cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 22526722     EISSN : 25033476     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (P-ISSN 2252-6722, E-ISSN 2503-3476) is published by the Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Semarang. It publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in May and November. The scopes of the topics include: 1) Indonesian language for foreigners, Indonesian language, Indonesian language teaching; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature Teaching.
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
Pengembangan Buku Pengayaan Membaca Teks Berita Bohong Bidang Bencana Alam Felasifah, Lutfia; Subyantoro, Subyantoro
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1: Mei 2021
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v10i1.46586

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan buku pengayaan Membaca Teks Berita Bohong Bidang Bencana Alam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan R&D (Research & Development). Buku pengayaan dikembangkan berdasarkan data angket kebutuhan dan wawancara terhada peserta didik kelas VIII dan pendidik Bahasa Indonesia SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dan pendidik menginginkan buku pengayaan yang dikembangkan memuat materi yang lengkap, menggunakan bahasa yang komunikatif, dan desain buku yang menarik. Berdasarkan penilaian ahli, buku yang dikembangkan mendapatkan nilai kategori baik, dengan rerata nilai 75 pada bagian awal buku, rerata nilai 69,85 pada bagian isi buku, dan rerata nilai 75 pada bagian akhir buku. Kata kunci: buku pengayaan, membaca, teks berita bohong ABSTRACT This study aims to develop an enrichment book Reading Fake News Text in the Field of Natural Disasters. This study used the R&D (Research &Development) approach. Enrichment books are developed based on the data of needs questionnaires and interviews of grade VIII students and Bahasa Indonesia educators of junior high school. . The results showed that students and educators wanted the enrichment book developed to contain complete material, use communicative language, and attractive book design. Based on expert assessment, developed books get a good category score, with an average score of 75 at the beginning of the book, an average score of 69.85 in the content section of the book, and an average score of 75 at the end of the book. Keywords: enrichment books, reading, fake news text
Unsur Pembangun Teks Cerita Pendek Webtoon Bermuatan Nilai Karakter serta Kelayakannya sebagai Sumber Ajar Mengidentifikasi Unsur-Unsur Teks Cerita Pendek Kelas IX Septianingrum, Erisa; Hartono, Bambang
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1: Mei 2021
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v10i1.46726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kelayakan webtoon Jajan Squad; Ngopi, Yuk!; Pak Guru Inyong; Lucunya Hidup Ini; dan Ojek Story sebagai sumber ajar mengindentifikasi unsur pembangun teks cerita pendek kelas IX dilihat berdasarkan kelengkapan unsur pembangun, keterbacaan, isi atau pesan di dalam cerita, psikologi perkembangan peserta didik, bahasa, sosial budaya, dan uji coba kepada peserta didik kelas IX. Dalam memaparkan hasil penelitian, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, dan muatan nilai karakter dalam webtoon, persentase kelengkapan unsur pembangun webtoon: (1) Jajan Squad mencapai 100%; (2) Ngopi, Yuk! mencapai 83,7%; (3) Pak Guru Inyong mencapai 91,36%; (4) Lucunya Hidup Ini mencapai 83,18%; dan (5) Ojek Story mencapai 98,05%. Hasil penelitian mengenai kelayakan webtoon sebagai sumber ajar, kelima webtoon layak dijadikan sumber ajar mengidentifikasi unsur teks cerita pendek. Berdasarkan hasil uji coba kepada 89 peserta didik yang secara merata terdapat di kelas IX E, IX F, dan IX G SMP Negeri 17 Semarang, urutan webtoon dari yang paling layak digunakan sebagai sumber ajar pendek, yaitu: (1) webtoon Jajan Squad dengan perolahan rata-rata skor 85,33; (2) webtoon Lucunya Hidup Ini dengan perolehan rata-rata skor 83,76; (3) webtoon Pak Guru Inyong dengan perolehan rata-rata skor 82,21; (4) webtoon Ojek Story dengan perolehan rata-rata skor 82,18; dan (5) webtoon Ngopi, Yuk! dengan perolehan rata-rata skor 80,11. Kata kunci: unsur pembangun teks cerita pendek, webtoon, muatan nilai karakter, sumber ajar Abstract The purpose of research, which is to describe intrinsic elements, extrinsic elements, and a load of character value in the webtoon Jajan Squad; Ngopi, Yuk!; Pak Guru Inyong; Lucunya Hidup Ini; and Ojek Story. Next, the research also aims to describe the worthiness of the webtoon as a source of instruction based on the completeness of the building elements, legibility, content or message in the story, the developmental psychology of learners, languages, social cultures, and trials of class IX. Intrinsic element research, extrinsic elements, and a charge of character value in webtoon, a complementary percentage of the webtoon building element: (1) Jajan Squad reaches 100%; (2) Ngopi, Yuk! reaches 83,7%; (3) Pak Guru Inyong reaches 91,36%; (4) Lucunya Hidup Ini reaches 83,81%; And (5) Ojek Story reaches 98,05%. Research on the worthiness of the webtoon as a source of teaching, the five webbros are worthy of being taught to identify elements in the short story text. Based on trials of the 89 equally taught participants found in IX E, IX F, and IX G of country junior high 17 semarang, the webtoon order of the most worthy is used asa short teaching source, which is: (1) Jajan Squad's webtoon with a average score of 85.33; (2) Lucunya Hidup Ini with an average score of 83.76; (3) Pak Guru Inyong with an average score of 82.21; (4) Ojek Story with an average score of 82.18; And (5) Lucunya Hidup Ini with an average score of 80.11. Keywords: building elements of short story texts, webtoons, character values, teaching resources
Narasi Perspektif Mahasiswa BIPA pada Kelas Jarak Jauh Darurat Covid-19 Isnaini, Mohamad; Faizin, Faizin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1: Mei 2021
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v10i1.52524

