KETOPRAK BERBASIS PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING)
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i1.12748

Abstract

Kajian lapangan menunjukkan, nilai menulis naskah ketoprak mahasiswa lebih rendah dibandingkan nilai pada kompetensi menulis lainnya. Kondisi ini sebagai dampak minimnya buku ajar menulis naskah ketoprak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan menulis naskah ketoprak sekaligus menyajikan validitas dan keefektifan produk penelitian. Penelitian ini mengembangkan buku pengayaan menulis naskah ketoprak dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran penemuan. Penelitian ini dicapai melalui teknik educational R & D adaptasi model Dick & Carey. Hasil penelitian disajikan dalam tiga hal. (1) Kajian lapangan menunjukan adanya kebutuhan lapangan terhadap buku pengayaan menulis naskah ketoprak yang mampu meningkatkan minat, kreatifitas, dan keterampilan menulis naskah ketoprak. (2) Penyusunan prototipe produk dikembangkan berdasarkan strategi aplikasi pembelajaran penemuan. (3) Produk penelitian memiliki validitas isi yang memuaskan. Produk terbukti efektif meningkatkan kompetensi menulis naskah ketoprak dengan t hitung (-91.622) dan taraf signifikansi (α 0.000). Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan teoretis bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti lainnya.Field studies showed, students score of writing ketoprak script is lower than score at the other writing competence. This condition arises as a result of the lack of writing ketoprak script reference book. Therefore, this study aims to: develop the writing ketoprak scripts supplementary book while presents the validity and effectiveness of products. These research developed the writing ketoprak scripts supplementary book by applying the principles of discovery learning. Research is achieved through a method of educational R & D by Dick & Carey model. Results of the study are presented in three domains. (1) The field studies showed the needs of writing ketoprak script supplementary book were able to increase interest, creativity, and skill of writing ketoprak script. (2) Prototype products developed based discovery learning strategy. (3) the product has satisfactory content validity. Product proven effective in improving the competence of writing a ketoprak script with t (-91.622) and the significance level (α 0000). Therefore, the results of the study can be used as a theoretical reference for students, lectures, and other researchers.
AKULTURASI BUDAYA DALAM PILIHAN BAHASA PEDAGANG ETNIS TIONGHOA PADA RANAH PERDAGANGAN DI KOTA SALATIGA
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i1.12749

Abstract

Tujuan penelitian sosiolinguistik ini adalah (1) memaparkan pilihan bahasa; (2)akulturasi budaya dalam pilihan bahasa, dan; (3) mengidentifikasi faktor penyebabkan pilihan  bahasa  pedagang  etnis  Tionghoa  di  Salatiga.  Pengumpulan  data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat. Analisis data penelitian ini adalah analisis sosiolinguistis. Pemaparan hasil analisis data menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah, ditemukannya pilihan bahasa dalam tuturan pedagang etnis Tionghoa di Kota Salatiga. Pilihan bahasa tersebut meliputi variasi tunggal bahasa, alih kode, dan campur kode. Dalam pilihan bahasa tersebut ditemukan akulturasi budaya berupa adat istiadat dan kebiasaan yang dimiliki etnis Jawa. Akulturasi budaya tersebut muncul dalam variasi tunggal bahasa, alih kode dan campur kode. Faktor yang melatarbelakangi digunakannya variasi tunggal bahasa, yaitu situasi (tempat atau latar peristiwa tutur) dan partisipan dalam interaksi. Alih kode disebabkan oleh partisipan, situasi, dan isi wacana, sedangkan campur kode disebabkan oleh penekanan maksud, keterbatasan penguasaan kode, dan  istilah yang lebih popular.Sociolinguistic  research  objectives  are:  (1)  provide  a  choice  of  languages;  (2)describe acculturation in a choice of languages, and; (3) identify the factors of cause of ethnic Chinese language options traders in Salatiga. The data collection methods and techniques  refer  to  the  note.  The  data  analysis  of  this  research  is  the  analysis sosiolinguistis. Exposure data analysis using qualitative methods. Results of this research is the discovery of the choice of language in the speech of ethnic Chinese traders in Salatiga. The language options include variations of a single language, code switching and code-mixing. In the choice of such language is found acculturation in the form of customs and habits that are owned Javanese. Acculturation appears in single variation of language, code switching and code-mixing. Factors behind the use of a single variety of languages, namely the situation (a place or background speech event) and the participants in the interaction. Rather the code is caused by participants, the situation, and the content of the discourse, while the code-mixing caused by compression intent, limited mastery of the code, and terms that are more popular.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA TEKS NOVEL BERBAHASA JAWA MELALUI SIMPLIFIKASI
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/seloka.v5i1.12750

Abstract

Penelitian Bahan ajar teks novel berbahasa Jawa melalui simplifikasi dikembangkan atas persepsi kebutuhan peserta didik dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan peserta didik dan guru berkaitan dengan pengembangan bahan ajar membaca teks novel melalui simplifikasi, menyusun karakteristik bahan ajar membaca teks novel berbahasa Jawa melalui simplifikasi, membuat model novel yaitu Jemini, Asmarani, dan Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata sebagai bahan ajar membaca teks novel di SMA, dan memperoleh keefektifan menggunakan bahan ajar membaca teks novel melalui simplifikasi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan Research and Development (R&D) oleh Borg and Gall yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Langkah penelitian Borg and Gall diadaptasi menjadi tujuh tahap, yakni analisis teoretis dan praktis, analisis kebutuhan pengembangan menurut persepsi guru dan peserta didik, penyusunan draf produk, uji ahli, revisi produk, uji keefektifan produk, revisi hasil uji penggunan produk pengembangan. Hasil uji keefektifan yang dilakukan di SMA Negeri 1 Bergas menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata pretes dan postes pembelajaran membaca teks novel melalui simplifikasi. Uji t hitung = 9,734, sedangkan t tabel  =2,00. Artinya t hitung > t tabel. Maka dapat dikatakan produk tersebut efektifNovel text teaching materials through simplification Javanese developed on the perception of the needs of learners and teachers.This study aims to determine the needs of the students and teachers associated with the development of teaching materials text reading novels through simplification, compiling the characteristics of teaching materials text reading novels in Java through simplification, models making novel that Jemini, Asmarani, and the Pawestri Pejuwang works soeparto Brata as material instructional text reading novels in high school, and obtain the effectiveness of using text reading novel teaching materials through simplification. the approach taken in this study is the approach to research and Development (R & D) by Borg and Gall tailored to the needs of research.Step study Borg and Gall adapted into seven stages, namely the analysis of theoretical and practical, analysis of development needs as perceived by teachers and learners, the drafting of the product, test expert, product revision ,  test the effectiveness of the product, the revised test results of use of the product development.The results of the effectiveness test conducted in SMA Negeri 1 Bergas showed no increase in the average value of pretest and posttest learning to read text novel through simplification.Test t = 9.734, while t table = 2.00.This means that t> t table.So we can say the product is effective.

Filter by Year

2012 2023