cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana
ISSN : 24601233     EISSN : 25484338     DOI : -
Core Subject : Economy,
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana is a blind-reviewed journal published periodically twice a year (Mei and November). The journal publishes papers in the field of accounting and finance that give significant contribution to the development of accounting practices and accounting profession in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
PENDETEKSIAN FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING DENGAN PENDEKATAN BENEISH M-SCORE INDEX RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Sri Supadmini; Maria Magdalena
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.2027

Abstract

Kecurangan (fraud) merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk melakukan manipulasi isi laporan keuangan dengan tujuan unntuk memperoleh keuntungan perusahaan. Kecurangan pada laporan keuangan mempunyai dampak terhadap penurunan tingkat kepercayaan investor dan masyarakat serta dapat merugikan pihak-pihak yang berkepentingan seperti kreditur, investor, karyawan serta pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pendeteksian terhadap adanya kecurangan laporan keuangan yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman di Indonesia pada periode tahun 2016-2019. Sampel dari penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling, sedangkan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknis analisis data yaitu menggunakan metode Beneish M-Score Ratio Index. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang masuk kedalam kategori manipulator pada tahun 2016 adalah sebesar 50% dari keseluruhan jumlah sampel yaitu sebanyak 7 perusahaan, tahun 2017 sebanyak 5 perusahaan atau 35,71%, tahun 2018 terdapat 9 perusahaan (64,29%), dan tahun 2019 sebanyak 6 perusahaan (42,86%). 2). Perusahaan yang masuk dalam kategori grey company hanya ada 1 perusahaan. 3) Perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang masuk kedalam kategori non manipulator pada tahun 2016 sebanyak 50% dari seluruh sampel, tahun 2017 sebanyak 64,29%, tahun 2018 sebanyak 28,57%, sedangkan pada tahun 2019 terdapat 57,14% perusahaan.
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Endang Sri Utami; Ika Wulandari
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.2194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris pengaruh Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan. Hipotesis yang diajukan adalah Good Corporate Governance berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple linier regression. Hasil pemilihan sampel menunjukkan terdapat 195 perusahaan yang menjadi sampel penelitian. Hasil uji asumsi klasik menunjukan data berdistribusi normal dan tidak terjadi gejala heterskedastisitas. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Good Corporate Governance berpengaruh terhadap nilai perusahaan
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PT BANK BPD DIY DAN PT BANK BPD JAWA TENGAH 2017-2019 Maria Regina Nansi; Diana Airawaty
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.2047

Abstract

Kinerja suatu bank dapat dinilai dengan menganalisis laporan keuangannya. Kinerja dan posisi keuangan bank tercermin dari laporan keuangannya, dimana informasi ini akan bermanfaat bagi pihak eksternal untuk menilai risiko yang mungkin terjadi pada suatu bank. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kinerja BPD DIY dan Bank Jateng dari rasio-rasio keuangannya yakni Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Operating Ratio (OR), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Jenis penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder, yaitu data tahunan selama periode 2017-2019. Dari hasil penelitian menggunakan analisis proksi rasio keuangan terbukti bahwa kinerja BPD DIY lebih baik dibandingkan Bank Jateng. Untuk meningatkan kinerja bank harus melakukan evaluasi internal agar memperkecil kelemahan dan risiko.
TRENDS AND DETERMINANTS OF FIRM VALUE Cindy Olivia Angkasaputra
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.2060

Abstract

Due to the increase in the number of investors in Indonesia, businesses must work to raise their company's value in order to attract investors' attention. The value of the business should be a concern for both the business and the investors who utilize the value of the firm to make investment decisions. This research takes the form of a review of the literature on a number of recent studies on firm value undertaken in Indonesia. The research references are papers published between January 2019 and June 2021 in six journals accredited by SINTA (Science and Technology Index). The article discusses current trends in firm value research and the numerous determinants utilized. Numerous variables reflect the determinants of firm value, with firm size being the most often utilized independent variable. Numerous underlying theories explain the relationship between independent variables and firm value, with agency theory being the most often chosen by researchers. Several future research directions are discussed in this study in order to serve as references in the academic field and to inform enterprises about the variables that determine firm value.
PENERAPAN PSAK 73 TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN JASA DI BURSA EFEK INDONESIA Telsy Aldemadra Nomorissa; Lindrawati Lindrawati
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.1757