Abstract

Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) merupakan salah satu program pemerintah Indonesia untuk melaksanakan kegiatan diplomasi melalui sarana bahasa dan budaya. Merealisasikan aktivitas belajar BIPA yang mengintegrasikan budaya dan bahasa memerlukan usaha untuk terus memperbarui informasi, utamanya tentang manusia, seni, dan budaya secara luas. Kegiatan belajar BIPA akan selalu menarik karena pemelajar akan diajak terjun langsung untuk terlibat dalam proses perilaku budaya tersebut. Namun, sejak bulan Maret pada tahun ini, proses pembelajaran pun harus diubah menjadi pertemuan dalam jaringan (daring). Pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19) telah mengubah perilaku belajar secara tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan perspektif pemelajar BIPA selama mengikuti kelas berbicara secara daring. Pada penelitian sebelumnya, kesulitan pemelajar dalam proses belajar bahasa secara daring telah banyak dibahas, namun belum ada yang membahas secara spesifik pada keterampilan berbicara. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menganalisa motivasi belajar pemelajar dan pengalaman belajar berbicara secara sinkronusus pada kelas BIPA. Kata Kunci : BIPA, pembelajaran jarak jauh daring, motivasi pemelajar, berbicara ABSTRACT Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) is one of the Indonesian government's programs to carry out diplomatic activities through language and cultural facilities. Realizing BIPA learning activities that integrate culture and language that require efforts to continuously update information, especially about humans, arts, and culture at large. BIPA learning activities will always be interesting because students will be invited to get involved directly in the process of cultural behavior. However, since March this year, the learning process must be turned into an online meeting (brave). The Corona Virus Disease 19 (COVID-19) pandemic has changed the face-to-face learning behavior into distance learning. This study aims to present the perspective of BIPA learners while participating in a bold speaking class. Previously, the difficulties of learners in the process of learning language challenges have been discussed, but no one has discussed specifically on speaking skills. The research design used a qualitative descriptive method that analyzes the learning motivation of learners and the learning experience to speak synchronously in the BIPA class. Keywords : BIPA, distance learning, students’ motivation, speaking
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR APRESIASI DONGENG BANYUMAS BAGI SISWA SD KELAS RENDAH
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1: April 2012
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v1i1.319

Abstract

Pendidikan berkarakter budaya Banyumas bertujuan untuk mengenalkan kearifan lokal seperti cerita rakyat setempat, kisah lahirnya nama-nama tempat, kesenian daerah dan sebagainya. Kegiatan membaca dan mengapresiasi dongeng  merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjalin komunikasi. Pembentukan nilai moral akan sangat efektif jika ditanamkan pada anak-anak semenjak usia dini yakni jenjang Sekolah Dasar kelas rendah. Penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar apresiasi dongeng Banyumas bagi siswa SD kelas rendah yakni kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) yang dilakukan dengan enam tahap, yaitu (1) survei pendahuluan, (2) awal pengembangan prototipe bahan ajar “Dongeng Banyumas”, (3) pengembangan prototipe bahan ajar “Dongeng Banyumas”, (4) pengujian terbatas prototipe bahan ajar “Dongeng Banyumas”, (5) revisi dan perbaikan prototipe bahan ajar “Dongeng Banyumas”, dan (6) deskripsi hasil penelitian. Setelah penelitian dilaksanakan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) bahan ajar “Dongeng Banyumas” yang dinginkan oleh guru dan siswa adalah bahan ajar dongeng Banyumasan yang didesain dengan tampilan yang menarik, sesuai dengan pemahaman siswa, mengajarkan nilai-nilai positif, dan memberikan pengetahuan budaya Banyumas, (2) penilaian yang diberikan oleh guru dan ahli pada dimensi sampul buku diperoleh nilai rata-rata 83,33 dengan ketegori baik, pada dimensi anatomi buku diperoleh nilai rata-rata 82,5 dengan kategori baik, dan pada dimensi isi buku, diperoleh nilai rata-rata 81,25 dengan kategori baik, dan (3) perbaikan yang dilakukan terhadap bahan ajar apresiasi dongeng Banyumas meliputi perbaikan desain sampul, peniadaan materi mengapresiasi dongeng, pembatasan cakupan dongeng, perbaikan gaya bahasa, dan penyesuasian pertanyaan tentang apresiasi dan muatan budaya Banyumas yang dihubungkan dengan nilai yang terkandung dalam dongeng. Banyumas cultural character education aims to introduce local knowledge as local folklore, the story of the birth of place names, local arts and so on. Reading and appreciating the tale is one effort that can be done to establish communication. Formation of moral values ​​is most effective when implanted in children since early life, low-grade elementary school level. This study produces an appreciation of teaching materials for elementary students Banyumas tales of low grade ie class III. This study uses the approach of research and development (R & D) performed with six stages, namely (1) preliminary survey, (2) initial prototype development of teaching materials ”Tales Banyumas”, (3) prototype development of teaching materials ”Tales Banyumas”, (4 ) limited testing prototype instructional materials ”Banyumas Tale”, (5) revision and improvement of prototypes of teaching materials ”Banyumas Tale”, and (6) a description of the research results. After research carried out, results obtained are as follows: (1) teaching materials ”Tales Banyumas” the chill by teachers and students are teaching materials designed Banyumasan tale with an attractive appearance, according to the understanding of students, teach positive values​​, and provide Banyumas cultural knowledge, (2) assessments given by teachers and experts on the dimensions of the cover obtained by the average value of 83.33 with both categories, the anatomical dimensions of the book obtained an average value of 82.5 in both categories, and the dimensions of the content book, the average values ​​obtained 81.25 with both categories, and (3) improvements made to the appreciation of the teaching materials include design improvements stories Banyumas cover, removal of material to appreciate fairy tales, fairy tales coverage restrictions, improved style, and the question of appreciation penyesuasian and charges associated with the Banyumas cultural values ​​embodied in the tale.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI KEINDAHAN ALAM MENGGUNAKAN METODE PARTISIPATORI DENGAN MEDIA GAMBAR
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2: November 2013
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v2i2.2357

Abstract

Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas pembelajaran menulis puisi keindahan alamsiswa kelas VIIB SMP Nurul Salam Bantarbolang  menggunakan metode partisipatori dengan media gambar, mendeskripsikan  peningkatan kemampuan menulis puisi keindahan alam  siswa kelas VIIB SMP Nurul Salam Bantarbolang  menggunakan metode partisipatori dengan media gambar, dan mendeskripsikan perubahan tingkah laku siswa.  Metode partisipatori. Hasil penelitian  menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis puisi keindahan alam. Siklus I nilai rata-rata kelas 64,83 dan siklus II 78.The purpose of this research is to describe learning quality in writing poet of nature beauty for 7thB grade of SMP Nurul Salam Bantarbolang students using  participatory  with pictures media method, describing the development of writing nature beauty poet’s ability for 7thB grade of SMP Nurul Salam Bantarbolang students using participatori with pictures media method, and describing students’  behavior change. Participatory  method. The result shows that there is development of writing nature beauty poet’s skill. The average of cycle I is 64,83 and cycle II is 78.
MEREFLEKSI ISI PUISI DENGAN METODE STUDI KASUS KREASI SISWA MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2: November 2013
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v2i2.2359