Abstract

Leasing merupakan salah satu alternatif untuk mendapatkan aset tetap, bagi perusahaan yang tidak memiliki dana yang cukup. Standar akuntansi di Indonesia yang mengatur transaksi dan kontrak sewa adalah PSAK 30, namun standar ini dikritik tidak dapat menunjukkan kondisi perusahaan yang sebenarnya, sehingga diganti dengan PSAK 73 atas Sewa yang berlaku efektif 1 Januari 2020. PSAK 73 atas Sewa memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk menerapkan secara dini, namun perusahaan enggan menerapkan PSAK 73 atas Sewa secara dini, karena dinilai dapat membuat laporan keuangan perusahaan terlihat buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan dampak terhadap kinerja keuangan apabila perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019 menerapkan PSAK 73 atas Sewa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset, liabilitas, beban bunga, dan laba bersih perusahaan jasa mengalami peningkatan, ekuitas dan beban operasional perusahaan jasa mengalami penurunan, rasio ROA, rasio ROE, rasio DAR, dan rasio DER, mengalami peningkatan setelah penerapan PSAK 73 atas Sewa, kecuali pada perusahaan jasa sub sektor trade, service, and investment yang mengalami penurunan pada rasio ROE.
PENGARUH MANAJEMEN RISIKO, KONEKSI POLITIK, ROE, ROA DAN CAR DENGAN PEMODERASI KUALITAS AUDIT INTERNAL TERHADAP EFISIENSI PADA PERBANKAN INDONESIA eliya isfaatun; Dharma Tintri E; Luluk Kholisoh
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.2038

Abstract

Tahun 2019 sektor perbankan menjadi sektor yang masih tumbuh, dan untuk dapat terus tumbuh dan bersaing, salah satu faktor yang penting adalah efisiensi dalam kegiatan perbankan. Faktor faktor manajemen risiko, Koneksi politik, Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) dapat mempengaruhi efisiensi perbankan dengan Kualitas audit internal sebagai peran moderasi. Menggunakan sampel sebanyak 22 entitas bank umum yang terdaftar di IDX dalam periode amatan tahun  2009-2018 sehingga diperoleh sebanyak 220 unit analisis. Efisiensi Bank diukur dengan Stochastic Frontier Analysis (SFA) dalam pendekatan intermediasi. Data dianalisis dan diuji menggunakan model Analisis Jalur (Path) dengan alat bantu aplikasi Amos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan manajemen risiko, ROE, ROA dan CAR dengan arah negatif, terhadap efisiensi biaya Koneksi politik dewan komisaris sebagai mekanisme tata kelola perbankan tidak berpengaruh terhadap efisiensi Bank. Kualitas Audit internal mampu memoderasi pengaruh penerapan manajemen risiko (memperlemah), koneksi politik (memperkuat), ROE (memperlemah), ROE (memperkuat) dan CAR (memperkuat) terhadap efisiensi perbankan Indonesia. Peningkatan pelaksanaan audit internal yang berkualitas pada perbankan dapat menjadi perhatian bagi manajemen dan pihak regulator.
STOCK PRICE REACTION ANALYSIS TO THE COVID-19 PANDEMIC (EMPIRICAL STUDY OF INDONESIA STOCK EXCHANGE LISTED COMPANIES IN 2020) Fifitri Ali; Yolanda Marlina
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.1844

Abstract

This study aims to determine the reaction of stock prices to the announcement of the first patient of Covid-19 in Indonesia on the Indonesia Stock Exchange (BEI). This research was conducted at all companies listed on the IDX during the study period. All companies studied were divided into nine sectors which were classified according to the industrial classification set by the BEI, namely JASICA (Jakarta Industrial Classification). The event study method is used to test the stock price reaction to these events. Based on the research results, there are significant stock price reactions on the nine Sectoral Indices on the IDX, namely the Agri Sector; Mining; Basic-Ind; Misc-Ind; Consumer; Property; Infrastructure; Finance and Trade, while for the Sectoral Index that suffered the most losses, namely Property from the announcement of the first Covid-19 patient in Indonesia.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG PERIODE 2018-2020 Vivit Mariasari; Suci Nasehati Sunaningsih
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.2042