Abstract

Dalam observasi yang dilakukan, nilai keterampilan merefleksi isi puisi siswa kelas VII Imersi SMP Negeri 1 Parakan Kabupaten Temanggung belum memenuhi nilai ketuntasan minimal. Siswa masih kesulitan  dalam mengartikan  isi puisi yang menggunakan bahasa yang artistik, kata-kata konotatif, dan komposisi yang padat.Selain itu guru masih menggunakan cara konvensional dalam mengajarkan sastra  dan belum menuju kepada arah menjadikan siswa memahami secara emosional, imajinatif, dan estetis suatu karya sastra. Permasalahan tersebut diselesaikan dengan metode studi kasus kreasi siswa dengan menggunakan media audiovisual. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan. Pada siklus I diperoleh hasil rata-rata kelas 67,28 (kategori cukup). Setelah dilakukan tindakan pada siklus II diperoleh rata-rata kelas 85,03 ( kategori sangat baik) atau mengalami peningkatan sebesar 17,75 atau sekitar 20,88%, peningkatan proses pembelajaran, dan perilaku siswa mengalami perubahan kearah positifIn this research, the skill mark to reflect the contains of the poem in 7thgrade imersi class SMP N 1 Parakan, Temanggung regency not meet a demand of minimum mark yet. The students have difficulties in interpreting the contents of the poem that used artistic language, connotative meaning, and complex composition. In addition, the teachers still apply the conventional way to teach literature. The aim to make students understand belles letters particularly in emotional, imaginative, and aesthetic does not applied by the teacher yet. Those problems are done by the student-create case tudies method by means of audiovisual media. The results of the research show the increasing. In the cycle I, the average class show 67,28 (enough category). After the action in cycle II, the average class show 85,03 (very good category) or it shows the   increasing of 17,75 or about 20,88%. The result shows that there is learning process increasing and the students behavior change in to positive.
PENINGKATAN MEMBACA PEMAHAMAN CERPEN MENGGUNAKAN STRATEGI METAKOGNITIF DAN TEKNIK MEMBACA RETENSI
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2: November 2013
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v2i2.2365

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu  mendeskripsikan  proses pembelajaran keterampilan membaca pemahaman cerpen, mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman cerpen,  mendeskripsikan  perubahan perilakusiswa, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap pembelajaran  membaca pemahaman cerpen menggunakan strategi metakognitif dan teknik membaca retensi.  Proses tindakan pada siklus I dan Siklus II meliputi perencanaan,  tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan, yaitu instrumen tes dan nontes. Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan teknik kuantitatif dan kualitatif.  Hasil penelitianketerampilan membaca pemahaman cerpen siswa kelas IX B SMP  Negeri 1 Banjarmangu mengalami peningkatan.  Siklus I mencapai  66,8  dan siklus II menjadi  77meningkat 10,2  atau sebesar  13,24%. Peningkatanini juga diikuti dengan perubahan perilaku siswa dari perilaku negatif  ke perilaku positifThe purpose of the research are to describe the learning process of writing poetry, to describe the improvement of students’ skill in reading comprehension short story, to describe the changes of students’ behavior, and to describe the students’ response to the learning activity in reading comprehension short story by using metakognitive strategy and retention technique. The action procces of cycle I and II include planning, action, observation, and reflection. The Instruments used in the research are test and non-test. Data analysis technique used in the research are quantitative and qualitative. The result of this study showed that there were some improvements in reading comprehension short story by using strategy metakognitive and retention technique of the students in class IX B SMP Negeri 1 Banjarmangu. First cycle is about 66,8%, and become to 77% or increase about 10,2 or about 13,24%.This raising level also followed by student’s behavior from negative to positive
PENGARUH KEBIASAAN MENONTON TELEVISI ACARA INFORMASI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII MTs NU UNGARAN
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2: November 2013
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v2i2.2368