Abstract

Riset ini bertujuan guna mengkaji kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Magelang antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2020. Riset dilakukan dengan memanfaatkan perhitungan rasio keuangan yang meliputi rasio efektivitas pendapatan daerah, rasio efisiensi, dan rasio keserasian belanja. Desain riset deskriptif kuantitatif difungsikan. Data sekunder yang difungsikan dalam analisis ini ialah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Magelang Tahun 2018-2020. Berdasarkan hasil kajian, kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Magelang sudah efektif dalam pencapaian pendapatan asli daerahnya, dengan rata-rata rasio efektifitas 102,76 persen. Belanja daerah dikelola secara efisien, dengan proporsi rata-rata 75,65 persen. Rata-rata rasio biaya operasional sejumlah 78,92 persen dan rasio belanja modal sejumlah 19,75 persen merepresentasikan pada hakikatnya Pemerintah Kabupaten Magelang lebih mengutamakan pembiayaan biaya operasional daripada belanja modal.
KLASTERISASI PERUSAHAAN SECOND LINER DI MASA RESESI GLOBAL DENGAN INDIKATOR RASIO KEUANGAN Tutut Dewi Astuti; Di Asih I Maruddani
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 7, No 2: November 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v7i2.1989

Abstract

Masa pandemi Covid-19 yang menyebabkan kondisi resesi global dunia berimbas pada dunia investasi dan keuangan. IHSG sebagai indikator kinerja saham di Indonesia melemah. Saham-saham blue chip sebagai pendorong utama bursa mengalami penurunan kinerja. Akan tetapi saham lapis kedua (second liner) berhasil menahan turunnya IHSG sepanjang tahun 2020. Harga rendah dan potensi keuntungan yang tinggi menjadi pertimbangan yang menarik investor beralih pada saham-saham di kelompok tersebut. Saham-saham lapis menengah yang tergabung dalam Index PEFINDO25 cukup mampu mempertahankan kinerja keuangannya. Indikator yang diwakili dengan nilai-nilai rasio keuangan perusahaan cukup baik. Akan tetapi sebagai kelompok saham lapis kedua, investor harus tetap cermat dalam menganalisis kinerja perusahaan-perusahaan tersebut. Pengelompokan perusahaan berdasar karakteristik rasio keuangannya perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan membuat klaster perusahaan yang tergabung dalam Index PEFINDO25 menggunakan Hierarchical Clustering dengan Average Linkage. Jumlah klaster optimum yang diperoleh berdasarkan statistik Pseudo-F adalah 3 klaster. Indikator yang digunakan pada klasterisasi ini adalah rasio keuangan likuditas, solvabolitas, profitabilitas, dan aktivitas data laporan keuangan perusahaan periode tahun 2020 selama masa krisis global. Hasil menunjukkan bahwa KLBF merupakan perusahaan yang mempunyai karakteristik jauh berbeda dibandingkan perusahaan lainnya. Modal kerja yang tinggi disertai rasio keuangan yang baik membuat KLBF menjadi perusahaan terbaik di kelompok ini. BEST, DMAS, MIKA, dan TSPC merupakan kelompok dengan modal kerja sedang dan rasio keuangan baik. Sedangkan AKRA, BULL, ELSA, ERAA, ESSA, GJTL, HEAL, ITMG, LSIP, MDKA, MNCN, PWOR, PTBA, SCMA, SIDO, TBLA, TINS, UNVR, WOOD merupakan klaster perusahaan dengan kriteria modal kerja rendah dan rasio keuangan baik.
ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DAN FINANCIAL PERFORMANCE SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Tazza Novaya Sari; Prima Rosita Arini Setyaningsih
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 8, No 1: Mei 2022
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v8i1.2373

Abstract

Pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan baru berupa restriksi atau pembatasan yang bertujuan untuk mengurangi penyebaran kasus Covid-19 yang saat ini tengah melanda dunia. Akan tetapi, peraturan ini ternyata berdampak pada perekonomian Indonesia, termasuk perusahaan manufaktur Indonesia. Aturan ini kemungkinan dapat berdampak pada kinerja keuangan perusahaan yang nantinya dapat memicu kebangkrutan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pada financial distress dan financial performance perusahaan manufaktur antara sebelum dan selama pandemi Covid-19 terjadi. Financial distress diukur menggunakan model Grover Score dan financial performance diukur menggunakan Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan data perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2020. Pengujian yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Statistik Deskriptif, Uji Normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada financial distress, Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE) perusahaan manufaktur antara sebelum dan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat penurunan pada nilai Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE), serta penurunan pada nilai Grover Score yang menunjukkan kenaikan kemungkinan terjadinya financial distress.

Page 9 of 17 | Total Record : 164