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa  semua orang bisa  berbicara, tetapi tidak semua orang bisaberbicara dengan memukau  di depan audien.  Tujuan  penelitian ini untuk  membuktikan  pengaruh menonton televisi acara informasi dan pergaulan  teman sebaya terhadap keterampilan berbicara menggunakan  ex post  facto, dengan wawancara kepada tigapuluh  responden.  Hasilnya menonton  televisi acara informasi  berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa  secara parsial 10,7%.  Pergaulan teman sebaya berpengaruh secara parsial 41,4%.  Kebiasaan menonton televisi acara informasi dan pergaulan teman sebaya secara bersama-sama sebesar 20,6%The study is based on the fact that all people can talk, but some people can’t talk in impressively. The purpose of the study was to determine the influence of watching information show at television and peer social interaction towards student’s speaking skill using  ex post facto method. The result is that the habits of watching information show at television influence at student’s speaking skill partially 10,7%. The peer social interaction, partially, it is 41.4%. Together, 20.6% influence
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KEMBALI DENGAN BAHASA SENDIRI MELALUI MEDIA FILM DONGENG PADA PESERTA DIDIK KELAS VII B MTS MU’ALLIMIN MALEBO TEMANGGUNG
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2: November 2013
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v2i2.2370

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan besaran peningkatan keterampilan menulis kembali dongeng dengan bahasa sendiri, dan memaparkan perubahan perilaku siswa kelas VII B MTs Mu’allimin Malebo setelah mengikuti pembelajaran keterampilan menulis dongeng dengan media film dongeng cerita rakyat.  Proses tindakan pada siklus I dan siklus II meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan, yaitu instrumen tes dan nontes.Teknik analisis menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  nilai pra siklus sebesar  46,00 kategori kurang,  siklus I sebesar 53,33 kategori cukup  dan  siklus II 71,50 kategori baik.  Dengan demikian terdapat perubahan positif perilaku siswa terhadap pembelajaran keterampilan menulis kembali dengan bahasa sendiri melalui media film dongeng cerita rakyatThe purpose of this study was to determine the amount of increase in the skill of writing back tale with its own language, anddescribe changes in behavior class VII B MTs Mu'allimin Malebo after participating in learning writing skills with themedium of film fairy tale folklore. Action process in the first cycle and second cycle including planning, action, observation, and reflection. The instrument is used, the test instrument and nontes.Teknik analysis using quantitative and qualitative techniques. The results showed that pre-cycle value of 46.00 is less category, the first cycle of 53.33 category and 71.50 second cycle both categories. Thus there is a positive change in the behavior of students towards learning the skills to write back withtheir own language through the medium of film folklore tales
PENINGKATAN MENYIMAK DONGENG MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO DENGAN STRATEGI MEMBANGKITKAN RASA INGIN TAHU PADA SISWA KELAS VIIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2: November 2013
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v2i2.2379

Abstract

Tujuan penelitaian ini, yaitu untuk mendeskpripsikan peningkatan keterampilan menyimak dongeng dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Winong dalam pembelajaran menyimak dongeng menggunakan media audio dengan strategi membangkitkan rasa ingin tahu.  Desain penelitian  menggunakan  penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua tahap, yaitu siklus I dan siklus II.  Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan  keterampilan menyimak dongeng.  Siklus I nilai rata-rata kelas  72,8 dan siklus II 80. Perilaku siswa dalam mengikuti pembelajaran mengalami perubahan kearah yang lebih positifThe purpose of the research,  are to describe the improvement of students’ skill  listen fairy and  to describe changes of students’ behavior  in class VIIA SMP Negeri 1 Winong in the  teaching listen  fairy use audio media  and curiosity arousing strategy. Design  research  use action class research   which is done in two step, that is cycle I and II. Data collection is done by test and non-test technique. The result of the research shows an improvement skill of listening fairy. The average class mark in cycle I is 72,8 and in cycle II is 80. The students’ behavior in this learning changes into positive.